NUSANTARAEXPRESS, PESSEL - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Pancung Soal Kodim 0311/Pessel Koptu Faisal Hadi dan Kopda Jumadi hadiri kegiatan peresmian sumur bor bantuan dari Kementerian ESDM dinagari Teluk Kualo Kecamatan Air Pura Kabuoaten Pesisir Selatan,pada Rabu (20/01/2021).



Turut hadir pada kegiatan tersebut anggota DPR-RI Hj. Lisda Hendra Joni, Bupati Kabupaten Pessel H. Hendra Joni, S.H, M.H, Camat Air Pura, Camat Oancung Soal, Wakapolsek Air Pura, Wali nagari se-kecamatan air pura, ninik mamak, cadiak pandai serta tamu undangan lainya.

Pjs Danramil 01/Pancung Soal mengungkapkan bantuan sumur bor tersebut sangat besar mamfaatnya bagi masyarakat yang berada dinagari teluk kualo.

"Kebutuhan air bersih sangat diperlukan oleh masyarakat, dengan adanya sumur bor ini tentunya akan sangat memudahkan masyarakat dalam memperoleh air bersih," ungkapnya. [Pendim 0311/Pessel]

NUSANTARAEXPRESS, SILANGKITANG – Yayasan Pendidikan Al-Muttaqin salah satu Yayasan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang didirikan oleh Swadaya masyarakat Dusun Suhud  yang beralamat di Dusun Suhud Desa Rintis Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera terus berinovasi dalam bidang pendidikan.

Foto 1: Peserta Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Online dan Zoom Meetting

Perlu diketahui, keberadaan Yayasan Pendidikan Al-Muttaqin memang di Sudut kampung. Namun dari pantauan Media Express Group justru lebih maju dari keberadaan sekolah-sekolah yang ada di perkotaan. Terbukti dengan sistem pembelajarannya dan prestasinya dalam bidang teknologi sebagai tools guna menunjang sistem pembelajarannya.

Hari ini, Rabu (20/01/21) menggelar Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Online dan penggunaan aplikasi Zoom Meetting untuk Pembelajaran Jarak Jauh pada masa Pandemi Covid-19. jelas Sukatmin, S.Ag, M.Pd. selaku Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) melalui jejaring media Sosial kepada Media Express Group, Rabu (20/01/21) sekira pukul 14.00 Wib.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah tentang bagaimana cara pembuatan konten video pembelajaran dengan aplikasi populer dan penggunaan zoom meetting dalam proses pembelajaran secara online, sebagai nara sumbernya adalah Kepala Madrasah Sukatmin, S.Ag, M.Pd dan Leri Darianto, S.Pd I.

















[caption id="attachment_57574" align="aligncenter" width="487"] Foto 2: Peserta Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Online dan Zoom Meetting[/caption]

"Pelatihan ini untuk memberikan edukasi kepada para guru Pembuatan Video Pembelajaran. Saat ini bisa tidak bisa dan mau tidak mau konsep ini sangat dibutuhkan pada masa pandemi. Disamping untuk menempa par aguru, edukasi yang lain juga bisa diberikan. Intinya agar lebih familiar dalam bidang teknologi terapan, kususnya dalam proses mengajar".


[nextpage title="Next"]

[caption id="attachment_57576" align="aligncenter" width="537"] Sukatmin, S.Ag., M.Pd. Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Al-Muttaqin[/caption]







"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pelatihan dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan Medan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kab. Labuhanbatu Selatan yang diikuti oleh kepala Madrasah Tsanawiyah dan salah seorang guru Al Muttaqin".














Harapan Kepada Peserta Pelatihan

Harapan Kepada Peserta Pelatihan, Semua guru atau peserta yang dilatih pada pelatihan ini dapat memahami dengan maksimal dan dapat mengaplikasikan ilmunya nanti sesuai dengan kebutuhan dan harapan.














Terkait dengan pembiayaan pelatihan yang kami lakukan adalah murni dari Yayasan.

Setelah selesai mengikuti Pelatihan tersebut, Kepala madrasah langsung melakukan Desiminasi dan Pelatihan kepada seluruh guru guru di YP Al Muttaqin dari tingkat MIS, MTs dan MA agar semua guru dapat menerapkan dan menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran jarak jauh.

Terkhir, Sukatmin, S.Ag, M.Pd. berpesan kepada seluruh peserta. Semoga sukses dan terus berinovasi menuju madrasah hebat dan bermartabat. [MEG]






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan melakukan tindakan tegas terhadap anggota Polri yang kedapatan terlibat dalam narkoba. Tak tanggung-tanggung anggota itu akan dipecat hingga diproses pidana.

