NUSANTARAEXPRESS, KONGO - Komandan Sektor Selatan MONUSCO Brigadir Jenderal Mohammad Atif Mujtaba mengaku bangga dan mengapresiasi kinerja dan prestasi Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO), bertempat di Soekarno Camp, Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Rabu (25/11/2020).

Kedatangan rombongan kunjungan kerja Brigadir Jenderal Mohammad Atif Mujtaba yang didampingi oleh Rear Admiral Ruvunangiza-Marie Commander of the 22nd Naval Group dan Head of Officer (HoO) Jacob Mogeni beserta staf, disambut hangat oleh Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO Kolonel Inf Daniel Lumbanraja dan Wadan Satgas Mayor Inf Yossy S.B. beserta perwira staf dalam suatu upacara jajar kehormatan oleh prajurit Satgas.

Selanjutnya Komandan Sektor Selatan menerima paparan dari Dansatgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO tentang perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi hingga saat ini di Area of Responsibility (AoR) Satgas.



[nextpage title="next"]

Pada kesempatan tersebut, Komandan Sektor Selatan MONUSCO menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi kepada Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO atas kinerja dan dedikasi positif yang berjalan selama hampir satu tahun dalam menjalankan tugasnya di daerah misi sesuai mandat PBB. Para prajurit Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO telah dapat memberikan perlindungan terhadap warga sipil serta membantu pemerintah Kongo untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif.



Melengkapi jamuan kunjungan kerja, personel Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO memperkenalkan berbagai kebudayaan Indonesia berupa tarian adat suku Dayak, Jawa, Melayu, Bali dan Batak yang diperagakan oleh Wanita TNI. Begitu juga menyajikan berbagai masakan tradisional yang dirangkai dalam acara santai ramah tamah. Di akhir acara dilaksanakan saling tukar cindera mata dan foto bersama.

 

Autentikasi :

Papen Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB MOnusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti

NUSANTARAEXPRESS, KEPULAUAN RIAU - Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M., secara langsung mengendalikan Satuan Aksi Khusus (Sataksus) TNI, melakukan tindakan untuk membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang di sandera kelompok teroris di tiga tempat, yaitu di wilayah Tanjung Pinang dan Perairan Selat Malaka Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (27/11/2020).

TNI berhasil mengendus penyusupan yang dilakukan oleh pihak teroris dengan berpura-pura menjadi Karyawan salah satu perusahaan PT BAI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Crew ABK Kapal, dan sebagai Cleaning Service Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) yang menawan WNI dan WNA.  Untuk pembebasan tawanan tersebut, TNI telah melakukan negosiasi dengan kelompok teroris. Namun, kelompok teroris meminta tebusan berupa uang untuk pembebasan WNI dan WNA kepada Pemerintah. Kelompok teroris mengancam apabila tidak diberikan, maka Warga Negara yang disandera akan dibunuh.

Negosiasi gagal membebaskan WNI dan WNA yang disandera, maka Satuan Aksi Khusus (Sataksus) TNI melaksanakan operasi yang berhasil melumpuhkan penyusup atau teroris dengan cepat dan tepat. WNI dan WNA yang disandera berhasil dibebaskan. Keberhasilan Sataksus TNI membebaskan WNI dan WNA yang disandera kelompok teroris di tiga tempat merupakan skenario latihan Penanggulangan teroris, yang dikendalikan oleh Komandan Komando Operasi Khusus TNI Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon, selaku Direktur Latihan.



[nextpage title="next"]

Latihan penanggulangan teror ini, merupakan tindak lanjut dari sidak yang dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., beberapa waktu yang lalu di satuan-satuan Khusus TNI dalam rangka mengecek secara langsung kesiapsiagaan dari Pasukan Khusus TNI, sekaligus untuk meyakinkan kesiapan tempur (readiness) Satuan Aksi Khusus TNI tersebut, bila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam berbagai bentuk penugasan di dalam dan luar negeri.

Adapun tema latihan “Satuan Aksi Khusus Koopssus TNI Melaksanakan Penanggulangan Terorisme Dalam Rangka Operasi Pengamanan VVIP Pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kepulauan Riau Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”.



Menurut Komandan Koopssus TNI, tema yang diangkat sangatlah tepat, karena sebagai bukti bahwa TNI tetap waspada dan preventif serta senantiasa bekerja keras untuk memberikan jaminan keamanaan dan ketenangan bagi seluruh lapisan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Anti Teror (Latgultor) Sataksus TNI dalam Rangka Pengamanan VVIP TA 2020 beberapa hari yang lalu. Upaya pemberantasan terorisme akan senantiasa dilakukan secara profesional dan proporsional yang dilandasi oleh ketentuan hukum yang berlaku. “Demi keamanaan dan kenyamanaan seluruh masyarakat Indonesia serta untuk tetap menjaga kedaulatan Negara dan Bangsa Indonesia,” tegasnya.

