NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Tokoh adat Papua dan Putra dari tokoh perjuangan Rakyat Papua, Yanto Eluay mengajak semua pihak khususnya masyarakat Papua untuk menyatukan presepsi dalam mendukung keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) serta pemekaran wilayah otonomi baru di Papua. Langkah ini bertujuan untuk kepentingan dalam mensejahterakan masyarakat di Papua.

Hal tersebut disampaikan Yanto Eluay di Jayapura Papua, Selasa (9/3/2021).

Menurut Yanto Eluay Masyarakat Papua harus mensyukuri berkat tuhan melalui tangan pemerintah dengan adanya program Otsus dan pemekaran, mengingat kedua program ini sudah nyata dirasakan manfaatnya terutama sektor ekonomi dan pembangunan.

Lebih lanjut Yanto Eluay mengatakan keberlangsungan Otsus sangatlah penting, oleh karena itu aksi penolakan yang dilakulan oleh segelintir orang sangatlah tidak beralasan. "Aksi penolakan yang mereka lakukan tidak mewakili suara seluruh masyarakat Papua" ujar Yanto.

Yanto Eluay menegaskan bahwa Otsus dan pemekaran wilayah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat Papua, oleh karena itu tokoh adat di kabupaten Jayapura sangat mendukung dan akan terus mendukung kedua program pemerintah tersebut.

Yanto pun dengan tegas meminta kepada segelintir orang, kelompok, politikus dan aktivis untuk tidak menjual suara rakyat Papua demi kepentingan pribadi mereka apalagi menolak Otsus dan pemekaran wilayah otonomi baru. "Umumnya masyarakat Papua mendukung keberlangsungan Otsus dan pemekaran wilayah jadi, stop bawa-bawa nama rakyat Papua" tegasnya. (*)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Puluhan warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama TNI-Polri, dan segenap unsur, melakukan penebalan tanggul Kali Pemali, di titik kritis di Desa Siasem, tepatnya di blok Siasem Pulau, RW. 01. Selasa (9/3/2021).

Disampaikan Danramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Solekhudin, bahwa upaya bersama itu untuk menghindarkan jebolnya tanggul sungai besar di Brebes yang tentunya dapat menimbulkan banjir besar dan luas.



“Kami melakukan perbaikan tanggul Kali Pemali, dengan karung diisi tanah dan pasir sepanjang 5 meter dengan lebar 2 meter,” bebernya.

Menurutnya, upaya tersebut harus secepatnya dilakukan karena kondisi tanggul yang semakin kritis akibat tergerus arus sungai selama musim penghujan ini tahun 2021 sampai dengan sekarang.



“Tanggul darurat dari karung-karung tanah dan pasir itu juga ditahan dengan pemasangan kayu dolken dan diikat dengan kawat,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini juga, Camat Wanasari, Nurrudin, SH, Danramil, dan juga Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono, juga hadir guna memberikan motivasi kepada warga dan juga anggotanya masing-masing. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letan Kolonel Inf M. Yusus, S.I.Kom memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada penyuluh Agama islam se- Aceh Selatan yang berlangsung di Aula Sekolah MAN Unggul Tapaktuan Aceh Selatan, Selasa (09/03/2021).

Kegiatan yang di gelar oleh Kantor Kementrian Agama Kabupatan Aceh Selatan ini tentunya tetap menjalankan Anjuran Protokol Kesehatan Covid-19 serta turut di hadiri Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Ka Kesbangpol) Kabupaten Aceh Selatan Kamarsyah, S.Sos.MM, Kakanmenag Rislizal Nas S.Ag dan para undangan lainnya.

Dalam materinya, Dandim Aceh Selatan menyampaikan, bahwa keberadaan Penyuluh Agama Islam memiliki fungsi strategis dalam pembangunan bangsa. Fungsinya tersebut meliputi informatif, konsultatif, edukatif dan advokatif.