Hal itu diungkapkan Komjen Listyo Sigit dalam fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021). Dalam pemaparannya, Komjen Sigit menyatakan tidak akan memberikan ruang bagi bandar narkoba.

“Khusus terhadap kasus yang menjadi perhatian masyarakat seperti kejahatan jalanan, kejahatan ekonomi dan tindak pidana narkoba, Polri akan memberikan perhatian khusus dan bertindak tegas. Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini,” kata Komjen Listyo Sigit Prabowo.



Komjen Sigit juga berjanji akan menindak tegas anggota yang terlibat narkoba. Hal ini sebagai bukti keseriusan Polri dalam memberantas tindak pidana narkoba yang sudah merusak generasi bangsa.

“Termasuk anggota Polri yang terlibat di dalamnya, pilihannya hanya satu pecat dan pidanakan. Jadi kami tidak main-main dalam hal ini, kami akan buktikan,” tegas Komjen Sigit.



Lebih lanjut, Sigit mengatakan bahwa Polri tidak boleh menjadi alat kekuasaan. Penegakan hukum yang dilakukan Polri harus ditujukan untuk kemajuan Indonesia.

“Polri juga tidak boleh menjadi alat kekuasaan karena sejatinya Polri adalah alat negara. Oleh karena itu, setiap tindakan Polri harus ditujukan untuk mendukung kemajuan Indonesia dalam bingkai NKRI,” katanya.










NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo punya cara untuk mengurangi potensi penyimpangan anggota di jalan khususnya lalu lintas. Komjen Sigit akan lebih memaksimalkan tilang kamera elektronik atau kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE).

Hal itu disampaikan Komjen Sigit saat memberikan paparan dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di hadapan Komisi lll DPR RI, Rabu (20/1/2021).

“Khusus di bidang lalu lintas, penindakan pelanggaran lalu lintas secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau biasa disebut e-TLE,” kata Komjen Listyo Sigit Prabowo.



Listyo mengatakan dengan e-TLE maka akan menghindari praktik oknum Polantas yang menyimpang saat melakukan tilang. Polantas akan lebih fokus pada mengatur arus lalu lintas.

“Jadi ke depan saya harapkan anggota lalu lintas turun di lapangan kemudian mengatur lalin yang sedang macet tidak perlu melakukan tilang. Ini kita harapkan menjadi icon perubahan perilaku Polri khususnya di sektor pelayanan unit depan yaitu anggota-anggota kita di lalu lintas,” ujarnya.

 





NUSANTARAEXPRES, BREBES - Upaya preventif untuk mencegah penyebaran wabah covid-19 terus dilakukan satuan Kodim 0713 Brebes, yakni dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di home base. Rabu (20/1/2021).

Dijelaskan Dandim Brebes, Letkol Infanteri Mohamad Haikal Sofyan, melalui Pasilog, Letda Infanteri Sunardi, bahwa penyemprotan yang dilakukan merupakan penyemprotan berkala.

“Tidak hanya perkantoran dan rumah dinas saja, namun kendaraan-kendaraan baik pribadi maupun dinas juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan,” bebernya.



Masih kata Pasilog, upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran pandemi, tak hanya dilakukan keluar saja namun juga internal.

“Diluar kita membantu tugas tim gugus tugas penanggulangan covid-19 Kabupaten Brebes dalam melakukan penyemprotan dan menegakkan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat), di dalam pun kita juga melakukan preventif,” tandasnya. [Aan]

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Dewan Gereja mencoba menutup-nutupi fakta bahkan mendukung aksi pelanggaran Hak  Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan terhadap Misionaris di Distrik Biondoga, Intan Jaya, Papua.

Hal tersebut disampaikan Franz Korwa seorang Tokoh Papua saat menanggapi terkait penyerangan Pesawat Misionaris beberapa waktu lalu di Papua, Selasa (19/1/2021).

Franz Korwa juga mempertanyakan sikap Dewan Gereja Papua yang dinilai bukan sebagai kiblat yang bisa dijadikan contoh dan panutan.  “Saya perlu sampaikan ini karena ada upaya dari Dewan Gereja yang mencoba menutupi bahkan dugaan tersebut menguatkan mereka yang jelas mendukung pelanggaran HAM oleh OPM,” ungkapnya.

