NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Pemerintah menargetkan 70% dari jumlah penduduk Indonesia mendapatkan vaksinasi Covid-19. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan untuk mewujudkan hal itu memerlukan kerja sama lebih masif seluruh komponen pentahelix bangsa, termasuk perguruan tinggi.

“(Target vaksinasi) Setara dengan 181,5 juta, satu pekerjaan yang tidak gampang. Jadi, tidak bisa Pemerintah saja, tidak bisa juga hanya aparat atau petugas kesehatan, tetapi seluruhnya baik Pemerintah, dunia usaha, media, organisasi sosial kemasyarakatan dan perguruan tinggi atau dunia akademik kita sendiri harus terlibat di dalamnya,” kata Menkominfo, Johnny G. Plate saat meninjau Vaksinasi Massal Tahap Pertama untuk Masyarakat di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Rabu (07/07/2021).

Menteri Johnny mengapresiasi inisiatif Unika Atma Jaya untuk mendukung Program Vaksinasi Covid-19. Menurutnya saat ini sudah ada sekitar 13,3 juta vaksin dosis pertama yang diberikan kepada masyarakat.



“Karenanya kita membutuhkan lebih masif lagi dalam rangka vaksinasi. Di sinilah peran kolaborasi kita, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Di saat di mana PPKM darurat yang menghambat atau membatasi gerakan dan tindakan masyarakat, di saat yang sama pula kita harus sukses meningkatkan vaksinasi itu sendiri,” tuturnya.

Menkominfo memaparkan, di bulan Juli ini setidaknya minimal 1 juta penyuntikan vaksin per hari dilakukan. Bahkan, menurutnya, Pemerintah mendorong agar vaksinasi terus meningkat, sehingga pada bulan Agustus 2021, lebih dari 2 juta dosis vaksin tersalurkan kepada masyarakat. Jika semua itu terlaksana dengan baik, maka di bulan November atau Desember akan menghasilkan herd immunity secara nasional.

Menurut Menteri Johnny, Pemerintah juga memfokuskan untuk memperhatikan komunikasi regional melalui gerakan atau kegiatan vaksinasi dengan menyasar berbagai wilayah lebih agresif lagi.

“Dari data itu, kita harus pahami bersama-sama bahwa kegiatan vaksinasi ini benar-benar harus dilakukan secara masif. Apa yang dilakukan oleh Atma Jaya hari ini adalah respon langsung mereka dalam mengambil bagian di dalam usaha bangsa kita secara bersama-sama untuk mengakhiri pandemi Covid-19,” tuturnya.

Mewakili Pemerintah, Menkominfo menyampaikan duka cita mendalam kepada anggota keluarga besar Unika Atmajaya yang meninggal akibat paparan Covid-19.

“Saya turut berduka dan mendoakan rekan-rekan, sahabat-sahabat, anggota keluarga para mahasiswa yang telah berpulang. Beberapa hari yang lalu atau bulan ini kita semua dikejutkan. Saya juga menerima kabar ada beberapa rekan saya, teman satu kelas saya, teman yang selalu berkumpul bersama-sama saya yang terpaksa harus pergi meninggalkan,” ungkapnya.

Imbau Disiplin Prokes

Dengan kenaikan tren kurva pandemi Covid-19, Menteri Johnny mengimbau masyarakat agar selalu tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak. Menurutnya, hal itu diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saat ini muncul varian baru Delta, sehingga masyarakat diharapkan untuk menggunakan double masker. Saya pagi ini menyaksikan protokol kesehatan itu dilaksanakan dengan baik di tempat ini. Hal itu berguna untuk mencegah penularannya,” jelasnya.

Di saat yang bersamaan, Menkominfo menegaskan Pemerintah mengambil berbagai kebijakan serta langkah taktis dan strategis untuk melaksanakan 3T, yaitu tracing, tracking dan treatment terhadap penduduk yang tertular.

“Secara khusus, treatment bagi pasien-pasien yang tertular Covid-19. Kita harapkan kerjasama Pemerintah dan masyarakat ini harus dilakukan dengan lebih baik dari waktu ke waktu agar titik simpul kita, keberhasilan untuk memutus rantai ini bisa berhasil,” jelasnya.

Namun demikian, Menteri Johnny mengharapkan masyarakat senantiasa bisa menjaga diri dengan mengikuti proses vaksinasi.

“Jadi, proses vaksinasi ini penting untuk memungkinkan terciptanya kekebalan atau imunitas tubuh kita. Ini para dokter mengatakan demikian,” ungkapnya.

