NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Pj.Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang,S.Pi, M.Si, berharap kepada seluruh para pemuda di Kabupaten Labuhanbatu pada era pesatnya teknologi informasi ini tidak menjadi generasi yang santai, Mereka harus kreatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi saat ini.

Pesan itu disampaikan Muliyadi di Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2021. Karena bagi Muliyadi teknologi informasi harus dimanfaatkan para pemuda guna membangun bangsa. Salah satunya, pemuda bisa turut berpartisipasi memberikan informasi ataupun ide.

Pemuda harus lebih bisa memanfaatkan teknologi informasi. Tidak menjadi santai ataupun rileks yang bisa seenaknya mengungkapkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sampaikan kritik dengan cara santun dan membangun," ucap Pj. Bupati, Kamis (20/5/2021) diruang kerjanya.

Menurut Muliyadi, pemuda sebagai bagian dari masyarakat, memiliki fungsi pengawasan dalam pembangunan dan program-program yang dijalankan oleh pemerintah.

Ketika wadah dan ruang pengawasan tersebut bisa berfungsi dengan baik, ujarnya, pemuda akan menjadi inisiator untuk mengumpulkan kekuatan dari generasi muda lainnya. "Masyarakat harus dilibatkan dalam fungsi pengawasan, dan ini menuntut peran dari para pemuda," ujarnya.

Selain itu, jelas PJ.Bupati, para pemuda dituntut untuk memunculkan ide-ide kreatif demi membangun bangsa dan negara, khususnya di mulai dari Kabupaten Labuhanbatu. (Rahmad)

Jakarta, Aktual News Data 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor dan diperjual-belikan dalam sebuah forum. Data ini ini mencakup nomor KTP, gaji, nomor telepon, alamat dan email, bahkan data orang yang sudah meninggal juga terdapat di dalamnya. Menyangkut Hal tersebut menjadi sorotan Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Ia meminta pihak terkait untuk bertanggung jawab atas bocornya Identitas kependudukan warga Indonesia.

“Data pribadi harusnya terlindungi, tidak mudah tersebar apa lagi diperjualbelikan” ujarnya kepada media, jumat (21/5).

Senator muda yang juga mantan aktivis Universitas Indonesia itu menambahkan, Era digital seperti sekarang ini data kependudukan sangatlah vital. Harus dijaga kerahasiaannya karena dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pemilik Data Pribadi adalah individu yang padanya melekat Data Perseorangan Tertentu. Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik harus mempunyai aturan internal perlindungan Data Pribadi untuk melaksanakan proses.

Fachrul Razi menilai sudah saatnya pemerintah mengedepankan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) .

“Harus segera disahkan RUU ini, mengingat RUU PDP ini penting untuk perlindungan data pribadi kita. Ini harus dipastikan,” jelasnya.

Alumni Politik Universitas Indonesia menambahkan, Setiap Penyelenggara Sistem Elektronik harus menyusun aturan internal perlindungan Data Pribadi sebagai bentuk tindakan pencegahan untuk menghindari terjadinya kegagalan dalam perlindungan Data Pribadi yang dikelolanya. Perolehan dan pengumpulan Data Pribadi oleh Penyelenggara Sistem Elektronik wajib berdasarkan Persetujuan atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), yang saat ini masih berupa rancangan undang-undang, ditargetkan bisa selesai awal tahun depan.

RUU PDP ini perlu untuk menjamin kepentingan nasional, namun, tidak terbatas kepada kedaulatan negara dan perlindungan terhadap data pribadi milik warga negara. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi akan mengatur hak dan kewajiban pemilik data dan individu atau lembaga yang mengumpulkan dan memproses data. Melalui regulasi ini, akan ditetapkan data protection officer atau pengawas perlindungan data pribadi. ” tutupnya.

Rancangan undang-undang tersebut saat ini masih dalam proses politik di DPR. Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi masuk ke tahap pembahasan di DPR sejak September lalu. Semula, undang-undang ini ditargetkan selesai pada November tahun ini. [ Red/Akt-01 ]

 

 

Aktual News

Pematangsiantar,Aktual News– Kegiatan gotong royong (Gotroy) Polsek Siantar utara bersama PAC. Pemuda Batak Bersatu (PBB), Jumat (21/5) sekira jam 09.00Wib di jalan Mufakat (lorong 1) dan di jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.

Terlihat disana, Polsek Siantar Utara Bersama PAC. Persatuan Batak Bersatu (PBB) Siantar utara melakukan kegiatan seperti membersihkan saluran drainase, mengumpulkan sampah yang berserakan dilokasi sekitar dan menyapu jalan.

