NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, memimpin upacara pemakaman Kapten Infanteri Ngadino (56), Danramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, di TPU desa kelahirannya, Dusun Kepek, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Kamis sore (25/3/2021).

Proses pemakaman juga dibantu Kodim setempat, yaitu Kodim 0730 Gunung Kidul serta warga Watusigar. Warga setempat dan sekitarnya sangat antusias mengantarkan jenazah sampai ke TPU, termasuk ingin menyaksikan prosesi pemakaman secara militer yang disertai tembakan salvo ke udara.

Berita Terkait:

https://nusantaraexpress.top/2021/03/25/kabar-duka-dari-kodim-brebes-danramil-tonjong-tutup-usia/

Disampaikan Dandim Brebes, Almarhum layak diupacarakan secara militer karena memiliki Satya Lencana Kartika Eka Paksi Nararya, yaitu Almarhum telah setia melakukan tugas kedinasan TNI selama 32 tahun terus menerus dan bekerja sungguh-sungguh tanpa cacat.



Almarhum juga memiliki Satya Lencana Raksaka Dharma atau Satya Lencana GOM IX (Gerakan Operasi Militer IX), yang merupakan tanda kehormatan prajurit atas pelaksanaan tugas operasi militer dalam mempertahankan kedaulatan NKRI di Irian Barat.

“Atas nama pimpinan TNI Angkatan Darat, dan juga mewakili Almarhum dan keluarganya, saya mohon memintakan maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan selama hidup beliau,” ujarnya.

Haikal Sofyan juga meminta seluruh takziah mendoakan Almarhum agar diampuni dosanya sehingga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menjalani hidup.



“Kami juga mohon doanya agar diberikan kekuatan untuk melanjutkan pengabdian Almarhum kepada NKRI,” pungkasnya.

Dalam kesempatannya, Kapten Infanteri Kunpriyanto, Perwira Seksi Personalia (Pasi Pers) Kodim Brebes, selaku wakil dari keluarga Almarhum, memintakan keikhlasan jika Almarhum meninggalkan janji dan hutang yang belum dipenuhi semasa hidup. Namun jika hutang berharga maka dipersilahkan untuk menghubungi pihak keluarganya yang berdomisili di Perum Mawar Putih A 4 No. 4, Desa Pedagangan RT/RW. 004, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Untuk diketahui, Kapten Ngadino adalah lulusan Tamtama tahun 1987. Menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB, 25 Maret 2021. Sebelumnya telah berhasil menjalani operasi pengangkatan batu empedu pada 16 Maret 2021 lalu.

Ia meninggalkan Ny. Ida Nursanti Ngadino (istri), dan 2 orang anak yaitu Dinni Eka Purnamasari dan Reka Dwi Sechowati. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0107/Aceh Selatan Mayor Inf Emri S. Solaeman mewakili Komandan  Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Inf M. Yusuf, S.I.Kom ikuti Apel Dansat tersebar di lingkungan TNI AD  jajaran Kodam Iskandar Muda Tahun 2021.

Apel Dansat ini juga diikuti oleh Danramil jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan yang kegiatannya berlangsung secara Virtual di Aula Makodim Aceh Selatan, Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (25/03/2021).

Kegiatan Apel Dansat yang d gelar secara Virtual ini di buka langsung oleh Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Achmad Marzuki di Makodam IM.



Kegiatan apel Dansat ini merupakan wujud komunikasi dua arah antara pimpinan dengan para Komandan satuan, menyamakan cara pandang dan pikiran serta mendapatkan solusi terbaik dalam rangka meningkatkan pembinaan satuan sehingga tercipta kualitas serta mendapatkan solusi terbaik dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok Kodam Iskandar Muda.

Dengan Apel Dansat ini, semua informasi arahan pengetahuan dan semua penekanan yang  diterima para Perwira Kodam IM pada Apel Dansat ini betul-betul di implementasikan dengan dengan jujur tulus ikhlas dan berani untuk melakukan berbagai terobosan dalam rangka perbaikan kualitas di satuan masing-masing, sehingga Prajurit Sanggamara menjadi solid dan Profesional.