Sebelumnya, pelaksanaan Sentra Vaksinasi Atma Jaya ber-Daya (SVA-DAYA) telah berlangsung dua kali di Kampus 3 Unika Atma Jaya, Serpong, Tangerang Selatan. Hari ini, program vaksinasi membuka peluang bagi masyarakat sekitar Kampus Atma Jaya Jakarta, meliputi wilayah Karet, Kunigan, Setiabudi, Gatot Soebroto. Meski tampak warga yang berasal dari Bekasi, Tangerang, bahkan Jombang, Jawa Timur.

Dalam acara itu, Menkominfo didampingi Rektor Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unika Atma Jaya, Prajaka; Ketua Panitia SVA∙Daya 3 Unika Atma Jaya, Michell Suharli serta tenaga pendidik UAJ; Ketua Iluni UAJ, Gahrani Chen; serta pegiat vaksinasi di Jakarta. [AYH]

NUSANTARAEXPRESS, SURABAYA - Menjelang Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Pelantikan Perwira Polri tahun 2021 pada 13 Juli mendatang, 101 Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66 menerima pembekalan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., secara virtual yang digelar di Gedung Mas Pardi, Kesatrian AAL Bumimoro, Surabaya (7/7).

Pembekalan Panglima TNI secara virtual dari Mabes TNI Cilangkap, Jakarta yang disaksikan Kapolri, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut dan Kepala Staf Angkatan Udara ini juga diikuti oleh 227 Capaja Akmil, 91 Capaja AAU dan 282 Capaja Akpol secaca virtual dari akademinya masing-masing.

Tampak hadir mendampingi Capaja AAL saat menerima Pembekalan diantaranya Gubernur AAL Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han), Wagub AAL Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara, S.E., M.Si., M.Tr (Han), Seklem AAL Laksamana Pertama TNI Syamsul Rizal, S.E., M.M., pada Direktur AAL, Komandan Resimen beserta jajaran Resimen AAL lainnya.

Menurut Panglima TNI, Capaja akan menjadi pemimpin mulai dari lingkungan terkecil di Pleton, kapal perang dan kepolisian. Capaja harus menjadi teladan bagi anak buah dengan berbekal pada karakter dan kemampuan profesional diperoleh selama ditempa di Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian.

Setelah dilantik dan sebelum diterjunkan ke medan penugasan, kalian akan mengikuti pendidikan lanjutan agar mampu memimpin dalam tugas tempur, bergelut dengan gelombang lautan menjaga kedaulatan negara di laut, berlatih menjadi penerbang tempur dan lainnya akan berada di tengah tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi dan memberikan pelayanan untuk menjaga kamtibmas.

“Dengan kata lain, sebagai perwira dituntut untuk menunjukkan yang terbaik bagi satuan setiap saat, kapanpun dan dimanapun bertugas terus tingkatkan dan kembangkan kemampuan diri dengan membaca buku dan literatur yang akan membuka wawasan sebagai bekal dalam memimpin,” terangnya.

Referensi digital lanjutnya, harus dijadikan pendorong dalam meningkatkan kemampuan profesional, jadikan teknologi informasi sebagai penunjang keberhasilan tugas jangan justru tenggelam dalam dunia sendiri.

Persatuan dan kesatuan bangsa tegasnya, adalah modal berharga untuk menjaga kesatuan NKRI. Sinergitas TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya, merupakan kunci keberhasilan sebagai bangsa untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan. Untuk itu bangun dan tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi untuk meraih cita-cita besar bangsa ini.

Khusus kepada para peraih Adhi Makayasa dari ketiga angkatan dan Akademi Kepolisian, selamat atas prestasi yang telah kalian raih serta tingkatkan kemampuan menjadi yang terbaik itu konsekuensinya adalah seumur hidup, sehingga tidak boleh lengah.

Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Danjen Akademi TNI, Kalemdiklat Polri, para Gubernur Akademi Angkatan dan Kepolisian atas keberhasilan dalam mendidik dan melatih taruna hingga menjadi seorang perwira TNI-Polri. *

NUSANTARAEXPRESS, SURABAYA - Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II yang di Komandani oleh Kolonel Laut (P) Endra Hartono, S.H melaksanakan Latihan Prosedur Missfire Meriam KRI Koarmada II TA. 2021 bertempat di bengkel senjata Fasharkan Lantamal V, Rabu (07/07).

Pelatihan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bengkel Senjata (Kabengsen) dan di latih langsung oleh prajurit Bengkel Senjata Lantamal V ini di ikuti oleh seluruh perwakilan prajurit dari setiap unsur satuan kapal eskorta Koarmada II.



