NUSANTARAEXPRESS, PANAI HILIR - Senin 31 Mei 2021, Bertempat di Aula pertemuan kantor Camat Panai Hilir, PJ. Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang, S.Pi, M.Si, didampingi Asisten I Sarimpunan Ritonga, Mpd, PLT Asisten II Akmaluddin Harahap,S.Sos, Kadiskes Kamal Ilham, SKM, Kadishub Bonaran Tambunan,Sip, Kadis Perikanan dan Kelautan Adlin Tanjung, Camat Panai Hilir Hadmansyah, Kabid Perikanan dan Tangkap dinas Kelautan Provinsi Sumatera Utara Yuliani Siregar, Kabid Pengawasan PH.Panggabean, Danposal Sei Berombang Letda Laut (T) Wahid Nur Hidayat SH, Danramil Panai Hilir Mayor Inf, Samsul Harahap, membuka forum komunikasi dan diskusi bersama masyarakat pesisir pantai.



Forum komunikasi dan diskusi dimaksud bertujuan agar pemerintah kabupaten labuhanbatu mengetahui keluh kesah masyarakat sekitar terutama para nelayan.

PJ Bupati menyebutkan, sejak dilantik menjadi pejabat Bupati Labuhanbatu oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada bulan Maret lalu, segala sesuatu terkait pemerintahan kabupaten labuhanbatu menjadi tanggung jawabnya.



"Sejak dinyatakan sebagai PJ Bupati Labuhanbatu, segala urusan kepemerintahan menjadi tanggungjawab saya, saya lah yang mengisi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Labuhanbatu".

Dari itu walaupun dalam waktu singkat, saya harus mengetahui apa saja kendala, keinginan dan keluh kesah masyarakat yang saya pimpin.insha Allah akan kita jadikan pembahasan dan menemukan cara penyelesaiannya. Ujar PJ.Bupati.

Mulyadi juga menyampaikan, selain sebagai PJ Bupati Labuhanbatu, dirinya sa'at ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara, yang mana hari juga menurunkan Kepala bidang pengawasan dan kepala bidang perikanan dan penangkapan, yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dialami para nelayan.ucapnya.



Pada panel diskusi tersebut, salah satu warga sekitar Budi Saragi menyampaikan persoalan yang dialami para nelayan, yaitu terkait ijin memperoleh BBM bersubsidi untuk para nelayan. Yang mana menurut Budi salah satu untuk memperoleh BBM bersubsidi harus memiliki ijin Kapal Penangkapan Ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera.yang mendapat respon langsung dari PJ.Bupati Labuhanbatu.

Kemudian salah satu guru disalahsatu sekolah di Panai hilir juga menyampaikan aspirasinya terkait penyaluran vaksinasi Covid-19, dirinya berharap nantinya para gurulah yang pertama mendapatkan suntikan vaksin, karena agar proses belajar tatap muka yang direncanakan segera terealisasi.karena guru adalah orang yang akan bersentuhan langsung dengan anak didik.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H.Kamal Ilham, SKM, mengatakan dari 650 vial vaksin yang akan terima nanti, 30 vial terbagi dua tahap akan diprioritaskan untuk para guru.

"Sekitar dua hari Kedepan kita akan menerima 650 vial vaksin, akan kita prioritaskan untuk para guru di daerah pantai ini yang belum menerima suntikan vaksin, ini akan kita berikan secara bertahap, tahap pertama 15 vial dan kedua juga 15 vial, jadi total 30 vial akan kita prioritaskan untuk Kecamatan Panai Hilir" ujar Kamal.

Usai berdiskusi, PJ Bupati Labuhanbatu beserta rombongan melanjutkan makan siang bersama unsur muspika dan awak media yang hadir dilokasi. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - PJ. Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang,S.Pi, M.Si, menyerahkan bantuan Tekhnis Alat Keamanan transportasi Angkutan Sungai Penyeberangan (ASP) kepada pengusaha bot yang berada di Tanjung Serang Elang dan Labuhanbilik Senin 31/5/2021 di Aula Kantor KPLP Kecamatan Panai Hulu.



Bantuan berupa 200 life jacket ataupun pelampung dari dinas perhubungan provinsi Sumatera melalui Dinas Perhubungan Labuhanbatu tersebut diserahkan secara simbolis oleh PJ Bupati Labuhanbatu kepada dua orang pengusaha bot sesuai protokol kesehatan Covid-19 seusai penandatanganan berkas acara oleh Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan S.Ip, bersama PJ Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang,S.Pi, M.Si.



PJ.Bupati mengatakan beberapa waktu lalu telah diberikan bantuan alat pelampung dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara yang mana bertujuan untuk meningkatkan keamanan dalam proses penyebrangan transportasi Angkutan Sungai Penyeberangan yang ada di penyebrangan labuhanbilik dan Tanjung Serang Elang.

