Kotim, Aktual News – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim), AKBP Abdoel Harris Jakin, SIK, M.Si, mengikuti peluncuran atau launching program pembangunan 100.000 rumah bagi anggota Polri, yang berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2021. Launching kegiatan dimulainya pembangunan Perumahan Bhayangkara Presisi, yang merupakan program prioritas Kapolri, ini berlangsung secara virtual, diikuti Kapolres Kotim bersama jajaran Polda Kalteng, bertempat di lokasi pembangunan Perumahan Bhayangkara Polres Kotim.

Selain Kapolres, kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Para Pejabat Utama Polres, Camat Baamang, Pimpinan PT. Wengga Citra Jaya selaku Developer Pembangunan dan Pihak Bank BTN Cabang Sampit. Acara yang berlangsung sejak pukul 15.00 Wib hingga selesai itu, berlangsung aman dan lancar.

Launching Program 100.000 rumah ini dimaksudkan untuk menunjang kesejahteraan serta peningkatan kwalitas personil Polri di era 4.0. Dalam mewujudkan program prioritasnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si terus berupaya memenuhi kebutuhan personel Polri, yang salah satunya adalah memfasilitasi pembangunan perumahan Bhayangkara yang tersebar di seluruh Indonesia, dimana peruntukannya adalah kepada Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP).

Dalam kesempatan ini Kapolres Kotim, AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si, menerangkan bahwa untuk Polda Kalteng akan dibangun sebanyak 775 unit rumah yang tersebar di beberapa wilayah Polres jajaran Polda Kalteng. “Diharapkan kepada Personil Polri, khususnya Polres Kotim, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memiliki rumah sendiri yang uang mukanya telah difasilitasi dengan Pinjaman Uang Muka (PUM) dari Asabri,” jelas Kapolres Jakin. [ Red/Akt-02/Hums-Spt ]

 

 

Aktual News

Pematangsiantar,Aktual News– Alumni MP2 Angkatan 92 Perguruan Taman Siswa mengadakan Temu Kangen untuk menjalin silaturahmi yang sudah 30 tahun tak ketemu di Kemphu Gunpar Coffe di Jl. Asrama Martoba, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (5/6/2021)

Lama tak ketemu , Alumni MP2 Angkatan 92 Perguruan Taman Siswa mengadakan Temu Kangen yang Pertama sekitar 30 Tahun Tak Ketemu.

Dikatakan Esron Silalahi dibuatnya acara reuni ini mengingat sudah sekitar 30 Tahun kita tidak pernah ketemu setelah tamat dari Perguruan Taman Siswa Pematangsiantar Katanya.

” Dulu waktu sekolah di Perguruan Taman Siswa di kelas MP2 Angkatan 92 sama sekali kami tidak terlalu dekat. Setelah tamat, salah satu kawan membuat grup whatsup khusus Alumni MP2 Angkatan 92, digrup inilah tumbuh rasa kekeluargaan kami ujarnya.

” Berkat Group whatsup Khusus Alumni MP2 Angkatan 92 Terjadilah acara reuni almlumni kami pada Sabtu (5/6/2021)” ungkap Esron Silalahi.

Sebelum acara dimulai, makan bersama sesama alumni MP2 Angkatan 92. Setelah itu dilanjutkan pembawaan pembacaan doa memasuki acara dibawakan oleh Sailan Tarigan.

Diacara Temu Kangen, Hadir Salah Satu Guru Bidang Studi Mate matika yang diundang oleh salah satu Alumni MP2.

Saat memberikan kata sambutan temu kangen, Haloho mantan guru dari alumni Angkatan 92 mengatakan ” Saya jadi teringat sama kalian, dimana saya masuk dulu mengajar di MP2 Angkatan 92 di jam-jam yang melelahkan jelasnya.

” Saya Salut, dengan anak MP2 mempunyai kekompakkan hingga akhirnya saya kalian undang di acara temu kangen kalian” puji Haloho.

