NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional menerima penghargaan sertifikat dari Kedutaan Besar (Kedubes) Maroko-Indonesia, bertempatan di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Kamis, 4 Februari 2020.

Penyerahan sertifikat tersebut diberikan lantaran media yang tergabung diwadah organisasi PPWI secara aktif berpartisipasi dalam mempublikasikan setiap informasi yang terdapat di Kedubes Maroko yang kemudian disebarkan oleh masing-masing media tanah air secara nasional.



Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, melalui pesan relisnya sehari sebelum dimulai acara menginformasikan bahwa penyerahan sertifikat penghargaan dari Kedubes Maroko hanya diwakilkan 5 perwakilan media saja, sementara yang lain dapat menyimak secara online.

Hal tersebut (Redaksi) tentu dapat dimaklumi mengingat situasi pandemi Covid-19 belum stabil dan sebagai upaya, Ketum PPWI untuk menghindari kerumunan masa.

Hingga usai penyerahan sertifikat penghargaan Kedubes Maroko berlangsung sukses ditandai dengan diterimanya secara simbolis penghargaan kepada 5 perwakilan media di organisasi PPWI Nasional yang disaksikan langsung oleh Ketum PPWI, Wilson Lalengke, dan ditutup dengan foto bersama. (Red)

NUSANTARAEXPRESS, KEEROM - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 bersama Instansi pemerintah Kabupaten Keerom menggelar dapur lapangan dalam membantu korban bencana banjir di Posko Pengungsian Kampung Swakarsa Distrik Arso Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Kamis (04/02).

Disebutkan Dansatgas bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Pos Kout KM 31 tersebut merupakan dampak dari curah hujan selama sepekan lalu yang menerpa Kabupaten Keerom sehingga menyebabkan bencana banjir di hampir seluruh wilayah Arso.

"Curah hujan yang tinggi selama sepekan berturut-turut menyebabkan air disejumlah sungai meluap sehingga menyebabkan terjadinya genangan air setinggi pinggang orang dewasa. Hal tersebut menggugah pemerintah Kabupaten Keerom menggelar Posko Pengungsian di wilayah Swakarsa. Pos Kout KM 31 yang merupakan Pos jajaran kami juga terlibat dalam pendirian dapur lapangan di Posko tersebut." Pungkas Dansatgas.





Pendirian dapur lapangan yang melibatkan Satgas Yonif MR 413 Kostrad dipimpin langsung oleh Komandan Pos Kout KM 31 Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat. "Hari ini kami beserta beberapa instansi seperti Polri, Satpol PP, dan LSM mendirikan dapur lapangan, sehingga warga yang saat ini berada di Posko akan segera mungkin mendapatkan makan. Setidaknya ada sekitar 46 Kepala keluarga dengan jumlah total 200 warga yang berada di Pengungsian tersebut berasal dari Wilayah Swakarsa dan Arso Kota. Rencana Posko ini akan kita gelar selama sepekan kedepan sambil menunggu situasi lebih lanjut." Jelas Hervin.

"Kita berharap semoga cuaca kembali normal dan adanya pembenahan pembuangan air di sungai sehingga tidak terjadi lagi bencana yang mengakibatkan warga mengungsi meninggalkan rumah mereka. Kita juga akan selalu memberikan yang terbaik yang kita miliki untuk Warga Papua khususnya Keerom." Tambah Pria yang juga menjabat sebagai Wadansatgas. [Pensatgas 413]

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Satuan Brimob Polda Metro Jaya Batalyon A Pelopor membagikan 1000 masker lebih kepada pedagang di Pasar Senen dan Terminal Senen dan Stasiun Senen Kamis (4/2/2021).

Kegiatan ini dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 khususnya di tempat-tempat keramaian.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Mangkurat Putra P.J S.I.K didampingi Danyon A Pelopor Kompol Budi Hidayat S.I.K mengatakan, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo program Jakarta Bermasker harus digaungkan untuk menekan kasus Covid-19.

Kegiatan yang di awali Coffe Morning di Mako Sat Brimob . Kemudian pembagian masker yang mencapai 1000 buah di dahului himbauan oleh Akp Koco SH , pelaksanaan kegiatan ini turut serta 15 personel Brimob , 1 personel Koramil Senen, 2 anggota PP Serda Sulisno Babinsa kel Senen, 4 personel Sat pol PP kel Senen , 4 anggota PP M Akbar selaku Kasat Pol PP Kel Senen , 3 Polsek Senen 3 anggota PP Ipda Sokip Kapolsubsektor Pasar Senen dan 5 personel TNI AL - Marinir . selesai kegiatan jam 10 30 wib dan kembali

Kombes Pol Gatot Mangkurat Putra PJ S.I.K mengingatkan warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat melakukan kegiatan perekonomian. "Kita selalu meminta masyarakat benar-benar menjalankan protokol kesehatan agar tidak timbul banyak lagi korban," ucapnya.