Dalam kesempatan itu PJ Bupati juga berpesan kepada seluruh aparatur pemerintahan untuk tetap melaksanakan tugas pokok melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

" Meski saat ini kita dalam masa politik di kepemimpinan kabupaten labuhanbatu, namun saya berharap kepada kita semua selaku aparatur pemerintah jangan terbawa suasana, kita harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati" ucapnya.



PJ. Bupati juga mengingatkan, masa pandemi Covid-19 kiranya para Camat dan aparatur pemerintahan desa tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 4 M.

Disisi lain Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan,Sip, melaporkan bahwa ada sekitar 200 life jacket atau pelampung hari ini diberikan kepada pengusaha bot penyebrangan Labuhanbilik dan Tanjung Serang Elang, semua ini diberikan guna meningkatkan pelayanan keamanan kepada para pengguna jasa transportasi air, semoga ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.ujar Bonaran.



Selain PJ Bupati Labuhanbatu, turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Asisten 1 Sarimpunan Ritonga,M.Pd, Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan beserta staf, Kadiskes Kamal Ilham, SKM, Kadisperindag Khairuddin Nasution, Kepala KPLP Labuhanbilik, Unsur Muspika Panai tengah, Camat Panai Tengah dan masyarakat setempat. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Ketua Komite I DPD-RI, Fachrul Razi, MIP, menyatakan mendukung Mamuju untuk dijadikan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat. Sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini, provinsi hasil pemekaran dari provinsi induk Sulawesi Selatan itu hingga hari ini belum memiliki ibukota yang berstatus sebagai Kota. Sampai saat ini, Mamuju yang selama ini diposisikan sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Barat masih berstatus sebagai wilayah kabupaten yang dikepalai oleh seorang Bupati.

Terkait dengan hal tersebut, Fachrul Razi mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk sesegera mungkin memproses Kabupaten Mamuju beralih status menjadi Kota Mamuju. Segala persyaratan administratif segera disiapkan agar proses penyiapan peraturan perundangannya dapat secepat mungkin dibahas oleh Senayan. “Provinsi ini sudah berusia 15 tahun sejak dimekarkan, semestinya ibukota provinsinya sudah harus dipersiapkan sejak awal. Khan aneh jika ada provinsi tidak punya ibukota, yang ada ibukabupaten. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan?” ujar Senator DPD-RI dari Aceh itu dengan nada tanya.

Hal ini diungkapkan Fachrul Razi dalam kunjungan kerjanya bersama Ketua DPD-RI, LaNyalla Mattalitti ke Sulawesi Barat, Minggu, 30 Mei 2021. Fachrul bersama beberapa Senator berada di Sulawesi Barat dalam rangkaian kunjungan kerja DPD-RI ke beberapa daerah provinsi di Indonesia.

“Saya meminta kepada Menteri Dalam Negeri agar sesegera mungkin memproses dan menyiapkan segala perangkat yang diperlukan untuk transformasi Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju. Bisa saja satu wilayah kabupaten menjadi satu kota atau dimekarkan menjadi dua wilayah otonom, Kabupaten Mamuju dan Kota Mamuju. Tinggal lihat keterpenuhan persyaratannya sebagai suatu daerah kabupaten/kota,” kata Senator jebolan master dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Sementara itu, dari penelusuran media ini, pada akhir 2019 lalu, Komite I DPD RI telah mengupayakan ke Kementerian Dalam Negeri terkait penyiapan Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju dalam hubungannya dengan penetapan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat secara definitif. Kendala utama yang dihadapi untuk perobahan status kabupaten menjadi kota saat itu adalah belum rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten ini. (APL/Red)

Siantar, Aktual News– Polrses Pematangsiantar gelar Apel upacara purna bakti dua personil dihalaman Apel Mapolres Pematangsiantar yang dipimpin oleh Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan BinangaI SiregarI, S.Ik turut diikuti oleh Para Kabag,Kasat, Kapolsek jajaran , Perwira dan personil Polres Pematangsiantar, bertempat di lapangan apel polres Pematangsiantar Senin 31 Mei 2021.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, S.Ik, menyampaikan upacara Purna Bhakti ini pada hakekatnya merupakan penghargaan yang tulus dari segenap kesatuan serta rasa kecintaan bagi anggota yang memasuki masa pensiun atas pengabdian selama dinas aktif sampai mengakhiri masa purna tugas di kepolisian.

Setelah upacara dilaksanakan dilanjutkan dengan Pelepasan Purna Bhakti Ke dua personil An : Kompol Dolok Panjaitan,SH Dan IPDA Wilson Silalahi di Aula Widya Satya Brata Polres Pematangsiantar yang diikuti Ketua Bhayangkari Cabang Pematangsiantar Ny. FIFI Boy SIREGAR dan Pengurus Bhayangkari Kota Pematangsiantar.

