NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2021 sebesar Rp 3,2 triliun di ruang rapat paripurna DPRD Jalan Antara Bengkalis, Senin (30/11/20) malam.


Dalam sidang paripurna pengesahan APBD Bengkalis 2021 ini, setelah 30 anggota DPRD menyatakan setuju Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD menjadi Peraturan Daerah, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, dengan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes).


Dari pantauan saat digelar sidang pengesahan APBD Bengkalis 2021 tadi malam tersebut, dari pihak Legislatif dari unsur pimpinan yakni Ketua DPRD Khairul Umam, Wakik Ketua Wakil Ketua I DPRD Syahrial dan Wakil Ketua II Syaiful Ardi, beserta 30 anggota. Dan dari unsur Pemerintah Daerah yang dihadiri Pejabat (Pj) Bupati Bengkalis, Syahrial Abdi, Sekda Bengkalis H Bustami HY, dengan memakai masker dan menjaga jarak.


Dalam sidang tersebut dijelaskan, beberapa komponen dalam APBD 2021 yakni pendapatan Daerah Rp3,045 triliun, Pendapatan Asli Daerah, Rp327,979 milyar, Pendapatan transfer Rp2,717 triliun, Belanja Daerah Rp3,224 triliun.


Selanjutnya, belanja Operasi Rp2,116 triliun, Belanja Modal Rp708,825 milyar, Belanja Tidak Terduga Rp13,793 milyar, Belanja Transfer Rp385,163 milyar dan terjadi defisit Rp178,407 milyar serta Pembiayaan Daerah Rp178,407 milyar.


Pj. Bupati Bengkalis Syahrial Abdi mengatakan, bahwa setelah melalui berbagai dinamika dalam proses pembahasan, serta menjunjung nilai-nilai kebersamaan. Maka pengesahan APBD 2021 bisa tepat waktu sesuai yang diharapkan bersama.


“Kami mengapresiasi terhadap seluruh anggota dewan yang terhormat, karena selama pembahasan bersama, mampu mempertajam target berbagai program unggulan sesuai yang direncanakan,“ ungkap Pj. [**Budi]

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Kasdim Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku, membuka kegiatan pembinaan keluarga besar TNI Semester II TA. 2020 di wilayah Kodim Brebes, di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes, Selasa (1/12/2020).

Dijelaskan Kasdim, kegiatan merupakan silaturahmi antara TNI dengan salah satu komponen masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes.

“Walaupun di tengah pandemi covid, silaturahmi bersama Keluarga Besar TNI (KBT) Kodim Brebes, kali ini tetap dikemas dengan nuansa keakraban namun tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19,” ucapnya.

Lanjutnya, ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial sekaligus wahana untuk mencapai kesepahaman atau penyamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat bersama seluruh komponen bangsa termasuk FKPPI Brebes.



[nextpage title="next"]

’’Silaturahmi antara prajurit Kodim Brebes dengan KBT ini perlu dijaga dan terus ditingkatkan, sehingga terpelihara kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ tandasnya.



Melanjutkan pembinaan, Danramil 05 Losari, Kapten Infanteri Muhtadi, mengisi acara dengan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), sesuai tujuan TNI dalam upaya menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI melalui aksi nyata bela negara.

Kapten Muhtadi meminta para KBT untuk terus berperan aktif membantu mewujudkan kondusifitas di wilayah Brebes, termasuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial dan penanganan jika terjadi bencana alam.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Cabang 11.13 Kabupaten Brebes, Bambang Priambodo, SP, Staf Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, berharap FKPPI terus dilibatkan dalam kegiatan Kodim Brebes sehingga KBT semakin solid.

“FKPPI adalah putra-putri TNI-Polri, sehingga akan terus melakukan aksi nyata untuk berbuat yang terbaik demi kemajuan daerah dan negara,” tegasnya.

Di ujung acara, Kasdim Brebes memberikan cinderamata kepada FKPPI Brebes melalui Bambang Priambodo. (Aan)

Robohnya Sebuah Kekuasaan dan Pembunuhan Karakter


Ditulis Oleh: MISLAM

KIN Prov. Riau - 007

Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI)

 

NUSANTARAEXPRESS, RIAU – Sebuah tulisan terkadang dianggap remeh dan dianggap tidak memberikan kontribusi positif atau negatif kepada sebuah objek yang ditulis bagi manusia secara keseluruhan. Namun tidak bagi orang-orang tertentu. Tulisan adalah bagian dari dan melekat bagi sesuatu hal yang ditulis, bahkan dengan sebuh tulisan dapat merobohkan kekuasaan dan membunuh karakter seseorang.