Bangsa Indonesia memiliki Beragam Agama dan Beragam Bahasa, Bangsa indonesia pun memiliki berbagai ancaman dari keberagaman konflik kepentingan politik dan sebagainya.

Perbedaan cara pandang pendapat yang termasuk dalam konflik dalam negeri, sering terjadi juga masalah-masalah yang muncul dalam konflik karena keberagaman tersebut memiliki potensi kerawanan dalam arti lain konflik perpecahan dan sering terdapat konsep Politik Devide et Impera (Politik Adu Domba).

"Untuk itu, guna menangkal hal yang negatif tersebut, perlunya edukasi antar sesama anak bangsa dalam menuju pemantapan pengetahuan bela negara."tutur Dandim.

Menurutnya, para penyuluh agama Islam ini punya tugas mulia untuk melakukan baik itu pendidikan formal maupun pendidikan informal kepada masyarakat yang menyiapkan generasi mendatang.

“Wawasan kebangsaan itu sendiri merupakan suatu cara memandang kemampuan untuk memahami keberadaan jati dirinya sebagai suatu bangsa dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsanya dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

Sehingga dalam memahami akan wawasan kebangsaan tersebut, para penyuluh agama dapat memberikan contoh keteladanan bagi kelompok masyarakatnya."ungkap Dandim.

Dandim juga berharap, melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan ini, dapat merubah pandang bangsa indonesia ke arah lebih baik serta mengenali tentang diri dan lingkungannya untuk berusaha menerima segala perbedaan aspek kehidupan di NKRI.

Dalam kesempatan ini juga, Dandim Aceh Selatan mengajak seluruh peserta penyuluh agama untuk dapat memilah berita dari media sosial yang kurang tepat, hoax atau fitnah di dalam memberikan informasi medsos dapat menyebabkan sengketa dan perselisihan (permusuhan)."tutup Dandim. [Husni]

NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - Satgas TMMD ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan terus meningkatkan semangat dan kulitas pengerjaan pada sasaran fisik pembuatan talud dan penimbunan badan jalan di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan.

Pelaksanaan TMMD yang telah berjalan lebih kurang satu minggu ini, Personil Satgas masih tetap bersemangat dalam menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik baik pembuatan talud maupun penimbunan jalan dan penggalian parit jalan."ungkap Dandim Aceh Selatan selaku Dansatgas TMMD ke 110 Letnan Kolonel Inf M. Yusuf, S.I.Kom, Selasa (09/03/2021).

Dansatgas menyampaikan, pembangunan tersebut juga tentunya ikut berpartisipasi dan kerjasama secara Bergotong Royong TNI dan masyarakat dalam pembangunan fisik maupun non fisik di Desa Krueng Kluet.



"Program kegiatan ini juga bentuk sinergitas lintas sektor dan pemerintah kabupaten aceh selatan selaku mitra kerja. Hal ini tentunya memiliki satu harapan yakni keberhasilan."tutur Dansatgas.

Lebih lanjut, Dansatgas menuturkan, Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus selalu ditumbuh kembangkan dan dimantapkan secara terus menerus, salah satu kegiatan operasi bhakti TNI melalui TMMD yang langsung menyentuh kebutuhan hidup masyarakat.

Letkol Inf M. Yusuf juga menjelaskan, di mana Pemkab Aceh Selatan mendukung penuh dan terlibat langsung dalam program TMMD ke 110 ini. Hal itu tentu mempercepat pembangunan di kawasan tersebut dengan pembangunan partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat.

"Pada setiap harinya, sebanyak 20 warga desa krueng kluet bergabung bersama TNI sebanyak 150, Polri 10 dan Pemda 16 personil untuk pembangunan jalan, talud, penggalian parit serta pembangunan jembatan.

"Satgas TMMD sangat bekerja keras selama sebulan ini. Tapi itu merupakan bentuk pengabdian kita kepada negeri, dan turun langsung untuk menuntaskan apa yang menjadi kesulitan warga," kata Dandim.