Franz menuturkan bahwa Dewan Gereja yang didalamnya berisi Socratez S. Yoman ataupun Benny Giay tersebut hanya berputar-putar dengan berbagai alasan untuk mengaburkan fakta bahwa KKB telah melakukan penyerangan keji bahkan terhadap elemen penyebar agama di Papua.

“Sebelum peristiwa ini, kita tahu kalau mereka (Dewan Gereja) selalu membuat kekhawatiran terhadap seluruh umat beragama di Papua dengan pernyataan-pernyataan yang cenderung memprovokasi, disana ada Socratez dan Benny Giay yang selalu bertingkah,” ujarnya.



Dikatakan oleh Franz bahwa Dewan Gereja tidak pernah bisa merealisasikan kedamaian di Papua lewat pendekatan agama, justru yang saat ini dikhawatirkan oleh Franz adalah indikasi bahwa Dewan Gereja mendukung kekerasan karena menjadi bagian dari separatisme di Papua.

[nextpage title="Next"]

“Apakah anggapan Dewan Gereja mengerucut pada dukungannya terhadap kelompok separatis ? Ini sama saja menjual agama demi kepentingan,” katanya.



Menurutnya, dalam menyikapi setiap aksi keji yang dilakukan oleh KKB, Dewan Gerja tidak pernah terdengar menyerukan pernyataan yang bertentangan. Bahkan dukungan buta pernah dilakukan oleh Socratez Yoman yang menepis pelaku penembakan terhadap WNA Selandia Baru Greame T. Wall pada Maret 2020. Padahal pasca kejadian, terbukti bahwa KKB merupakan pelaku penyerangan yang terjadi di Kuala Kencana, Timika.

“Lihat pernyataan Socratez waktu dia membela OPM atas penembakan karyawan Freeport. Namun berbeda dengan kasus-kasus lain yang menguntungkan pihaknya, pasti ramai suara dari kelompok penipu itu, sama sekali tidak pernah terdengar pernyataannya, padahal sudah jelas faktanya, videonya pun tersebar luas,” tegas Franz.



Frans pun menegaskan bahwa Dewan Gereja harus bisa menjadi penengah antar konflik yang terjadi di Papua. Ia meminta agar nilai agama tidak digunakan untuk membohongi rakyat atas kepentingan politik. Franz bahkan mendesak nama Benny Giay untuk mencoba bersuara memperlihatkan keangkuhannya seperti ketika dia diwawancarai oleh televisi swasta beberapa waktu lalu. (*)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam hal ini Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu hingga Jajaran ke bawahnya terus berupaya melakukan pengejaran terhadap bandar narkoba FP alias Man Batak yang berhasil melarikan diri setelah ditangkap polisi.

Keseriusan tersebut ditunjukan Polisi dengan mengajak seluruh masyarakat berperan aktif memberikan informasi tentang keberadaan bandar narkoba FP alias Man Batak dan akan memberikan imbalan atau hadiah serta melindungi warga yang melaporkannya.

Demikian disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H. kepada awak media ini, Selasa (19/01/2021) di Rantauprapat.

Menurut Kasat, Polri telah memasukan namanya ke daftar pencarian orang (DPO), dan pihaknya saat ini telah membentuk tim khusus yang fokus mencari keberadaan bandar narkoba FP alias Man Batak.

"Yakinlah, kita berniat sungguh-sungguh menuntaskan kasus ini dengan menangkap FP alias Man Batak," Tegas AKP Martualesi.


[nextpage title="Next"]

"Silahkan hubungi nomor kontak saya 0812 6345 618, jika ada informasi penting, mari bantu Polisi untuk menuntaskanya demi untuk menyelamatkan generasi muda anak-anak bangsa kedepannya," Ucap Kasat lagi.



Kasat kembali menegaskan "Polisi akan memberikan hadiah (reward) apabila masyarakat bisa memberikan informasi penting terkait keberadaan Man Batak, dan kerahasiaannya pun terjaga serta keselamatan pemberi informasinya pun terjamin," Tukasnya.

"Mari kita dukung dan bantu Polri agar dapat secepatnya menangkap bandar narkoba FP alias Man Batak dengan memberikan informasi keberadaannya," Timpal awak media ini. [Her]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di Kabupaten Labuhanbatu, serta menggugah hati setiap orang agar jangan buang sampah sembarangan baik dipinggir jalan,  kedalam parit/selokan, sungai, kepekarangan orang lain,  maka hari ini kembali kita pasang spanduk himbauan sekaligus ajakan dengan bahasa yang santun,  kiranya warga yang masih suka dan atau senang buang sampah sembarangan dapat tergugah hati dan raganya tidak lagi buang sampah sembarangan,  demikian jelas Supardi Sitohang, S.E. Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B-3, Selasa (19/1/2021) di pinggir jalan kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara.

