NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Victor Yeimo alias Victor Frederik Yeimo, diciduk Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi pada Minggu (9/5/2021).

Victor Yeimo ditangkap jam 19.15 WIT di Jayapura. Sebelumnya lelaki asli Jayapura yang lahir pada 25 Mei 1983 ini, oleh Ditreskrimum Polda Papua telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) sesuai Laporan Polisi No: LP/31 7/|X/RES. 1.241201 9/SPKT PoldaPapua tanggal 05 September 2019.

"Saat ini tersangka Victor Yeimo dalam pemeriksaan di Mapolda Jayapura," kata Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Minggu (9/5/21).

Victor Yeimo dianggap telah melakukan kejahatan terhadap keamanan Negara makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, penghinaan terhadap bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebangsaan dan atau penghasutan untuk melakukan suatu kejahatan dan atau pembakaran dan atau pencurian dengan kekerasan serta perbuatan kriminal lainnya.

Victor Yeimo melanggar Pasal 106 Jo Pasal 87 KUHP dan atau PMD 110 KUHP dan atau Pasal 14 ayat (1), (2)dan pasal 15 UU No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 66 UU No24 tahun 2009 tentangperaturan hukum pidana dan atau Pasal 66 UU No24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang Negara, serta lagu kebangsaan dan atau pasal 160 KUHP dan atau 187 KUHP dan atau 365 KUHP dan atau 170 KUHP ayat (1) KUHP dan ataupasal 2 UU Darurat No, 12 tahun 1951 Jo Pasal 64 KUHP. (*)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memimpin Peresmian Warung KDI Nusantara, Senin (10/5/2021), di Jakarta. LaNyalla pun memberikan dukungan terhadap warung digital yang diinisiasi Koperasi Digital Indonesia. Menurutnya, Warung KDI Nusantara bisa membantu menggerakkan perekonomian, khususnya UMKM dan IKM (industri kecil menengah).

Peresmian Warung KDI Nusantara sendiri dihadiri Ketua Benteng Indonesia Jak TW Tumewan, Ketua Umum KDI Dowira Inkiriwang Maramis, Sekretaris Umum KDI Steven Sahelangi, dan lainnya.

Bagi LaNyalla, menggerakkan kembali perekonomian sektor UMKM sangat penting.



"Pandemi Covid-19 telah menghantam hampir semua lapisan sektor ekonomi. Tak terkecuali UMKM. Ini sangat berbeda dengan krisis tahun 1998 silam. Saat itu, UMKM terbukti mampu bertahan. Karena yang terjadi hanya satu krisis, moneter," katanya.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, salah satu jalan keluar yang bisa ditempuh dalam kondisi sekarang adalah memanfaatkan digitalisasi atau teknologi informasi.

"Dunia saat ini sedang mengalami era disrupsi. Semua negara dipaksa melakukan percepatan penggunakan teknologi. Dan dipaksa untuk melakukan perubahan cara hidup, sekaligus cara berinteraksi. Termasuk cara bertransaksi dalam dunia bisnis. Oleh sebab itu, saya sangat bangga dengan apa yang dicita-citakan dan dirintis oleh Koperasi Digital Indonesia. Applaus untuk KDI Nusantara. Tentu ini usaha yang tidak mudah," katanya.

LaNyalla menilai Warung Koperasi Digital Indonesia sudah sepantasnya didukung oleh Pemerintah melalui Kementerian atau Lembaga terkait.

"Karena, selain murni digagas oleh anak negeri, juga berorientasi menggerakkan perekonomian di sektor UMKM dan IKM. Pergerakan ekonomi sendiri turut ditandai dengan belanja masyarakat yang akan berdampak kepada berjalannya sektor produksi. Apalagi jika Warung KDI fokus kepada bahan kebutuhan pokok. Maka sektor pertanian juga akan bergerak," katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menjelaskan, ketika sektor produksi bergerak, maka Pendapatan Domestik Regional Bruto akan tumbuh.

"Ini identik dengan Pertumbuhan Ekonomi. Dan ekuivalen dengan Pendapatan Pemerintah, baik daerah maupun pusat. Yang ujungnya adalah peningkatan fiskal daerah," katanya.