Dandim juga berharap, semua pengabdian prajurit ini dapat di jaga dan dinikmati oleh seluruh masyarakat khususnya di wilayah Desa Krueng Kluet. [Husni]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Bentuk usaha untuk menurunkan angka stunting dilingkungan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu laksanakan rapat kordinasi pelaksanaan aksi 1 analisis situasi program penurunan stanting bersama OPD terkait di ballroom Platinum Hotel jalan SM.Raja Rantauprapat Kecamatan Rantau Selatan Selasa 9 Maret 2021.

Rapat kordinasi dimaksud dipimpin dan dibuka oleh PLH Bupati Labuhanbatu Ir.Muhammad Yusuf Siagian, MMA, yang berkeinginan penanganan Stanting dilakukan sedini mungkin untuk membebaskan anak khususnya dilabuhanbatu dari resiko terhambatnya perkembangan otak yang menyebabkan tingkat kecerdasan anak tidak maksimal.



Menurut PLH Bupati, Stunting adalah salah satu permasalahan yang dihadapi dalam sektor kesehatan yaitu belum optimalnya gizi masyarakat yang ditandai tingginya angka stunting pada balita, yang berdasarkan riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2018 bahwa balita dengan status gizi pendek dan sangat pendek sebesar 29% sementara target rpjmn sebesar 28% berdasarkan data profil tahun 2019 terdapat sebanyak 528 balita stunting yang tersebar pada 15 wilayah Puskesmas di Kabupaten Labuhanbatu.

Upaya pencegahan stunting membutuhkan keterpaduan penyelenggaraan intervensi gizi pada lokasi dan kelompok sasaran prioritas rumah tangga 1000 HPK.Berdasarkan keputusan Menteri perencanaan pembangunan nasional atau kepala Bappenas nomor.KEP.42./M.PPN/HK/04/2020 tanggal 9 April 2020 perihal penetapan perluasan kabupaten kota lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi yang telah ditetapkan pada tahun 2018-2020 sebanyak 360 kabupaten kota yang mana salah satunya adalah Kabupaten Labuhanbatu.



Disampaikan insinyur Muhammad Yusuf Siagian, dalam persiapan daerah lokus penting ada 8 aksi yang harus dijalankan, salah satu diantaranya adalah analisa situasi masalah dan penetapan Desa lokus stunting. Hasil penilaian aksi 1 adalah penetapan Desa lokus stunting yang sudah dilakukan berdasarkan pengumpulan data dari beberapa OPD dan analisa situasi masalah.

PLH Bupati Labuhanbatu berpesan, kepada opd terkait memahami peran sertanya dalam pencegahan dan penanganan stunting sebagai upaya untuk mempercepat penanganan kasus stunting.hari ini masyarakat Labuhanbatu tentunya sangat berharap terhadap kita sebagai tenaga kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mereka. Ujarnya.

Disamping itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H.Kamal Ilham,SKM, MKes, melalui Kabid kesmas Simanjuntak, SKM, pada laporan menyebutkan, stanting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga anak menjadi lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berfikir.



Pemantauan status gizi 2017 menunjukkan prevalensi balita stunting di indonesia masih tinggi, yakni 29,6% diatas batasan yang di tetapkan oleh WHO sebesar 20%, yang mengantarkan Indonesia pada urutan ke 4 dengan angka stunting tertinggi didunia sebanyak 9 juta balita mengalami stunting.

Dampak stunting umumnya terjadi disebabkan kurangnya asupan nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan, yang dimulai dari sejak janin hingga berusia dua tahun, dan mulai terlihat ketika anak berusia dua tahun.Awal kehamilan sampai anak berusia dua tahun merupakan periode kritis terjadinya terjadinya pertumbuhan, termasuk perawakan pendek.