Pada latihan ini, sebelumnya dilaksanakan teori di Aula Sasana Krida Satkor Koarmada II (Klasikal) dan praktek di KRI Koarmada II serta di Bengsen Lantamal V. Pada latihan tersebut seluruh peserta latihan menerima pelajaran berupa Prosedur Missfire Meriam KRI meliputi meriam 76 mm, 57 mm, 40 mm, 30 mm, 20 mm dan 12,7 mm.

Dalam latihan tersebut Dansatkor Kolonel Laut (P) Endra Hartono, S.H berpesan agar para peserta melaksankan latihan secara sungguh-sunguh dan memperhatikan Zero Accident dan diharapkan selesai melaksanakan latihan nanti dapat di aplikasikan di KRI masing-masing dalam hal mengatasi Missfire meriam KRI.

Latihan ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan program prioritas Kasal Laksamana YNI Yudo Margono bidang Penyelarasan doktrin, Ops-Lat dan sistem pelatihan yang fleksibel dan adaptiv terhadap dinamika situasi terkini. [Pen2]

Deli Serdang, Aktual News – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang menggelar reses bersama kordinator wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan, para guru dan dinas pendidikan di SD Negeri Jalan Mesjid, Desa Medan Estate, Rabu (7/7/2021).

Dalam reses bersama tahap II ini dilaksanakan oleh 4 anggota DPRD Deliserdang, yakni H. Rahmadsyah (PKB), Misnan Aljawi (PPP), Saipul Tanjung (PKS) dan Sahminan dari (PDI Perjuangan), dihadiri Kordinator wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan (Korwil cam) Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Juniser Siregar MPD. Kegiatan reses ini untuk membahas dan menampung aspirasi para guru dan 3 Kepala Sekolah SDN terkait minimnya jumlah siswa.

Namun pada kegiatan menyerap aspirasi masyarakat ini, tiga kepala sekolah dasar negeri mengungkapkan minimnya jumlah siswa. Ada yang satu lokal hanya 5 murid saja. Bahkan secara keseluruhan, jumlah siswa di tiga sekolah dasar tersebut sekitar 160 siswa.

Mungkin Disebabkan itu, para guru was-was dan kuatir sekolah itu akan ditiadakan, bahkan bisa jadi akan dijual.

Jadi kekuatiran inilah yang disampaikan kepada 4 wakil rakyat tersebut.

Menyahuti itu, Rahmadsyah dan Misnan Al Jawi memaparkan motivasi dan edukasi kepada konstituen yang hadir terkait kegiatan reses mereka di kawasan tersebut. Dipaparkan juga terkait minimnya siswa, dan adanya isu lokasi tersebut akan dijual, para anggota dewan ini menjelaskan, ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan untuk memutasikan sekolah atau memindahkan lokasinya.

Namun persoalan itu akan disampaikan kepada pihak berwenang, bagaimana solusi agar proses belajar mengajar tetap berlangsung di sekolah tersebut.

Saipul Tanjung dari Fraksi PKS menyatakan, pihaknya belum dapat memutuskan atau menyimpulkan persoalan 3 SDN tersebut. “Ada tahapan yang harus dibahas, pertama masalah kelemahan, kedua kekurangannya, ketiga soal kelayakannya dan keempat melihat kelebihan masing-masing sekolah. Jadi persoalan ini akan kita godok lagi di DPRD,”ucap Saipul

Tapi terkait hal itu, Korwil Kecamatan Juniser MPD menyebutkan, persoalan tiga SDN tersebut diserahkan ke DPRD dan Pemkab Deli Serdang untuk pembahasan selanjutnya.

H Rahmadsyah menambahkan, jika sudah ada kesimpulan bersama antara legislatif dan eksekutif, nantinya baru bisa diparipurnakan di DPRD Deli Serdang.

Namun sementara Misnan Aljawi mengatakan, persoalan itu akan dibahas bersama dengan Komisi IV yang menangani masalah pendidikan sebelum diparipurnakan.

Tapi sayangnya, terkait hal ini, tiga kepala sekolah yang coba diwawancarai oleh awak media usai acara reses, tampak enggan memberikan komentar. [ Red/Akt-35/Ansary ]

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., Inspeksi Mendadak (Sidak) kesiapan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang diperuntukan sebagai isolasi  pasien Covid-19.  Bertempat di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (7/7/2021).