Kapolres menyampaikan pelepasan purnabakti ini sebagai wujud penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Kompol Dolok Panjaitan,SH Dan IPDA Wilson SilalahiI yang telah mengabdikan diri sebagai insan Bhayangkara, dan dengan suka maupun duka, semua tenaga, pikiran, ide tercurah, sampai kadang meninggalkan keluarga demi pelaksanaan tugas yang diemban. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan pahala yang setimpal atas amal bakti sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang selama ini dijalankan, dilanjut tradisi pengalungan Bunga Kepada Kompol Dolok Panjaitan,SH.

Waka Polres Kompol Dolok Panjaitan ,SH mewakili purnawirawan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pematangsiantar dan seluruh jajaran atas pelaksanaan kegiatan yang luar biasa ini. Tak lupa atas nama pribadi dan keluarga kami mohon maaf jika selama bekerjasama dengan rekan-rekan semua terdapat khilaf. Semoga Polri semakin jaya dan mendapat tempat dihati masyarakat dan siap  mendukung kinerja Polri kedepannya walaupun sudah menjalani Purna.

Usai upacara tersebut, rangkaian kegiatan pun dilanjutkan pemberian ucapan selamat yang dimulai dari Kapolres dengan ibu , Para Kabag, Kasat, Kapolsek, Pa dan Personil Polres Pematangsiantar,Selamat menjalankan masa purnabakti. Semoga senantiasa sehat dan semoga Tuhan melindungi kita semua.  [ Red/Akt-40/Kiki ]

 

Aktual News

 

 

Labuhanbatu, Aktual NewsSenin 31 Mei 2021, Bertempat di Aula pertemuan kantor Camat Panai Hilir, PJ. Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang, S.Pi, M.Si, didampingi Asisten I Sarimpunan Ritonga, Mpd, PLT Asisten II Akmaluddin Harahap,S.Sos, Kadiskes Kamal Ilham, SKM, Kadishub Bonaran Tambunan,Sip, Kadis Perikanan dan Kelautan Adlin Tanjung, Camat Panai Hilir Hadmansyah, Kabid Perikanan dan Tangkap dinas Kelautan Provinsi Sumatera Utara Yuliani Siregar, Kabid Pengawasan PH.Panggabean, Danposal Sei Berombang Letda Laut (T) Wahid Nur Hidayat SH, Danramil Panai Hilir Mayor Inf, Samsul Harahap, membuka forum komunikasi dan diskusi bersama masyarakat pesisir pantai.

Forum komunikasi dan diskusi dimaksud bertujuan agar pemerintah kabupaten labuhanbatu mengetahui keluh kesah masyarakat sekitar terutama para nelayan.

PJ Bupati menyebutkan, sejak dilantik menjadi pejabat Bupati Labuhanbatu oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada bulan Maret lalu, segala sesuatu terkait pemerintahan kabupaten labuhanbatu menjadi tanggung jawabnya.

” Sejak dinyatakan sebagai PJ Bupati Labuhanbatu, segala urusan kepemerintahan menjadi tanggungjawab saya, saya lah yang mengisi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Labuhanbatu”.

Dari itu walaupun dalam waktu singkat, saya harus mengetahui apa saja kendala, keinginan dan keluh kesah masyarakat yang saya pimpin.insha Allah akan kita jadikan pembahasan dan menemukan cara penyelesaiannya. Ujar PJ.Bupati.

Mulyadi juga menyampaikan, selain sebagai PJ Bupati Labuhanbatu, dirinya sa’at ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara, yang mana hari juga menurunkan Kepala bidang pengawasan dan kepala bidang perikanan dan penangkapan, yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dialami para nelayan.ucapnya.

Pada panel diskusi tersebut, salah satu warga sekitar Budi Saragi menyampaikan persoalan yang dialami para nelayan, yaitu terkait ijin memperoleh BBM bersubsidi untuk para nelayan. Yang mana menurut Budi salah satu untuk memperoleh BBM bersubsidi harus memiliki ijin Kapal Penangkapan Ikan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera.yang mendapat respon langsung dari PJ.Bupati Labuhanbatu.

Kemudian salah satu guru disalahsatu sekolah di Panai hilir juga menyampaikan aspirasinya terkait penyaluran vaksinasi Covid-19, dirinya berharap nantinya para gurulah yang pertama mendapatkan suntikan vaksin, karena agar proses belajar tatap muka yang direncanakan segera terealisasi.karena guru adalah orang yang akan bersentuhan langsung dengan anak didik.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H.Kamal Ilham, SKM, mengatakan dari 650 vial vaksin yang akan terima nanti, 30 vial terbagi dua tahap akan diprioritaskan untuk para guru.