Di harapkan dengan Apel Dansat ini, Para Komandan Satuan di jajaran Kodam IM mampu menerapkan kepemimpinan lapangan yang terbaik terutama dalam menjalankan fungsi managerial di bidang pengawasan dan pengendalian terhadap semua kegiatan untuk membangun Kodam Iskandar Muda agar mampu menampilkan pengabdian yang lebih baik di masa mendatang. [Husni]

NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD meninjau kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (25/03/2021).

Kedatangan Tim Wasev TNI AD yang di pimpin Brigjen TNI Irham Waroihan juga di dampingi Bupati Aceh Selatan yang di Wakili Aselisten II Darisman, Dansatgas TMMD Kodim 0107Asel Letnan Kolonel Inf M. Yusuf, S.I.Kom, Kapolres AKBP Ardanto Nugroho SIK.SH.MH, Kajari Heru Anggoro, SH.MH, Ketua DPRK Amiruddin dan Para Kepala Dinas terkait dalam ruang lingkup Kabupaten Aceh Selatan.

Selain itu juga, Tim Wasev turut di dampingi dari Sterdam IM,  Letkol Inf Roqich Hariadi beserta dua orang Anggotanya, Sesampainya di lokasi TMMD, Tim Wasev dan rombongan lainnya terlebih dahulu menerima paparan dari Dansatgas TMMD ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf M. Yusuf, S.I.Kom.



Dimana, dalam paparannya Dansatgas menyampaikan bahwa program TMMD ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan yang dilaksanakan di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara memiliki sasaran Fisik dan Non fisik.

"Adapun sasaran fisik yakni pembukaan badan jalan sepanjang 850 Meter, Pembuatan 3 Unit Talud, pembuatan 1 unit Jembatan, pembuatan 2 Unit Box saluran Air serta rehabilitasi 4 unit Rumah Tidak Layah Huni (RTLH)".



Dan pada sasaran Non fisik meliputi berbagai macam penyuluhan, yakni penyuluhan Posyandu, Kesehatan Lingkungan, Pos Bindu, Narkoba, Wasbang, penyuluhan bidang pertanian dan termasuk juga pelatihan pertanian secara langsung kepada warga Desa Krueng Kluet." sebut Dansatgas.

Selanjutnya, dalam kesempatan ini, Bupati Aceh Selatan yang di wakili oleh Asisten II Sekdakab Aceh Selatan menyampaikan kata sambutannya.

Dalam kata sambutannya Asisten II mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Aceh Selatan mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada TNI khususnya Angkatan Darat melalui Kodim 0107/Aceh Selatan yang telah kembali memilih wilayah Kabupaten Aceh Selatan menjadi sasaran TMMD ke 110 pada Tahun 2021.

Pada prinsipnya, Pemda Aceh Selatan mendukung penuh kegiatan TMMD ini. Dimana, secara nyata kita dapat melihat sasaran TMMD ini sangat menyentuh pada kebutuhan masyarakat dan efek positif sangat terasa bagi warga Desa Krueng Kluet khususnya.

Kemudian, dalam kata sambutannya, Ketua Tim Wasev Mabes TNI AD Brigjen TNI Irham mengatakan, kehadirannya bersama Tim adalah untuk memastikan proses TMMD berjalan sesuai yang direncanakan.

Ia berharap, melalui kegiatan TMMD, TNI dapat turut serta membantu Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dimana tujuan dari TMMD sendiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Tentunya dibantu dengan Bapak Bupati dan DPD terkait, kita harapkan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan ketahanan negara juga ikut meningkat." ujar Brigjen TNI Irham.

Brigjen TNI Irham juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat pada kegiatan TMMD Ke 110 di wilayah Kodim 0107/Aceh Selatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan TMMD tidak hanya pembangunan fisik, namun juga kemanunggalan TNI Rakyat semakin meningkatkan ketahanan negara.
Selanjutnya, Tim Wasev Mabes  TNI AD berserta rombangan lainnya langsung menuju dan meninjau ke lokasi sasaran fisik pada kegiatan TMMD tersebut.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Wasev juga mengapresiasi kinerja Kodim 0107/Aceh Selatan dan  Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 110 yang telah bekerja penuh Ikhlas dalam kegiatan TMMD itu.