Bukan hanya itu saja, Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binangga Siregar memberikan alat kebersihan kepada ketua DPC PBB Kecamatan Siantar Utara tutur Kapolsek Siantar Utara AKP. MS.Ritonga

Pemberian alat-alat kebersihan AKBP Boy Sutan Binangga Siregar yang diwakili oleh Kapolsek Siantar Utara berupa 3 buah sapu lidi, 2 buah cangkul, 2 buah sapu ijuk, 2 buah alat pengepelan, 1 buah sekop dan 1 buah beko/ angkong.

Turut hadir dalam kegiatan gotong royong bersama tersebut Ketua DPD PBB Kota Pematangsiantar Prijamos Ritonga, ketua PBB kecamatan Siantar Utara R Simanjuntak beserta Personil PBB Kecamatan Siantar Utara sebanyak 60 orang, Kapolsek Siantar Utara AKP .MS Ritonga, Dan Ramil 01 Siantar Utara Kapten Inf. Prawoto, Waka polsek Siantar Utara Iptu HP. Bangun, Kanit Intel IPDA Aswan, Kasih Trantib Kecamatan Siantar Utara S. Siregar, Lurah Sukadame H. Hasibuan, Kanit Sabhara, Kanit Provos, Kasium Polsek Siantar Utara dan 6 orang personil Polsek Siantar Utara, 10 orang Personil Koramil 01 Siantar Utara, dan 6 orang personil dari Kecamatan Siantar Utara.

“Setelah usai Gotroy bersama , dilanjutkan di Kantor sekretariatan PBB Kecamatan Siantar Utara di Jalan Mufakat, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara dengan sarapan bersama,” ucap Kapolsek Siantar Utara Mengakhiri. [ Red/Akt-35/Ansary ]

 

 

Aktual News

Siantar, Aktual News Dukungan dan apresiasi terhadap pencapaian 100 Hari Program Prioritas Kapolri datang dari para tokoh agama dan masyarakat di Kota Pematangsiantar, salah satunya dari tokoh agama Kecamatan Siantar Utara Ustadz Fauzi, S.Pd

“Kami sangat mengapresiasi program prioritas yang sudah digulirkan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Banyak hal yang kami lihat di lapangan sangat membantu sekali masyarakat, seperti contoh kemudahan dalam pelayanan Kepolisian, pembuatan SIM, STNK, SKCK maupun penyelesaian perkara-perkara, juga termasuk tilang elektronik yang tentunya membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas,” Jumat, 21 Mei 2021 Bertempat di Masjid MARHAMAH Jl. Cokroaminoto Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

Ustadz Fauzi, S.Pd menyampaikan tetap optimis Polri akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa dan Negara Khususnya kota pematangsiantar. Selama ini situasi kamtibmas di pematangsiantar aman dan kondusif. “Hal tersebut betul-betul kami rasakan saat pelaksanaan ibadah keagamaan, seperti saat perayaan Paskah, ibadah Ramadhan, Solat Id dan peringatan Kenaikan Isa Al Masih. Semua saling menjaga toleransi, saling menghormati

Tentu itu menurutnya tak lepas dari sinergitas aparat Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah, yang didukung oleh semua elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun ras saya berharap Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan, agar terus memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat Kedepan ia berharap Polri akan semakin sukses, dan seluruh anggota Polri mampu memberikan contoh teladan dan mengajak masyarakat untuk berbuat yang terbaik. [ Red/Akt-35/Ansary ]

 

Aktual News

Serang, Aktual News – Kiwan Nuryadi Anggota DPRD Kabupaten Serang Bersama para team, dari team survei Penenarangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) semalam sekira pukul 21:00 WIB, hingga pukul 01:00 WIB melakukan survei titik lokasi akan pemasangan PJUTS didua kecamatan di Kopo dan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Kamis (20/05/2021).

“Survei akan pemasangan PJU dan menandainya dengan patok, dimana lokasi PJU ini akan dipasang, bantuan PJU ini dari pemerintah pusat, pak Desmon yang membantu mendorong agar aspirasi masyarakat terkait PJU terealisasi, alhamdulilah terealisasi berkat beliau, semoga manfaatnya nanti dirasakan oleh masyarakat,” jelas Kiwan Nuryadi dilokasi survei akan dipasangnya PJU,

Menurutnya, semua PJU yang akan dipasang nanti, setelah kita survei lokasi dimana PJU ini akan ditempatkan dan penandaan dengan patok, untuk keseluruhan PJU semuanya berjumlah 20 unit, untuk dua kecamatan Jawilan dan Kopo.