 

Jangan Anggap Remeh Sebuah Tulisan

Tulisan dapat memberikan konstribusi secara positif dan negatif, tergantung bagaimana memposisikan sebuah tulisan, arah kanan atau kiri. Dan hal ini sangat berkaitan dengan si penulis itu sendiri.

 

Dukungan Teknologi Berbasis Internet

Dengan perkembangan teknologi sedemikian pesatnya, menulis juga ikut berkembang pesat, bahkan banyak tulisan-tulisan yang selama ini tidak muncul ke permukaan terus bermunculan bak jamur dimusim hujan.

Melalui media elektronik setiap manusia dapat memperoleh bahan untuk menjadikan modal dasar penulisan, sehingga penulis dapat meminimalisir dan efisien dengan waktu, biaya, juga tenaga.

Bahkan saat ini penulis juga bisa berbagi semua tulisan dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun  hanya dengan berada menggunakan gadget teknologi berbasis internet. Begitu juga para pembaca, akan lebih mudah untuk melihat tulisan-tulisan yang digemarinya dengan biaya murah dan efesien.

 

[nextpage title="next"]


Benarkah Sebuah Tulisan Mampu Merobohkan Kekuasaan?


 

Ya, tulisan yang seperti apa?.

Biasanya tulisan yang akan merobohkan sebuah kekuasaan akan muncul pada saat hilangnya rasa malu pemimpin yang berebut kuasa dalam kekuasaan. Hal ini menjadikan beberapa penulis akan mengarahkan tulisannya kepada hal-hal yang tidak berpihak kepada kemaslahatan manusia secara keseluruhan. Terlebih lagi kepada pemimpin yang dholim. Sadar atau tidak sadar, akan bermunculan tulisan-tulisan yang memborbardir dan akan mengakibatkan runtuhnya sebuah kekuasaan.

 

Pembunuhan Karakter

 

Pembunuhan karakter adalah upaya atau usaha untuk mencoreng reputasi atau nama baik seseorang. Upaya atau tindakan pembunuhan karakter ini bisa dengan cara pernyataan yang melebihan atau memanipulasi fakta guna memberikan citra yang kurang bagus dan tidak benar terhadap seseorang yang dituju.

Beberapa peristiwa yang terjadi pada masa-masa terdahulu memberikan contoh-contoh konkrit terhadap pembunuhan karakter seperti yang dilakukan oleh para penjajah di era penjajahan belanda dengan menghasilkan adu domba.

Apakah ada di era digital seperti saat ini masih dilakukan oleh orang-orang tertentu. Justru pada era digital ini lebih memungkinkan untuk melakukanya, karena dengan biaya yang murah dan dalam sekejab informasi bisa di publis dan selanjutnya bisa dikonsumsi oleh para pembaca.

 

Duri, 1 Desember 2020

NUSANTARAEXPRESS, MIANGAS - Setelah melintasi Laut Sulawesi, Satgas Operasi Bima Suci (OBS) 2020 singgahi pulau terluar, tepatnya di 0 KM Utara Indonesia yaitu pulau Miangas untuk melaksanakan Bhakti Sosial dengan menyerahkan bantuan logistik kepada prajurit yang bertugas di perbatasan yaitu Pos TNI AL Miangas, Sabtu (28/11/20).

Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr.Hanla. selaku Komandan Satgas OBS 20 beserta rombongan singgah di Miangas menggunakan 2 unit rescue boat KRI Bima Suci dengan membawa bantuan logistik. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Satgas OBS 2020 disambut dengan acara seremonial tarian Suku Talaud yang dihadiri oleh Komandan Pangkalan TNI AL Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto M.Tr. Hanla., Kabag Pemerintahan Kabupaten Melonguane, Perwakilan Border Crossing Master Marine dan Danpos Yonif 711/RKS, Perwakilan Polsek Miangas dan Ketua Adat Miangas.