"Tetaplah bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas demi pengabdian kita kepada rakyat, bangsa dan negara." Pungkas Brigjen TNI Irham Kepada Personil Satgas saat peninjuan TMMD tersebut. [Husni]




NUSANTARAEXPRESS, MALUKU TENGAH - Presiden Joko Widodo berdialog dengan para nelayan Provinsi Maluku untuk mengetahui situasi yang dihadapi nelayan setempat di kala pandemi saat ini. Dialog tersebut berlangsung di Dermaga Huseka’a Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis, 25 Maret 2021.

“Saya ingin mendengar situasi dan urusan yang berkaitan dengan perikanan dan nelayan. Di saat pandemi seperti ini apakah ada kesulitan atau tidak?” tanya Presiden kepada para nelayan.

Sebanyak 16 nelayan yang mewakili para nelayan di Kabupaten Maluku Tengah hadir dalam kesempatan tersebut dan mengutarakan pendapat serta kebutuhan mereka untuk dapat menjalani aktivitas keseharian.

Salah seorang nelayan yang berbicara dengan Presiden menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang tengah mengupayakan terwujudnya daerah Maluku sebagai lumbung ikan nasional.

“Terima kasih untuk Bapak Presiden telah datang ke Maluku ini untuk melihat kami, khususnya Desa Hitu ini, untuk menjadikan Maluku sebagai daerah lumbung ikan nasional di Indonesia,” ucapnya.

Nelayan tersebut menjelaskan bahwa selama pandemi berlangsung, aktivitas melaut mereka relatif dapat terus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan. Meski demikian, ia mengakui bahwa nelayan setempat memerlukan dukungan terkait alat tangkap ikan.

“Masyarakat (nelayan) di sini lagi kekurangan dalam hal alat penangkapan, rumpon masih kurang,” tuturnya.

Rumpon merupakan salah satu alat bantu penangkapan ikan yang ditempatkan di tengah laut, baik dangkal maupun dalam. Nantinya, ikan-ikan akan berkumpul di sekitar rumpon tersebut sehingga memudahkan nelayan setempat untuk menangkapnya. Dalam pengoperasiannya, satu rumpon tersebut dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh sejumlah nelayan.

Selepas berdialog dengan para nelayan, Presiden mengatakan akan segera membelikan alat bantu tangkap tersebut. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga memberikan bantuan tambahan modal bagi para nelayan tersebut.

“Tadi yang mau dibeli rumpon tadi, segera besok diberi. Saya nanti cek sudah dibelikan belum,” ucapnya.


[BPMI Setpres]

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Otonomi khusus dan pemekaran wilayah di Papua merupakan solusi tepat pemerintah pusat dalam membangun Papua mulai dari pedalaman hingga ke kota. Demikian disampaikan tokoh masyarakat di Kabupaten Sarmi wilayah Pantai Timur Beny Kantum, S.Pd. di Jayapura, Rabu (24/3/2021).


Lebih lanjut Beny Kantum mengatakan, saat ini masyarakat tidak boleh melihat kemasa lalu, karena masa lalu tidak boleh dijadikan pegangan dasar untuk menolak Otsus dan pemekaran wilayah. “Namun pengalaman pahit itu kita jadikan pembelajaran untuk merubah semua sistem tata kelola Otsus sehingga kedepannya Otsus dapat dijalankan dengan baik dan terasa sekali manfaatnya,” ujarnya.


“Pemekaran wilayah di Papua merupakan solusi terbaik sehingga pemerataan kesejahteraan di Papua segera terwujud, program-program pemerintah dapat terfokus, tepat sasaran dan semua masyarakat dapat menikmatinya,” ucap Beny.


Beny Kantum juga menambahkan, selaku tokoh masyarakat di Kabupaten Sarmi wilayah Pantai Timur, sekali lagi mendukung keberlanjutan Otsus dan pemekaran wilayah di provinsi Papua. (***)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES – Adalah Kapten Infanteri Ngadino (56), Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Kamis dini hari pukul 01.45 WIB, 25 Maret 2021.

Dijelaskan Dandim Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan bahwa sebelumnya Almarhum meninggal dunia dikarenakan sakit.



Kepergian Kapten Ngadino cukup mengagetkan, karena setelah selesai menjalani operasi pengangkatan batu empedu pada Selasa 16 Maret 2021, kondisinya mulai membaik.