Menurut Friska, pemantauan pertumbuhan balita merupakan bagian dari standart pelayanan minimal yang harus dilakukan didaerah. Status gizi masyarakat pada umumnya, menjadi kebutuhan data didaerah untuk mengetahui seberapa besar masalah gizi yang ada di wilayahnya sebagai dasar perencanaan kegiata dan evaluasi kinerja serta intervensi apa yang akan dilakukan para pemangku kepentingan, yang bertujuan menghasilkan data dalam penetapan desa lokus stunting tahu 2022 di kabupaten Labuhanbatu.ujar Friska.



Selanjutnya para peserta rapat kordinasi mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh narasumber Bina Bangun Daerah Regional I Provinsi Sumatera Utara Rizal Efendi,S.Kom, dan Fahri Roji, MPA selaku Tenaga Ahli Dirjen Bangda Aksi Konvergensi Sunting terkait Empat output aksi I analisis situasi diantaranya penentuan lokasi-lokasi yang memerlukan prioritas penanganan, penentuan jenis intervensi yang memerlukan prioritas penanganan, identifikasi kendala dalam manajemen layanan untuk menyasar rumah tangga 1000 HPK, gambar komen dasi yang dihasilkan.

Rakor hari ini diikuti 19 orang perwakilan OPD, 11 orang peserta Dinas Kesehatan, 15 orang kepala Puskesmas Kabupaten Labuhanbatu,dan dibuka langsung oleh PLH Bupati Labuhanbatu Ir.Muhammad Yusuf Siagian, MMA, didampingi Kepala Dinas Kesehatan H.Kamal Ilham SKM.M.Kes, dan Kaban Bappeda Kabupaten Labuhanbatu. Hobbol Z Rangkuti. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Warga Desa Bantarwaru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan oleh salah satu warganya yang diduga hanyut di Kali Pemali.

Dijelaskan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi, bahwa terlapor hilang bernama Carsono (56), warga Dukuh Karangsari RT/RW. 1, Desa Bantarwaru.

“Pihak Polsek dan Koramil, pagi ini mendapatkan laporan kehilangan dari keluarga Pak Carsono, karena sejak Senin sore (8/3) pukul 16.00 WIB, Pak Carsono belum juga pulang ke rumah,” terangnya, Selasa (9/3/2021).

Dijelaskannya lanjut, saat pergi dari rumah, Carsono pamit akan mencari ikan di Kali Pemali, di wilayah desanya itu.



“Kami berkoordinasi dengan Tim SAR Bumiayu dan masyarakat sekitar Kecamatan Bantarkawung, untuk membantu melakukan pencarian sampai dengan radius 5 kilometer dari Desa Bantarwaru,” tandasnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Brebes untuk pengerahan LCR (perahu karet) guna membantu pencarian di aliran sungai. Termasuk menghimbau kepada masyarakat, agar tidak memaksakan diri untuk mencari ikan guna menopang kebutuhan keluarga, terlebih waktunya menjelang petang dan ditambah situasi Kali Pemali yang merupakan sungai besar di Kabupaten Brebes, sering banjir di musim penghujan ini.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Carsono belum ditemukan. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, SAMBAS - Gencar melaksanakan patroli di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas mengamankan sabu seberat 42,928 Kg. Narkoba golongan I ini ditemukan oleh Satgas di Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) wilayah Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kec. Sajingan Besar, Sambas pada hari Minggu (7/3).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa mengungkapkan, pada hari Minggu, tanggal 7 maret 2021 sekitar pukul 13.00 WIB, personel patroli dari Pos Gabma Sajingan yang dipimpin Letda Inf Agus Sala, berhasil mengamankan 2 kotak kardus yang berisi 40 paket sabu.

"Sabu-sabu seberat 42,928 Kg ini dibungkus menggunakan kemasan Teh, yang ditemukan saat melaksanakan kegiatan patroli patok perbatasan dan jalur ilegal, di JIPP wilayah Dusun Aruk, Sambas," ungkap Dansatgas saat menggelar Press release di Pos Koki Sajingan Terpadu, Sambas, Senin (8/3) kemarin.