 

[nextpage title="next"]



Begitu sampai di Posal Miangas, Komandan Satgas OBS melaksanakan penyerahan bantuan logistik secara simbolis kepada Posal Miangas yang diterima Danlanal Melonguane dan dilanjutkan dengan pertukaran Plakat.

Letkol Waluyo - sapaan karib Komandan Satgas OBS mengatakan, "kegiatan kunjungan ke Pulau Miangas adalah implementasi dari perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono agar setiap unsur KRI dalam setiap operasi menyempatkan singgah di pos-pos TNI AL maupun satgas yang bertugas di pulau terdepan dan terluar NKRI untuk memperkuat sinergitas TNI AL", pungkas Letkol Waluyo.

Lebih lanjut Komandan Satgas OBS mengatakan bahwa "kunjungan ke Pulau Miangas merupakan rangkaian kegiatan Satgas OBS yang bertujuan untuk memberikan bantuan Logistik dan Alat Kesehatan sekaligus sebagai sarana pembelajaran pengetahuan batas wilayah NKRI kepada para Taruna AAL serta untuk memperkuat sinergitas antar prajurit TNI AL", pungkas Letkol Waluyo

Dalam pelaksanaan penyerahan bantuan Dukungan logistik tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sebagai tindak lanjut dari penekanan Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, S.Pi., M.M. kepada Komandan Satgas OBS guna mencegah penularan Covid-19.

(KRI BSC)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Pjs. Bupati Labuhanbatu Drs. H. Mhd. Fitryus, S,H., MSP didampingi Sekdakab Labuhanbatu, para Asisten, Staf Ahli Bupati dan kepala OPD hadir mengikuti rapat sidang paripurna penetapan persetujuan DPRD Labuhanbatu atas ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021 di ruang rapat DPRD Kabupaten Labuhanbatu jalan SM Raja Kecamatan Rantau Selatan Senin 30 November 2021.

Drs. H. Mhd. Fitryus, S,H., MSP mengucapkan banyak terima kasih kepada ada para Perwakilan rakyat Kabupaten Labuhanbatu yang telah hadir mengikuti sidang paripurna penetapan persetujuan ranperda APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021.

menurut Fitryus tentunya penetapan tersebut setelah melalui pembahasan antara DPRD bersama dengan tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu maupun OPD sesuai dengan mekanisme dan tata tertib DPRD Kabupaten Labuhanbatu.

"Sebagaimana kita dengar bersama bahwa Pimpinan dan anggota DPRD telah menyetujui terhadap ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021, untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka evaluasi ranperda dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan". Ucap Fitryus.





[nextpage title="next"]

Disebutkannya, dengan ditetapkannya persetujuan dan Perda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021 berarti kita telah menyelesaikan seluruh agenda rencana keuangan tahunan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang merupakan instrumen dalam pelaksanaan pembangunan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah ( RKPD) dan penyelenggara pemerintahan dalam satu tahun anggaran.

Oleh karena itu tidaklah berlebihan bila dalam kesempatan ini melalui saudara pimpinan sidang terhormat kami mengucapkan terima kasih kepada dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Labuhanbatu secara khusus juga disampaikan ucapan terima kasih kepada badan anggaran fraksi fraksi dan komisi komisi DPRD yang telah memberikan berbagai tanggapan saran dan masukan serta penuh kesabaran membahas maupun mengkaji Untuk penyempurnaan ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2021.ujar Fitryus.



Mengingat menjelang Pilkada pada kesempatan tersebut Bupati mengajak seluruh elemen dan lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan terhadap pelaksanaan Pilkada sehingga dapat berjalan aman damai dan lancar sebagaimana yang kita harapkan. Tentunya mengingat Pilkada dalam keadaan pandemic Covid haruslah pelaksanaan tetap sesuai dengan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kabupaten Labuhanbatu yang kita cintai. Harap Fitryus.

Hadir mengikuti sidang paripurna tersebut ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj. Meika Riyanti Siregar, wakil ketua DPRD Abdul Karim, PJS Bupati Labuhanbatu Drs. H. Mhd. Fitryus, S,H., MSP, Sekdakab Labuhanbatu Ir.M.Yusuf Siagian, MMA, para asisten pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, para kepala OPD dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, YOGYAKARTA - Masyarakat Bela Keutuhan NKRI (Masbehi) Yogyakarta menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, pada Senin (30/11/2020).