Kita menjalankan amanah Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, S.T.,M.T., melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labuhanbatu Nasrullah, S.H.,M.A.P, untuk menuntaskan permasalahan pengelolaan sampah termasuk kebersihan lingkungan hidup dalam Kabupaten Labuhanbatu.



[nextpage title="Next"]

Berdasarkan Peraturan Bupati Labuhanbatu Nomor  21 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi OPD dan Pejabat Struktural, kemudian memperhatikan Undang-Undang,  Peraturan dan Ketentuan yang berlaku tentang Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah,  termasuk Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 8 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Labuhanbatu,  Peraturan Bupati Labuhanbatu Nomor 09 Tahun 2019 Tentang Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kabupaten Labuhanbatu dan Peraturan Bupati Labuhanbatu Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jum'at bersih, Sabtu Hijau dan Minggu Sehat di Labuhanbatu,  kita galakkan kembali secara bersama-sama kebersihan lingkungan hidup sebagaimana yang diharapkan itu,  melalui koordinasi dan komunikasi dengan perangkat daerah paling bawah dan sangat dekat dengan warga atau masyarakat yaitu Para Kepala Lingkungan (Kepling), Kepala Dusun (Kadus) melalui Para Kepala Kelurahan (Lurah) dan Kepala Desa (Kadus). "Kita komunikasi langsung dengan Lurah dan Kepling" karena 80% para lurah dan Kades yang ada di Labuhanbatu ini cukup dekat dengan kita dan sudah terbiasa bercengkarama dan seloro-seloro" sebut Supardi Sitohang, S.E.



Kali ini kita, ajak Lurah Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara,  Maimun Saleh Ritonga beserta Para Kepling dibawah kendali Pak Lurah,  antara lain Bapak Efendy Pakpahan Kepala Lingkungan Pardomuan Nauli,  Kepling SMA PLUS,   bapak Yunus, Kepling Padang Matinggi Hulu Bapak H. Tengku Zulkarnaen, secara bersama-sama turun kelapangan memasang spanduk larangan buang sampah sekaligus nanti para Kepling mengajak warganya supaya berlangganan pelayanan angkutan sampah saja dan menghimbau jangan lagi buang sampah sembarangan dilokasi manapun.

Turut kita ajak, Pihak Perkebunan PTPN-III Desa Janji Rantauprapat, Bapak Polopurnadi, APK Kebun PTP-III Desa janji, kami melihat timbulan sampah yang semakin menggunung di jalan Adam Malik (dekat tugu adipura Rantauprapat), melalui diskusi lapangan, akan segera kami tuntaskan timbulan sampah itu bersama-sama dengan perangkat Kecamatan Bilah Barat dan Kepala Desa Janji. Kita sudah komunikasikan dengan baik dan para pihak yang memiliki kewenangan dan memiliki rasa tanggungjawab, semuanya merespon dengan baik.

Kedepan,  para kepling dan kadus, sebagai pejabat yang paling dekat dengan Kepala Rumah Tangga atau Warga kita libatkan secara optimal mengatasi persoalan sampah di Labuhanbatu yang kita cintai ini. Jika kita semua sudah ikut merasa bertanggungjawab, maka Kesehatan Lingkungan Hidup di Labuhanbatu ini dapat kita raih.

Lokasi pemasangan spanduk dilakukan di jln. Pintasan (belakang Kompi) tepat dilokasi pembuangan sampah liar yang setiap hari menggunung, entah dari mana saja asal sampahnya.

Mudah-mudahan,  melalui himbauan dan pendekatan persuasif ini,  timbulan sampah liar tidak ada lagi di Labuhanbatu dan sampahnya dapat terangkut ke Lokasi Pembuangan Akhir Sampah.  Tutupnya. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIM - Pagi hari ini selasa sekira pukul 07.00 Wib satu unit mobil L300 yang hendak menjemput ibu-ibu kerja di salah satu Perusahaan tiba-tiba melangsar ke pinggir dan nyungsep tepat di depan salah satu proyek yang renacana nya akan dibangun tempat penimbangan / penampungan sawit berlokasi di Kelurahan Teluk Dawan Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.

Muhammad Yahya pemilik mobil L300 dengan Nopol BH 9029 WK sangat kaget karena jalanan yang licin penuh dengan tanah kuning bekas penimbunan pembangunan RAM, yahya ke hilangan kendali karena jalan licin dan mobil langsung menepi nyungsep ke parit, jelasnya.