Dansatgas mengatakan, Satgas Pamtas gencar melaksanakan kegiatan patroli, menindaklanjuti penekanan dari Pangdam XII/Tpr selaku Pangkoops dan Danrem 121/Abw selaku Dankolakops pada awal tahun 2021 yang lalu.

"Saat ini Satgas terus memperketat penjagaan, serta meningkatkan intensitas patroli, di seluruh wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia," ungkap Dansatgas.

Selanjutnya Letkol Inf Alim Mustofa menegaskan, pencapaian hasil ini, merupakan kerja keras dari personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kps melalui hasil pengumpulan informasi dari Satgas Intel dan Satgas Teritorial yang berada di wilayah perbatasan, serta analisa lebih lanjut yang dilakukan oleh Staf Intel Satgas Yonif 642.

"Kedepan sinergitas Satgas Pamtas dengan Satgas Intelijen, Satgas Teritorial, PLBN Aruk, Karantina Pertanian Aruk, Imigrasi Aruk, BNN Provinsi Kalbar dan Polda Kalbar yang berada di perbatasan semakin erat, sehingga input informasi yang didapat akan lebih banyak lagi," tutur Dansatgas

Untuk selanjutnya, kata Dansatgas juga, hasil temuan tersebut sudah dilaporkan ke Komando Atas dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak Polda Kalbar.

"Untuk penyelidikan lebih lanjut, kasus ini akan dilimpahkan ke pihak Subdit 3 Dit Narkoba Polda Kalba dan BNN Provinsi Kalimantan Barat," tutup Letkol Inf Alim Mustofa. (Pendam XII/Tpr)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Adalah Siti Romlah (57), salah satu warga asal Dusun Wiru RT. 3 RW. 5, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tergolong tidak mampu secara ekonomi merasa terharu karena rumahnya akan segera dilayakhunikan melalui program rehab RTLH TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes.

Dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak yang membantunya, melalui Babinsa Pruwatan, Koramil 08 Bumiayu, Sertu Anang Jatmiko. Selasa pagi (9/3/2021).

Terpisah dijelaskan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi, bahwa ada 5 orang warga Desa Pruwatan yang mendapatkan program rehab RTLH TMMD Sengkuyung senilai Rp. 10 juta dari Pemda melalui APBD Fisik pendanaan TMMD tersebut.



Adapun sasaran pekerjaan meliputi bagian atap (perbaikan kayu kuda-kuda dan kayu gording, serta genteng), perbaikan dinding samping, pengecatan dinding, pemasangan 2 unit kusen kayu dan lubang ventilasi, dan juga pemasangan 4 unit jendela kaca mati.

“Semoga bantuan dari Pemda yang dikerjakan secara gotong-royong melalui TMMD Sengkuyung ini dapat memberikan semangat hidup baru bagi para penerimanya,” harapnya.

Jupriadi menambahkan, adanya TMMD sengkuyung juga diharapkannya menjadi ajang kepekaan lingkungan, kepekaan sosial, dan juga memelihara semangat gotong-royong di tengah-tengah warga.

Sementara disampaikan Sertu Anang, bahwa Siti Romlah layak mendapatkan bantuan karena hanya tinggal seorang diri dan tidak mempunyai suami sebagai penopang keluarga.

“Untuk pemugaran rumah akan dimulai hari ini,” ujarnya. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, BOGOR - Polresta Bogor Kota Senin 8 Maret 2021 menggelar konferensi pers terkait kejahatan jalanan dan kekerasan dengan barang bukti sebanyak 38 senjata tajam yang berhasil diungkap oleh Tim Kujang Polresta Kota Bogor.

Konferensi pers yang dihadiri oleh Kapolresta Bogor Kota, Wakil Walikota Bogor, Dandim 0606/KB, Kajari Kota Bogor dan Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, mendapat apresiasi dari Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M.