Mengingat, kalau dulu Anak MP2 Murid-murid yang terbuang ucap Esron Silalahi saat memberikan kata sambutan.

Kami ucapkan terima kasih sama guru kami Pak Haloho bisa hadir diacara temu kangen kami alumni MP2 ucap Esron Silalahi.

” Rekan saya digruop whatsup alumni kita, tutur kata atau bercanda saya berlebihan, itu sama sekali tidak ada untuk merendahkan kalian ungkapnya.

Setelah adanya temu rama kita ini, marilah kita saling Tolong-menolong dan saling dukung-mendukung sesama kita alumni MP2 Angkatan 92 jelasnya.

Mengakhiri acara temu rama , dilanjutkan acara hiburan diiringi keyboard . Acara temu kangen alumni MP2 Angkatan 92 ada yang kini berada di Kota Bandung, Medan, Kabanjahe dan Juga Kota Pematangsiantar. [ Red/Akt-40/Kiki ]

 

 

Aktual News

Tangerang, Aktual News-Kepala desa Pangkat Risky Apriliansyah.SH ketika menghadiri langsung Rapat pleno penetapan DPS desa Pangkat tekankan agar Panitia Pilkades dalam menyebar undangan rapat harus menggunakan undangan pisik dan harus sertakan blangko surat ” ini rapat resmi yang masuk dalam tahapan Pilkades, jadi undangan nya pun harus resmi dan berkekuatan hukum jangan mengundang lewat pesan WhatsApp ” katanya dalam sambutan.

Rapat pleno penetapan DPS desa Pangkat yang di gelar di aula desa pada kamis pagi (03/06/2021) memang sedikit terkendala pasal nya para Calon kepala desa ada beberapa yang datang terlambat dari jam yang sudah di tentukan dengan alasan tak tahu ada rapat karna belum sempat buka WhatsApp.

Plt Kepala desa Risky Apriliansyah.SH di tempat terpisah kepada wartawan AktualNews mengatakan ” ini hajat Demokrasi rakyat sama saja ini hajat Negara juga, jadi Pelaksanaan nya harus benar benar resmi, kalau para Calon Kades cuma di undang via WhatsApp bagaimana kalau mereka sedang sibuk atau “ma’ap” jika tidak ada kuota kan urusan nya jadi repot ” kata Risky Apriliansyah diselingi canda khasnya.[Red/Akt-15/Mulyadi]

 

Aktual News

 

 

 

AktualNews

Pasanggrahan, Aktual News-
Beredar informasi pesan WhatsApp ( WA ), adanya instruksi pemenangan untuk calon kades nomor urut 03/incumbent, dengan modus kalau calon nomor urut 03/incumbent menang maka calon tersebut akan menghibahkan anggaran sebesar Rp 50.000.000,- ( Lima puluh juta rupiah ), untuk semua tim pemenangan dengan rincian sebagai berikut…1 . Tim Rw dengan suara terbanyak akan terpilih sebagai juara 1, dengan nominal nanti di sesuaikan dengan tim pusat, sekedar informasi kategori tersebut di bagi empat (4) kategori dengan ketentuan seperti diatas…untuk kategori juara empat (4) dan seterusnya akan dibagikan sisa dari anggaran hibah.

Jika melihat dari isi informasi tersebut diatas patut diduga calon nomor urut 03/incumbent sangat berambisi ingin menjabat Kades Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut menjadikan pertanyaan besar dan terindikasi calon nomor urut 03/incumbent telah membuat gaduh dan memecah belah masyarakat, dari informasi yang beredar diduga ada intimidasi dari tim salah satu calon dengan kata-kata kalau tidak terpilih calon kami, maka siap-siap saja Insfratruktur di salah satu wilayah tidak akan di bangun… pernyataan ini yang sangat berbahaya dan berpotensi memecah belah masyarakat Pasanggrahan, untuk itu hal ini jika benar adanya patut dipertanyakan pertanggung jawaban panwas.