[nextpage title="next"]

 



Dalam Latgultor Koopssus TNI telah melibatkan sejumlah personel yang tergabung dalam Sataksus TNI diantaranya yaitu, Satuan 81 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Satuan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL dan Satuan Detasemen Bravo (Denbravo) 90 Paskhas TNI AU.

 

Autentikasi:

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Aidil

 

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Posyandu di Kelurahan Aek Paing di buka langsung oleh Camat Rantau Utara H.Turing Ritonga,ST.MM yang didampingi Lurah Aek Paing Parida Hanum,Spd.MM pada Jumat (27/11/2020) di Aula Kantor Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara.

Ini merupakan pertama kalinya Bimbingan Teknis dalam rangka meningkatkan kapasitas Kader Posyandu di Kelurahan Aek Paing dilaksanakan dengan menghadirkan Narasumber Kepala Puskesmas (Kapus) Perlayuan dr.Ainun Z Dalimunthe bersama Tim dan Staf Promotor Kesehatan (Promkes) Marta Farida Simorangkir. Kegiatan Bimbingan Teknis akan berlangsung selama dua hari dimulai Jumat 27 November - 28 November 2020.

Dalam sambutanya, Camat Rantau Utara H.Turing Ritonga,ST.MM berharap Kader Posyandu di Kelurahan Aek Paing dapat berjalan lancar dan sukses, karena Pelaksanaan Bimtek ini merupakan keseriusan Lurah Aek Paing dalam meningkatkan Kapasitas Kader Posyandu.

"Saya berharap semoga kader posyandu di kelurahan aek paing berjalan sukses, karena ini merupakan keseriusan ibu Lurah Aek Paing dalam meningkatkan kapasitas Kader Posyandu," harapnya.



Turing juga mengajak kepada seluruh Kader posyandu untuk mendukung kegiatan Bimtek agar kedepan masyarakat dapat lebih baik lagi kesehatan, Balita dan Lansia.

[nextpage title="next"]

"Mari bersama kita mendukung kegiatan peningkatan kapasitas kader posyandu untuk kesehatan balita, lansia dan seluruh masyarakat di kelurahan aek paing,"ucapnya.

Sementara itu, Lurah Aek Paing Parida Hanum,Spd.MM dalam sambutanya mengatakan bahwa Kelurahan Aek Paing sangat serius dalam meningkatkan Kapasitas Kader Posyandu Balita dan Lansia untuk bisa memiliki pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Kelurahan Aek Paing.

"Saya sampaikan bahwa Kelurahan Aek Paing sangat serius untuk meningkatkan Kapasitas setiap Kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di aek paing, dan mengajak seluruh kader bersama membuat masyarakat kelurahan aek paing sehat balita dan lansia," katanya.



Parida juga menjelaskan, ada sebanyak 35 orang Kader Posyandu Balita dan Lansia yang terbagi di 5 Posyandu di Kelurahan Aek Paing, dan Bimbingan Teknis ini merupakan kali pertama dilaksanakan.

"Kita memiliki 35 orang kader posyandu balita dan lansia yang terbagi di 5 Posyandu kita yang ada di kelurahan aek paing, semoga dengan dilaksanakannya Bimtek ini dapat meningkatkan kapasitas kader dalam pelayanan posyandu balita dan lansia agar kesehatan masyarakat aek paing baik balita dan lansia dapat terjaga,"ucapnya.

Ditempat yang sama, dr.Ainun Z Dalimunthe mengatakan tujuan dilaksanakan nya Bimbingan Teknis tersebut agar seluruh Kader Posyandu di Kelurahan Aek Paing dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada balita, lansia dan seluruh masyarakat.

"Pelaksanaan Bimtek ini bertujuan agar seluruh kader posyandu dapat meningkatkan kapasitas demi pelayanan kesehatan terbaik bagi balita, lansia dan masyarakat di kelurahan aek paing ini,"katanya.

Ainun juga mengatakan akan terus meningkatkan fungsi Posyandu demi menjaga kesehatan balita, lansia dan masyarakat di Kelurahan Aek Paing.

"Saya akan terus meningkatkan fungsi posyandu lansia, pemeriksaan fisik seperti tekanan darah, ukuran berat badan, kadar gula, kolesterol, asam urat dan lain sebagainya," katanya.