Melalui program Jakarta Bermasker, maka tidak ada lagi alasan warga untuk tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Sebab, memakai masker merupakan salah satu kunci agar terhindar dari Covid 19. (AGS)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Berbagai upaya terus dilakukan polres Labuhanbatu dalam mencegah penyebaran covid-19, tidak hanya melakukan sidak protokol kesehatan (prokes), Polres Labuhanbatu juga bekerja sama dengan TNI dan instansi terkait untuk melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian Masker untuk yang kesekian kalinya disekitaran kota Rantauprapat, Rabu (3/2/2021).

Dalam Gerakan penyemprotan disinfektan dan pembagian masker ini, melibatkan personil gabungan sebanyak 125 personel, yang terdiri dari Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/LB, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Dinkes.

Kegiatan dimulai dengan pembagian tugas untuk penyemprotan disinfektan dan pembagian masker sebanyak 3720, di seputaran Lapangan Ika Bina, tepat di depan Mapolres Labuhanbatu.



Sasaran penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan ditempat-tempat umum dan dibagi menjadi 2 tim, Tim 1 (satu) dengan route seputaran lapangan Ika Bina, Jalan Gatot Subroto, dan tugu Simpang 6 Kota.

Sedangkan tim 2 meliputi route taman depan Kantor Bupati Labuhanbatu, Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar, Suzuya Plaza Rantau Prapat, Pasar Gelurug Rantau Prapat, dan taman Bina Raga.



Kenderaan yang dilibatkan dalam penyemrotan adalah, satu mobil Water Cannon Polres Labuhanbatu, Satu Mobil BPBD Labuhanbatu, 2 mobil Damkar, Satu Mobil Satpol PP Labuhanbatu Dan Pompa penyemprotan dari masing – masing instansi terkait. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, BEKASI- Kegiatan berlansung di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, lantai 9 Gedung Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No 1, kota Bekasi, Rabu (3/2/21) yang disambut oleh Kasi Pengawasan, Penilaian dan Penindakan Dinas Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Sukarman bersama Samad Saefullah Kabag Kelembagaan Koperasi.

Sementara perwakilan FWJ Korwil Kota Bekasi di antaranya hadir Drs Rommo Kos selaku ketua, Zarkasih selaku Sekretaris, Kadiv Humas Wisnu Wicaksana, Kadiv Koperasi dan UKM Darsono dan sejumlah pengurus dan anggota FWJ lainnya.

Kasi Pengawasan, Penilaian dan Penindakan Dinas Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Sukarman (tengah) bersama Samad Saefullah Kabag Kelembagaan Koperasi (kiri) dan Kadiv Koperasi dan UMKM FWJ Kota Bekasi Darsono (kanan) saat audiensi di Bekasi, Rabu (3/2/21).

Pada kesempatan tatap muka tersebut, Kasi Pengawasan, Penilaian dan Penindakan Dinas Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Sukarman menjelaskan secara gamblang terkait seluk beluk perkoperasian di Indonesia, jenis koperasi, cara dan syarat mendirikan koperasi, keunggualan badan usaha dari rakyat untuk rakyat ini dibanding badan usaha lainnya.

“Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang bertujuan mewujudkan kesejahterakan anggotanya, dari kita untuk kita,” ucap Sukarman.

Mengenai pendirian koperasi wartawan, Sukarman menyatakan dukungannya. Dulu, kata dia sekira tahun 80-an pernah berdiri sebuah koperasi wartawan di Kota Bekasi namun sudah bubar saat ini. “saya dukung, silahkan kalau mau dibentuk (Koperasi Wartawan) mau tingkat Kota Bekasi,atau tingkat provinsi atau tingkat nasional,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sukarman memaparkan lima jenis koperasi meliputi koperasi simpan pinjam (Syariah dan konvensional), koperasi konsumen ( Koperasi serba usaha), koperasi jasa, koperasi produksi/produsen, dan koperasi pemasaran.

Tahap awal pendirian koperasi, tambah sukarman adalah menentukan nama dengan minimal tiga kata, beranggotakan minimal 20 orang dan harus memiliki sekretariat serta struktur organisasi. Keputusan tertinggi dari koperasi adalah rapat anggota.

Peluang bisnis koperasi menurut Sukarman, masih sangat terbuka apalagi bagi para wartawan yang memiliki kesempatan dan relasi luas sehingga bisa bekerjasama dengan banyak pihak. di Kota Bekasi sendiri, ada satu koperasi yang mencapai aset 150 milyar. “Makanya Saya ingin teman-teman semangat di situ (koperasi,red) supaya sisi kesejahteraan di luar pekerjaannya selaku media (wartawan,red),” tambah Sukarman.