Koordinator aksi, Muhammad Alvin Khoiru, mengatakan, aksi ini bentuk keprihatinan kepada kondisi Indonesia saat ini. Menurutnya, keutuhan NKRI dalam bahaya. “Kita merasa prihatin dengan kondisi Indonesia yang sedang diuji keutuhannya,” kata Alvin kepada awak media.

Alvin menyebut gerakan separatis di Papua yg terus menelan korban karena keberadaan OPM yang didukung oleh sayap gerakan politik didalam & luar negeri. “Masbehi mendorong pemerintah untuk melanjutkan program Otonomi Khusus (Otsus) dan pembangunan yang lebih nyata bagi Provinsi Papua dan Papua Barat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Alvin mendukung langkah TNI Polri untuk menangani aksi Separatisme yang terjadi di wilayah Papua. “TNI dan Polri harus bertindak tegas terhadap segala bentuk upaya dan praktik kelompok-kelompok separatisme yang sengaja merongrong persatuan dan kesatuan NKRI,” tegasnya. Alvin juga menghimbau kepada mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di Yogyakarta, untuk tidak mendukung ide separatis Papua. "Yogyakarta terbuka dan ramah terhadap semua saudara sebangsa dan se tanah air, sepanjang tidak mengganggu keutuhan NKRI, karena Yogyakarta berperan besar dalam sejarah bangsa ini" ujarnya.

Selain itu, aksi anarkisme, terorisme, hingga radikalisme, yang masih terjadi di Indonesia. Contoh terbaru, kata Alvin, terkait kasus pembantaian di Sigi, di mana empat orang dalam satu keluarga yang dibunuh oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

[nextpage title="next"]

Menurutnya, kasus tersebut sudah menodai rasa kemanusiaan. Alvin bersama Masbehi pun mengutuk keras tindakan itu dan meminta kehadiran serta ketegasan negara untuk mengusut hingga tuntas tragedi tersebut.

“Dari aksi ini kita ingin terus menjaga NKRI agar jangan sampai terpecah belah oleh beberapa oknum tersebut. Kita berbeda, tapi tetap satu karena kita punya Bhinneka Tunggal Ika, apa pun yang merugikan persatuan bangsa dan menodai kemanusiaan tidak bisa dibenarkan entah dari mana asalnya,” tegasnya.



Alvin menjelaskan, peserta aksi kali ini berjumlah sekitar 200 orang dengan beberapa ormas yang berbeda. Tidak hanya itu saja, beberapa pelaku usaha atau PKL yang berjualan di area Malioboro dan sekitarnya juga ikut dilibatkan.

Aksi dimulai dari halaman parkir selatan Pasar Beringharjo hingga akhirnya orasi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Dalam aksi yang berlangsung dengan damai ini, disampaikan beberapa orasi terkait pentingnya keutuhan NKRI untuk terus menjadi perhatian semua pihak.

Masbehi Yogyakarta yang di dalamnya terdapat unsur seniman, budayawan, pengacara, politisi, mahasiswa, buruh serta aktivis perempuan secara tegas menyatakan bangsa Indonesia harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika demi tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Masbehi Yogyakarta mendorong segenap elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI dalam menghadapi segala tantangan nasional maupun global termasuk menghadapi pandemi Covid-19.

Menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi saat ini, Masbehi Yogyakarta menyerukan seluruh elemen bangsa mengedepankan asas musyawarah mufakat dengan menempatkan semangat persatuan di atas kepentingan individu, kelompok maupun golongan. **

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Pjs Bupati Labuhanbatu Drs.H.Mhd. Fitryus, S.H., MSP secara khusus memberikan ucapan selamat HUT Al-Washliyah yang ke-90 di ruang kerjanya jalan SM. Raja Kecamatan Rantau Selatan, Senin 30 November 2020.

Drs. Fitryus juga menyampaikan doa yang tulus, semoga para pendiri dan kader organisasi Al-Jam’iyatul Washliyah diberikan Allah SWT pahala yang berlipat ganda.

Dan kepada para pengurus, anggota dan para generasi penerusnya diberikan ketegaran dan tetap istiqomah dalam mengemban amanah dakwah, pengembangan pendidikan dan amal-amal lainnya.