Ainun menjelaskan saat ini dirinya menjadi narasumber dalam bentuk Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu, dan kedepan akan memanggil narasumber kabupaten dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.

"Untuk saat ini saya sebagai narasumber dalam pelaksanaan Bimtek ini, kedepan kita akan memanggil narasumber langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu,"jelasnya.

Sementara itu, untuk memompa semangat seluruh kader yang mengikuti Bimtek tersebut, Marta Farida Simorangkir yang merupakan Staf Promotor Kesehatan Puskesmas Perlayuan memberikan Yel-Yel," Siapa Kita? Kader Posyandu Pintar, Cerdas, Mantap".

[nextpage title="next"]

Lebih lanjut Marta berharap agar seluruh Kader Posyandu bergerak aktif dan terus mensosialisasikan kesehatan balita dan lansia kepada masyarakat.

"Saya berharap agar kader posyandu untuk terus aktif dan mensosialisasikan tentang kesehatan balita dan lansia kepada masyarakat, dan mengenai balita semua harus diperhatikan, mulai dari Gizi, berat badan serta makanan yang dikonsumsi," tutupnya.



Pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam Peningkatan kapasitas kader posyandu di Kelurahan Aek Paing berjalan tertib dan lancar serta tetap mengedepankan Protokol Kesehatan yang dianjurkan dari Pemerintah pusat maupun daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Rantau Utara H.Turing Ritonga,ST.MM, Lurah Aek Paing Parida Hanum,Spd.MM, Kapus Perlayuan dr.Ainun Z Dalimunthe, Promotor Kesehatan Marta Farida Simorangkir, Babinsa, Babinkamtibmas, dan sebanyak 35 orang Kader Posyandu Balita dan Lansia yang mengikuti kegiatan tersebut. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bengkalis, mendorong ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, untuk segera membentuk Badan Narkotika Nasonal Kabupaten (BNNK).

Mengigat peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis sudah dinilai darurat. Sesuai giografis wilayah Bengkalis berbatasan dengan negara malaysia. Dan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi berasal dari negara jiran tersebut, dengan jumlah yang besar.

“Oleh karena itu, kita dari DPRD Bengkalis mendorong ke Pemkab. Bengkalis untuk segera membentuk BNNK. Dan setelah dibentuk, maka Pemkab Bengkalis bisa menganggarkan ke badan tersebut, untuk menuntaskan peredaran narkoba tersebut“.



Jelas Ketua DPRD Bengkalis, Khairul Umam, Kamis (26/11/20) petang kemarin.

[nextpage title="next"]

"BNNK tersebut merupakan badan yang dalamnya kinerjanya terpadu, antara jajaran pemerintah daerah dengan jajaran kepolisian. Sehingga dengan berkaloberasi tersebut, peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis bisa dinetralisir".



BNNK sendiri nanti bukan hanya menangani peredaran narkoba, akan tetapi juga menangani melakukan rehabilitasi terhadap pecandu narkoba. Mudah-mudahan dengan cara ini peredaran narkoba di Bengkalis bisa diminimalisir, “ ungkap Khairul Umam lagi. [**Budi]

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Kabar gembira datang dari TNI AL. Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengungkapkan Komandan Korps Marinir (Dankormar) akan ditingkatkan statusnya pada awal 2021. Tahun depan, Korps Marinir tidak lagi dipimpin jenderal bintang dua, tapi jendeal bintang tiga atau letnan jenderal.

“Status Dankormar akan ditingkatkan pada awal 2021. Maka, Komandan Kormar akan dijabat perwira tinggi (Pati) bintang tiga atau Letjen (Mar) dan Wakil Komandn Kormar bakal dijabat Pati bintang dua atau Mayjen Marinir,” kata Laksmana Yudo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Rabu (25/11).

Menurut Yudo, peningkatan status Komandan Korps Marinir ini berdasarka Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Maka, dengan ditingkatkannya status Korps Marinir ini otomatis akan diikuti dengan penambahan tugas, baik operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

“Hanya saja, proses kenaikan status Marinir saat ini masih dibahas di Mabes TNI AL. Jadi sesuai prosesnya Peraturan Presiden 66 Tahun 2019, Marinir ditingkatkan jadi dipimpin bintang tiga dan di dalam Perpres itu Marinir sebagai Komando Utama Operasi melaksanakan operasi pendaratan amfibi, dan operasi pertahanan pantai, dan operasi pengamanan pulai terluar,” katanya.



[nextpage title="next"]
Sebagai informasi, saat ini, Dankormar dijabat Mayjen (Mar) Suhartono. Sementara Wadankormar dijabat oleh Brigjen (Mar) Nur Alamsyah. Kedua jenderal itu membawahi tiga pasukan marinir yang bermarkas di Cilandak, Jakarta; Sidoarjo, Jawa Timur; dan Sorong, Papua.