” Sekitar dua hari Kedepan kita akan menerima 650 vial vaksin, akan kita prioritaskan untuk para guru di daerah pantai ini yang belum menerima suntikan vaksin, ini akan kita berikan secara bertahap, tahap pertama 15 vial dan kedua juga 15 vial, jadi total 30 vial akan kita prioritaskan untuk Kecamatan Panai Hilir” ujar Kamal.

Usai berdiskusi, PJ Bupati Labuhanbatu beserta rombongan melanjutkan makan siang bersama unsur muspika dan awak media yang hadir dilokasi. [ Red/Akt-01 ]

 

Aktual News

Labuhanbatu, Aktual News-PJ. Bupati Labuhanbatu Muliyadi Simatupang,S.Pi, M.Si, menyerahkan bantuan Tekhnis Alat Keamanan transportasi Angkutan Sungai Penyeberangan (ASP) kepada pengusaha bot yang berada di Tanjung Serang Elang dan Labuhanbilik Senin 31/5/2021 di Aula Kantor KPLP Kecamatan Panai Hulu.

Bantuan berupa 200 life jacket ataupun pelampung dari dinas perhubungan provinsi Sumatera melalui Dinas Perhubungan Labuhanbatu tersebut diserahkan secara simbolis oleh PJ Bupati Labuhanbatu kepada dua orang pengusaha bot sesuai protokol kesehatan Covid-19 seusai penandatanganan berkas acara oleh Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan S.Ip, bersama PJ Bupati Labuhanbatu Mulyadi Simatupang,S.Pi, M.Si.

PJ.Bupati mengatakan beberapa waktu lalu telah diberikan bantuan alat pelampung dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara yang mana bertujuan untuk meningkatkan keamanan dalam proses penyebrangan transportasi Angkutan Sungai Penyeberangan yang ada di penyebrangan labuhanbilik dan Tanjung Serang Elang.

Dalam kesempatan itu PJ Bupati juga berpesan kepada seluruh aparatur pemerintahan untuk tetap melaksanakan tugas pokok melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

” Meski saat ini kita dalam masa politik di kepemimpinan kabupaten labuhanbatu, namun saya berharap kepada kita semua selaku aparatur pemerintah jangan terbawa suasana, kita harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati” ucapnya.

PJ. Bupati juga mengingatkan, masa pandemi Covid-19 kiranya para Camat dan aparatur pemerintahan desa tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 4 M.

Disisi lain Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan,Sip, melaporkan bahwa ada sekitar 200 life jacket atau pelampung hari ini diberikan kepada pengusaha bot penyebrangan Labuhanbilik dan Tanjung Serang Elang, semua ini diberikan guna meningkatkan pelayanan keamanan kepada para pengguna jasa transportasi air, semoga ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.ujar Bonaran.

Selain PJ Bupati Labuhanbatu, turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Asisten 1 Sarimpunan Ritonga,M.Pd, Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Bonaran Tambunan beserta staf, Kadiskes Kamal Ilham, SKM, Kadisperindag Khairuddin Nasution, Kepala KPLP Labuhanbilik, Unsur Muspika Panai tengah, Camat Panai Tengah dan masyarakat setempat. [ Red/Akt-01  ]

 

 

Aktual News

warga menunjukan bekas papan proyek yang dicopot

 

Balaraja, Aktual News
Pembangunan betonisasi di perumahan bukit gading blok L3 Rt 006/02,Desa Cangkudu Kec Balaraja kab, Tangerang.dari pantauan awak media AktualNews dan rekan-rekan media lainnya pembangunan betonisasi tersebut kuat dugaan ada indikasi pembohongan anggaran dan pembohongan publik.pasalnya menurut keterangan dari salah satu warga pembangunan betonisasi tersebut baru selesai tiga(3) hari yang lalu namun ada yang janggal pagi minggu 30/05/2021, papan proyek atau papan anggaran dicopot oleh oknum mandor atau pekerja yang bekerja di sini ujar warga atau narasumber.

Masih menurut keterangan dan informasi warga pekerjaan betonisasi tersebut dari aspirasi dewan ( sesuai rekaman video-red ) seingat dirinya ( warga-red ) sebelum papan proyek dicopot panjang pekerjaan 71 meter dengan luas 5 meter tetapi anggarannya berapa dan proyek tersebut dari dinas mana warga tersebut juga tidak mengingatnya dan warga atau narasumber juga mengatakan jika perumahan Bukit Gading aset fasos dan fasumnya belum di serahkan ke pemda kabupaten Tangerang jika tidak percaya awak media di persilahkan dan tanyakan ke kantor pemasaran.

