NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - 3 pria warga Labura berhasil diamankan Tekab Reskrim Polsek Marbau dalam rangka Ops Antik Toba 2021 pada Jum'at (29/1/2021) sekira pukul 01.00 Wib di kamar Perumahan Talita Asri Dusun II Desa Sumber Mulyo Kecamatan Merbau Kabupaten Labura yang diduga hendak melakukan penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK MH melalui Kapolsek Marbau AKP JH Pasaribu SH, Sabtu (30/1/2021) menjelaskan, ketiga pria tersebut adalah S alias Lobe (43) warga Dusun III Desa Belungkut Kecamatan Merbau, EP alias Endik (35) warga Perum Talita Asri Dusun II Bandar Rukun Desa Sumber Mulyo, serta WS alias Dodo (19) warga Dusun V Desa Tubiran Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kapolsek mengatakan, penangkapan ini setelah mendapat informasi tentang disebuah rumah yang terletak di Perum Talita Asri Dusun II Desa Sumber Mulyo tersebut sering dijadikan tempat penyalahgunaan Narkotika. Selanjut Tim Tekap Unit Reskrim Polsek Merbau yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU O.R. Tambunan, SH bergerak ke lokasi yang dimaksud.

Setelah dilakukan pengamatan, selanjutnya Tim langsung melakukan penggerebekan kerumah yang dimaksud.

"Dari penggerebekan ini, Tim mendapatkan ada 3 laki-laki yang sedang duduk-duduk di dalam salah satu kamar rumah dan dihadapan mereka bertiga ada terdapat 1 buah Bong yang terbuat dari botol kaca M 150 dan 1 buah dompet kecil yang didalamnya ada terdapat 5 bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi Narkotika jenis Sabu dan 3 buah plastik klip besar kosong," sebutnya.

Ketiganya juga mengakui atas kepemilikan barang bukti yang ditemukan.

"Selanjutnya ketiga orang ini beserta barang bukti yang ditemukan tersebut diamankan dan dibawa ke Polsek Merbau guna pengusutan lebih lanjut," jelasnya. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, MARBAU - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilkumnya, Kapolsek Marbau AKP JH Pasaribu, SH bersama Kanit Binmas AIPTU BF Lengkey beserta personel Bhabinkamtibmas melakukan Bhakti Sosial, Jum'at (29/1/2021).

Kegiatan ini berlangsung di sebuah rumah masyarakat Dusun 6 Kampung Jawa Desa Marbau Selatan Kecamatan Marbau.

Kapolsek Marbau, AKP JH Pasaribu, SH, Sabtu (30/1/2021) menyebutkan, kegiatan itu dimulai sejak pagi sekira pukul 09.00 Wib. Bantuan yang diberikan berjumlah 10 zak beras 5 kg, serta 5 kotak mie instan.

"Kita bagikan kepada 10 orang kaum dhuafa (keluarga yang kurang mampu) di Dusun 6 Kampung Jawa Desa Marbau Selatan Kecamatan Marbau. Semoga yang kita berikan ini berkah dan bermanfaat," harapnya.

Selain itu, Kapolsek juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, BUAHDUA SUMEDANG - Danrem 062/Tn Kolonel Inf Muhamad Muchidin S.Sos., mendampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A, hari ini meresmikan jembatan gantung Siliwangi 1 di Desa Karangbungur Kec. Buahdua Sabtu (30/01/2021).

Kegiatan diawali sambutan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM menyampaikan Alhamdulillah pada siang hari ini kita bisa bersilaturahim, berkumpul dalam rangka peresmian jembatan gantung Siliwangi 1 yang menghubungkan Dsn Pasir Ipis Desa Karangbungur Kec. Buahdua dengan Dsn Pasir Wareng Desa Ranggasari Kec. Surian Kab. Sumedang dapat terlaksana.

Atas nama Pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Bapak Pangdam III/Siliwangi, Danrem 062/Tn beserta Dandim 0610/Sumedang yang telah bersama-sama membangun jembatan gantung ini.

Mudah-mudahan apa yang telah kita kerjakan khususnya untuk warga Masyarakat Sumedang di balas oleh Alloh SWT dengan pahala yang berlipat ganda, kita meyakini apabila kita memberikan sebuah Jalan kebaikan jembatan gantung seperti ini akan mempermudah akses masyarakat, mempermudah akses orang dan barang, mempermudah akses keagamaan, akses pendidikan atau kesehatan Insyaallah yang berkontribusi akan diberikan jembatan sirotol mustaqim di akhirat kelak nanti. Itulah inti dari kegiatan seperti ini tidak lain niatnya ibadah, untuk kebaikan masyarakat guna mempermudah urusan masyarakat.



Saya ucapkan terima kasih mudah-mudahan menginspirasi kita semuanya, untuk mengambil bagian dan solusi bagi masyarakat yang akan menggunakan jembatan ini, agar dirawat dan dipelihara dengan sebaik-baiknya sehingga jembatan ini akan tahan lama guna pakainya.