"Teruslah berbuat kebajikan dan jangan lelah untuk berkontribusi untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, Alwasliyah jaya jaman berjaman". Ucap Fitryus. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, MANDAU  - Menjelang cahaya matahari menuju bumi dengan terurai atau terdispersi menjadi warna monokromatis di penghujung bulan Nopember 2020, tepatnya di Jalan Mawar di Kantor Hukum Sugino, S.H, Yusri Dachlan, S.H.  & Partner awak media nusantaraexpress soan, walaupun berdomisili di daerah yang sama, namun karena kesibukan masing-masing membuat kami jarang bertatap muka. Tepatnya pukul 17.30 Wib awak media disambut oleh rekan yang kesehariannya berprofesi sebagai Pengacara. Dan awak media dipersilahkan masuk ke Kantornya.

Kami pun berbincang dan tentunya nusantaraexpress bukan hanya silaturahmi. Namun lebih dari obrolan biasa.

Siapa yang tak kenal dengan Yusri Dachlan, S.H., pengacara muda yang berdomisili Kota Duri dengan segala kasus yang sudah ditanganinya. Bukan hanya kasus di Provinsi Riau saja yang beliau tangani, namun lebih banyak di luar provinsi Riau.

Baru bincang-bincang 10 menit, kopi kesukaan kami pun tiba, menambah hangatnya komunikasi dan lebih seru.

Tentunya Nusantaraepress tidak menyia-nyiakan pertemuan kepada pengacara muda ini, karena kegiatan advokasi cukup padat membuat sulit untuk berjumpa dan tatap muka dengan Yusri Dachlan, S.H.

Saat ini hangat-hangatnya Pilkada Kabupaten Bengkalis, Siapa Pilihan Anda?


 

Pertanyaan ini yang selalu juga dipertanyakan kepada saya dari rekan-rekan yang lain dari masyarakat. Jawabannya saya pilih Paslon nomor 2.

Saya jadi teringat dengan kisah Nabi Ibrahim AS saat dibakar oleh Raja Namrud.

Datanglah seekor burung pipit dengan bolak balik mengambil air dan meneteskan air itu diatas api yang membakar Nabi Ibrahim AS.

[nextpage title="next"]

Dan seekor cicak yang melihatnya justru malah tertawa dan berkata, Hai burung pipit, betapa bodohnya apa yang engkau lakukan itu. Paruhmu yang kecil hanya bisa menghasilkan beberapa tetes air saja, mana mungkin bisa memadamkan api itu. Jelas Cicak kepada burung pipit.

Burung Pipit pun berkata sama cicak, memang aku tak mungkin bisa memadamkan api yang besar itu. Tapi aku tak mau jika Allah melihatku diam saja saat sesuatu yang Allah cintai di zhalimi.

Jadi, atas dasar itulah saya memilih Abi Bahrun-Herman Paslon No. 2 di Pilkada Kabupaten Bengkalis Tahun 2020 ini.

Bagaimana Sosok Abi Bahrun dimata Anda sebagai Praktisi Hukum ?


 

Abi Bahrun adalah sosok yang taat beragama, penghafal Al-Qur’an dan mempunyai kebribadian yang bagus. Dan yang paling positif saya lihat, Abi Bahrun belum pernah tersandung kasus hukum.

Kenapa harus pilih Paslon No. 2 Abi Bahrun – Herman?


 

Ditangan Abi Bahrun, Bengkalis kedepan akan memberikan efek positif dan tentunya berawal dari kepribadian nya. Maka dari itu, saya pastikan untuk mendukung Paslon 02 Aman.

"Kehadiran saya tidak akan merubah warna, tapi Tuhan pasti tau.  Saya berdiri di barisan orang yang Shaleh "



Maka dari itu, bagi teman-teman saya dan yang mengenal saya.  Ayo kita berikan dukungan ke AMAN, Paslon Nomor urut 2 Abi Bahrun-Herman.

Dan perlu saya tegaskan disini, saya bukan hanya memandang dari  suku. Yang saya lihat hanya sosok yang bisa membawa Bengkalis lebih maju dan tertata.

Apakah Anda mengusung Paslon No. 2 Aman Diajak oleh Tim Aman?