“Alhamdulilah survei akan pemasangan PJU dua kecamatan ini sudah selesai, dimana lokasinya yang benar – benar gelap sama sekali tidak ada penerangan, sesuai aspirasi masyarakat, saya minta masyarakat berterima kasih terhadap pak Desmon, bukan sama saya. Yang sudah peduli terhadap masyarakat di Koordapil 2 ini, semuanya 20 unit untuk dua kecamatan, untuk pemasangan PJU diwilayah Kopo 10 unit dan wilayah kecamatan Jawilan 10 unit,” pungkasnya.

Pantauan Media, team survei PJU dari kementrian yang didampingi oleh Dishub Kabupaten Serang, Serta pengurus DPD Gerindra Provinsi Banten, dari titik ke titik yang dimulai sekira pukul 21:00 WIB selesai pukul 01:00 WIB, mereka lalui dengan jalan kaki, dengan menggunakan alat penerangan sederhana (menggunakan senter Hp) [ Red/Akt-44/Ahmad Suryani ]

 

 

Aktual News

Bogor, Aktual NewsMasih dalam rangka memperingati HUT Kodam III/Slw Danrem 061/SK, Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., pimpin kegiatan Do’a bersama ( Selamatan), dan sekaligus do’a bersama untuk keberangkatan Satgas Pamrahwan Yonif 315/Grd. Kamis (20/5).

Bertempat di Masjid Roudhotus Salam Yonif 315/Grd yang terletak di Mako Yonif 315/Grd Jl.Mayjen Ishak Djuarsa Kel.Gunung Batu Kec Bogor Barat Kota Bogor, kegiatan tersebut ikut mendampingi Danrem 061/Sk yaitu Kasiren 061/SK, Kasi Log 061/SK, ikut menghadiri Waasops (Brigjen TNI Reza Fahlevi) dan Waaspers ( Brigjen TNI Hadi Basuki) Kasad serta perwakilan anggota Satgas Pamrahwan.

Pelaksanaan doa bersama dilakukan untuk anggota Yonif 315/Grd Satgas Pamrahwan yang akan berangkat ke Papua dan juga sebagai wujud syukur atas HUT Kodam III/Slw ke 75.

Do’a bersama ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap para personil Yonif 315/Grd Satgas Pamrahwan yang akan diberangkatkan pada hari Senin 24 Mei 2021 menuju tempat tugasnya di wilayah Papua yang terbagi menjadi 19 Pos. semoga dalam menjalankan tugasnya tersebut akan berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala apapun, hingga saat kembali ke Mako Yonif 315/Grd semuanya dalam keadaan utuh seperti saat berangkat. Hal tersebut disampaikan oleh Danrem 061/SK.

Dan Untuk Kodam III Slw, Ia berharap akan selalu Jaya dan terus bersinergi dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Selaku Ustadz yang memimpin pembacaan do’a yaitu KH DR A. Ubaidillah.SQ.MPDI selaku Ketua MUI Bogor Barat. Dan turut hadir Muazin Komat H.Raden Asep Sumirat Sekum MUI Bobar, Kh.subandi Arsan Ali KT MUI Kelurahan Gunungbatu. dan KH.M. Anwar Bachrudin
DKM Attaqwa-06.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan tersebut ditutup dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Brigjen TNI Achmad Fauzi.[ Red/Akt-01 ]

 

 

Aktual News

Sumber: Penrem 061/SK.

 

Jambe, Aktual News
Seperti diketahui media Aktual News telah memberitakan dua(2), kali pemberitaan dengan judul berita, 1. 11/05/2021″ Diduga Calon Kades kades Nomor Urut 02, Desa Rancabuaya Kecamatan Jambe Tangerang Melanggar Prokes”, 2.” Diduga Calon Kades Nomor Urut 02 Desa Kutruk Telah Melanggar Prokes Dan Mencuri Start” dari dua(2) kejadian tersebut diduga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan prosedur protokol kesehatan tidak berlaku di pilkades desa Kutruk dan desa Rancabuaya Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang dan bahkan surat edaran Bupati kab, Tangerang Nomor : 443.2/ 026-Bag-Huk/2021, tertanggal 7 Januari 2021 cendrung tidak berlaku di Pilkades Rancabuaya dan Desa Kutruk Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang.

Yang menjadi pertanyaan besar PPKM skala mikro dan prokes di tunjukan untuk siapa dan kepada siapa, diharapkan protokol kesehatan dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan diharapakan surat edaran Bupati Tangerang bukan hanya sekedar himbauan namun harus sejalan dengan apa yang telah di buat melalui surat edaran Bupati Tangerang dengan payung hukumnya.