Soal modal, Sukarman memberi penjelasan bahwa simpanan pokok anggota menjadi modal awal berdirinya sebuah koperasi yang ditentukan berdasar kesepakatan anggota dan cukup dibayar sekali. Modal lainnya bisa diambil dari simpanan wajib yang besarannya bisa sama atau berbeda pada masing-masing anggota tergantung kemampuan mereka. Ada lagi modal tambahan berikutnya yaitu simpanan sukarela.

“Simpanan sukarela kapan saja bisa diambil tapi simpanan wajib dan pokok selama yang bersangkutan itu masih menjadi anggota koperasi itu tidak bisa diambil kecuali yang bersangkutan keluar secara resmi dari anggotan koperasi,” beber Sukarman.

Penghasilan koperasi disebut Sisa Hasil Usaha (SHU) yang kelak bisa dibagikan kepada para anggota. SHU dibagi menjadi tiga yakni cadangan sekira minimal 20 persen dari SHU, SHU untuk anggota sekira 50-60 persen dari penghasilan koperasi.

Pada sesi tanggapan dan tanya jawab, salah satu wartawan menanyakan peran nyata Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi bagi terbentuknya koperasi wartawan. Ia juga meminta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi membina dan menfasilitasi terwujudnya koperasi wartawan sehingga bisa bergabung bersama koperasi binaan yang ada di Kota Bekasi. Menanggapi hal itu, Sukarman menyatakan bersedia membimbing dan memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan untuk berdirinya koperasi wartawan. [JNI-RED]

NUSANTARAEXPRESS, DEPOK - Dalam rangka memperkuat sinergi di tengah Pandemi, Wakil Walikota Depok Terpilih Imam Budi Hartono dan Ketua DPRD Kota Depok TM Yusufsyah Putra melakukan kunjungan ke Rutan Kelas I Depok, Selasa (2/2/2021). Disambut baik oleh Kepala Rutan Kelas I Depok Anton, tim kunjungan melihat langsung keadaan dan Situasi Rutan di tengah wabah pandemi saat ini.

Kemudian tim kunjungan berkesempatan langsung melihat fasilitas Rutan Kelas I Depok seperti Dapur, Bengkel Kegiatan Kerja, Blok Hunian dan Tempat Ibadah Warga Binaan, tim kunjungan melihat dan memantau langsung aktifitas Warga Binaan mulai dari pembinaan keterampilan dan pembinaan kerohanian, tim kunjungan juga menanyakan prosedur tentang protokol kesehatan pencegahan COVID-19 ada di dalam Rutan,

Karutan Anton memastikan semua pelayanan yang diberikan kepada Warga Binaan telah maksimal, dan seluruh kegiatan di Rutan mulai dari Gerbang Wasrik sampai ke dalam Blok Rutan semua sudah sesuai dengan standar prosedur protokol kesehatan.
Sementara itu Anton, mengapresiasi kegiatan kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan.

Ia berharap dapat terus berkesinambungan dan dapat terjalin hubungan yang baik antara Rutan Kelas I Depok dengan Pemerintah Kota Depok dan DPRD Depok. (JSH)

NUSANTARAEXPRESS, KAPUAS - Satgas Yonif 642/Kapuas Pos Pamtas Siding, menerima 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis Lantak dari bapak Toton (38 th), warga Dusun Padang, Desa Siding, Kec. Siding, Kab. Bengkayang, Kalbar, Selasa (2/2/2021).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari Danpos Siding, Letda Kav Rhamziyafi, senjata rakitan tersebut diserahkan secara sukarela dari bapak Toton yang merupakan warga asli Desa Siding, yang berada di Perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Senjata yang biasa digunakan oleh bapak Toton untuk berburu tersebut diserahkan atas keinginannya sendiri dan tanpa paksaan kepada anggota Pos Siding,” kata Dansatgas.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, penyerahan senjata api jenis Lantak tersebut bermula ketika anggota Pos Siding melaksanakan kegiatan anjangsana, lalu memberikan penyuluhan mengenai ternak ayam potong kepada warga Siding.

Selanjutnya, saat berkunjung dan memberikan penyuluhan di salah satu warga bernama Toton, ia mengungkapkan bahwa dirinya akan menyerahkan senjata api rakitan miliknya kepada anggota Satgas Pos Siding.

“Saya biasa menggunakan senjata ini untuk berburu, namun sekarang saya sadar akan bahaya kepemilikan senjata tanpa izin, bapak TNI disini juga sering memberikan sosialisasi kepada warga tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin, selain itu bapak TNI juga telah banyak membantu warga disini,” ungkap bapak Toton.

Bapak Toton juga mengungkapkan bahwa dirinya akan fokus untuk berternak ayam dan tidak akan lagi berburu di hutan.