Dengan alasan tersebut, LaNyalla memberi apresiasi kepada KDI Nusantara, yang telah memiliki ratusan kepengurusan yang tersebar di beberapa Provinsi di Indonesia. Dengan puluhan ribu anggota koperasi. [Rls]

NUSANTARAEXPRESS, MUARA SABAK - Menyambut Idul Fitri 1422 H, Hj Dillah Hikma Sari, ST, berbagi kasih bersama Insan Pers dan LSM dalam satuan kerja wiilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim - Jambi), tali kasih berupa uang ini, lebih pada masa pandemi covid - 19 berlangsung, seberapa pun nilai nominalnya, sangat lah membantu, sebut rekan rekan media dan sejumlah LSM, di area pusat perkantoran, Bukit Benderang, Senin, (10/05/21).

Sosok Hj Dilla Hikma Sari, yang populer dengan panggilan Dilla Hich, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Tanjabtim, putri bungsu, bapak pembangunan Tanjabtim, Drs H Abdullah Hich, menjabat Bupati dua periode pasca pemekaran Kabupaten Tanjabtim terbentuk., tahun 2001 - 2006 / 2006 - 2011.

Kepedulian Dilla, terhadap Pers maupun LSM pada moment menyambut Idul Fitri bukan hanya kali ini, sudah berlangsung dari tahun tahun sebelumnya.

Tali kasih yang sama, Dilla Hich juga membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu yang tersebar di Kecamatan Mendahara Ilir, Kuala Jambi dan Nipah Panjang, satu niat ihklas sama sama merasakan dan satu harapan bersama, jalinan silaturahmi dengan masyarakat Tanjabtim pada umumnya tetap terbangun dan terjaga, intinya keluarga besar Abdullah Hich, tetap ada dihati, bagaimana melupakan, yang tak mungkin untuk dilupakan, bagian yang tak terpisahkan dengan lapisan masyarakat diwliayah Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.

Hadirnya kepedulian Dilla Hich berbagi kasih, bukan lah Dilla dari orang pemerintahan, akan tetapi dari kalangan swasta, dengan menyisihkan keuntungan usaha SPBU yang dilakoni nya, pada hari ini kita saling berbagi, jalinan silaturahmi akan tetap terbangun, terimakasih Dilla Hich terimakasih Abdullah Hich, salam kami, Insan Pers dan LSM se - Tanjabtim. [Jdk]

NUSANTARAEXPRESS, DEPOK - Qurban Asyik merupakan merek dari PT Kreasi Indo Sejahtera yang memiliki concern terhadap penjualan hasil ternak untuk qurban, aqiqah dan kebutuhan lainnya, baik dengan sekali bayar maupun beberapa tahap pembayaran dan yang pertama di Indonesia.

Saat ini qurban Asyik sedang mengembangkan aplikasi mobile dan android untuk digunakan sebagai media transaksi konsumen.

Tujuan keberadaan qurban Asyik dapat membantu masyarakat muslim dalam menunaikan ibadah qurban dan aqiqah dengan mudah melalui genggaman.
Untuk saat ini qurban Asyik memiliki cakupan area di 3 provinsi yaitu Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Ahmad Fauzan Nasrullah Ceo & Founder PT Kreasi Indo Sejahtera mengatakan dalan Grand Launching yang bertema Platform Digital Qurban Asyik di Kantor PT Kreasi Indo Sejahtera jalan Markisa Blok A11 Cinere Kota Depok. Sabtu 1/5/2021.

Platform digital ini milik PT Kreasi Indo Sejahtera yang memberikan solusi agar semua orang bisa merasakan mudahnya berqurban dan asyiknya beraqiqah serta membantu para peternak untuk maju dan makmur berdaya.

“Dengan adanya kami PT Kreasi Indo Sejahtera membuat platform digital landasannya adanya situasi, dan kami yakin bahwa peternak lokal Indonesia atau potensi SDM peternak lokal tidak bisa maju jika hanya mengandalkan negara. Makanya kita perlu berkolaborasi” ujar Fauzan.