Surat edaran Bupati Tangerang Nomor : 443.2 /026-Bag-Huk/2021. Tanggal 7 Januari 2021, untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease ( Covid-19 ) di kabupaten Tangerang.
[ Red/Akt-26/Har ]

 

 

Aktual News

Jakarta, Aktual News– Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan pentingnya pengelolaan dana desa untuk kebangkitan ekonomi desa. Selain itu, keberadaan BUMDes juga harus dioptimalkan.

Hal ini disampaikan LaNyalla pada Halal Bil Halal Nasional Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PADPBSI) yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (20/5/2021).

“Bagaimana Desa bisa bangkit dengan
stimulus dana desa? Ini yang harus dijawab oleh para stakeholder di desa. Kalau menurut saya, yang utama adalah semua harus satu orientasi. Yakni,
mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan desa,” ujar LaNyalla.

Sejak tahun 2015 hingga 2019,
dana desa yang dikucurkan mencapai Rp 257 Triliun. Dari tahun 2019 hingga 2025, Pemerintah akan mengalokasikan hingga Rp 400 Triliun ke seluruh desa di Indonesia.

“Potensi antara satu desa dengan desa lainnya berbeda. Makanya para pemangku kekuasaan di desa harus menggali dan sepakat menentukan potensi unggulan yang bisa diwujudkan menjadi kekuatan ekonomi,” ucap Senator asal Jatim itu.

Bagi LaNyalla, desa memang harus mandiri. Seperti amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan keleluasaan luar biasa kepada desa untuk menjadi desa mandiri.

“Pemerintah Pusat melalui Kementerian
Dalam Negeri dan Kementerian Desa
PDT dan Transmigrasi memiliki tanggung jawab mendorong terwujudnya hal tersebut lewat program-programnya,” ucap LaNyalla.

Salah satu prioritas program dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi adalah pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut LaNyalla, DPD RI secara khusus juga mendorong optimalisasi BUMDes, dengan mengajukan inisiatif RUU BUMDes yang tahun ini sudah masuk dalam Prolegnas.

“Bagi DPD RI, pendirian BUMDes sangat penting bagi kemandirian ekonomi desa. BUMDes bisa melibatkan banyak orang dan mampu berkontribusi menambah pendapatan desa dari hasil usaha mereka,” jelasnya.

Selain itu, tambah LaNyalla, BUMDes bisa memotong permainan para Tengkulak yang memainkan harga pasar. Sehingga petani kecil dapatkan hasil penjualan yang layak.

“BUMDes ambil peranan sebagai pengorganisir petani kecil dan menjual hasil pertanian atau perkebunannya langsung ke Bulog. Kalau ini bisa terjadi, pasti Tengkulak tidak mampu memainkan harga,” lanjutnya.

Apabila BUMDes sudah mapan, ke depannya justru desa yang memberikan kontribusi dana ke negara dengan adanya pajak dari BUMDes. Desa tidak lagi meminta dana ke negara.

“Di sinilah keinginan kita, mengoptimalkan peran BUMDes sebagai kekuatan ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan,” ujar pria yang pernah menjabat Ketum PSSI ini. [ Red/Akt-01 ]

 

 

Aktual News

Labuhanbatu, Aktual News-Pj.Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang,S.Pi, M.Si, berharap kepada seluruh para pemuda di Kabupaten Labuhanbatu pada era pesatnya teknologi informasi ini tidak menjadi generasi yang santai, Mereka harus kreatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi saat ini.

Pesan itu disampaikan Muliyadi di Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2021. Karena bagi Muliyadi teknologi informasi harus dimanfaatkan para pemuda guna membangun bangsa. Salah satunya, pemuda bisa turut berpartisipasi memberikan informasi ataupun ide.

Pemuda harus lebih bisa memanfaatkan teknologi informasi. Tidak menjadi santai ataupun rileks yang bisa seenaknya mengungkapkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sampaikan kritik dengan cara santun dan membangun,” ucap Pj. Bupati, Kamis (20/5/2021) diruang kerjanya.

Menurut Muliyadi, pemuda sebagai bagian dari masyarakat, memiliki fungsi pengawasan dalam pembangunan dan program-program yang dijalankan oleh pemerintah.

 

Ketika wadah dan ruang pengawasan tersebut bisa berfungsi dengan baik, ujarnya, pemuda akan menjadi inisiator untuk mengumpulkan kekuatan dari generasi muda lainnya. “Masyarakat harus dilibatkan dalam fungsi pengawasan, dan ini menuntut peran dari para pemuda,” ujarnya.