Segala bentuk kejahatan apapun, baik tawuran, kejahatan jalanan misalnya begal dan lain sebagainya itu sudah jelas tidak dibenarkan, dan semuanya ada proses hukum yang akan menjerat sipelaku kejahatan. Apalagi tawuran ini juga dilengkapi dengan sajam, itu benar - benar kejahatan yang sangat mengancam jiwa seseorang. Hal tersebut dikatakan oleh Danrem dalam keterangannya.

Dengan keberhasilan Polresta mengungkap kejahatan tersebut, Ia mengapresiasi kinerja Polresta Bogor Kota yang sangat profesional dalam menangani kasus tawuran hingga menangkap pelakunya yang selama ini meresahkan warga.

"Saya selaku Danrem 061/SK sekali lagi mengapresiasi kinerja khususnya Reskrim Polresta Bogor Kota yang sangat sigap untuk menangkap pelaku tawuran, saya ucapkan terimakasih atas apa yang telah dicapai oleh Polresta, kami dari TNI khusus Tim Intel Korem tentunya akan terus mendukung kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah dan juga dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat." Ujar Danrem.

Ia berharap para pelaku tersebut segera di proses sesuai hukum yang berlaku. Dan diberikan tindakan berupa efek jera .

" Saya berharap kepada anggota TNI di jajaran Korem 061/SK khususnya para Babinsa, Unit Intel Kodim untuk terus mendukung kepolisian dalam melakukan pendekatan secara persuasif kepada warga masyarakat terutama para pemuda, hal tersebut untuk menghindari terjadinya peristiwa yang sama." Pungkas Danrem.

Kejahatan tawuran serta kejahatan jalanan yang menggunakan Sajam yang berhasil diungkap oleh Polresta Bogor Kota yaitu kejahatan yang terjadi di Jl. Sholeh Iskandar, Jl.Wangun, Air mancur, dan di Jl.Cilendek. dan tersangka yang paling banyak di bekuk yaitu diwilayah Polsek Tanah Sareal kota Bogor. [Penrem 061/SK]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Dalam meningkatkan Sinergitas TNI-POLRI, Kasi Propam Polres Labuhanbatu Ipda DR. Iskandar Muda Sipayung bersama personel silaturahmi ke kantor SUBDENPOM 1/1-2 Rantauprapat, Senin (8/3/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Silaturahmi Kasi Propam Polres Labuhanbatu disambut hangat Komandan SUBDENPOM 1/ 1-2 Rantauprapat, Kapten CPM Hendrik Cahyadi di ruangannya.

Hal ini merupakan bentuk keakraban dan Sinergitas TNI-POLRI, dimana Sipropam yang notabene nya secara umum membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggungjawaban profesi dan pengamanan internal.

Termasuk penegakan disiplin, kode etik, dan ketertiban di lingkungan POLRI khususnya Polres Labuhanbatu serta pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota POLRI/ASN POLRI.
"Untuk itu sangat perlu silaturrahmi dan koordinasi dengan SUBDENPOM 1/1- 2 Rantauprapat yang mana SUBDENPOM adalah secara umum melaksanakan penegakan hukum dan tata tertib dilingkungan militer khususnya Angkatan Darat", Ujar Kasi Propam, Ipda DR. Iskandar Muda Sipayung kepada wartawan.

Kasipropam Polres Labuhanbatu, Ipda DR. Iskandar Muda Sipayung juga menyampaikan kepada DAN SUBDENPOM 1/ 1-2 Rantauprapat, Kapten CPM Hendrik Cahyadi, agar selalu kompak terkhusus dalam pelaksanaan tugas Sipropam Polres Labuhanbatu dan SUBDENPOM 1/1-2 Rantauprapat harus saling berkoordinasi dan bersinergi.