Dalam peninjauan tersebut Panglima TNI berdialog dengan Kepala Rumah Sakit dr. Esnawan Antariksa, Kolonel Kes dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD. “Saya harap RS Lapangan dr. Esnawan Antariksa menjadi salah satu solusi yang dapat diberikan untuk membantu sesama manusia saat menghadapi ledakan Covid-19 saat ini. Layani masyarakat dan keluarga besar TNI dengan hati yang tulus dan ikhlas," jelasnya.



Dikatakan oleh Karumkit RSAU dr. Esnawan Antariksa bahwa saat ini 20 tempat tidur di RS lapangan telah terisi semua, dan hari ini akan di bantu penambahan tempat tidur serta tenda RS Lapangan dari BNPB sehingga total nantinya dapat merawat pasien sejumlah 100 tempat tidur.


“Tidak hanya itu saja Panglima, kami juga sedang menyiapkan penambahan Nakes dan Dokter Ahli yang  disiapkan oleh Dinas Kesehatan TNI AU,” ujarnya.


Sementara pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga meninjau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di RSAU dr. Esnawan Antariksa yang dilakukan di RSAU dr. Esnawan Antariksa sudah berjalan selama 2 minggu dan telah mencapai 8.500 orang dan kegiatan ini akan terus berlanjut sampai seluruh masyarakat tervaksin semua.


“Saya sampaikan terimakasih dan apresiasi kepada RSAU dr. Esnawan Antariksa yang telah berinovasi guna membantu masyarakat dan keluarga besar TNI,” ungkap Panglima TNI.



Autentikasi :


Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si.

Gunungsitoli, Aktual News– Personil Koramil 01/GS, Kodim 0213/Nias, Sumatera Utara melaksanakan kegiatan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di wilayahnya, kemarin (6/7).

Hal itu terpantau saat sejumlah personil dari Koramil 01 Gunungsitoli sedang melaksanakan operasi prokes di sekitar Jalan Gomo dan Jalan Kartini Kota Gunungsitoli, sejumlah warga diberikan himbauan agar patuh terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya coronavirus.

Sementara Danramil 01 Gunungsitoli yang ditemui wartawan diruang kerjanya kemarin (6/7), Kapten Inf. F. Waruwu mengatakan, bahwa operasi penegakan disiplin masyarakat dalam rangka adaptasi kebiasaan baru protokol kesehatan Covid-19 tetap dilakukan pihaknya untuk mencegah penyebaran coronavirus disease.

“Dipusat keramaian yang ada di Kota Gunungsitoli, secara rutin personil kita dari Koramil 01 melakukan kegiatan ini, agar masyarakat terbiasa dan terminimalisir dari penularan virus yang sangat berbahaya ini. Pada setiap kegiatan, personil selalu memberikan himbauan kepada masyarakat tentang penggunaan masker, cuci tangan dan menjaga jarak/Physical Distancing di tempat keramaian/fasilitas umum (Pasar, tempat Rumah makan dan swalayan) khusus pada prioritas titik/obyek keramaian.

Selanjutnya, menghimbau kepada pemilik/pengelola, Pasar, rumah makan dan swalayan dan objek keramaian lainnya untuk menyediakan fasilitas cuci tangan/hand sanitizer khusus pada prioritas titik/obyek keramaian, dan memberikan teguran kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker” ujar F. Waruwu. [ Red/Akt-01/A86]

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan terus dilakukan di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam upaya pengendalian penyebaran covid-19.

Tak hanya teguran lisan dan sanksi push up maupun scot jump, petugas gabungan juga membagikan masker gratis kepada warga yang kedapatan melanggar prokes pemakaian masker.

Pjs. Pasi Ops Kodim Brebes sekaligus Danramil 11 Paguyangan, Kapten Arhanud Suryadi, SH mengatakan, kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan saat ini adalah PPKM darurat, sesuai surat edaran Bupati Brebes No : 360/1970/2021, dimana tujuannya jelas untuk memutus mata rantai wabah pandemi, sehingga kondisi perekonomian, kesehatan, kegiatan sosial, dan pendidikan segera pulih kembali.



“Rangkaian kegiatan PPKM darurat adalah himbauan kepada masyarakat agar patuh prokes 5M, termasuk pemberian sanksi edukasi, pemberian masker, dan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di tempat publik,” tegasnya, Rabu (7/7/2021).

Dalam perpanjangan surat edaran Bupati Brebes itu, Tim Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan/desa yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Puskesmas, dan perangkat desa, juga diinstruksikan mengupdate kondisi kasus terbaru, memperketat pengawasan, serta 3T (Tracking, Testing, dan Treatment).