Selain itu, jelas PJ.Bupati, para pemuda dituntut untuk memunculkan ide-ide kreatif demi membangun bangsa dan negara, khususnya di mulai dari Kabupaten Labuhanbatu.[ Red/Akt-01 ]

 

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, TANGGAMUS - Benar kata pepatah ‘cinta itu buta’, tak mengenal kasta, dan terkadang tak mengenal malu. Kisah cinta buta tersebut terjadi di Pekon (Desa) Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Seorang wanita berinisial LH bersama pria berinisial SH diketahui melakukan perbuatan tidak senonoh alias berhubungan intim layaknya suami istri.

Akibat perbuatan keduanya, LH mengandung buah cinta terlarang dari hubungan gelap mereka. Setelah ditelusuri, ternyata pasangan tersebut adalah mantan suami istri yang telah bercerai dan memiliki akta cerai dari Pengadilan Agama.

Mengetahui hal tersebut, keluarga LH meminta pertanggungjawaban SH. LH dan SH kemudian menikah lagi disaksikan oleh keluarga LH dan SH. Celakanya, SH sebenarnya saat ini telah menikah dengan wanita lain.

Persoalan akhirnya muncul akibat pernikahan LH dan SH yang menyeret nama Kepala Pekon Datar Lebuay, Suhartono. Kepala Pekon tersebut diisukan memaksa dan memfasilitasi pernikahan LH dan SH di Balai Pekon.

Hasil penelusuran dari awak media, Rabu (19/05/21), didapatkan informasi bahwa pasangan tersebut adalah pasangan suami istri LH dan SH telah dikaruniai seorang anak berusia 12 tahun pada pernikahan sebelumnya. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui KK (Kartu Keluarga) yang mereka miliki. Karena sesuatu dan lain hal, terjadi ketidakcocokan di antara mereka dan akhirnya memutuskan bercerai beberapa waktu lalu.

Tapi belakangan ini mereka berdua kembali menjalin cinta dan melakukan hubungan layaknya suami istri hingga LH hamil. Permasalahan keluarga LH terdengar oleh Kepala Dusun setempat dan mencoba menyelesaikannya, namun Kepala Dusun tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Akhirnya Kepala Dusun dan keluarga kedua belah pihak meminta saran dari Kepala Pekon Datar Lebuay, Suhartono, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kedua belah pihak akhirnya memutuskan untuk menikah kembali agar tidak terjadi benturan antara mereka. Pernikahan dilakukan di Balai Pekon Datar Lebuay.

Beberapa waktu kemudian, beredar isu yang menuding Kepala Pekon Suhartono memaksa dan memfasilitasi kedua pasangan LH dan SH menikah lagi. Suhartono pun menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi isu liar tersebut.

Konferensi pers ini turut dihadiri Babinsa setempat, Serma Kisman; Sekdes, Ahmad Toyib; PLD, Tarmidi; dan sejumlah aparatur pekon; serta keluarga kedua belah pihak. "Terus terang saya tidak memaksa mereka menikah di balai pekon, apalagi memfasilitasi. Akan tetapi karena keadaannya memanas antar kedua belah pihak, maka hal tersebut kami lakukan untuk menghindari timbulnya keributan antara kedua belah pihak," jelas Suhartono.

Ia menambahkan, "Saya tidak meresmikan pernikahan mereka, hanya melihatnya saja, karena yang meresmikan pernikahan tersebut bukan hak saya."

Sementara itu, kedua pasangan tersebut mengakui bahwa mereka menikah di Balai Pekon atas keinginan keluarga demi menutupi rasa malu. "Kami menikah di balai pekon atas keinginan keluarga kami demi menutupi rasa malu dan aib kami. Kami tidak dipaksa oleh aparat pekon, dan kami meminta aparat pekon untuk menyaksikannya saja," ujar LH dan SH.

Dari penuturan semua pihak itu disimpulkan bahwa isu yang menyatakan Suhartono memaksa LH dan SH menikah adalah tidak benar. Mereka menikah atas keinginan keduanya dan keluarga mereka. Tindakan yang diambil oleh Suhartono saat itu sudah tepat, demi menghindari keributan antara kedua belah pihak.

Bagaimana dengan istri SH yang dinikahi sebelum menikahi kembali LH? Tunggu berita episode berikutnya. (Tim PPWI)

Editor: NJK

NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS  – Budi Prayitno, seorang paruh baya yang mempunyai hobi menulis ini memberikan inspirasi tersendiri. Terinspirasi dari seorang gadis belia, ternyata membuat Budi Prayitno mampu menuangkan ke dalam sebuah tulisan. Kisah nyata gadis belia akhirnya menjadi sebuah buku dan yang akan membuat kita penasaran dengan kisah hidupnya.

