NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Tidak bisa dicontoh, jadwal sidang paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu dibawah pimpinan Hj.Meika Riyanti Siregar selalu molor alias ngaret, ini menunjukan tidak dan kurang disiplinya para wakil rakyat yang diharapkan mampu mewakili aspirasi masyarakat.

Pantauan awak media Jum'at 22 Februari 2021, ini kali ketiga dalam kurun waktu satu Minggu dari setiap jadwal Paripurna yang diagendakan melenceng dari waktu yang ditentukan.

Dari pukul 9:00 wib yang di jadwalkan molor hingga pukul 11 hingga pukul 11:30 baru dimulai. Ngaretnya jadwal ini dikarenakan para pejabat yang duduk di kursi empuk ini tidak disiplin dalam bekerja.

Melihat ini para undangan peserta Paripurna agak kecewa dan jengkel" suka- suka mereka dalam bekerja ini, banyak waktu yang terbuang sia-sia, dan ini tidak layak dipercontohkan mereka para wakil rakyat.ucap seorang undangan yang enggan disebutkan namanya. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, LAUNBUSEL - Dua bocah balita Alan dan Maulana diduga ditelantarkan kedua orang tuanya dengan modus menitipkan terhadap seorang nenek bernama Rukiyah Br.Harahap (55) warga jalan kampung Tongu Tua kotapinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Peristiwa bermula pada hari Selasa 29 Desember 2020 lalu, ketika itu ucap Rukyah, seorang wanita muda berusia sekira 30 tahun datang kerumahnya menitipkan Alan dan Maulana dengan alasan akan mengambil uang ntah kemana.

"Saya titipkan anak saya dulu disini ya nek, saya mau ambil uang dulu, nanti kalau sudah, saya ambil anak saya" ucap Rukiyah menirukan ibu si bocah.

Menurut Rukiyah yang kala itu cuma bisa mengangguk dirinya mendengar pernah terucap dari ibu kedua bocah itu akan pulang ke A.Jamu Labuhanbatu, " kemungkinan orang sana" ucapnya.

Ditunggu tidak kunjung datang hingga terhitung waktu satu bulan, Rukiyah yang tinggal bersama seorang anaknya merasa tidak mampu membiayai hidup kedua boca malang tersebut. Akhirnya Kamis (21/1/2020), didampingi Kabid Linjamsos dinas Sosial Kabupaten Labuhanbatu Selatan Indra beserta stafnya Rukiyah melapor Ke SPK Polres Labuhanbatu Unit PPA Polres Labuhanbatu.

Disebutkan Indra ditemuai di ruang SPK bahwa kedua bocah tersebut untuk sementara waktu akan dititipkan di Rumah singgah LPAI, Jln dr Hamka Kotapinang.

"Untuk masa ini kita titipkan dulu bocah ini ke rumah aman LPAI, dan untuk kebutuhannya kita akan bantu, baik susu dan kebutuhan lainya hingga ada orang tua asuh ataupun orang tuanya datang mengambilnya".



Disisi lain, Friska Ayu Naela Sari unit KPAI yang turut mendampingi kala itu berharap kiranya kedua orang tua Alan dan Maulana segera datang menjemput anak ini," Kasihanilah buah hati kita, Karena mereka darah daging kita yang membutuhkan kasih sayang kita, ucap ya. (Rahmad)
Diberdayakan oleh Blogger.