Apalagi akhir- akhir ini kita lihat adanya berita ataupun video di media elektronik, cetak, media sosial, terkait perselisihan antara personel TNI dan POLRI di tempat hiburan malam, untuk itu antara Sipropam Polres Labuhanbatu dan SUBDENPOM 1/1-2 Rantauprapat dalam waktu dekat ini, akan berkoordinasi untuk melakukan razia gabungan ke tempat-tempat hiburan malam, cafe, diskotik ataupun tempat yang diduga sebagai penyalahgunaan narkoba yang sering dikunjungi anggota TNI dan POLRI.

Komandan SUBDENPOM 1/ 1-2 Rantauprapat, Kapten CPM Hendrik Cahyadi menyambut baik silaturahmi Kasi Propam Polres Labuhanbatu. "Koordinasi/silaturrahmi ini sangat penting, dikarenakan TNI dan POLRI adalah aparat negara yang menjaga keamanan NKRI yang tidak bisa dipisahkan serta tidak bisa diadu domba", Ujarnya.

Selain itu, Kapten CPM Hendrik Cahyadi juga menyambut hangat dan siap selalu untuk berkoordinasi melaksanakan rajia gabungan di tempat-tempat hiburan malam, diskotic, cafe atau tempat- tempat yang diduga tempat penyalahgunaan narkoba yang diindikasikan sering dikunjungi personel TNI dan POLRI di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Serta siap mendukung kinerja Sipropam Polres Labuhanbatu dalam pelaksanaan tugas pengawasan, apabila personel Polres Labuhanbatu berbenturan dengan personel TNI, SUBDENPOM 1/ 1-2 Rantauprapat siap berkoordinasi dan bekerjasama menanganinya.

Setelah dilakukan silaturahmi/koordinasi Sipropam dan SUBDENPOM 1/1-2 Rantauprapat sepakat menandatangi MOU dan kesepakatan perjanjian kerja sama tentang pelaksanaan penegakan pelanggatan tindak pidana, tata tertib dan disiplin anggota TNI dan Polri.

Diakhir silaturrahmi, Sipropam Polres Labuhanbatu dan SUBDENPOM 1/ 1-2 Rantauprapat coffe morning bersama untuk menjaga kekompakan dan keakraban dilanjutkan foto bersama di Kantor SUBDENPOM 1/1-2 Rantauprapat. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Akibat melawan petugas, BSR alias Budi (39), warga Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu yakni pencuri sepeda motor ditembak Tekab Unit Resum Polres Labuhanbatu, Senin (8/3/2021).

LP / 274 / II / 2021 /SPKT / RES - LBH dan SPT / 453 / III / RES.1.24. / 2021 / RESKRIM. "Benar, semalam tim Resum menangkap pencuri sepeda motor, namun saat ditangkap pelaku melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur", Ujar Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikesit kepada wartawan.

Kata AKP Parikesit, kronologi kejadian bermula hari Sabtu (6/2/2021), sekira pukul 13.00 WIB, korban yang pada saat itu sedang berada di rumahnya di Dusun V, Desa Padang Maninjau, Kecamatan Aek Kuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara, tiba-tiba mendapat telpon dari anak Korban yang bernama Nadia Wulandari, bahwasanya 1 (satu) Unit Sepeda Motor Merk Honda Bk 4679 JAK yang dikendarainnya telah hilang dicuri orang pada saat ianya sedang makan Durian di Jalan SM. Raja, Lingkungan Aek Tapa A, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Menurut keterangan dari anak korban bahwa sebelum sepeda motor hilang dicuri orang, ada laki-laki yang mengajaknya bercerita-cerita dan setelah itu tiba-tiba anak korban tidak melihat lagi sepeda motor nya.

Dari hasil Lidik di lapangan pada hari minggu (7/3/2021) sekira pukul 03.30 WIB, Tim 1 Opsnal Unit Resum yang dipimpin oleh Kanit 1 Resum Iptu SM Lumbangaol mendapat informasi keberadaan tersangka di Jalan Kesehatan, Kampung Sawah, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, atas informasi tersebut tim langsung menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.