Mengenal lebih jauh Budi Prayitno, dengan sapaan Mas Budi ini adalah sebagai Pemimpin Redaksi di salah satu Media Online di Provinsi Riau dengan portal berita riauexpress.com. Siapa yang tak kenal dengan beliau di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.

Budi Prayitno tinggal di salah satu desa di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dengan 3 putra ini selalu meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan menulis selain kegiatan rutin untuk mengisi karya jurnalis di portal riauexpress.com.



Hampir setiap malam goresan tinta selalu mengisi waktu luang dengan ditemani segelas kopi. Terlebih dengan dukungan sang istri tercinta, akhirnya sebuah buku dengan judul “Rintihan Gadis Yang Terbuang” terselesaikan dan saat ini sedang dilakukan penggandaan yang diterbitkan oleh DOTPLUS Publisher dengan nomor International Standard Book Number  : ISBN 978-623-968034-3. Jelas Budi Prayitno kepada awak media, Kamis (20/01/21) melali pesan WhatsApp.



Ketika ditanya, apa ide awal untuk menulis cerita ini. Budi Prayino menjelaskan dengan singkat

Buku yang baru saya terbitkan ini, meruapakan buah goresan tinta dan tersusun berawal dari seorang gadis yang umurnya masih belia. Namun dari sejak masih berkumpul dengan kedua orangtua bersama adik-adiknya, hingga sampai ketika hidup sendirian di perantauan, terus menemui berbagai hambatan dan rintangan, dan mungkin memang itu sudah menjadi garis takdir dalam kehidupannya di dunia.

Ia meninggalkan kampung halaman setelah diusir oleh ayah kandungnya hanya disebabkan persoalan sepele, membuat gadis itu dengan terpaksa harus meninggalkan ibu serta adik-adiknya yang masih kecil. Ia meninggalkan kampung halaman sekaligus kenang-kenangan,  pergi jauh untuk melangsungkan kehidupan di perantauan.

Dalam menjalani kehidupan di perantauan, gadis itu bukanlah ingin mencari kesenangan dengan hura- hura dan pesta-pora, akan tetapi hanya berupaya untuk bisa bertahan hidup. Kepergiannya di perantauan pun, harus dibayar dengan berbagai ujian dan cobaan yang terus menghadangnya secara bertubi- tubi sepanjang hidupnya, yang terkadang ujian dan cobaan tersebut secara tiba-tiba datang tanpa disadari sebelumnya.

Bagaimana akhir dari cerita Gadis?

Kalau akhir dari cerita tulisan ini, bisa baca di buku ya, saat yang sedang proses pencetakan dan penerbitan oleh DOTPLUS Publisher. Dan mungkin penerbitan pertama ini akan selesai beberapa hari yang akan datang. Jika penasaran, bisa dipesan melalui informasi di portal berita https://riauexpress.com atau https://nusantaraexpress.top. [Red-Tim PPWI]

Foto ; ketua panitia pilkades desa Kutruk, bapak Sumanta dan Bapak Iwan.

Kutruk, Aktual News Terkait viralnya pemberitaan disalah satu media online ada salah satu calon kepala desa (Kades) yang telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) yang mengakibatkan adanya kerumunan massa. Bukan itu saja, diduga kuat salah satu calon kades dengan nomor urut 02 telah melakukan pencuri start dengan membagi-bagikan uang kepada masyarakat atau warga agar memilih dirinya.

Dari video dan pemberitaan yang beredar terlihat jelas calon nomor urut 02 telah membagi-bagikan uang kepada masyarakat, hal tersebut terlihat jelas adanya unsur kesengajaan sehingga terjadi kerumunan.

Dari pemberitaan salah satu media online tanggal 10/05/2021, salah satu berita dari tiga(3) yang telah tayang dengan judul berita ‘Terkuak, inilah calon kades yang bagi-bagi duit ditengah kerumunan massa usai dapat nomor urut’ awak media Aktualnews.co.id beserta awak media indotimes melakukan konfirmasi kepada Panwas pilkades kutruk Kec Jambe Kab, Tangerang, sayangnya ketua Panwas sedang tidak ada ditempat sehingga wawancara atau Konfirmasi awak media Aktualnews.co.id dan media indotimes ke panitia pilkades Kutruk.