Hal tersebut menjadi pertanyaan besar hampir semua insfratruktur mulai dari paving blok, betonisasi dan pembangunan sarana air bersih ( SAB ), semua pembangunan tersebut anggaranya dari aspirasi dewan namun dari sekian banyak pekerjaan atau proyek pembangunan yang menggunakan aspirasi dewan sebagian besar tidak ada papan informasi anggaran yang lebih miris pembangunan yang mengatas namakan aspirasi dewan namun di papan proyek tertulis dari APBD dan hal tersebut yang menjadi dugaan adanya korupsi dengan modus pengalihan anggaran dari aspirasi dewan menjadi APBD sehingga kuat dugaan adanya tumpang tindih anggaran yang terorganisir.
[ Red/Akt-26/Har ]

 

Aktual News

 

Jakarta, Aktual News – Ketua Komite I DPD-RI, Fachrul Razi, MIP, menyatakan mendukung Mamuju untuk dijadikan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat. Sebagaimana diketahui bahwa hingga saat ini, provinsi hasil pemekaran dari provinsi induk Sulawesi Selatan itu hingga hari ini belum memiliki ibukota yang berstatus sebagai Kota. Sampai saat ini, Mamuju yang selama ini diposisikan sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Barat masih berstatus sebagai wilayah kabupaten yang dikepalai oleh seorang Bupati.

Terkait dengan hal tersebut, Fachrul Razi mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk sesegera mungkin memproses Kabupaten Mamuju beralih status menjadi Kota Mamuju. Segala persyaratan administratif segera disiapkan agar proses penyiapan peraturan perundangannya dapat secepat mungkin dibahas oleh Senayan. “Provinsi ini sudah berusia 15 tahun sejak dimekarkan, semestinya ibukota provinsinya sudah harus dipersiapkan sejak awal. Khan aneh jika ada provinsi tidak punya ibukota, yang ada ibukabupaten. Sampai kapan kondisi ini dibiarkan?” ujar Senator DPD-RI dari Aceh itu dengan nada tanya.

Hal ini diungkapkan Fachrul Razi dalam kunjungan kerjanya bersama Ketua DPD-RI, LaNyalla Mattalitti ke Sulawesi Barat, Minggu, 30 Mei 2021. Fachrul bersama beberapa Senator berada di Sulawesi Barat dalam rangkaian kunjungan kerja DPD-RI ke beberapa daerah provinsi di Indonesia.

“Saya meminta kepada Menteri Dalam Negeri agar sesegera mungkin memproses dan menyiapkan segala perangkat yang diperlukan untuk transformasi Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju. Bisa saja satu wilayah kabupaten menjadi satu kota atau dimekarkan menjadi dua wilayah otonom, Kabupaten Mamuju dan Kota Mamuju. Tinggal lihat keterpenuhan persyaratannya sebagai suatu daerah kabupaten/kota,” kata Senator jebolan master dari Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia itu.

Sementara itu, dari penelusuran media ini, pada akhir 2019 lalu, Komite I DPD RI telah mengupayakan ke Kementerian Dalam Negeri terkait penyiapan Kabupaten Mamuju menjadi Kota Mamuju dalam hubungannya dengan penetapan Ibukota Provinsi Sulawesi Barat secara definitif. Kendala utama yang dihadapi untuk perobahan status kabupaten menjadi kota saat itu adalah belum rampungnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten ini. [ Red/Akt-01/APL ]

 

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Dua rumah warga di Desa Siwungkuk, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak akibat angin puting beliung pada Sabtu sore 29 Mei 2021.

Disampaikan Danramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, melalui Babinsa setempat, Pelda Saryo, kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, di RT. 10 RW. 3.

“Rumah Pak Syukri (41) dan Ibu Sumyati mengalami kerusakan cukup parah,” terangnya, Minggu pagi (30/5/2021).

Dijelaskannya mendetail, kejadian bermula saat wilayah Kecamatan Wanasari diguyur hujan deras, termasuk wilayah Desa Siwungkuk. Hujan kemudian juga disertai angin kencang/puting beliung selama kurang lebih 25 menit.



Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 50 juta dari kedua rumah, yaitu kerusakan teras dan dinding belakang rumah roboh.

Menurutnya, kerusakan kedua rumah karena letaknya yang berada di pinggir sawah dan pekarangan warga setempat, sehingga angin langsung menerpa bangunan tanpa adanya penghalang alami yaitu pepohonan.

“Kedua rumah juga cukup jauh dari pemukiman warga lainnya, ditambah dinding bangunan juga belum diplester sehingga kondisinya kurang kuat.

Ditambahkannya, koordinasi dengan pemerintah desa setempat sudah dilakukan untuk bergotong-royong membantu pemilik rumah memperbaiki kerusakan.