“Atas nama pimpinan Kodim Brebes, dan juga mewakili Almarhum dan keluarganya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan yang disengaja maupun tidak semasa hidup Almarhum,” ujarnya.

Disampaikannya lanjut, Kapten Ngadino meninggalkan istri Ny. Ida Nursanti Ngadino, dan 2 orang anak yaitu Dinni Eka Purnamasari serta Reka Dwi Sechowati.

Tak lupa juga Dandim mohon doa agar Almarhum khusnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan YME, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Jenazah akan disemayamkan hari ini juga di TPU di desa kelahirannya, yaitu Dusun Kepek, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Sementara disampaikan Pasi Pers Kodim Brebes, Kapten Infanteri Kunpriyanto, bahwa Almarhum adalah lulusan Tamtama tahun 1987.

Untuk tanda jasa yang dimiliki adalah Satya Lencana Raksaka Dharma atau Satya Lencana GOM IX (Gerakan Operasi Militer IX), yaitu tanda kehormatan karena tugas operasi militer untuk mempertahankan kedaulatan dan kesatuan bangsa di Irian Barat.

“Mewakili pihak keluarga Almarhum, saya mohon keikhlasan jika Almarhum meninggalkan janji dan hutang yang belum terpenuhi. Sedangkan jika hutang berharga maka silahkan menghubungi pihak keluarganya yang berdomisili di Perum Mawar Putih A 4 No. 4, Desa Pedagangan RT/RW. 004, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal,” ucapnya. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES – Satu mobil Daihatsu Terios Nopol B 2220 BRE, tertabrak Kereta Api Harina jurusan Surabaya-Bandung, di perlintasan Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis dini hari (25/3/2021).

Dijelaskan Danramil Bulakamba, Kapten Infanteri Tuteng Aryolona, kondisi mobil hancur total namun para penumpangnya berhasil menyelamatkan diri keluar dari mobil sebelum benturan.



“Kejadian terjadi sekitar pukul pukul 00.15 WIB. Mobil tiba-tiba mesin mati total sehingga tertabrak kereta api dari arah selatan menuju utara,” bebernya.



Dijelaskannya lanjut, Indra Muniri, sopir Terios dan keluarganya (anak dan istri) sedang dalam perjalanan pulang ke Cianjur, Jabar, selepas berkunjung ke tempat saudaranya di desa tersebut.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera meluncur ke TKP setelah mendapatkan laporan dari perangkat desa setempat. Bersama warga setempat mereka melakukan evakuasi kendaraan ke tepi rel,” tandasnya.

Untuk evakuasi dilakukan selama kurang lebih 1,5 jam, yakni dengan cara menggulingkan mobil ke pingir, karena jika mobil ditarik akan menyebabkan kerusakan jalur rel.

Saat ini kejadian tersebut masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Tanjung.

Perlu diketahui, menurut LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia), rel kereta terdapat emisi elektromagnetik, artinya ada kabel penghantar arus listrik yang terpasang dan kabel ini tidak kompatibel dengan mesin mobil. Dalam hal ini Electronic Control Unit (ECU) yang menjadi penggerak utama mobil akan berhenti bekerja dan akhirnya mesin mati.

Terlebih jika kereta api hendak melintas di jarak 600 meter, arus listrik tersebut akan menghantarkan medan magnet yang tinggi sehingga resiko mesin mobil mati di rel kereta api pada jarak itu bahkan lebih dekat lagi.

Sementara dikutip dari laman PT. KAI (Kereta Api Indonesia), bahwa medan magnet yang dihantarkan dinamo lokomotif ke rel kereta api dalam radius satu kilometer bisa memicu ICU mati. Itulah alasannya petugas menutup palang pintu walaupun kereta api belum terlihat.

Disampaikan Dolf Valentino, jika mesin mobil mati di perlintasan rel kereta api, sebaiknya pengemudi terus menerus membunyikan klakson dan starter mobil karena cara ini dapat memutus medan magnet dan rangkaian listrik yang ada di sekitarnya, namun jika mesin tetap tidak bisa menyala maka segera tinggalkan mobil demi keselamatan.

