NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - "Shalat subuh adalah faktor dilapangkan nya rezeki", demikian antara lain diucapkan Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT, dalam bimbingan dan arahannya di hadapan jamaah salat subuh di masjid Isti'mal Lingkungan Batu sangkar Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan dalam rangkaian kegiatan subuh keliling Minggu (20/12/2020).

Seorang hamba walau dalam keadaan sezuhud apapun dan sangat tidak peduli dengan urusan dunia, ia tetap senang kalau lapang rezekinya. Minimal mencukupi kebutuhan diri sendiri, untuk menyelamatkan muka dari hinanya meminta-minta. dan demi Allah, untuk mencapai ini jalannya adalah dengan mentaati Allah.

Diceritakan H.Andi, pernah suatu hari ketika nabi salat subuh begitu selesai beliau pun kembali ke rumah dan mendapati putrinya Fatimah sedang tertidur, maka beliau pun membalikkan tubuh Fatimah dengan kaki beliau, kemudian beliau berkata, " Hai Fatimah, bangun dan saksikanlah rezeki rabmu, karena Allah membagikan rezeki para hamba antara subuh dengan dzuhur. Ucap Bupati Labuhanbatu.

Dikesempatan itu bupati Labuhanbatu berpesan kiranya kita semua tetap bisa melaksanakan salat subuh agar kita bisa merasakan betapa nikmatnya salat subuh dan bertasbih di waktu subuh, semoga saja dengan amalan-amalan ini Allah akan membukakan penutup penutup hatimu memberikan rezeki kepadamu berupa rasa cinta kepada ibadah tersebut, dan menjadikannya sebagai penutup amal perbuatanmu, pesan Bupati.



[nextpage title="Next"]

Diakhir arahan dan bimbinganya H.Andi menyampaikan kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan pasca pilkada yang telah usai, "jangan ada lagi pengkotak-kotakan antara kita, kita semua saudara" mari kita bersatu untuk membangun Labuhanbatu yang kita cintai ini.

Pada kesempatan yang sama Ustadz Rendi Fitrayana Lc dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk selalu meningkatkan kualitas keimananya kepada Allah SWT.



Setelah melakukan shalat Subuh berjamaah, Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, didampingi camat Rantau Selatan Azhar Rambe, Ustadz Rendi fitrayana Lc dan rombongan ikut sarapan pagi bersama masyarakat sekitar di rumah salah satu tokoh masyarakat H.Ali Bosar Harahap. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, JAWA BARAT - Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat telah melaporkan PEMILIK account sebuah sosial media dengan nama "Alzena Kanzia Farzana", & beberapa account sosial media lain yang terafiliasi, kepada Polda Jawa Barat atas DUGAAN penggunaan identitas TNI AD & Persatuan Istri Prajurit TNI AD (oleh pihak YANG TIDAK MEMILIKI HAK menggunakan identitas TNI AD & Persatuan Istri Prajurit TNI AD) untuk melakukan unggahan yang melanggar hukum, antara lain :

- Menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.
- Memuat penghinaan.



Laporan kepada Polda Jawa Barat telah dilakukan siang hari ini (Sabtu 19 Desember 2020), jam 16.00, untuk dilakukan penyidikan & semua proses peradilan umum yang berlaku.

Pusat Polisi Militer TNI AD akan mengawal terus proses hukum terhadap terlapor.

Pusat Polisi Militer TNI AD

[Rls]

NUSANTARAEXPRESS, KUBU RAYA - Puncak peringatan Hari Infanteri TNI Angkatan Darat ke-72 Tahun 2020, Kodam XII/Tanjungpura menggelar acara syukuran bertempat di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr. Kegiatan ini sebagai wujud syukur para prajurit Korps Infanteri Kodam XII/Tpr, Kubu Raya, Sabtu (19/12/20).

Acara syukuran dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. Dihadiri oleh Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama serta para pejabat utama Kodam. Peringatan Hari Infanteri tahun ini mengambil tema,"Infanteri Profesional Kuat Bersama Rakyat".

Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang diserahkan kepada Prajurit Berprestasi, Prada Musa dari Yonif 643/Wns.



Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam acara mengucapkan selamat Hari Infanteri ke-72 Tahun 2020 kepada segenap prajurit Korps Infanteri beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian, keberhasilan serta prestasi yang telah dicapai prajurit dan satuan Korps Infanteri dalam mengharumkan nama baik Korps Infanteri dan mendukung tugas pokok TNI AD.

[nextpage title="Next"]

Pangdam menyampaikan, salah satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi agresi militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948, dimana pada saat itu, Panglima Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan Perintah Kilat No. 1/PB/D/1948 dan menjalankan Perintah Siasat No. 1/1948 tanggal 12 Juni 1948, dengan melaksanakan perang rakyat semesta. Pasukan yang hijrah melaksanakan aksi wingate (infiltrasi) dengan cara long march kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk wehrkreise (kantong-kantong kekuatan) sebagai titik-titik kuat pertempuran gerilya.

"Dari peristiwa tersebut kita mendapatkan nilai heroisme yang sarat dengan jiwa pengabdian militansi yang tinggi dan tangguh sebagai pertempuran terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI merupakan refleksi potret perjuangan tanpa akhir, tidak kenal menyerah dan kerelaan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara adalah perwujudan nilai-nilai perjuangan yang perlu dilestarikan kepada generasi penerus prajurit infanteri," ujar Pangdam membacakan sambutan Danpussenif, Letjen TNI Besar Harto Karyawan.

Lanjut Pangdam menyampaikan, tema peringatan tahun ini merupakan cerminan jati diri Prajurit Infanteri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Prajurit infanteri bersama rakyat serta bersama komponen bangsa lainnya siap mendukung tugas pokok TNI AD sebagai komitmen dan tekad yang kuat serta militan sebagai petarung yang handal dalam pertempuran menjaga kedaulatan NKRI.

"Saya berharap tema tersebut kita jadikan sebagai komitmen bersama untuk benar-benar dipahami dan dihayati serta diimplementasikan melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten, sesuai dengan peran, tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing," harap Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Pangdam XII/Tpr mengatakan, tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis. Respons dalam menyikapi hal tersebut telah direalisasi-kan secara bertahap, dengan melakukan transformasi dan modernisasi Alutsista guna memberikan semangat baru. Oleh karena itu, kepada prajurit agar memantapkan langkah guna mewujudkan infanteri yang maju, modern dan berkelas dunia, dengan berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah serta seluruh komponen bangsa yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, bantuan dan kerja samanya dengan seluruh satuan Infanteri jajaran TNI AD dimanapun berada dan bertugas. "Dirgahayu ke-72 Infanteri TNI AD," tutup Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. (Pendam XII/Tpr)
Diberdayakan oleh Blogger.