Dilanjutkan Sambutan Pangdam III/SLW menyampaikan beberapa waktu yang lalu saya ketemu dengan Kang Tedi (Katim Vertical Rescue Indonesia) Kebetulan dulu satu tim dengan saya di federasi panjat tebing Indonesia.

Kebetulan saya sebagai ketua panjat tebing salah satu diantaranya anggotanya adalah Kang Tedi, dengan bergulirnya waktu saya membuat inisiatif dengan beliau ada niat baik untuk membangun jembatan gantung, tentunya dengan harapan bisa membantu masyarakat yang menghubungkan antar desa terputus ini perbuatan yang sangat mulia sekali.

Oleh sebab itu, saya selaku Pangdam III/Siliwangi mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh TNI kebetulan saat ini yang kita buat adalah jembatan gantung Siliwang 1 yang ke 113, nanti yg di Pameungpeuk jembatan gantung Siliwangi 2 yang ke 114. Harapan dan keinginan masyarakat tersebut hari ini telah dapat direalisasikan dengan telah diresmikannya Jembatan Gantung Siliwangi 1”. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih Kang Tedi atas kerjasamanya yang luar biasa dan jembatan ini dibangun dengan biaya Swadaya Swakelola.

Mudah-mudahan jembatan ini bermanfaat bagi warga kita khususnya warga Desa Karangbungur, Kec. Buahdua dan Desa Ranggasari Kec. Surian Kabupaten Sumedang kita berharap bisa meningkatkan kesejahteraan dengan hasil pertanian apa yang kita tanaman bisa dijual, semuanya bisa bermanfaat bagi kita. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kang Tedi, mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan bersama timnya. Saya bangga kepada kalian semuanya memberikan yang terbaik untuk rakyat kita.

Dilanjutkan acara penandatanganan prasasti oleh Pangdam III/Siliwangi, penyerahan sembako oleh Pangdam III/Siliwangi dan Bupati Sumedang kepada masyarakat tidak mampu, serta penyerahan cinderamata oleh Pangdam III/Siliwangi berupa plakat Siliwangi kepada Kades Karangbungur, penyerahan cinderamata dari Kades Karangbungur kepada Bpk pangdam III/Siliwangi, ukiran kayu dari akar berupa burung Garuda.

Diakhir acara pengguntingan pita oleh Pangdam III/SLW.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asintel Kasdam III/SLW, Aspers Kasdam III/SLW, Asops Kasdam III/SLW, Aster Kasdam III/SLW, Kapendam III/SLW, Danpomdam III/SLW, Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi, Dandim 0610/Sumedang, Dandenpom 3/2 Garut, Danyonif R 301/PKS, Kapolres Sumedang, Bupati Sumedang, SKPD terkait dan tokoh masyarakat. (Penrem 062/Tn).






















NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan memanggil Permadi Arya alias Abu Janda terkait dugaan kasus rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Abu Janda akan diperiksa pada Senin (1/2/2021).

“Untuk pelaporan terhadap terlapor yang sama, dalam hal ini mengenai cuitan dugaan rasisme kepada Saudara NP (Natalius Pigai), yang bersangkutan juga akan kami panggil dalam panggilan yang berbeda,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi, Sabtu (30/1/2021).

Seperti diketahui, ada dua laporan atas Abu Janda di Bareskrim Polri kemarin dan beberapa hari lalu. Laporan pertama soal cuitan Abu Janda di akun Twitternya @permadiaktivis1 yang dinilai rasisme terhadap Natalius Pigai, dan kedua cuitan soal ‘Islam agama arogan’ saat terlibat twit war dengan Tengku Zulkarnain.

Brigjen Slamet mengatakann Abu Janda juga akan diperiksa di waktu yang berbeda terkait kasus cuitan ‘Islam Agama Arogan’ di media sosial. Kasus dugaan pemusatan agama ini juga telah diterima oleh polisi dari laporan masyarakat.

Soal penegakan hukum di kasus ujaran kebencian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat menerangkan pihaknya akan menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan. Dia ingin menghapus anggapan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jenderal Sigit juga menuturkan penegakan hukum harus dilakukan secara humanis.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit saat menjalani fit and proper test di DPR RI. Awalnya Jenderal Sigit (saat itu masih berpangkat komjen) mengatakan selama ini Polri menerima sejumlah masukan, kritik, dan harapan tentang mewujudkan rasa keadilan. Dia menegaskan akan melakukan perbaikan, salah satunya terkait penegakan hukum yang tidak tebang pilih.

“Sebagai contoh ke depan tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak boleh lagi ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum,” kata Jenderal Sigit di DPR yang disiarkan langsung, Rabu (20/1).


(Humas Polri)






NUSANTARAEXPRESS, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah untuk menyambungkan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, khususnya ruas tol Kayu Agung-Palembang yang baru saja diresmikan, dengan sentra perekonomian di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Ruas Kayu Agung-Palembang, di Gerbang Tol Kramasan, Ogan ilir, Sumatra Selatan (Sumsel), Selasa (26/01/2021).