“Yang kami perbuat adalah kita melakukan memperdayakan kepada peternak yaitu ada tiga poin memperdayakan peternak, pertama adalah plaform tehnologi peternakan, yang kedua ada penyediaan pasar dan yang ketiga adalah akses permodalan” tambah Fauzan yang didampingi Irfan Helmy dan Agun Ginanjar Sudarsa (anggota DPR RI) yang turut hadir sekaligus membuka Launching Platform Digital Qurban Asyik. (JSY)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi tiga pasar di Jakarta bersama jajaran Pemprov DKI dan BUMD Pasar Jaya, serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia. Kami memantau harga pangan dan pelaksanaan protokol kesehatan menjelang hari raya Idulfitri 1442 H, Sabtu (8/05/21).

“Dari pantauan di tiga pasar tersebut, yakni Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat; Pasar Tomang Barat, dan Pasar Cengkareng Jaya, Jakarta Barat, kami memastikan bahwa protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Alhamdulillah sebagian besar pedagang dan pengunjung pasar juga tertib memakai masker”. Jelas Gubernur DKI Jakarta di laman Media Sosial Facebook nya.



[caption id="attachment_61288" align="aligncenter" width="548"] Sumber Foto: https://www.facebook.com/aniesbaswedan[/caption]

Kedua, kita ingin memastikan pasokan pangan untuk Jakarta menjelang Idulfitri aman. Kalau dari sisi suplainya kita sudah lihat di lapangan, sementara kondisi harganya, alhamdulillah secara umum harga masih relatif stabil.

[caption id="attachment_61289" align="aligncenter" width="548"] Sumber Foto: https://www.facebook.com/aniesbaswedan[/caption]

“Kepada warga Jakarta yang ingin ke pasar untuk belanja kebutuhan idulfitri, kami mengingatkan terus kepada semua, pertama agar membawa tas belanja sendiri, mengurangi plastik sekali pakai, kedua selalu pakai masker, ketiga, bila datang ke toko yang penuh maka pindah cari tempat yang longgar sehingga belanjanya tetap aman tidak tertular dan InsyaAllah bisa berlebaran dalam kondisi sehat”.  [Red]

Tangerang, Aktual News– Pesantren Mahasiswa (PESMADAI) Ciputat, Tangerang Selatan kembali mengadakan bagi-bagi buka puasa di pinggir jalan. Sebelumnya kegiatan serupa berhasil diadakan pada (21/4/2021), dan pada Sabtu, (8/5/2021) kembali dilaksanakan di tempat yang sama di jalan lintas Ciputat-Parung tepatnya di depan Polsek Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Titik pembagian buka puasa, yang juga sangat dekat dengan kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sengaja dipilih sebab sangat ramai pengendara yang lewat. Terbukti, semua paket bingkisan buka puasa habis dibagikan hanya dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Salah satu pengurus PESMADAI, Puji Asmoro, mengatakan bahwa sangat bersyukur bisa berbagi kepada masyarakat.

“Disaat pandemi seperti sekarang alhamdulillah donatur di Pesmadai terus berdatangan dan para santri bisa juga menjadi penghubung tersalurnya kebaikan sedekah dan berbagi”, ucap Puji, pemuda kelahiran Medan tersebut.

Fatih Husaini, juga pengurus Pesmadai, mengatakan bahwa pengendara yang menerima paket buka puasa juga beragam. Ada pengendara ojek online, sopir angkot dan penumpangnya, pemulung, pedagang kaki lima, maupun masyarakat biasa yang lewat dan membutuhkan makanan untuk buka puasa.

Selain itu, santri putri Pesmadai, Sintia, yang juga ikut membagikan paket buka puasa, mengungkapkan bahwa ia begitu senang bisa ikut turun ke jalan dan berbagi kepada sesama. Sintia berharap, semoga ia dan santri lainnya di Pesmadai kedepan bisa terus menjadi wasilah kebaikan.

Sementara itu, Direktur Utama Pesmadai, Ustadz Ahmad Muzakki, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan berbagi buka puasa ini untuk menumbuhkan jiwa dermawan dan berbagi serta ajang latihan bagi para santri dalam mengabdi untuk umat.

“Santri PESMADAI harus memiliki empati yang tinggi kepada masyarakat. Ramadhan ini harus kita jadikan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama umat”, ungkapnya.