“Dengan organisasi yang baru akan ada penambahan ruang jabatan di organisasi Marinir. Sudah ada Perpres nanti tinggal kita tetapkan (naik status) saja, kemungkinan awal tahun ini kita tetapkan,” kata Yudo. nags/N-3

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Kabar gembira datang dari TNI AL. Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengungkapkan Komandan Korps Marinir (Dankormar) akan ditingkatkan statusnya pada awal 2021. Tahun depan, Korps Marinir tidak lagi dipimpin jenderal bintang dua, tapi jendeal bintang tiga atau letnan jenderal.

“Status Dankormar akan ditingkatkan pada awal 2021. Maka, Komandan Kormar akan dijabat perwira tinggi (Pati) bintang tiga atau Letjen (Mar) dan Wakil Komandn Kormar bakal dijabat Pati bintang dua atau Mayjen Marinir,” kata Laksmana Yudo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Rabu (25/11).

Menurut Yudo, peningkatan status Komandan Korps Marinir ini berdasarka Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Maka, dengan ditingkatkannya status Korps Marinir ini otomatis akan diikuti dengan penambahan tugas, baik operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

“Hanya saja, proses kenaikan status Marinir saat ini masih dibahas di Mabes TNI AL. Jadi sesuai prosesnya Peraturan Presiden 66 Tahun 2019, Marinir ditingkatkan jadi dipimpin bintang tiga dan di dalam Perpres itu Marinir sebagai Komando Utama Operasi melaksanakan operasi pendaratan amfibi, dan operasi pertahanan pantai, dan operasi pengamanan pulai terluar,” katanya.



[nextpage title="next"]
Sebagai informasi, saat ini, Dankormar dijabat Mayjen (Mar) Suhartono. Sementara Wadankormar dijabat oleh Brigjen (Mar) Nur Alamsyah. Kedua jenderal itu membawahi tiga pasukan marinir yang bermarkas di Cilandak, Jakarta; Sidoarjo, Jawa Timur; dan Sorong, Papua.

“Dengan organisasi yang baru akan ada penambahan ruang jabatan di organisasi Marinir. Sudah ada Perpres nanti tinggal kita tetapkan (naik status) saja, kemungkinan awal tahun ini kita tetapkan,” kata Yudo. nags/N-3

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Untuk kesekian kalinya, Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah mendapatkan serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tim Gabungan TNI yang sedang berpatroli untuk menjamin keamanan wilayah tersebut diserang KKB dari kelompok Egianus Kogoya di sekitar Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, pada hari Kamis 26 November 2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa di Jakarta, Kamis (26/11/2020).  “Kontak senjata pada hari ini terjadi sekitar pukul 15.15 di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kab. Nduga,” ujarnya.

Selanjutnya Kapen Kogabwilhan mengungkapkan bahwa Pasukan TNI terlibat kontak senjata tersebut merupakan Pasukan Gabungan yang berasal Yonif R 700/WYC yang memiliki tugas rutin mengamankan wilayah Nduga Papua dari gangguan Kelompok Bersenjata seperti ini. Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit. Sampai dengan sore hari, TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.



[nextpage title="next"]
Dari kejadian ini, terdapat tiga prajurit TNI yang menderita luka tembak dan sudah mendapatkan perawatan pertama di lapangan dan telah di evakuasi sore ini dari lokasi kejadian ke RSUD Mimika dengan aman menggunakan Heli Caracal TNI AU. “Yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan baik-baik saja. Bagaimana pun juga, TNI siap berkorban apa saja demi keselamatan masyarakat Papua dan bangsa Indonesia,” kata Suriastawa.

Sementara informasi dari Prajurit TNI yang terlibat langsung kontak senjata, masyarakat sekitar dan bukti-bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, kemungkinan  ada KKB yang tertembak dan luka parah, namun seperti biasa, mereka dilarikan dan disembunyikan oleh rekan mereka.

“TNI tidak akan pernah lelah untuk mengamankan wilayah Papua dari gangguan kelompok pengacau seperti KKB ini dan terus akan melakukan pengejaran kepada mereka agar Papua bisa damai dan aman terutama menjelang bulan damai dan kasih dalam rangka menyambut perayaan Natal 2020” ungkap Suriastawa pada akhirnya.

 

Autentikasi :

Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa

 

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han)., memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke dari Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama S.Pi., M.Agr., kepada Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, M.Han., di Markas Panglima Mako Koarmada III Katapo Jl. Poros Katapop, Desa Majener, Distrik Salawati, Kab. Sorong, Papua Barat, Kamis (26/11/2020).