 

Tidak, Saya bergabung atas hati nurani saya sendiri.


Bagaimana Anda melihat gejolak di Media Sosial terkait isu miring yang berkembang dari semua Paslon?


 

Terkait dunia maya. Gunakanlah medsos sebaik mungkin. Jika ada terkait paslon negatif janganlah diumbar di media sosial. Terlebih dari Paslon No. 2 AMAN, jangan diumbar di Media Sosial. Jangan membuat isu-isu negatif.  Kalau segala sesuatu yang dihembuskan secara negatif ada konsekuensinya. Kalau memang ada ranahnya ke pidana, kan ada aturan yang mengatur.

Semua paslon yang maju di Pilkada Kabupaten Bengjkalis Tahun 2020 adalah Putra Puteri terbaik di Kabupaten Bengkalis. Mari sama-sama kita jaga pesta demokrasi ini, agar lebih jujur. Jelas Yusri Dachlan, S.H., Pengacara muda.

Mengapa Anda Mau Menjadi Advokasi Hukum di Paslon 02?


Alasan diatas sudah jelas, kenapa saya menjadi Advokasi hukum Abi Bahrun-Herman Paslon No. 2. Dan saya masuk di Tim Advokasi hukum Zona 3 wilayah 4 Kecamatan, Mandau, Pinggir, Bathin Solapan dan Tualang Muandau.

[MS]

Pak Kapolri, Ini Hasil Pemalakan oleh Oknum Penyidik Bareskrim AKBP Binsan Simorangkir


Oleh: Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI, Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012

Beberapa waktu belakangan, viral diberitakan tentang dugaan pemalakan yang dilakukan oknum penyidik di Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berinisial BS (1). Perilaku tersebut merupakan salah satu poin yang dilarang Kapolri yang disampaikan melalui Surat Telegram Nomor ST/3326/XI/HUK.7.1./2020 tertanggal 27 November 2020. Dalam surat yang ditandatangani Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo itu disebutkan bahwa personel Polri dilarang melakukan pungutan liar. Juga, aparat kepolisian dilarang melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang bisa merusak citra Polri (2)

Merespon hal tersebut, Tim Cacing Tanah PPWI mencoba menelusuri kebenaran informasi dan keberadaan sebuah bangunan hasil malak yang santer tersebut pada Senin, 30 November 2020. Upaya mendapatkan informasi dan data detail serta barang bukti hasil pemalakan akhirnya membawa tim kecil ini ke sebuah daerah persawahan yang cukup asri. Walau merupakan daerah persawahan, namun di wilayah tersebut telah banyak bermunculan bangunan baru di kiri-kanan jalan menuju bangunan sasaran.



Pencarian membuahkan hasil. Tim menemukan sebuah bangunan yang belum lama selesai dibuat. Bangunan itu berdiri di atas tanah seluas 500 meter persegi. Bentuknya berupa rumah toko (ruko) tiga pintu yang dicat dominan warna putih. Pintu rolling door yang menjadi penutup luar tiga pintu ruko tersebut dicat warna biru, cukup kontras dengan warna bangunan. Seluruh areal lahan 500 meter persegi ini dipagar keliling.

[nextpage title="next"]

Dari keterangan seorang aktivis pemuda setempat, disebutkan bahwa bangunan yang menutupi 500-an meter persegi areal persawahan itu diduga tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). “Sejak awal pembangunannya tidak terlihat ada plang informasi terkait izin pembuatan bangunan di situ,” ujar pemuda yang merupakan pimpinan ormas lokal yang sempat dijumpai di lokasi (3).

Berdasarkan keterangan dari Ketua RT setempat (3), bangunan yang berdiri di Kampung Rawa Ragas RT.12 RW.06 Desa Bojong Kecamatan Klapa Nunggal, Cileungsi – Citeurep, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini adalah milik seseorang yang bertugas di Jakarta. Informasi dari narasumber terpercaya lainnya yang kami jumpai di sana mempertegas bahwa bangunan itu milik seorang polisi berpangkat AKBP yang bertugas di Mabes Polri, Jakarta (3).