Beredarnya informasi tersebut awak media AktualNews.co.id, Jum’at malam tanggal 04/06/2021, menghubungi para calon kades Pasanggrahan nomor urut 02 dan nomor urut nomor 04, namun sayang kedua nomor handphone tersebut tidak ada yang aktif, awak media tidak mempunyai nomor handphone nomor urut 01 dan 05, sehingga awak media AktualNews.co.id, tidak bisa mengkonfirmasi hal tersebut.

Artinya dimana ketua RW dituntut harus bisa memenangkan calon nomor urut 03/incumbent menjadi kades Pasanggrahan Kec Solear kabupaten Tangerangan.

Catatan awak media AktualNews.co.id, calon nomor urut 03/incumbent dalam pembagian dana bantuan langsung tunai dana desa ( BLT-DD ) bermasalah dengan adanya pemotongan Rp 50.000,- ( lima puluh ribu rupiah ) setiap penerima dan sempat viral diberitakan di berbagai media, sehingga pemotongan tersebut di kembalikan kepada korban atau penerima bantuan langsung tunai dana desa, secara hukum yang namanya pemotongan dana bantuan harus diproses secara hukum, diharapkan hukum jangan ada tembang pilih siapa pun itu pelakunya.

Diharapkan panwas dan panitia Pilkades bekerja sesuai tupoksi dan profesional sebab panwas dan panitia Pilkades Pasanggrahan telah di ambil sumpahnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai panitia dan panwas Pilkades Pasanggrahan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang.
[ Red/Akt-26/Har ]

 

Aktual News

 

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Perkembangan lingkungan strategis khususnya hakekat ancaman yang menggunakan wahana udara tersebut mengharuskan saruan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD untuk senantiasa meningkatkan kemampuan alutsista maupun profesionalisme prajuritnya.

Untuk kesekian kalinya, Pusat Kesenjataan Arhanud (Pussenarhanud) Kodiklatad, menggelar Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi TA 2021 yang diikuti oleh kurang lebih 425 Prajurit dari seluruh satuan jajaran Arhanud TNI AD dimulai dari tanggal 31 Mei s.d 6 Juni 2021 di Lapangan Tembak AWR (Air Weapon Range) TNI AU di desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.



Turut hadir pada latihan ini Danpussenif Kodiklatad, Wadankodiklatad, Ir Kodiklatad, Pangdam V/Brawijaya, Kasdam III/Slw, Kasdivif 1/K, Para Direktur Kodiklatad, pejabat teras Pussenarhanud serta Forkompimda Lumajang serta para tamu undangan.

Latihan yang dipimpin langsung Komandan Pusat Kesenjataan Arhanud Kodiklatad Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Arhanud dalam mengawaki Alutsista Arhanud serta melatihkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman udara saat ini. Latihan disimulasikan dalam suatu skenario pertempuran baik pada siang maupun malam hari untuk memberikan gambaran kepada prajurit sesuai dengan tugas pokok Arhanud sebagai pengawal udara NKRI.



Komandan Kodiklatad TNI AD Letjen TNI A.M Putranto, S.Sos memberikan apresiasi serta kebanggannya terhadap pelaksanaan latihan kali ini.

“Latihan menembak senjata berat terintegrasi kali ini hasilnya sudah jauh lebih meningkat dibandingkan tahun lalu. Sekarang kelebihannya adalah dintegrasikan dengan Kohanudnas TNI AU. Pertahanan udara adalah hal yang paling penting di Indonesia. Kita sudah punya radar dengan kemampuan jangkauan 250 km yang merupakan inisasi atau pengadaan yang digagas dari Bapak Kasad sekarang. Secara bertahap akan terus ditingkatkan kemampuan dan daya jangkauannya untuk mendukung tugas pokok TNI AD, " pungkas Letjen A.M. Putranto

Direktur Pembinaan Latihan Pussenarhanud Kolonel Arh Blasius Popylus selaku Komandan Latihan menjelaskan bahwa latihan ini mengerahkan rudal-rudal canggih dan berbagai jenis meriam yang dimiliki satuan Arhanud TNI AD di seluruh Indonesia saat ini.