Selanjutnya, Brigjen TNI (Mar) Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama S.Pi., M.Agr., akan menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI TK III Bidang Banusia/Perwira di Mabes TNI Cilangkap. Sedangkan Brigjen TNI (Mar) Wurjanto, M.Han., sebelumnya menjabat Komandan Pasmar 1 di Jakarta.

[nextpage title="next"]
Serah terima jabatan ditandai pengambilan sumpah serta penandatanganan Pakta Integritas tersebut, berlangsung sangat sederhana dan hanya dihadiri Kepala Staf Koarmada III Laksma TNI Maman Firmansyah, Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI Markos, S.E., Komandan Pasmar III Brigjen TNI Edi Juardi, dan para Asisten Pangkoarmada III serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. *

NUSANTARAEXPRESS, KALIMANTAN UTARA - Dalam rangka melepas keberangkatan Satgas Kartika Jala Krida 2020 (KJK 20) dari Tarakan, Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-MALAYSIA “Perisai Sakti-20” dibawah kendali operasi Guspurla Koarmada II dengan Satgas KJK 2020 melaksanakan latihan manuver lapangan bersama di Perairan Tarakan pada Rabu, (25/11/2020).

Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo mengatakan bahwa, “ Latihan manuver lapangan ini dilaksanakan oleh unsur-unsur Satgas Operasi Perisai Sakti-20 Guspurla Koarmada II yaitu KRI Fatahillah-361, KRI Terapang-648, KRI Singa-651, KRI Sidat-851 dan Pesud P-8201 dengan unsur Satlat Kartika Jala Krida 2020 yaitu KRI Bimasuci-945 ”, Jelas Komandan Guspurla.



“Latihan dilaksanakan setelah KRI BSC tolak dari Dermaga Mamburungan Lantamal XIII Tarakan, dimulai dengan Commcheck, Departure, Pilotage, Mine Field Transit, Departure Screen, Air Defense Exercise, Tactical Manouvering, Flaghoist dan ditutup dengan Passing Exercise”, ungkap Danguspurla.


[nextpage title="next"]



Disamping itu Laksma Rahmat sapaan akrab Danguspurla menjelaskan, “ Latihan manuver laut dilaksanakan dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan profesionalisme prajurit di medan operasi serta memberikan gambaran manuver laut dan mempraktekkan pelajaran yang diterima Taruna AAL tingkat III angkatan ke-67 Satgas KJK-20, dan hal ini selaras dengan Program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam rangka Pembangunan SDM TNI AL yang unggul”, terang Danguspurla Koarmada II.



Selama pelaksanaan latihan bersama ini unsur-unsur yang terlibat latihan tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan dalam rangka mencegah penyebaran Covid -19. (Rha/pen2).

NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS - Nasib penjahat ini memang betul-betul sial. Berdalih hanya iseng-iseng mencetak uang palsu (Upal) Rupiah pecahan lima puluh ribu dan berencana untuk dibelanjakan membeli narkoba jenis sabu-sabu, tertangkap duluan oleh aparat Polres Bengkalis.



Pencetak Upal ini ternyata tidak satu orang, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bengkalis berhasil meringkus dua orang yang diduga terlibat melanggar undang-undang tentang mata uang tersebut yang dikabarkan marak di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.



Pertama setelah dilakukan penyelidikan petugas meringkus seorang terduga pelaku, M. Jeli, Jum'at (6/11/20) pukul 21.30 WIB di rumahnya.



Dari tangan M. Jeli ini petugas menemukan barang bukti Upal Rupiah pecahan lima puluh ribu sebanyak tujuh lembar atau tiga ratus ribu dan tersangka Jeli ini mengaku, bahwa uang itu diperoleh dari tersangka Kurniadi alias Kur.



Kemudian petugas langsung melakukan pengejaran terhadap Kur, Jumat 13/11/20 sekitar pukul 13.00 WIB berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan di rumahnya.



Pelaku Kur mengakui ada menyerahkan Upal Rupiah kepada Jeli. Kemudian Kur juga mengaku ada meminta kepada S (DPO) untuk mencetak sebanyak 22 lembar Upal pecahan lima puluh ribu yang dicetak dengan menggunakan printer.



[nextpage title="next"]
"Kemudian petugas melakukan pengejaran terhadap S namun berhasil melarikan diri. Dan dari rumah S ini ditemukan barang bukti printer yang digunakan para pelaku untuk menyetak Upal. Jadi Upalnya tidak terlihat sempurna," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K didampingi Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi, S.I.K dan Kapolsek Pinggir Kompol Firman V.W.A Sianipar, S.H, M.H saat jumpa pers, Kamis (26/11/20).