Pihaknya bersama Bhabinkamtibmas Siwungkuk juga telah menghimbau warga agar lebih waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrim, yaitu hujan disertai angin kencang, termasuk mengurangi cabang-cabang pohon di sekitar pekarangan rumah agar tidak membahayakan bangunan saat diterjang puting beliung. (Aan)

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Setelah sukses dengan peternakan sistem gembala sapi Jabres (Jawa-Brebes) di Padang Penggembalaan Ternak Maribaya seluas 104 hektar di Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes, mencanangkan pengembangan ternak sapi Jabres di sejumlah desa di 5 kecamatan.

Disampaikan Kepala DPKH Brebes drh. Ismu Subroto M.Si melalui Hendri Adi Komara, S.Pt, M.Pt (43), Kabid Budidaya Ternak DPKH Brebes, bahwa kelima kecamatan yang menjadi sentra pengembangan budidaya sapi Jabres meliputi Bantarkawung, Ketanggungan, Larangan, Banjarharjo, dan Kecamatan Salem.



“Sapi Jabres adalah plasma nutfah sapi lokal Kabupaten Brebes atau salah satu Sumber Daya Genetik Hayati (SDGH) sapi lokal Indonesia, dimana sejak dulu telah memegang peranan penting dalam memasok dan menjaga stabilitas harga daging di Brebes khususnya dan Jawa Tengah umumnya,” bebernya selepas acara launching Kampung Ternak Sapi Jabres di Pendopo Kecamatan Bantarkawung, Sabtu (29/5/2021).

Lanjutnya, sapi Jabres sebagai salah satu rumpun sapi lokal Indonesia telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2842/KPTS/LB.430/8/2012, tanggal 13 Agustus 2012 lalu.



Hal itu kemudian diperkuat dengan terbitnya Keputusan Menteri Pertanian Nomor 347/KPTS/PK.020/5/2016, tentang penetapan Kabupaten Brebes sebagai wilayah sumber bibit sapi Jabres.

“Potensi plasma nutfah sapi Jabres ini perlu ditingkatkan lagi dengan pengelolaan secara baik dan berkelanjutan, yaitu pengembangan pusat-pusat pembibitan ternak di pedesaan,” sambungnya.

Menurutnya, itu merupakan salah satu upaya pelestarian sapi Jabres, sehingga kesehatan hewan di tingkat para petani desa harus ditingkatkan melalui kegiatan terprogram mulai dari penyidikan, pengamatan, pengawasan, pencegahan, pemberantasan penyakit pada ternak.

Menurutnya, dengan memberdayakan dan melatih peternak dari masyarakat, itu juga merupakan upaya untuk menjaga stok bibit sapi Jabres yang berkualitas.



Untuk desa yang menjadi pilot project pengembangan ternak adalah Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, dengan sebutan Kampung Ternak Sapi Jabres.

Di Pengarasan, pelatihan yang sudah dilaksanakan adalah penerapan good breeding, penyelamatan betina produktif, penjaringan pejantan, pelayanan kesehatan hewan, dan kegiatan asuransi ternak.

Pihaknya berharap kedepan desa-desa lainnya di 5 kecamatan tersebut mampu menghasilkan bibit sapi Jabres sesuai SNI.

Dalam workshop di Pendopo Kecamatan Bantarkawung itu juga diisi oleh beberapa narasumber yaitu Dr. Peni Wahyu Prihandini, S.Pt, M.P Dosen Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta, dan Ir. Panjono, S.Pt. M.P dari Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan.

Untuk diketahui, sapi Jabres merupakan hasil persilangan antara sapi Madura/Bali dengan sapi lokal atau ongole, sehingga sapi ini memiliki tingkat adaptasi yang tinggi di lingkungan yang ekstrim atau minim makanan. Walaupun demikian, daging sapi Jabres sendiri jauh lebih enak saat dikonsumsi.

Jadi sapi ini sangat mudah dipelihara karena memiliki ketahanan tubuh yang lebih dan mau makan jenis daun apa saja.

Untuk harga di pasaran, sapi Jabres juga lebih murah yakni berkisar antara Rp. 9-11 juta/ekor dengan ukuran dan berat yang sama dari sapi jenis lainnya.

Sementara itu, sekilas tentang Padang Penggembalaan Ternak Maribaya adalah inovasi dari DPKH Brebes agar Jawa Tengah mempunyai padang penggembalaan ternak seperti di Padang Mangatas di Sumatera Barat atau di New Zealand. Jadi sampai dengan saat ini, Padang Penggembalaan Ternak Maribaya adalah satu-satunya padang penggembalaan ternak di Jateng.

Di padang ini, setidaknya ada 110 ekor sapi Jabres, dimana awalnya pada tahun 2015 hanya ada 10 ekor bantuan dari Dinas Peternakan Pusat, ditambah bantuan dari Pemkab Brebes sebanyak 78 ekor pada 2016 lalu.