“Saya mengendarai mobil kecepatan seperti biasa dan gak tahu kalau jalan tersebut dalam kondisi licin serta penuh tanah, mobil dak bisa lagi saya kendalikan dan langsung terjun keparit. Nasib baik saya tidak sedang membawa para pekerja baru mau jemput sehingga tidak ada korban pada kejadian ini”, ungkapnya.



Pada saat kejadian tersebut awak Media Express Group sedang melintas di lokasi kejadian dan mewawancarai pemilik kendaraan L300 dengan Nopol BH 9029 WK. Pada hasil komfirmasi, Yahya berencana akan menuntut ke pihak pemilik RAM karena dengan kejadian tersebut mengalami kerusakan bak mobil.

Untuk sementara yahya tetap mengantar para pekerja, setelah pulang kerja nanti berencana akan mendatangi pihak pemilik RAM untuk meminta pertanggungan jawaban. [Ayudi]

NUSANTARAEXPRESS, PESSEL - Sebagai implementasi perda No. 6 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dan operasi penegakan disiplin terus dilakukan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini dilakukan oleh Koramil 07/Tarusan Kodim 0311/Pessel melakukan patroli dengan sasaran pengawasan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan Covid-19 di pasar tradisional yang berada dikecamatan Koto XI Tarusan, pada Selasa (19/01/21).

Patroli tersebut melakukan fokus pengawasan di Pasar Tradisional, dengan sasaran pedagang maupun masyarakat yang berbelanja dalam hal mengenakan masker, termasuk penyediaan sarana cuci tangan yang disediakan oleh kepala pasar dan pengelola pasar.



Sertu Syamsu Anwar salah satu personil Koramil 07/Tarusan mengungkapkan dalam melaksanakan tugasnya para petugas melakukan himbauan kepada setiap orang yang akan memasuki pasar agar menerapkan 3M.

"Kita sifatnya hanya menghimbau dengan persuasif kepada masyarakat yang datang berbelanja maupun para pedagang agar selalu menerapkan 3M, yaitu memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,"terangnya.

Diharapkan, kepada masyarakat agar terus mendisiplinkan diri agar selalu terhindar dari penyebaran covid-19.

"Kedisiplinan diri menjdi kunci utama dalam pemutusan mata rantai covid-19 karena tidak terlihat oleh kasat mata namun nyata keberadaanya," tutupnya. [Pendim 0311/Pessel]

NUSANTARAEXPRESS, MAMUJU - Guna menangani para pasien korban gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang terjadi beberapa waktu lalu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan rumah sakit apung KRI dr. Soeharso 990.

Sebanyak 38 pasien korban bencana gempa bumi telah mendapat penanganan medis dengan baik oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 yang sandar di Dermaga Lanal Mamuju, Jalan Arteri No.1 Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021).



Kepala Rumah Sakit (Karumkit) KRI dr. Soeharso 990 Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., mengatakan bahwa pasien yang ditangani oleh tim kesehatan KRI dr. Soeharso 990 sudah melalui proses pemeriksaan awal di Lanal Mamuju. “KRI dr. Soeharso 990 ini bisa menampung pasien korban gempa sebanyak 40 tempat tidur (20 pasien laki-laki dan 20 pasien perempuan),” ungkapnya.

Pasien yang akan berobat sebelumnya sudah melalui proses screening dan observasi terlebih dahulu di Lanal Mamuju, apakah perlu penanganan operasi atau non operasi.

“Bagi pasien yang tidak memerlukan tindakan operasi akan diarahkan ke rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan kita, sedangkan pasien yang dirawat di kapal sebelumnya sudah dilaksanakan swab antigen Covid-19,” kata Karumkit.



[nextpage title="Next"]

 



Menurut Mayor Laut (K) dr. Agung Malinda, SPOT., ada tiga pasien yang saat ini sedang dirawat oleh Tim Kesehatan KRI dr. Soeharso 990 dan ketiganya adalah pasien yang mengalami patah tulang.

Bapak Munassar salah satu pasien yang mengalami patah tulang paha menyampaikan banyak terima kasih karena telah dibantu oleh tim kesehatan dari TNI. “Alhamdulillah dengan adanya Kapal Rumah Sakit ini saya bisa di operasi, karena saya rujukan dari Rumah Sakit Umum”, ucapnya.

 

Autentikasi :

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Edys Riyanto, M.Si.
Diberdayakan oleh Blogger.