Lebih lanjut dijelaskan Kapolres, bahwa tersangka Kur ini juga merupakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bengkalis terkait kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) atau pencurian dengan pemberatan (Curat).



"Kur juga mengakui dalam rentan waktu 2019-2020 sudah enam kali melakukan Curanmor di wilayah hukum Polres Bengkalis dan setelah di cek ada empat laporan di lokasi yang berbeda-beda dan motor hasil curian itu langsung dijual," katanya lagi.





Dari tangan pelaku Kur ini, petugas juga menyita barang bukti berupa helm, baju, kunci leter Y, jaket, sepatu sejumlah BPKB, kunci kontak sepeda motor serta STNK.



Tersangka Kur ini diketahui sebagai residivis sudah tujuh kali keluar masuk penjara dengan kasus Curnanmor. Mengaku keluar dari Lapas Rohil pada 2019 lalu.



Tidak hanya kasus Upal dan Curanmor yang menjerat Kur itu, saat dilakukan penggerebekan di rumahnya, tersangka Kur sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu.



"Saat digeledah petugas juga menemukan barang bukti dua paket diduga sabu-sabu serta plastik kecil-kecil. Kasus narkobanya ini sudah dilimpahkan ke Polsek Mandau dan Satres Narkoba untuk dikembangkan lebih lanjut," tambahnya.



Saat ditemui, tersangka Kur mengaku membuat Upal Rupiah pecahan lima puluh itu berdalih hanya untuk iseng-iseng. Upal itu, akan dia gunakan untuk membeli narkoba sabu-sabu.



"Hanya untuk iseng-iseng saja bang, rencananya untuk membeli sabu-sabu," kata Kur.**


NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS - Penyidik Direktorat Reskrim Narkoba Polda Riau menyerahkan dua orang tersangka kurir Narkoba jenis sabu 10 kilogram dan pil ekstasi 1.300 butir ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Rabu (25/11/20) siang kemarin.





Kedua tersangka berstatus kurir yang berhasil ditangkap ini adalah Robi Syukara, warga Kota Dumai, kelahiran Desa Terkul Pulau Rupat dan Kaidir alias Idir warga Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau.





Penyerahan tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti) dilakukan Penyidik Ditreskrim Narkoba Polda Riau, Ipda Mulyantho kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis, John Freddy Simbolon, SH.





Menurut Penyidik Ditreskrim Narkoba Polda Riau, Ipda Mulyantho, bahwa kronologi awal Robi Syukara ditangkap pada hari Jum'at 22 Oktober 2020 lalu. Sedangkan dan temannya Anto (DPO) yang berperan sebagai penjemput narkoba tersebut dari Malaysia.






"Sebelum Anto berangkat dengan Speedboat ke Malaysia, Udo sebagai pemberi orderan bertemu dengannya (Anto) dan Robi di Kota Dumai," terangnya.






[nextpage title="next"] Dijelaskan, Udo menjanjikan kepada Anto dan Robi, untuk upah penjemputan Rp10 juta perkilogram. Dengan demikian, setelah barang sampai Robi Syukara dan Anto menerima upah Rp 100 juta.





Sesampai narkoba tersebut di Dumai, narkoba itu diserahkan Robi kepada tersangka Kaidir alias Idir warga Desa Tanjung Leban. Sebagai penampung sementara, Idir menerima upah Rp 50 juta atau Rp 5 juta/kg.





Saat itu tersangka Idir menyembunyikan narkoba di kebun pisang miliknya, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumahnya, sebelum diserahkan kepada seseorang.





Operasi awalnya berjalan mulus. Akan tetapi setelah Robi ditangkap tim Ditreskrim Narkoba Polda Riau pada Jum'at 22 Oktober siang, maka terbongkarlah, bahwa sabu tersebut dijemputnya bersama Anto (DPO) di Malaysia, dan disimpan oleh Kaidir alias Idir di Desa Tanjung Leban.






"Sehingga kita melakukan pengejaran terhadap Idir dan berhasil menangkap di rumahnya di Desa Tanjung Leban, dengan barang bukti narkoba jenis sabu dan pil ekstasi, yang disimpannya di kebun pisang miliknya, "jelas dia.






Sementara itu, dari pengakuan kedua tersangka, upah Rp100 juta yang dijanjikan oleh Udo belum diterima. Karena barang belum sampai di tangan Udo.