Salah satu anggota panitia pilkades kutruk pak Iwan mengatakan, bahwa panitia sudah menghimbau kepada para kandidat atau calon kades Kutruk agar selalu mematuhi prokes diantaranya para calon jangan membawa massa disaat penetapan nomor urut, sehingga tidak terjadi kerumunan. Hal senada juga disampaikan oleh ketua panitia pilkades Kutruk bpk Sumanta, terlepas adanya salah satu calon yang membagikan uang sehingga terjadi kerumunan itu diluar sepengetahuan panitia, pasalnya setelah dilakukan penetapan nomor urut calon kades, panitia pilkades Kutruk masih di dalam kantor Desa Kutruk, Kec Jambe Kab, Tangerang untuk melakukan pemberkasan dan tugas selanjutnya.

Azwar Anas salah satu anggota Panwas sempat dimintai konfirmasi oleh awak media Aktualnews.co.id terkait dugaan adanya kerumunan yang disengaja dengan membagikan uang kepada masyarakat atau warga seperti di video yang viral dan artinya calon tersebut telah mencuri start.

Dari keterangan Azwar Anas, ketua panwas sudah memintai klarifikasi kepada calon tersebut terkait viralnya video dan pemberitaan bagi-bagi uang sehingga terjadi kerumunan massa, namun sayang ketika ketua panwas dihubungi oleh anggotanya, ketua Panwas sedang bekerja dan tidak dapat dimintai konfirmasi terkait apa tindakan Panwas atau sangsi atas apa yang telah dilakukan oleh salah satu calon kades sehingga menimbulkan kerumunan yang diduga disengaja.

Untuk itu awak media akan mengkonfirmasi ke Camat Jambe terkait kerumunan massa yang diduga disengaja oleh salah satu calon kades Kutruk, yang mana perbuatan tersebut telah melanggar prokes, Camat Jambe sebagai pejabat gugus tugas penanggulangan pandemi Covid-19 tingkat kecamatan diharapkan dapat dimintai konfirmasi. [Red/Akt-26/ Har]

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Harapan disampaikan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, terhadap buku 'Menyibak Kebenaran' milik Irman Gusman, yang diluncurkan Kamis (20/5/2021). LaNyalla mengatakan buku ini bisa menjadi inspirasi untuk penegakan hukum di Tanah Air.

Peluncuran buku Irman Gusman digelar berbarengan dengan Webinar Kebangkitan Nasional, di Hutan Kota, Plataran, Senayan, Jakarta.

"Semoga terbitnya buku ini bisa menginspirasi kita dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan, serta penegakan hukum dan HAM. Tidak boleh ada rekayasa dan perlakuan tak adil dalam hukum," kata LaNyalla.

Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan seiring dengan penegakan Hak Asasi Manusia, sesuai amanat konstitusi.

"Penegakan hukum harus memanusiakan manusia. Spiritnya adalah proses penegakan hukum yang berkeadilan dan berperikemanusiaan," ujarnya.

Buku berjudul Menyibak Kebenaran: Drama Hukum, Jejak Langkah, dan Gagasan Irman Gusman, merupakan perenungannya tentang penegakan hukum dan hak asasi manusia negeri ini.

Buku tersebut adalah jilid ke-tiga dari serial eksaminasi terhadap vonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terhadap Irman Gusman, yang akhirnya dibatalkan oleh Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya, Irman Gusman berharap bukunya menjadi bahan perenungan siapapun terkait cara penegakan hukum yang merendahkan martabat manusia.

"Adanya cara penegakan hukum yang menghalangi keadilan. Bahkan sampai intimidasi terhadap keluarga. Termasuk adanya pembohongan publik melalui media untuk mendiskreditkan. Agar semua orang tahu dan belajar," ujar Irman.

Di sisi lain, sesuai momen Kebangkitan Nasional Irman mengajak semua kalangan untuk menyikapi multikrisis yang dihadapi negara ini.

"Kita alami krisis multi dimensi. Krisis kesehatan, ekonomi, sosial, kepercayaan hukum, keadilan, kebudayaan dan krisis identitas. Kita butuh kebersamaan, kekompakan, solidaritas sosial dan gotong royong mencari solusi terbaik hadapi krisis," lengkapnya.

Irman mengajak untuk bangkit dari cara berpikir yang melemahkan sendi-sendi bangsa. Dan perlunya kembali menegakkan komitmen untuk kembali sesuai Pancasila.

"Tegakkan HAM, kembalikan ekonomi kepada rakyat. Jangan abaikan hak-hak hidup mereka. Jangan tergantung pada asing. Maksimalkan potensi dalam negeri," katanya. (*)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Bersih-bersih sampah kembali dilakukan puluhan orang di Obyek Wisata (OW) Pantai Randusanga Indah (Parin), Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (20/5/2021).