Dansatgas Yonif 642/Kapuas menghimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan atau memiliki senjata api untuk menyerahkannya kepada aparat yang berwajib. “Itu semua juga demi keamanan dan kenyamanan masyarakat sendiri,” katanya. (Pen Satgas Yonif 642).

NUSANTARAEXPRESS, RANTAUPRAPAT - Sat Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu, Kanit Idik 2 IPDA Tito Alhafezt dan Team 2 Unit 2 berhasil mengungkap pengedar narkotika di kota Rantauprapat bernama HS alias Kembus (37), warga Jalan Kenanga No. 25 Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu pada Rabu (3/2/2021).

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu menyebutkan, tersangka ini ditangkap bersama temannya HR (31) warga Padang Matinggi Kampung Jawa.

Dari kedua tersangka ini disita barang bukti berupa satu plastik klip berisi kristal diduga narkotika sabu berat 0,16 Gram, satu buah bong, satu buah kaca pirex, satu unit timbangan elektrik dan satu unit HP Samsung.

Penangkapan kedua tersangka ini merupakan pengembangan dari tersangka yang tertangkap sebelumnya di hari Rabu 03 Februari 2021 Pukul 02.00 Wib bernama FH (36) yang bekerja jaga malam di Perumahan Ganda Asri II Jl Ahmad Yani yang diajak personil yang menyaru bertransaksi dengan barang bukti satu bungkus plastik klip berisi kristal diduga sabu berat 0,06 Gram.

Dari penangkapan FH, berkembang kepada tersangka MA alias Alim (22) yang beralamat di Perumahan Ganda Asri dengan barang bukti yang disita berupa 8 bungkus plastik klip berisi sabu berat 0,48 Gr lalu dilakukan pengembangan kerumahnya di perumahan ganda asri disita 50 Bungkus plastik klip berisi sabu berat 3,8 Gram Netto.

"Adapun dari pengembangan kasus tersangka Kembus adalah seorang residivis dalam perkara yang sama yang sudah pernah menjalani hukuman selama dua kali di tahun 2015 dan 2018," sebutnya.

Oleh tersaka MA alias alim menjelaskan setiap harinya menjual narkotika sabu sebanyak 5 Gram dengan keuntungan Rp.1.000.000, sedangkan tsk FH als Fandi mengakui hanya sebagai kurir suruhan dari MA.

"Terhadap ke 4 tsk ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui siapa pemasok sabu yang mereka jual dan terhadap ke 4 nya dijerat dengan pasal 114 Sub 112 YO 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," jelasnya.

Kasat juga menjelaskan, penangkapan para tersangka ini merupakan target operasi dalam rangka operasi antik toba 2021 Polres Labuhanbatu yang merupakan prioritas. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, TERNATE - Universitas Khairun Ternate (Unkhair) men-drop Out (DO) empat mahasiswanya karena terpapar paham radikalisme dengan mendukung Organisa Papua Merdeka (OPM), Ternate (03/02).

(seperti dirilis dari Inewsmaluku.id) Kempat mahasiswa tersebut masing-masing berinisial AMN dari program studi (Prodi) Kimia, ISK (Prodi PPKN), FK (Prodi Teknik Elektro), dan FA dari Prodi Kehutanan.

Mereka kalah saat melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tingkat pertama Ambon dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) tingkat kedua Makassar. Selain kalah dalam gugatan, keempat mahasiswa ini juga dikeluarkan dari kampus Unkhair karena sudah melawan konstitusi negara.

Kejati Maluku Utara, Errly Prima Putra Agoes mengatakan, kejaksaan dalam melakukan fungsi pengacara negara akan terus memberikan bantuan hukum kepada Unkhair dengan tujuan untuk menegakkan konstitusi negara.

Menurut dia, Kejaksaan Tinggi bertindak sebagai instansi pemerintah pada saat pihak Unkhair mendapatkan gugatan akibat dari pemberhentian empat mahasiswa karena sudah ikut dengan West Papua Merdeka yang jelas sudah bertantangan dengan konstitusi dan undang-undang.

“Tentu hal ini kalau tidak dicegah itu sangat berdampak kepada negara untuk itu kami Kejaksaan juga mengambil sikap yang tepat dan itu sudah melalui tahapan sidang,” ujar Errly.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerjasama & Alumni Unkhair Ternate, Syawal Abdulajit mengatakan, keputusan tersebut sudah adil karena apa yang dilakukan keempat mahasiswa itu sudah melanggar konstitusi.

“Rektor secara tegas mengambil keputusan ini sudah berdasarkan berbagai pertimbangan sebelumnya untuk keempat mahasiswa ini secara resmi dikeluarkan dari kampus,” kata Syawal. (red).
Diberdayakan oleh Blogger.