Usai menerima limpahan kedua tersangka, pihak JPU menitipkan kedua tersangka di Rutan Polres Bengkalis, sambil menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.





Tersangka Kaidir alias Idir ini, merupakan mantan narapidana dalam perkara pendagangan manusia atau traffiking, ditangkap pada 2014 lalu, dengan mendapatkan hukuman 6 tahun penjara. [**Budi]


NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU SELATAN - Sudah berjalan 75 tahun semenjak Indonesia menyatakan kemerdekaanya dari jajahan Belanda dan Jepang, dari tahun ke tahun Pemerintah terus melakukan pembangunan, baik infrastruktur, ekonomi hingga SDM masyarakatnya, namun kemerdekaan mutlak tersebut jauh dari yang diharapkan masyarakat empat dusun yang terletak di desa Mandala Sena Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Berdiri sejak tahun 1970 an, dusun Pulung Rejo, Wonodadi, Payamambang dan Parsorean  yang terletak tidak jauh dari ibukota Labuhanbatu Selatan ini dirasakan masyarakat sekitar tanpa perhatian dari pemerintahan Kabupaten maupun desa.

Hal ini terlihat beberapa hari sebelumnya Kamis 26/11/2020 ketika awak media mengunjungi desa yang masyarakatnya berpenghasilan sebagai petani karet dan juga sawit tersebut, jalan yang berlumpur dan berkubang bak kandang kerbau terlihat hampir disepanjang jalan.



[nextpage title="next"]

“Lokasi jalan dimaksud jalan dari dusun Sialang Pamoran menuju dusun Pulung Rejo, Pulung Rejo ke  Wonodadi, Pulung Rejo ke Payamambang dan Payamambang ke Parsorean, genangan air dan lumpur mempersulit pengguna jalan yang melintas, " Jangankan Mobil, Sepeda motor pun susah untuk lewat" ucap R (20) tokoh pemuda dusun Pulung Rejo.



Menurut R, jalan tersebut selalu dilalui anak-anak ke sekolah, namun heranya dari tahun berdirinya dusun ini kata kakekku gak pernah ada pembangunan jalan yang dilakukan pemerintah.

"Janji janji pejabat saat kampanye jelang pemilihan kepala daerah dan desa selalu kami terima, namun sekalipun tak pernah terealisasi”. Ucapnya.



[nextpage title="next"]
Hal senada juga di sampaikan Rahmad salah satu warga sekitar, menurutnya dusun yang dulunya tempat dia tinggal hanya dimanfaatkan sebagai ladang janji kampanye para pejabat, " dulu beberapa tahun lalu pak bupati pernah datang ke kolam Padang, sa'at itu beliau mengatakan akan membangun jalan disini, dan kades yang ngaku dekat sama Bupati juga pernah janji mengaspal jalan dari pamoran ke Pulung Rejo sepanjang 3 KM, namun nyatanya nol, kami cuma kena janji manis, ucapnya.



Dilihat dari kondisinya, Awak media menilai Pemkab Labusel gagal mensejahterakan rakyatnya. Jalan adalah sarana terpenting meningkatkan perekonomian masyarakat, jika jalan bagus sudah pasti perekonomian akan mulus.

Masyarakat empat dusun tersebut, sangat berharap pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperhatikan kondisi dusun mereka, sarana jalan sangat mereka butuhkan terlebih di musim penghujan saat ini.

"Dimana letak keberhasilan mereka yang katanya ingin mensejahterakan masyarakat, jalan saja kami susah", ujar A.menimpali. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU SELATAN - Sudah berjalan 75 tahun semenjak Indonesia menyatakan kemerdekaanya dari jajahan Belanda dan Jepang, dari tahun ke tahun Pemerintah terus melakukan pembangunan, baik infrastruktur, ekonomi hingga SDM masyarakatnya, namun kemerdekaan mutlak tersebut jauh dari yang diharapkan masyarakat empat dusun yang terletak di desa Mandala Sena Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Berdiri sejak tahun 1970 an, dusun Pulung Rejo, Wonodadi, Payamambang dan Parsorean  yang terletak tidak jauh dari ibukota Labuhanbatu Selatan ini dirasakan masyarakat sekitar tanpa perhatian dari pemerintahan Kabupaten maupun desa.

Hal ini terlihat beberapa hari sebelumnya Kamis 26/11/2020 ketika awak media mengunjungi desa yang masyarakatnya berpenghasilan sebagai petani karet dan juga sawit tersebut, jalan yang berlumpur dan berkubang bak kandang kerbau terlihat hampir disepanjang jalan.