“Pesmadai juga tentunya berterimakasih banyak kepada semua donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada Pesmadai sebagai lembaga yang memberdayakan donasi sedekah. Semoga kedepannya bisa lebih baik”, tutupnya. [ Red/Akt-01/Mas Andre Hariyanto ]

 

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Kelompok pengacau di Papua (KKB dan TPNPB-OPM ) sudah tepat disebut teroris karena telah menggunakan kekerasan bersenjata yang dilakukan secara indiscriminate dan tidak membeda-bedakan, siapa saja ditembaki dan dibunuh dengan tujuan memunculkan suasana teror dan rasa takut,sehingga dapat mendikte untuk mencapai yang diinginkannya.

Hal ini dikatakan Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. dalam acara Talk Show Seruput Kopi Cokro TV “Pantaskah KKB di Papua Sama dengan Teroris?”, Rabu (5/5/2021).

Dalam talk show dengan host Rian Ernest itu, Hikmahanto menyampaikan bahwa aksi teror yang dilakukan oleh KKB dan TPNPB-OPM itu sesuai dengan definisi teroris pada pasal 6 UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme,

Menurutnya KKB dan TPNPB-OPM telah melakukan aksi kekerasan bersenjata untuk menciptakan dan menimbulkan suasana teror, itulah kenapa langkah yang dilakukan pemerintah RI menyatakan sebagai organisasi teroris sudah tepat dan aturan yang diberlakukan terhadap KKB dan TPNPB-OPM adalah UU Nomor 5 Tahun 2018.

“Jadi berdasarkan itu, tepat disebut terorisme. Kalau kelompok kriminal bersenjata, itukan cuma kelompok bersenjata tetapi tidak ada ideologi. Sedangkan separatisme, sampai sekarang pemerintah RI belum menetapkan KKB dan TPNPB-OPM sebagai separatisme bersenjata, dan sampai sekarang pemerintah tidak memberlakukan darurat sipil atau darurat militer di Papua,” jelasnya.

Hikmahanto juga sepakat dengan cap teroris ini akan menjadikan penangganan terhadap KKB dan TPNPB-OPM dapat dilakukan secara komperhensif, termasuk terhadap pendukung dan penyandang pendanaannya atau pihak yang turut pembantu akan dikenakan aturan sesuai UU Nomor 5 Tahun 2018 sama seperti pelaku teroris.

Lebih lanjut Hikmahanto mengatakan bahwa langkah selanjutnya yang perlu dilakukan pemerintah RI setelah menjadikan KKB dan TPNPB-OPM sebagai kelompok teroris, adalah mendaftarkannya ke Dewan Keamanan PBB.

Sedangkan berkaitan cara penyelesaiannya, Hikmahanto yang juga Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini menegaskan bahwa yang dihadapi sekarang ini adalah aksi kekerasan yang dilakukan KKB dan TPNPB-OPM, sehingga harus dihadapi dengan kekerasan juga. “Pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan, kecuali apabila terjadi tindakan teror yang menyebabkan masyarakat di Papua menjadi tidak tenang, timbul rasa takut, dan lain sebagainya, maka pemerintah harus turun dengan kekerasan untuk menghadapi kekerasan yang muncul,” tegas dan pungkasnya. (*)

Serang, Aktual News – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Banten H. Desmond Junaidi Mahesa, S.H., M.H. menggelar kegiatan Sarasehan dan seminar pendidikan politik terhadap para pengurus partai Gerindra se Kabupaten Serang. Untuk pemateri menghadirkan Kepala Bidang Fasilitasi Pembinaan Politik Badan Kesbangpol provinsi Banten, pendidikan politik digelar di Gedung DPD Provinsi Banten, Jalan Raya Pandeglang, Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu (09/5/2021).

Dalam Sarasehan sekaligus seminar pendidikan politik yang digelar oleh H. Desmond Junaidi Mahesa, S.H., M.H. dengan mengangkat tema”OPTIMALISASI PERAN KADER PARTAI GERINDRA DALAM MEMBANGUN NEGERI” hadir H.Imam Gojali SH.I wakil ketua DPRD Kabupaten Serang, yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Serang, Kiwan Nuryadi A.Md. ketua Fraksi DPRD Kabupaten Serang, di DPC menjabat sekretaris, H. Sujai, M. Novi Fatwarohman A.Md.Kom, A Sayuti SH.MM Agung Aswaludin.