“Rudal-rudal itu di antaranya Rudal Mistral (Atlas dan MPCV), Starstreak jenis Lightweight Multiple Launcher (LML) dan Multi Mission System (MMS). Selain itu juga beberapa meriam Arhanud seperti kaliber 20 mm Rheinmetal, 23 mm/Zur, 40 mm/L70 dan 57 mm, ” terang Kolonel Blasius.

Dalam pelaksanaan latihan ini, untuk memberikan gambaran realisme latihan secara utuh tentang fungsi Arhanud maka dilaksanakan integrasi dengan TNI AU khususnya Komando Pertahanan Udara Nasional berupa penggelaran CMOV (Central Monitoring and Observation Vehicle) serta pengerahan 2 pesawat tempur jenis Super Tocano. Keberadaan serta manuver dua pesawat tersebut mampu ditangkap oleh Radar CM 200 (Shikra) dan Radar MCP.

Pesawat udara musuh disimulasikan dengan menggunakan sasaran target drone berupa banshee maupun aeromodelling elektrik. Kemunculan ancaman udara tersebut akan ditindaklanjuti dengan prosedur pengendalian operasi Arhanud yaitu pencarian (detection), pengenalan (identification), penjejakan (tracking), penghancuran (destruction). Selanjutnya Satuan Tembak Arhanud yang menerima perintah melakukan penembakan menggunakan meriam maupun rudal untuk menghancurkan sasaran.

Berbagai inovasi juga dikembangkan dalam latihan ini berupa aplikasi sistem Mata Komando yang dapat memonitor secara live streaming pelaksanaan kegiatan satuan mulai dari pergeseran pasukan dari home base satuan sampai daerah latihan Pandanwangi serta mekanisme jalannya latihan itu sendiri.

Disamping itu pula Pratu Teguh Septiawan berhasil menciptakan alat ATLAS Monitoring Firing Unit yang dapat diaplikasikan untuk Rudal Mistral.

Pada sela-sela latihan juga dilaksanakan penembakan kehormatan oleh Dankodiklatad beserta para tamu undangan yang hadir serta penyematan brevet master gunner.

Di samping itu juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan dana untuk pembangunan Masjid Baitul Kamal di Desa Pronojiwo, pemberian sembako kepada masyarakat sekitar, bantuan keramik untuk masjid setempat, kantor desa, sekolah dan pondok pesantren. [Dispenad]

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Beberapa hari terakhir ramai diberitakan sejumlah media massa dan media sosial terkait pernyataan Wakil Ketua DPR-RI, Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., yang menyatakan dirinya telah memperoleh informasi bahwa Indonesia tidak memperoleh kuota haji pada tahun 2021 ini.

Begitu pun pemberitaan tentang penyataan Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, DR. TB. H. Ace Hasan Syadzily, M.Si., yang menyebutkan adanya 11 negara yang telah memperoleh kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini dan Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara-negara tersebut.

Sehubungan dengan kedua pernyataan itu, Duta Besar Pelayan Dua Kota Suci (Arab Saudi) untuk RI, Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi, membantah hal tersebut. Dalam surat klarifikasi yang ditujukan kepada Ketua DPR-RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani, S.I.Kom., Dubes Essam menyatakan dengan tegas bahwa berita itu tidaklah benar alias bohong.

"Informasi itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi. Otoritas yang berkompeten di Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengeluarkan instruksi apapun berkaitan dengan pelaksanaan haji tahun ini, baik bagi para jamaah haji Indonesia maupun bagi para jamaah haji lainnya dari seluruh negara di dunia," ungkap Dubes Essam melalui surat klarifikasinya, Jumat (3/6/21).