Kapten Armed Zaenal Abidin, Danramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes mengemukakan, kegiatan cinta lingkungan itu mendapatkan apresiasi dan bantuan dari segenap elemen di Kecamatan Brebes.

“Kita juga mengapresiasi para pengunjung Parin yang ikut membantu pembersihan sampah,” ujarnya.



Sambungnya, kegiatan itu merupakan salah satu kampanye hidup sehat agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya, sekaligus menggugah kesadaran mereka agar lebih peduli lagi terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, kesadaran terkadang memerlukan contoh atau ada yang mempeloporinya.



“Kita juga melakukan himbauan protokol kesehatan covid-19 kepada para pengunjung pantai,” tandasnya.

Sementara itu, Karnen, SE, selaku Ka Korlap OW. Parin menyatakan terima kasih, karena pembersihan sampah itu sudah sangat membantu pihaknya dalam menjaga keindahan salah satu obyek wisata andalan di kota bawang. (Aan)





NUSANTARAEXPRESS, SAMBAS - Komando Distrik Militer (Kodim) 1208/Sambas kembali menerima 6 (enam) pucuk senjata rakitan secara sukarela dari masyarakat. Keenam pucuk senjata tersebut diserahkan langsung Kades Sempadian H. Karnadi kepada Danramil 03/Tebas Letda Inf Samikun.

Hal tersebut tidak terlepas dari peran aktif Babinsa 03/Tebas Serda Rinto dalam melakukan komunikasi sosial di masyarakat dengan dedikasi dalam memberikan pengayoman.

Komandan Kodim (Dandim) 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr.(Han), Kamis (20/5/2021) mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kinerja Babinsa dalam melakukan penggalangan dan komunikasi sosial yang baik pada warga binaannya dilapangan.



Menurut Letkol Inf Setyo Budiyono, sebagai pembina desa, Babinsa sangat berperan penting dalam membantu, mengarahkan, mengayomi serta membantu kesulitan masyarakat disekelilinganya sesuai dengan pengamalan 8 Wajib TNI. Saya sangat mengapresiasi kinerja Babinsa saya dilapangan, ini merupakan prestasi dan sudah menjadi tugas kami dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Ini prestasi bagi Serdà Rinto sebagai Bintara pembina Desa, harapan saya dapat diikuti oleh Babinsa yang lain dalam memberikan pembinaan yang baik terhadap warga binaannya di wilayah masing-masing,” kata Dandim Sambas.

Sementara itu, Kades Sempadian H. Karnadi menyampaikan bahwa penyerahan senjata rakitan secara sukarela oleh masyarakat juga tidak terlepas dari peran Babinsa. “Saya sebagai Kades sangat bangga dengan kesadaran masyarakat menyerahkan senjata rakitan, karena dengan menyimpan senjata bisa saja berakibat fatal baik diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Hal ini juga dapat memberikan dampak positif di masyarakat, sehingga dapat tercipta situasi aman dan konduaif,” tutupnya(Pendim 1208/Sambas).



NUSANTARAEXPRESS, SINGKAWANG - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad meletakkan batu pertama pembangunan rumah milik Tjhai Se Fong warga Dusun Tanjung Batu Dalam Kopisan, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, Singkawang. Setelah tempat tinggalnya selesai direnovasi melalui program bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Turut serta dalam meletakkan batu pertama Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra serta Dandim 1202/Singkawang, Letkol Inf Condro Edi Wibowo.



Rumah Tjhai Se Fong yang tidak layak huni akan dibedah oleh personel Kodim 1202/Singkawang bekerja sama dengan Pemkot Singkawang. Program bedah rumah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI dan Pemkot untuk membantu kesejahteraan masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang layak dan sehat.

Selain meletakkan batu pertama pembangunan rumah, Pangdam XII/Tpr bersama Forkopimda Kota Singkawang dalam kesempatan tersebut juga menyerahkan bantuan berupa Sembako kepada masyarakat kurang mampu di lokasi bedah rumah.



Saat memberikan keterangan, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengapresiasi kepada Dandim 1202/Skw dan Walikota Singkawang yang memberikan karya nyata berupa bedah rumah tidak layak huni serta pemberian bantuan berupa Sembako kepada warga yang membutuhkan.

"Tentunya ini sangat membantu di era pandemi ini. Sehingga kita mengharapkan dengan dukungan ini masyarakat bisa semangat kembali dan tumbuh lagi semangat gotong royongnya untuk bahu membahu mengatasi pandemi Covid-19," harap Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. (Pendam XII/Tpr)
Diberdayakan oleh Blogger.