Agus Supriatna Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Banten dalam Sarasehan Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Provinsi Banten mengatakan, kenapa diadakan seminar atau pendidikan politik untuk para kader dan para pengurus, agar kita mengetahui bagaimana kita mengetahui pungsi kita sebagai masyarakat politik, karena kita sekarang menjadi struktur politik, bukan masyarakat biasa sehingga pendidikan politik itu penting demi membangun negeri

“Pendidikan politik ini digelar, agar para Kader memahami pentingnya politik, karena kita orang politik bukan masyarakat biasa, sehingga harus menguasai politik, agar terwujud peran dan pungsi partai, dalam membangun negeri” ucap Agus Supriatna Ketua fraksi Gerindra provinsi Banten.

Di kesempatan tersebut di akhir acara, DPD, DPC, Serta Pengurus Anak Cabang Se Kabupaten Serang bersama – sama kepada masyarakat lewat portal media mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1442 H. Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf Lahir dan Bathin.

(Dukung Program Pemerintah Dengan Selalu Ikuti Protokol Kesesahatan Covid -19, Agar Pandemi Covid -19 Segera Berakhir)

Acara ditutup dengan pemberian cendra mata, berupa cendra mata piagam penghargaan yang diberikan kepada para Nara Sumber, serta acara ditutup dengan doa.[ Red/Akt-44/AS ]

 

 

Aktual News

A

NUSANTARAEXPRESS, MAKASAR - Salah satu Kapal perang Republik Indonesia yakni KRI Diponegoro (DPN)-365, yang saat ini sedang melaksanakan operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia di Bawah Kendali Operasi (BKO) Guspurla Koarmada II, menggelar latihan bersama dengan dua kapal perang Royal Australian Navy (RAN) di Selat Makassar pada Jumat(7/5/2021).

Adapun dua Kapal Perang Australia yang terlibat latihan yaitu HMAS Sirius 266, dan HMAS Anzac 150.

Komandan KRI DPN-365 Letkol Laut (P) Adam Tjahja, menjelaskan latihan berjalan dengan aman dan sesuai dengan rencana. Kegiatan latihan yang  didahului dengan Welcome Message kepada unsur- unsur RAN yang tiba di ALKI II dilanjutkan dengan Commscheck, dan Navcomex 204 dengan isyarat bendera antar unsur secara bergantian antara HMAS Sirius – KRI Diponegoro – HMAS Anzac dengan menggunakan formasi garis baringan (Line of Bearing).



“Serial Syntex 501 (Publication Exercise) dengan referensi MTP 1 antara HMAS Sirius – KRI Diponegoro – HMAS

Anzac melalui jaring komunikasi taktis dan koordinasi, serial UNREP/RASAP (Light line transfer / Mailbag) 2 Run diakhiri dengan serial Farewell Passage antara unsur TNI AL kepada unsur RAN menggunakan formasi “F”, jelas Letkol Adam.

Ditempat terpisah Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Hersan, S.H., M.Si mengatakan Passing Exercise (PASSEX) yang digelar tersebut merupakan bentuk pengawasan dan pengamanan terhadap kapal-kapal negara sahabat yang melintas di Perairan Indonesia, khususnya di Alur Laut Kepulauan Indonesia II(ALKI II) hingga keluar perairan yurisdiksi nasional.



“Dengan dilakukan latihan passing exercise seperti ini, selain menjaga kedaulatan NKRI diharapkan dapat mempererat hubungan internasional, mempertahankan dan meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia-Australia pada umumnya, dan TNI AL-RAN pada khususnya, dalam menjaga stabilitas kawasan” pungkas Laksma Hersan. (Pen2)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Babinsa jajaran Kodim 0713 Brebes dan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Brebes, kembali membagikan takjil buka puasa dan masker kain kepada warga masyarakat terdampak ekonomi pandemi covid-19 yang tersebar di 17 koramil/kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (9/5/2021).

Dengan menggunakan motor dan mobil dinas milik Polsek, mereka membagikan takjil khususnya kepada kaum dhuafa, anak yatim-piatu, pemulung, gelandangan, tukang becak, dan petugas kebersihan.



Dijelaskan Kasdim Brebes, Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku, bahwa jumlah takjil dan masker yang dibagikan pada jilid ke-4 kali ini yaitu 777 nasi kotak dan 4.250 masker kain.