Kemudian tim melakukan pengembangan terhadap pelaku lain, namun tiba-tiba tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas dengan menggunakan borgol yang terpasang di tangannya mengakibatkan tangan personil Briptu Doni Indra Harepa mengalami terkilir dan bengkak di tangan sebelah kanan.

Melihat hal tersebut petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tidak dihiraukan tersangka maka petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.

Kemudian tim membawa tersangka ke RSUD Rantau Prapat guna perobatan, selanjutnya tersangka beserta barang bukti 1Unit Sepeda Motor Honda Scoopy Warna Coklat Nomor Rangka MH1JM3126KK844751 Nomor Mesin JM31E2839763 Tanpa Plat, Lembar STNK Asli Sp. motor merk Honda BK 4679 JAK dan Foto Copy BPKB Sp. Motor Merk Honda BK 4679 JAK dibawa ke Polres Labuhanbatu guna proses hukum lebih lanjut. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, KOTAPINANG - Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan menggelar konfrensi pers tangkapan sabu-sabu lebih kurang 1 kg dari tangkapan Reskrim Poksekta Kotapinang, Senin (8/3/2021).

Turut hadir Waka Polres Kompol Mhd Taufiq, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dan Kapolsekta Kotapinang AKP Bambang G. Hutabarat.

Dalam paparannya, AKBP Deni Kurniawan mengatakan, hari minggu (7/3/2021), Unit Reskrim Poksekta Kotapinang berhasil mengungkap peredaran narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Sabu-sabu berat bruto 1065,22 gram dengan mengamankan tiga orang pelaku berinisial MR (42) warga Kampung Baru 3 Kota Pinang Kabupaten Labusel, MR alias Capek (41) warga Jalan Kampung Baru III Kelurahan Kotapinang dan IP alias Iwan (38) warga Dusun I Pangkatan Desa Pangkatan Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dari ke tiga tersangka disita barang bukti 1 (satu) bungkus Plastik Besar Klip yang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 508,06 Gram, 5 (lima) paket sabu di lakban cokelat berat bruto 544,18 gram, 3 (tiga) paket sabu di plastik klip berat bruto 12,64 Gram, 1 (satu) paket sabu diplastik klip berat bruto 0,14.

Selain itu, 1 unit handphone Nokia Warna Hitam No SIM 085275517651,1 Unit Timbangan Elektrik warna Silver,1 Buang Mancis warna Hijau yang terpasang jarum,1 Buah pipet berbentuk skop,1 Buah Kaca Pirek bekas bakaran yang berisikan kristal putih diduga Narkotikan jenis sabu.

"Serta1 Buah dompet warna abu-abu merah, 1 Unit Handphone Android merek OPPO warna Hitam Nomor SIM 085358347948,1 Unit Handphone Merek Hammer warna Hitam Nomor SIM 082182389505,3 Buah Sobekan Kertas Kado,1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna Magenta Hitam No Polisi BK 4263 AIX Dan 1 Buang Palstik asoi warna Putih," ujar Kapolres.

Dilanjutkannya, pengungkapan kasus ini diawali penangkapan tersangka MR di Kampung Baru III baru selesai membeli satu paket sabu 0,14 Gram kemudian dikembangkan dan berhasi menangkap tsk MR dirumahnya dengan 3 Paket Sabu 12,64 gram selanjutnya dikembangkan ke jaringan diatasnya bernama IP di Simpang Tanjung Medan Kampung Rakyat dari tsk ini berhasil disita 6 Paket sabu 1052,22 Gram yang disimpan dalam bagasi sepeda motornya.

Selanjutnya saat tersangka IP dikembangkan mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas sehingga dalam keadaam terpaksa IP berhasil dilumpuhkan dimana kaki kirinya tertembak dilapangan dan selanjutnya terhadap tersangka IP diberikan perawatan.

"Terhadap tersangka ini masih dilakukan pendalaman jaringan diatasnya dan dipersangkakan dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," jelasnya. (Her)
Diberdayakan oleh Blogger.