Dalam surat tersebut, Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi juga menjelaskan kepada Ketua DPR-RI beserta anggota lembaga legislatif Indonesia ini tentang fakta-fakta yang sebenarnya.

"Saya berharap Pemerintah Indonesia dapat melakukan komunikasi dengan pihak kedutaan atau otoritas resmi lainnya, baik di Kerajaan Arab Saudi atau di Indonesia guna memperoleh informasi dari sumber-sumber yang benar dan dapat dipercaya," tutup Dubes Essam. [NJK/Red]

Bogor, Aktual NewsDanrem 061/SK Brigjen TNI Ahmad Fauzi S.I.P.,M.M. hari ini Jumat (4/6) menghadiri acara Grand Launching Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang yang berada di Jl. Nyi Raja Permas Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.

Peresmian kantor pusat Perumda Pasar Pakuan Jaya serta launching aplikasi E-kujang dan pelayanan Pasar Kebon Kembang Blok F Trade Center dibuka langsung oleh Walikota Bogor Dr Bima Arya Sugiarto dan dihadiri oleh lebih kurang 100 orang yang di antaranya yaitu Dandim 0606/Kota Bogo, Kasi Intel Korem 061/Sk, Sekda Pemkot Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Wakil Walikota Bogor, Kejari Kota Bogor, Ketua PN Kota Bogor, serta Wakil Ketua MUI Kota Bogor.

Dalam sambutannya Walikota Bogor menyampaikan bahwa pasar adalah lokasi yang paling rumit dan Riskan oleh sebab itu pembangunan jadi tertunda dengan adanya kepentingan sepihak.

” Saya kira apabila kita menyelesaikan masalah baiknya menggunakan 2 kata yaitu tegas dan cerdas, sehingga semua dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. saya sangat mengapresiasi atas sosialisasi terkait aplikasi E- Kujang dalam kegiatan transaksi pembelian dengan penjualan sehingga dapat mempermudah semuanya.”Tutup Bima.

Dan terkait kegiatan tersebut, Danrem 061/SK yang dijumpai awak media usai menghadiri peresmian pembangunan Blok F tersebut mengatakan bahwa Ia mengapresiasi pembangunan Blok F pasar Kebon kembang, yang mana pasar tersebut nantinya dapat menjadi percontohan pasar-pasar lainnya. Dan termasuk dengan aplikasi e Kujang sebagai alat transaksi di pasar tersebut, tentunya Danrem sangat mendukung apa yang menjadi program positif Forkopimda demi kesejahteraan masyarakat umum. Menurutnya program-program yang bermanfaat dan menguntungkan bagi pemerintah Kota, para pedagang dan terutama warga masyarakat pastinya Ia sangat mendukung.

” Apa yang baik dan bermanfaat untuk Kota Bogor, kemajuan Kota Bogor dan Perekonomiannya tentunya saya sangat mendukung, selagi semuanya berjalan dengan baik, tepat sasaran dan bermanfaat.” Ungkap Danrem lagi. [ Red/Akt-01 ]

 

Aktual News

Sumber: Penrem 061/SK

NUSANTARAEXPRESS, SURAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti, sowan ke Keraton Surakarta Hadiningrat, Jumat (4/6/2021). Dalam kunjungan ini, LaNyalla menyatakan keinginannya agar DPD RI bisa bersinergi dengan Keraton dan Kerajaan Nusantara.

LaNyalla hadir bersama rombongan senator lainnya, yaitu Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Sylviana Murni (Ketua Komite III) Bustami Zainuddin (Wakil Ketua Komite II), Evi Afita Maya (Wakil Ketua Komite III), Senator Jawa Tengah Bambang Sutrisno, Bambang Santoso (Bali), Sekjen DPP Majelis Adat Kesultanan Nusantara (MAKN) Yani WS Koeswodidjoyo.

Rombongan diterima Sri Susuhunan Paku Buwono XIII dan GKR Paku Buwono di Sasana Handrawina. Lengkap dengan para pengageng keraton. Selain gendhing-gendhing Jawa, ditampilkan juga Tari Bambangan Cakil.