“Nasi kotak dimasak oleh anggota Kodim bersama ibu-ibu Persit, di Dapur Lapangan Peduli Covid-19 yang didirikan di Makodim dan Koramil 08 Bumiayu,” terangnya.

Jadi untuk dapur lapangan di Makodim mengcover wilayah Pantura dan Brebes tengah, sementara dapur lapangan di Koramil Bumiayu mengcover wilayah Brebes selatan.



“Untuk penyiapan takjil di Koramil Bumiayu, kami dibantu anak-anak Pramuka Saka Wira Kartika binaan Koramil setempat dan juga anak-anak yang sedang pembinaan masuk TNI,” tandasnya.

Edwin menambahkan, gerakan sosial tersebut merupakan program dari Kodam IV Diponegoro yang juga dilaksanakan secara serentak di 36 Kodim lainnya setiap tanggal ganjil pada awal bulan Mei 2021 sampai dengan H-2 lebaran 1442 H (3-11 Mei 2021). (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani Nakshatra K.Devi, S.I.Kom, terjun langsung memantau pelaksanaan penyekatan arus mudik Idul Fitri 1442 H di Gerbang Tol Pejagan (Km. 248), Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu siang (9/5/2021).

Dirinya didampingi Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Ir. M. Basoeki Hadi Moeljono, M.sc,pH.D, dan Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi, Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si, Asops Kapolri Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si, Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Istiono, M.H, Korpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Verdianto Iskandar, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, S.I.K, M.Si.



Rombongan tersebut sengaja menggunakan helikopter untuk melihat dari udara pergerakan kendaraan para pemudik.

Rombongan disambut sejumlah pejabat antara lain Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol. Akhmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Infanteri Dwi Lagan Safrudin, S.I.P, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE.MH, Dandim 0713 Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan beserta Dandim jajaran Pantura, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, SIK, M.HP beserta Kapolres jajaran Eks Karesidenan Pekalongan, serta jajaran Forkopimda Brebes lainnya.

Disampaikan Kapolri, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menyampaikan dalam press conference di Tol Gate Pejagan, bahwa rangkaian penyekatan secara berlapis yang dilakukan di 381 pos penyekatan di 3 provinsi (Lampung di Pelabuhan Bakauheuni, Banten di Pelabuhan Merak dan Gerbang Tol Cikarang Barat di Tol Cikampek Km. 31, dan di Brebes Jateng), memang membuat masyarakat tidak nyaman namun itu merupakan langkah untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat di saat pandemi ini.

Dari laporan yang masuk sampai hari ini, di Jateng ada 32 ribu, di Jabar kurang lebih 10 ribu, dan di Jatim kurang lebih 2-3 ribu calon pemudik yang terjaring penyekatan.

“Dari himbauan larangan dan penyekatan mudik, dari angka 18% pemudik turun menjadi 11% atau 11 juta jiwa,” bebernya.

Kapolri berharap angka tersebut dapat bertahan sampai akhir lebaran, sehingga angkat tertular covid hari ini yang mencapai 6.300 dari sebelumnya 4 ribu. Untuk itu ia berharap petugas gabungan ketat menerapkan Prokes 3T, yaitu Tracing, Treacer, dan Treatmen.

“Saya harap angka ini tetap dapat kita pertahankan sebagai upaya pengendalian covid-19. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memahami larangan mudik demi kebaikan kita bersama,” tandasnya mengapresiasi.

Sementara itu Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani mengatakan bahwa kunjungannya ikut memantau adalah sesuai fungsi pengawasan DPR, dan ia menilai dari pantauan di udara, situasi di tol dan Jalan Raya Pantura cukup lancar dan terkendali.

“Dari 381 pos penyekatan yang sudah disiapkan oleh Polri yang di backup instansi terkait di 3 provinsi tersebut, saya rasa sudah bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya mengapresiasi.

Ia mengingatkan bahwa larangan mudik merupakan kebijakan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran virus covid-19, dimana sampai saat ini masih naik-turun tingkat penyebaran kasusnya di seluruh wilayah NKRI.

“Kita paham keinginan masyarakat untuk berlebaran dengan bertatap muka langsung/fisik. Larangan mudik ini mungkin keputusan terbaik namun tidak paling baik untuk mencegah penyebaran pandemi,” sambungnya.