Sedangkan langkah utama dan paling aman saat akan melintasi rel kereta api adalah patuhi rambu-rambu atau tidak nekat menerobos palang pintu karena sama saja menjemput maut, serta gunakan gigi rendah. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Bertempat di Hotel Grand Mercure Harmoni, Staf Ahli Kasad Bidang Intekmil dan Siber menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Memperkuat Pertahanan Siber Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD”, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Dalam sambutan tertulisnya Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kasad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr. (Han), yang dibacakan Pati Ahli Kasad tingkat III Bidang Intekmil dan Siber, Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, mengatakan perkembangan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di era industri 4.0 pada saat ini sudah memasuki semua aspek kehidupan masyarakat di dunia. Pemanfaatan TIK tersebut mendorong terbentuknya satu komunitas yang terhubung secara elektronik dalam satu ruang yang sering disebut ruang siber (cyber space).



Ditegaskan, bahwa sistem elektronik termasuk jaringan internet pada saat ini dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan di sektor usaha, perdagangan, layanan kesehatan, komunikasi dan kepemerintahan, serta sektor pertahanan. Semakin meluas dan meningkatnya pemanfaatan TIK, khususnya melalui jaringan internet diiringi pula dengan meningkatnya aktivitas ancaman. Ancaman itu antara lain upaya membobol kerahasiaan informasi, merusak sistem elektronik dan berbagai perbuatan melawan hukum lainnya.

“Dengan memperhatikan hal di atas, ruang siber perlu mendapatkan perlindungan yang layak guna menghindari potensi yang dapat merugikan pribadi, organisasi bahkan negara,” tambahnya.

Selanjutnya Koorsahli Kasad, menjelaskan bahwa istilah pertahanan siber muncul sebagai upaya untuk melindungi diri dari ancaman dan gangguan tersebut. Pertahanan siber bertingkat dari lingkup perorangan, kelompok kerja, organisasi sampai dengan skala nasional. Perhatian yang khusus diberikan pada sektor yang mengelola infrastruktur kritis seperti pertahanan keamanan, energi, transportasi, sistem keuangan, dan berbagai layanan publik lainnya. Gangguan pada sistem elektronik pada sektor-sektor ini bisa menyebabkan kerugian ekonomi, turunnya tingkat kepercayaan kepada pemerintah, terganggunya ketertiban umum dan lain-lain. Resiko ini yang menjadi pertimbangan diperlukannya pertahanan siber yang kuat dalam satu Negara.

4 (Empat) Narasumber

Dalam FGD yang sangat kondusif, menghadirkan 4 (empat) narasumber, yakni; Dirjen PPI Kemenkominfo RI, Prof. Dr. Ahmad M. Ramli; Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian yang diwakilkan kepada Direktur PIIFD BSSN, Brigjen TNI Bondan Widiawan; Dansat Siber TNI, Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hamdani; dan Adri Gautama dari CISCO.

Dirjen PPI Kemenkominfo RI, Prof. Dr. Ahmad M. Ramli mengatakan, bahwa penyebaran hoaks, termasuk hoaks tetang virus Corona sangat tinggi. Hoaks merupakan satu problem bagi bangsa Indonesia yang harus dapat diatasi.

Kepala BSSN yang disampaikan Direktur PIIFD BSSN, Brigjen TNI Bondan Widiawan, dalam paparannya merekomendasikan beberapa penguatan pertahanan siber untuk TNI diantaranya; Security Awareness menjadi kunci pencegahan; Informasi Sensitif (Intelijen) menjadi komoditas target serangan; Menjaga keamanan infrastruktur informasi kritikal di TNI; Membangun kapabilitas ofensif TNI di ruang siber; Membangun kapabilitas tanggap insiden siber dan; Membangun kolaborasi dengan komunitas dan pemangku kepentingan.

Dansat Siber TNI, Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hamdani menyebutkan, terkait tren serangan siber, yang meliputi; critical sampai 4,01% (jumlah serangan 7.348.042), medium 4,74% (jumlah serangan 8.666.600), dan low 91,25% (dengan jumlah serangan 167.006.046). Sedangkan narasumber terakhir, Adri Gautama, menguraikan tentang kebijakan keamanan siber, tata kelola, dan kepemimpinan untuk perwira senior. (Dispenad)

 

Dikelola dan Dipublikasikan oleh  :

PT.AKTUAL MEDIATAMA PERSADA.