Padang ini juga dinamai Eduwisata Kandang Pelangi, dimana para wisatawan diajak untuk mengecat kandang kambing milik masyarakat Dukuh Maribaya dengan cat warna-warni. (Kujang/Aan)

NUSANTARAEXPRESS, SIAK – Kehadiran Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering Indonesia di Kabuoaten Siak Provinsi Riau memberikan warna tersendiri. Kerja nyata dan pengabdiannya memberikan gambaran bahwa keberadaannya harus dipertahankan. Bantuan sosial yang dilakukan terus terpantau oleh Media Express Group.

Kali ini Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering menggandeng Ikatan Perantau Tualang (IPT) Desa Tualang RT 01 untuk melakukan kegiatan Bantuan Sosial, Minggu (30/5/21).

Kali ini yang menjadi sasaran Bansor adalah di Desa Tualang, Desa Perawang Barat, Kampung Langkai dan Dusun 3 Kecamatan Siak Kabupaten Siak Provinsi Riau.

[caption id="attachment_61968" align="aligncenter" width="487"] Foto 2 : Secata simbolis penyerahan di kediaman Ibu Ria Fransiska di Desa Tualang diserahkan oleh Ronal. Minggu (30/05/21).[/caption]

Simbolis penyerahan di kediaman Ibu Ria Fransiska di Desa Tualang diserahkan oleh Ronal Antoni. Ucapan terima kasih Ibu Ria Fransiska kepada tim, karena selama sebelas tahun tinggal di Desa Tualang ini blom pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

“Alhamdulillah dengan kedatangan tim Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering Indonesia dan Ikatan Perantau Tualang (IPT). Hanya ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada semua tim, mudah-mudahan dibalas oleh Allah SWT. Semoga menjadi berkah dan selalu dalam lindungan Allah SWT”.

Bansos yang lain di tempat berbeda di Desa Perawang Barat Jl. Sehati GG Mawar, ibu Lina dan pak Junaidi yang belum mendapatkan BLT ini juga jadi perhatian khusus bagi tim Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering Indonesia.

“Terimakasih ya pak. Mudah-mudahan sehat selalu dan dipanjangkan umurnya serta diberikan kesehatan. Aamiin”. ibu Lina dan pak Junaidi kepada awak media.

[caption id="attachment_61970" align="aligncenter" width="487"] Foto 3: Penyerahan Bansos di Jl.Belantik Kampung Langkai Kecamatan Siak Kabupaten Siak ini adalah pak Taram. Minggu (30/05/21).[/caption]

Sasaran ketiga di hari yang sama di Jl.Belantik Kampung Langkai Kecamatan Siak Kabupaten Siak ini adalah pak Taram. Bansos diserahkan langsung oleh tim.

“Dengan kehadiran Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering dan Ikatan Perantau Tualang (IPT) kami bangga dan patut diacungkan jempol. Terimakasih”. Jelas penerima bantuan.

[caption id="attachment_61971" align="aligncenter" width="487"] Foto 4: Penyerahan Bansos Bansos kepada Ibu Ismawati Jl. Belantik Gg. Durian Dusun 3. Minggu (30/05/21).[/caption]

Terakhir, Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering dan Ikatan Perantau Tualang (IPT) menyerahkan Bansos kepada Ibu Ismawati Jl. Belantik Gg. Durian Dusun 3 Kecamatan Siak Kabupaten Siak.

“Kegiatan Bantuan Sosial yang kita lakukan selama ini mudah mudahan memberikan nilai positif bagi kami sebagai tim dari Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) Komda Siak dan Yayasan Gerakan Muda Reclassering dan juga kepada mereka yang mendapatkannya. Kali ini kami menggandeng Ikatan Perantau Tualang (IPT) untuk memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang memang membutuhkan bantuan”. Jelas Abdul Azis kepada Media Express Group.

“Harapan kami tetap sama, seperti sebelumnya. Mudah-mudahan di Kabupaten Siak ini muncul pemerhati-pemerhati sosial lainnya, sehingga mereka-mereka yang memang perlu bantuan tetap bisa terakomodir. Hanya sebatas inilah yang bisa kami lakukan. Jangan dipandang berapa nilainya. Yang jelas kepedulian kami akan terus kami pertahankan”. Jelas Azis.

“Siapapun anda, organisasi, perorangan atau yayasan yang ingin memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, kami siap untuk menjadi perpanjangan tangan dan langsung terjun ke lapangan. Mari kita bergandengan tangan demi mereka-mereka yang membutuhkan”. Pungkas Abdul Azis Ketua LMR-RI Komda dengan optimis. [MS]

Pak Asep terbaring dirumahnya hampir 2 tahun karena tumor dan stroke.