Dari penelusuran lebih lanjut, narasumber kami tersebut bercerita bahwa seluruh biaya pembangunan ruko 3 pintu itu berasal dari seorang pengusaha di Cikande. Sebelumnya, Tim Cacing Tanah ini mendapatkan informasi bahwa seorang pengusaha batu bata ringan (hebel) di Cikande, Serang, Banten, telah dimintai (lebih tepatnya dipalak) oleh seorang polisi bernama AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH untuk membangun ruko di daerah Bogor (4).

Modus Binsan Simorangkir dalam melakukan pemalakan pungli terhadap korban adalah dengan mendatangi pengusaha target di tempat usahanya. Binsan datang dengan alasan mau mengadakan pemeriksaan lapangan atas kasus yang sedang ditanganinya. Kebetulan saat itu, penyidik bergelar doktor ini sedang menangani perkara laporan polisi yang melibatkan salah satu direktur dari perusahaan produksi hebel tersebut. Sebagaimana umumnya modus kunjungan lapangan selama ini, pasal UUD (ujung-ujungnya duit) muncul ke permukaan.

Sebagai seorang yang salah satu direkturnya, yang adalah juga adik kandungnya sendiri, sedang ‘ditangani’ oleh penyidik dari Mabes Polri itu, sang pengusaha hebel ini akhirnya pasrah mengikuti kemauan dan arahan sang penyidik Binsan Simorangkir. Sesuatu hal yang amat mustahil untuk menolak keinginan penyidik yang secara jelas mengisyaratkan ‘kalau gak ngasih, gue kempesin perut adik lu di sel di kantor gue’ itu. Sampai di sini, paham?

[nextpage title="next"]

Cerita selanjutnya, tidak kurang dari dua truk batu bata ringan atau hebel berukuran standar meluncur kencang dari Cikande ke Cileungsi, Bogor. “Untuk bahan selain batu hebel, seperti besi, seng, semen, paku dan lainnya, kita beli sendiri dari toko bangunan sekitar sini,” jelas narasumber yang tidak lain adalah tukang bangunan yang memborong pengerjaan ruko tersebut.

Dananya dari mana? “Semua dari pengusaha di Cikande itu, dia transfer dananya, kita beli bahannya di sini,” ulas tukang bangunan tersebut.

Total biaya untuk keseluruhan bangunan ini? “Kurang-lebih 200 jutaan,” katanya singkat.

Pak Kapolri Idham Azis, sekali lagi saya berpesan, mohon dengan sangat, di ujung pengabdian menjelang lengser keprabon ini, tidak perlu banyak gaya, banyak bicara, apalagi banyak gertak. Silahkan tindak oknum-oknum penyidik di Direktorat Tidak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri itu. Salah satunya adalah AKBP Dr. Binsan Simorangkir, SH, MH. Dia tentu tidak kerja sendirian. Mohon bereskan institusi Polri dari perilaku bejat para oknum semacam itu sebelum Anda istrahat.

Perilaku Binsan yang bergelar doktor namun tidak mencerminkan tingkat pendidikan tingginya itu, jelas-jelas merusak citra Polri. Ia telah melakukan pungutan liar serta penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dengan menggunakan pasal-pasal UUD (ujung-ujungnya duit) dan KUHP (kasih uang habis perkara).

Caranya memalak cukup unik. Strategi kejahatan ini semestinya dapat dikategorikan sebagai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dia tidak memeras atau mengambil uang korban (pengusaha), tapi berbentuk barang atau bangunan. Ruko di Bogor itu sudah sempat disewakan kepada penyewa selama 2 bulan. Uang sewa ruko tentunya berlabel ‘uang halal’ bukan hasil kejahatan.

Demikian laporan ini disampaikan, Jika Pak Kapolri butuh tambahan informasi detail, seperti foto, video, screenshot percakapan, dan sejenisnya, silahkan hubungi lagi call center *001#. Terima kasih. (WL)

Catatan:

(1) Pak Kapolri, Ada Oknum Penyidik Nyambi Jadi Pemalak di Bareskrim Polri;

(2) Ancaman Kapolri Idham Azis Maut, Hukumannya Tegas Banget;

(3) Nama dan identitas ketiga narasumber di lokasi ada pada redaksi.

(4) Berdasarkan laporan masyarakat yang masuk ke Sekretariat Nasional PPWI.
Diberdayakan oleh Blogger.