“Saya titip kepada gubernur, kepada bupati/wali kota, agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra-sentra perkebunan. Berikan akses penghubung ke sana, manfaat ekonominya akan bisa maksimal,” ujarnya.

Jokowi melihat, di sepanjang koridor jalan tol terdapat potensi pengembangan wilayah menjadi kawasan yang produktif di berbagai sektor.

“Jalan tol ini tidak hanya menghubungkan antarwilayah antardaerah, tapi juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Selatan, juga menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif,” ujarnya.

Keberadaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi tersebut, dapat mendorong terciptanya kesejahteraan rakyat, imbuh Jokowi.

“Ini adalah untuk pemerataan pembangunan dan membuka lapangan pekerjaan, lapangan kerja di daerah yang sebanyak-banyaknya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta pemerintah daerah untuk terus gencar mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing. Juga menjadikan keberadaan infrastruktur yang telah dibangun sebagai sebuah keunggulan serta meningkatkan daya saing.

Ruas tol Kayu Agung-Palembang yang diresmikan Presiden memiliki panjang 42,5 kilometer dari 111,69 kilometer panjang keseluruhan Jalan Tol Kapalbetung (Kayu Agung-Palembang-Betung).

Keberadaan jalan tol yang terhubung dengan dengan jalan tol Trans Sumatrra lainnya, yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung mampu memangkas waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Palembang, Sumsel dengan jarak 373 kilometer secara signifikan, dari 12 jam menjadi hanya sekitar 3-3,5 jam.

“Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen. Efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan daya saing yang besar bagi Palembang dan Lampung,” kata Presiden.



Selain itu, peresmian ruas tol ini juga semakin menambah daftar panjang ruas tol bagian dari trans-Sumatra yang telah beroperasi. Adapun keseluruhan panjang Jalan Tol Trans Sumatra mencapai 2.992 kilometer, dengan 657 kilometer ruas jalan tol telah dapat digunakan.

Sementara, 608 kilometer dalam tahap konstruksi, 430 kilometer memasuki persiapan konstruksi, dan direncanakan pembangunan untuk 1.297 kilometer lainnya akan segera menyusul.

Jokowi berkesempatan untuk meninjau ruas tol tersebut yang dimulai dari gerbang tol Kramasan hingga Jakabaring sepanjang sembilan kilometer dan Jembatan Ogan yang menjadi ciri khas dari ruas tol tersebut.

Hadir dalam acara peresmian di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. (JNI)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - "Begitu banyaknya manfaat bagi kita ketika melaksanakan ibadah di mesjid", disini kita bisa berkumpul dan menjalin silaturahmi dengan tetangga dan jama'ah,disini pula kita bisa lebih khusuk dan istiqomah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ucap Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, seusai melakukan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Bina Ilmu Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara. Sabtu 30/1/2021.

Didampingi para asatidz dan ulama, Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT kembali mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid dalam Program Keummatannya yaitu Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) atau Subuh Keliling.



"Hingga hari ini kita akan selalu gerakan aktivitas di mesjid dengan berbagai kegiatan, seperti halnya dengan gerakan subuh keliling, saya ingin setiap mesjid dan mushalah disaat subuh dipenuhi dengan jama'ah, saya Sakin para ustadz dan BKM memiliki inovasi yang bisa mendongkrak ini semua".

Bupati Andi juga berpesan, keberadaan anak-anak yang membuat ramai atau berisik dimesjid janganlah dimarahi," berikan mereka nasihat yang baik, karena mesjid ini memerlukan generasi seperti mereka, jika mesjid diisi dengan orang tua yang berusia 50 tahunan keatas itu sudah biasa, namun jika mesjid diisi dan diramaikan denga anak usia belasan tahun itu baru luar biasa, disinilah letak keberhasilan para pengurus BKM".ujar Bupati.



Ketua BKM Bina Ilmu, Ustadz H.Tukino S.Pd.i mewakili para jama'ah shalat subuh mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Labuhanbatu beserta rombongan yang telah hadir mengunjungi mesjid mereka.menurut Tukino, para jama'ah mesjid Bina Ilmu siap bersinergi dengan program keumatan yang digagas Bupati, " kami akan selalu mendukung dan siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten labuhanbatu melalui program keumatan yang selalu dilakukan oleh Bupati, sehingga program ini bisa dirasakan keberadaannya dan manfaatnya oleh masyarakat" ujar Tukino.



Rangkaian acara tersebut dihadiri Para asatidz, Para Ulama, BKM Masjid Bina Ilmu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para jamaah shalat subuh.yang sebelumnya mendapatkan siraman rohani dari Ustadz H. Rendi Fitra Yana, Lc.,M.H.I, terkait faedah dan manfaat beridah di mesjid.

Usai melakukan ibadah dimaksud, Bupati Labuhanbatu beserta rombongan jamaah melanjutkan kegiatan makan pagi bersama dirumah salah satu warga sekitar. (Rahmad)
Diberdayakan oleh Blogger.