Ia mencontohkan, di negara India kasus covid lebih parah karena tidak ada pengendalian yang berlanjut dengan baik. Untuk itu dirinya menghimbau warga untuk menahan diri agar diri sendiri, keluarga, dan bangsa Indonesia terlindungi.

Ditambahkan Menteri Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi, bahwa dirinya mendapatkan mandat Presiden untuk memastikan armada distribusi logistik dan Alkes tidak terhambat karena untuk kebutuhan masyarakat dalam merayakan Idul fitri dan kesehatan.

Ia menegaskan bahwa di periode larangan mudik dari tanggal 6-17 Mei 2021, berarti juga diberlakukannya kebijakan larangan pengoperasian transportasi mudik.

Untuk diketahui, di Brebes sendiri ada tiga titik utama penyekatan yakni di Gerbang Tol Pejagan Km. 248, Terminal Truk Kecipir Kecamatan Losari (Jalan Pantura), dan satu lagi di Desa Bojongsari Kecamatan Losari yang merupakan jalur tikus/jalur alternatif.

Pada H-4 lebaran atau H+4 sejak diberlakukannya larangan mudik dari pemerintah pada 6 Mei 2021 lalu, arus lalu-lintas tampak lengang. Khusus di Jalan Raya Pantura Brebes hanya didominasi puluhan pemudik motor yang melintas. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Kelompok teroris OPM tak henti-hentinya menebar aksi teror. Mereka seolah-olah menjadikan berbagai fasilitas pendidikan sebagai target sasarannya.

Pada Jumat, (7/5) kemarin, kelompok teroris OPM ini kembali menebar terornya dengan membakar bangunan yang berada di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Bahkan mereka juga menembaki kantor polisi.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan oleh tempat kejadian perkara, bangunan itu bukalah rumah penduduk, melainkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). "Dari hasil olah TKP, diketahui rumah yang dibakar oleh kelompok teroris adalah PKBM," ucap Satgas Humas Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy. Sabtu, (8/5).

Lebih lanjut disampaikan Iqbal, belum diketahui kelompok teroris OPM mana yang menjadi dalang pembakaran, dan sampai saat ini tim Satgas Nemangkawi masih mengumpulan informasi dan petunjuk.



"Olah TKP ini untuk mencari dan mengumpulkan keterangan, petunjuk, barang bukti, identitas tersangka, dan saksi atau korban untuk kepentingan penyelidikan selanjutnya," ujar Iqbal.

Beberapa hari sebelumnya tepatnya 2 dan 3 Mei lalu, kelompok teroris OPM juga membakar sejumlah fasilitas umum. Tentu saja, sasarannya gedung sekolah, perumahan guru, gedung puskesmas dan akses jalan raya di sejumlah wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. "Fasilitas yang dibakar dan dirusak yaitu lima ruang kelas SD Mayuberi, rumah dinas guru, gedung lama Puskesmas Mayuberi," ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, saat itu.

Selain itu, kelompok bersenjata yang kini dikategorikan sebagai kelompok teroris itu juga merusak fasilitas Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni (pintu angin). Bahkan, saat melakukan aksinya itu, kelompok Teroris OPM membagi tugas, ada yang bertugas membakar gedung lama puskesmas dan gedung SD Mayuberi, sementara kelompok yang lain bertugas merusak tiga titik ruas Jalan Mayuberi, Jalan Kimak dan Jalan Wuloni.

"Menurut laporan Bapak Joni Elatotagam, ada banyak sekali pendukung teroris OPM yang membantu melakukan pembakaran gedung sekolah dan puskesmas serta pengerusakan fasilitas jalan," kata Kamal.

Selain itu, jika melihat jauh ke belakang, dalam kurun waktu 3 pekan terakhir, kelompok teroris OPM makin intens melakukan aksi kekerasan di Kabupaten Puncak, Papua, dengan menembak dua orang guru, yakni Oktavianus Rayo (42) dan Yonathan Rande (30), membakar Helikopter, membunuh tukang ojek, membunuh seorang pelajar dan menembak mati Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha serta Bharada Komang dari Brimob.

Sampai saat ini, TNI-Polri masih memburu para kelompok teroris Papua ini. Sebab, teroris ini terbagi menjadi beberapa kelompok setiap menebar aksi teror. (**)
Diberdayakan oleh Blogger.