Susunan Redaksi :

PIMPINAN UMUM:

Riswanto

PEMBINA :

Wilson Lalengke. S.Pd,M.Sc,M.A

PIMPINAN REDAKSI

Jajang Sahroni 

WAKIL PIMPINAN REDAKSI

Antari 

LIT-BANG

Fadil

SEKRETARIS REDAKSI :

Yuyun Yuliana 

Rizqi Fadillah Ramdani

REDAKTUR BAHASA :

Ugdani

REDAKTUR PELAKSANA

Nurhadi (black) 

MANAGER ADVITORIAL/IKLAN

Adam Nasution

WEBMASTER

Bambang Rustian

Mislam Samasy

KEPALA INVESTIGASI

Bung_Risk

Riky Rivanda

STAFF REDAKSI

Fadil,Yulia

TIM INVESTIGASI

Antari, Deni, Ari, Ahmad Junaedi, Harry Raspati 

REPORTER

Nuryadi, Sonata, AKP, Jatisudrajat, Rusli, Encep, Nurjen, Irwansyah, Ridwan Effendi Lingga, Parminto, A. Rosis, Supiani, Haryanto

PENASEHAT HUKUM

INDOYURIS OFFICIUM NOBILE LAW OFFICE

Sekretariat Bersama Pers Indonesia

 Aliansi Wartawan Indonesia

Kantor Redaksi :

Cirarab Residence Blok Jaha Gamal RT.01 RW.03 No.8 Desa Cirarab Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten

Hp  :  0813 1553 0378

em@il : aktualinvestigasi.com@gmail.com

Rekening :

PERHATIAN :

Jurnalist/Wartawan Media Online Aktualinvestigasi.com dalam menjalankan tugas sebagai sosial kontrol mendapat perlindungan hukum sesuai dengan amanah UU PERS No.40 Tahun 1999 Pasal 8 dikatakan, ‘’Dalam melaksanakan profesi tugas wartawan mendapat perlindungan hukum, Wartawan Media Aktualinvestigasi.com selalu dilengkapi Identitas diri (KTA) Kartu Tanda Anggota & Surat Tugas Liputan. Terima kasih kepada semua pihak yang Sudah membantu kelancaran tugasnya dan apresiasi kami kepada mereka yang penuh kesadaran tidak memberikan uang dan/atau apapun barang yang mempengaruhi independensi pemberitaan.

Tetap menjunjung tinggi pada UU No.40/1999 tentang Pers Republik Indonesia & Kode Etik Jurnalistik (KEJ)

Apabila yang bersangkutan melakukan perbuatan merugikan dan melanggar kode etik jurnalistik (KEJ) dan hukum yang berlaku bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Kode Etik Redaksi dan Perusahaan PT. AKTUAL MEDIATAMA PERSADA

  1. Dalam menjalankan tugas, Wartawan dan Staf Perusahaan AktualInvestigasi.com dilengkapi dengan identitas (Kartu Pers) dan Id Card Perusahaan, serta tercantum dalam Box Redaksi.
  2. Wartawan AktualInvestigasi.com  Dilarang meminta dan menerima uang maupun barang apapun dari Narasumber.
  3. Bagi Narasumber yang merasa ada kejanggalan dari identitas Wartawan AktualInvestigasi.com  atau mendapatkan perilaku tidak berkenan dari wartawan, bisa menghubungi Redaksi AktualInvestigasi.com  melalui surat elektronik ke: aktualinvestigasi.com@gmail.com atau WA redaksi 081315530378.
  4. Setiap berita yang terpublikasi adalah kewenangan redaksi AktualInvestigasi.com .
  5. Permintaan untuk ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab terkait artikel yang telah diterbitkan oleh AktualInvestigasi.com berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang Undang Pokok Pers.
  6. Ralat dilakukan melalui pengiriman surat elektronik (surel)/email ke: AktualInvestigasi.com  dengan menggunakan subjek: Hak Jawab. Dalam surat elektronik tersebut, disebutkan bagian yang dianggap tidak tepat berikut tautan dari artikel, serta pemohon wajib menyebutkan identitas dengan jelas.
Diberdayakan oleh Blogger.