[nextpage title="next"]

“Lokasi jalan dimaksud jalan dari dusun Sialang Pamoran menuju dusun Pulung Rejo, Pulung Rejo ke  Wonodadi, Pulung Rejo ke Payamambang dan Payamambang ke Parsorean, genangan air dan lumpur mempersulit pengguna jalan yang melintas, " Jangankan Mobil, Sepeda motor pun susah untuk lewat" ucap R (20) tokoh pemuda dusun Pulung Rejo.



Menurut R, jalan tersebut selalu dilalui anak-anak ke sekolah, namun heranya dari tahun berdirinya dusun ini kata kakekku gak pernah ada pembangunan jalan yang dilakukan pemerintah.

"Janji janji pejabat saat kampanye jelang pemilihan kepala daerah dan desa selalu kami terima, namun sekalipun tak pernah terealisasi”. Ucapnya.



[nextpage title="next"]
Hal senada juga di sampaikan Rahmad salah satu warga sekitar, menurutnya dusun yang dulunya tempat dia tinggal hanya dimanfaatkan sebagai ladang janji kampanye para pejabat, " dulu beberapa tahun lalu pak bupati pernah datang ke kolam Padang, sa'at itu beliau mengatakan akan membangun jalan disini, dan kades yang ngaku dekat sama Bupati juga pernah janji mengaspal jalan dari pamoran ke Pulung Rejo sepanjang 3 KM, namun nyatanya nol, kami cuma kena janji manis, ucapnya.



Dilihat dari kondisinya, Awak media menilai Pemkab Labusel gagal mensejahterakan rakyatnya. Jalan adalah sarana terpenting meningkatkan perekonomian masyarakat, jika jalan bagus sudah pasti perekonomian akan mulus.

Masyarakat empat dusun tersebut, sangat berharap pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperhatikan kondisi dusun mereka, sarana jalan sangat mereka butuhkan terlebih di musim penghujan saat ini.

"Dimana letak keberhasilan mereka yang katanya ingin mensejahterakan masyarakat, jalan saja kami susah", ujar A.menimpali. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, SEI BEROMBANG - Selasa 25 Nopember 2020 mulai pukul 06.00 Wib personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H., Kanit 2 IPDA Tito Alhafezt, STRK., M.H. dan Tim berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba di daerah Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.

Kecamatan Panai Hilir menjadi skala prioritas kedua setelah Kabupaten Labusel dalam pemberantasan tindak pidana narkoba oleh Sat Narkoba Polres Labuhanbatu dan untuk daerah Sei Berombang sudah ke 4 (empat) kalinya berhasil dilakukan grebek kampung narkoba.

Adapun tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 4 (empat) Orang berinisial yang diawali penangkapan tersangka JMU (Jenni Marta Ulina) als Jeni Perempuan 26 th dengan barang bukti 1 (satu) bungkus plastik klip diduga berisi sabu 0,43 gr,1 (satu) buah sekop terbuat dari pipet, 4 (empat) buah plastik klip kosong, 1 (satu) buah toples dari pengkapan Jeni dikembangkan ke JN (Junaida) als Ida, Perempuan 46 th dengan barang bukti 1 Plastik klip berisi kristal diduga sabu 0,21 gr,30 Plastik klip kosong, 1 buah sekop pipet, 1 buah panci aluminium tempat menyimpan sabu, 1 buah buku tulis catatan transaksi sabu, 1 unit timbangan elektrik, 1 unit hp nokia, 2 buah bong.

[nextpage title="next"]
Dari penangkapan Ida berkembang ke tersangka MS (Muhammas Sukur) als Sukur, laki laki 40 th dengan barang bukti 1 bungkus plastik klip berisi diduga sabu 0,28 gr, 1 buah kotak rokok, 1 buah buku catatan tranasaksi narkotika, selanjutnya dari Sukur dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap AYS (Ardy Yansyah Siregar) als Dian, laki laki 32 th berhasil ditangkap dalam rumahnya saat tidur dengan barang bukti 1 unit HP Samsung dan 1 buah plastik klip kosong.

Adapun ke 4 tersangka adalah warga Sei Berombang yang dua orang yaitu bernama Sukur dan Diaj adalah residivis kasus yang sama pernah divonis 5 dan 1,5 tahun.

Dari pemeriksaan Sukur mengaku mampu menjual 10 gram sabu setiap dua hari dengan keuntungan 1,5 jt sementara Dian mengaku dalam sepekan 50 gram dengan keuntungan 2,5 jt.

Untuk saat ini masih dilakukan pemeriksaan yang intensif terhadap Dian untuk dapat dikembangkan seterusnya.

Para tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Her)
Diberdayakan oleh Blogger.