Menurut LaNyalla, sinergi DPD serta keraton dan kerajaan nusantara dibutuhkan sebagai penguatan dan reposisi peran Keraton dan Kerajaan Nusantara dalam membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kami sangat komitmen dalam hal itu. Dan wujud nyata dari komitmen DPD RI adalah kegiatan Kunjungan Kerja kami ke beberapa Keraton dan Kerajaan di Nusantara. Salah satunya sekarang ini ke Keraton Surakarta Hadiningrat," jelasnya.

Sebelumnya, LaNyalla telah menyambangi Kerajaan Sumenep di Jawa Timur, Kerajaan Bulungan di Kalimantan Utara, Kerajaan Gowa di Sulawesi Selatan, Kerajaan Mamuju di Sulawesi Barat, Kesultanan Tidore di Maluku Utara dan Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.

Dijelaskannya, Komitmen DPD RI terhadap keraton dan kerajaan Nusantara akan ditunjukkan melalui rencana pertemuan Raja dan Sultan se-Nusantara. Pertemuan yang akan digelar di Jakarta itu, akan dimanfaatkan DPD untuk menyerap aspirasi raja-raja dan sultan-sultan.

“Kegiatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menyuarakan kepentingan dan eksistensi Kerajaan Nusantara sebagai bagian dari penguat dan pengikat nilai kebudayaan dan sejarah kelahiran Indonesia,” tutur mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sementara Keraton Surakarta, yang diwakilkan KPH Hari Sulistiyono Sosro Negoro, berusaha terus melestarikan kebudayaan, baik dalam tradisi-tradisi, ritual dan pemeliharaan fisik cagar budaya.

Menurutnya, Keraton Surakarta bukan hanya onggokan bangunan kuno tetapi merupakan hasil perjalanan panjang negeri ini selama 3 abad.

"Indonesia bersumber dari Mataram. Keraton Surakarta merupakan ibukota terakhir negari Mataram setelah pindah-pindah. Keraton Surakarta penerus langsung dari Majapahit lewat keturunan Singosari," kata Sosro Negoro.

Dijelaskannya, Keraton Surakarta bukan hanya hanya saksi sejarah tapi juga pelaku sejarah Indonesia.
"Tak sedikit yang sudah diberikan ke NKRI baik semasa perjuangan maupun kemerdekaan. Jadi tidak perlu diragukan lagi peran Keraton Surakarta bagi negeri ini," ujarnya. (*)

Bogor, Aktua News-Menyambut hari jadi Bogor yang ke 539 ada tahapan dan kegiatan diantaranya adalah lomba desa yaitu administratif,pemaparan desa,profil desa,program desa,program pengembang desa,dan sidak lapangan.

Kajian dari 15 tim penilai dari masing-masing organisasi salah satunya dari tim akademis yang mewakili dari universitas pakuan dan satpol pp.
Hasil pemaparan sesuai dengan fakta di lapangan.

Saat dikunjungi oleh awakmedia AktualNews pada (05/06/2021) Jum’at Pukul 15.00 WIB di kantor desa Bojong Nangka,Bogor, Kepala desa Bojong Nangka Bapak Haji Amir S.Pd.i Mengungkapan ” seluruh yang terkait dalam program ini adanya dukungan yang menjadi salah satu kekuatan dan menjadikan desa yang mandiri.

Salah satu ukuran adalah dengan adanya simpel desa dan juga berbasis online dan mandiri . yang mahir dengan teknologi hampir 60 perumahan elit di desa bojong nangka dalam kebutuhan pelayanan pengurusan secara online” ungkapnya.

Harapan bergerak jadi juara lomba tingkat propinsi ,yang mana desa bojong nangka bisa jadi wakil,intinya seorang pemimpin punya label juara. [ Red/Akt-07/Kuswanto ]

 

Aktual News

Diberdayakan oleh Blogger.