Bogor, Aktual News Hampir 2 tahun Pak Asep (65) tahun terbaring karena tumor dan stroke dirumahya yang kecil hanya beralaskan tikar dan sempit, diantara saluran air ditepi jalan, sungguh sangat memprihatinkan, di Cijujung, kecamatan Sukaraja, kabupaten Bogor.

Sebelumnya Asep pernah bekerja sebagai tukang las, sampai akhirnya ia sakit dan sejak dibawa kerumah sakit RSUD Cibinong dengan berbagai pemeriksaan dan hasilnya terkena tumor, sempat dibawa ke alternatif ia juga terkena stroke. Apapun hasilnya yang jelas kondisinya harus ada penanganan dari hasil tersebut dengan penyakit yang diderita pak Asep saat ini.

Istri Pak Asep, ibu Uci (39) tahun dengan semangat sehari-harinya berjualan telor ayam dan isi ulang air eceran melalui pesananan di area sekitar ditempat tinggalnya demi menghidupi keluarganya dan juga anaknya yang kini sudah lulus SMA.

Istri pak Asep, Ibu Uci
Istri pak Asep, ibu Uci

Saat ditemui oleh awak media aktualnews.co.id pada Minggu  (30/05/2021) sekitar Pukul 12.00 WIB di sekitar pos dekat Perum Tatya Asri desa Cijujung, kecamatan Sukarja, kabupaten Bogor, Uci menuturkan,” saya hanya bisa berharap semua lebih baik kedepanya, terutama anak saya yang baru lulus sekolah mudahan hidupnya gak seperti saya itu saja”.

Harapan Uci, semoga semua bisa lebih baik dan pantang menyerah dalam menjalani hidup ini dengan kondisi apapun dan juga membutuhkan uluran tangan untuk kesembuhan suami saya, Pak Asep. [Red/Akt-07/Koswan]

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, PRINGSEWU - Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi, MIP, mengecam keras terjadinya tindak kekerasan dan pemukulan terhadap jurnalis Lampung, yang dilakukan oleh oknum security SPBU di Pringsewu beberapa waktu lalu. Akibat pemukulan yang dilakukan secara tiba-tiba oleh oknum bernama Hendri Wiliansa itu, mata kiri korban Aan Sugiarto mengalami memar dan pendarahan di dalam bola matanya.

“Saya mengecam keras adanya warga yang suka main hakim sendiri, menggungakan kekerasan fisik terhadap orang lain. Itu merupakan bentuk perilaku barbar yang biadab,” tegas Fachrul Razi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komite I DPD-RI, Minggu, 30 Mei 2021.

Terkait peristiwa pemukulan terhadap Aan Sugiarto (42) warga Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung itu, Fachrul mendesak Kapolres Pringsewu segera menindak tegas oknum pelaku penganiayaan tersebut. “Saya percaya Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan motto Presisi-nya akan melaksanakan tugas dan kewenangannya melayani, melindungi dan mengayomi warga masyarakat dengan baik. Untuk kasus penganiayaan atas Aan Sugiarto itu, saya harap Kapolres Pringsewu peka dan bergerak cepat mengusut tuntas dan memproses pelaku tersebut sebelum dia kabur,” ujar Fachrul Razi.

Sebagaimana ramai diberitakan dalam dua hari terakhir, seorang pewarta yang bernaung di organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) atas nama Aan Sugianto mengalami tindak kekerasan dan penganiayaan ketika sedang melakukan pengisian BBM di sebuah SPBU, Kamis, 27 Mei 2021. Kejadian naas yang menimpa Aan Sugianto berupa pemukulan dan hantaman di bagian kepala itu berlangsung tiba-tiba, pada saat korban masih berada di atas motornya, sedang mengantri untuk mengisi BBM.

Peristiwa yang menyebabkan mata sebelah kiri (bukan kanan seperti pemberitaan sebelumnya - red) korban memar dan bengkak itu terjadi di SPBU 23.353.18 yang berlokasi di Jalan Ganjaran 2 Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku tindak pidana kekerasan dan penganiayaan tersebut tidak lain adalah seorang petugas security atau satpam SPBU bernama Hendri Wiliansa.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Polres Pringsewu dengan Nomor laporan: LP/B-317/V/2021/POLDA LPG/RES Pringsewu, tidak lama setelah kejadian. “Korban penganiayaan jurnalis PPWI Provinsi Lampung atas nama Aan Sugiarto, didampingi Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, telah melapor ke Polres Pringsewu, tidak lama setelah kejadian tersebut, Kamis, 27 Mei 2021 malam,” tulis Ketua LSM Topan RI Pringsewu, Asep Sudrajat, dalam laporannya ke Ketua Umum PPWI di Jakarta melalui jaringan WhatsApp-nya. (APL/Red)
Diberdayakan oleh Blogger.