Petugas juga diminta untuk mensosialisasikannya ke warga masyarakat agar tidak membuat/mengadakan kegiatan yang memicu kerumunan. Pun membatasi kegiatan para pelaku ekonomi pedagang kaki lima untuk sementara waktu. (Aan)

Pamijahan, Aktual News Relawan sosial Komunitas Bogor Barat ( Bobar ) Bersama Masyarakat Pejuang Bogor ( MPB ) Menyalurkan sebuah paket bantuan kursi roda bagi seorang lansia bernama Nenek Acum ( 76 ) dan sekaligus pemberian sembako dan uang tunai bagi Ibu Itoh ( 60 ) dikampung legok leumeung RT/RW 01/07 Desa Gunung bunder 1 Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor.

Kegiatan pemberian bantuan kursi roda tersebut sifatnya hak guna pakai, simbolis diserahkan langsung Relawan Bobar Masyarakat Pejuang Bogor ( MPB ) korwil barat dan relawan gerak bareng kepada keluarga yang bersangkutan yang dihadiri oleh, RT, Karang taruna, BPD setempat, Kader IPSM, sekaligus pemberian sembako dan uang tunai kepada keluarga ( Dhuafa ) bapak Atta dan ibu Itoh, Selasa ( 06/07/2021 ).

Menurut RT setempat Tatang mengatakan, Terima kasih kepada relawan sosial yang tergabung dibogor barat, ada masyarakat pejuang bogor ( MPB ) Komunitas Volunter desa mentari dan relawan gerak bareng atas diadakannya bantuan ini, terutama peduli bagi warga kami, semoga terus lanjut perbuatan dan perhatiannya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Komunitas Volunter Desa Mentari Cecep Suryana, buat saya terima kasih kepada BPD, katar dan RT yang sudah merespon kedatangan kami sebagai relawan yang baru memberikan kursi roda hak guna pakai dari babakulan dan sembako serta uang tunai dari kurir kebaikan relawan gerak bareng.

Relawan Masyarakat Pejuang Bogor ( MPB ) Kordinator Bogor Barat Marseli tambayong, Semoga dari segala unsur kelembagaan maupun masyarakat lebih peka terhadap kepedulian masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya kita bergerak, bisa memicu dan menularkan kebaikan – kebaikan pada masyarakat yang benar – benar membutuhkan dan butuh bantuan.

Terpisah, Ketua Umum Fasilitator SLRT Dinsos Bogor Muhamad Janwar memaparkan, kegiatan ini bentuk bagian dari edukasi dan penyadaran bagi rasa kekhawatiran dan kepedulian antar sesama, apalagi melihat tetangga maupun lingkungan disekeliling kita yang membutuhkan.

Ini bagian dari cerminan rasa kemanusiaan yang harus jadi perhatian serius bagi semua unsur organisasi kepemudaan dan ormas yang ada disetiap wilayah, harus bahu membahu bersinergi terutama ditingkat RT dalam situasi pandemi saat ini. [ Red/Akt-01 ]

 

Aktual News

 

Raja Ampat, Aktual News– Guna mencegah penyebaran Covid-19 di tanah air, khususnya di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Forkopimda Kabupaten Raja Ampat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Balai Wayag Kantor Sekertariat Daerah (Setda) Raja Ampat, di Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, Selasa (6/7/2021) sekira pukul 11:00 waktu setempat. Wakil Bupati (Wabup) Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, saat memimpin rapat menyampaikan bahwa rapat kali ini untuk berdiskusi mencari solusi dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di Raja Ampat.

“Semua pihak, terutama ASN harus meningkatkan sinergitas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Raja Ampat. Jangan ada kata bahwa tugas itu, tugasnya SKPD tertentu. Tapi hal itu adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Wabup Orideko.

Dikatakannya, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 perlu adanya pembatasan aktivitas warga khususnya di pusat keramaian, diantaranya pasar dan tempat lainnya yang dianggap sering adanya kerumunan warga. “Mengenai biaya operasional untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dibebankan di OPD masing-masing,” kata Wabup.

Dalam melaksanakan tugas, tambah Wabup, ASN harus disiplin. Disiplin itu dimulai dari diri kita masing-masing. “Bagaimana kita bisa menerapkan disiplin protokol kesehetan kepada warga, sementara kita sendiri tak disiplin,” sambungnya.

Wabup menyebut, bahwa adanya Covid-19 merupakan ujian dari Tuhan Yang Maha Esa. “Covid-19 ini untuk mengingatkan atas kelakuan kita selama ini., Covid-19 merupakan ujian dari Tuhan agar kita bersikap lebih baik kedepan,” terangnya.

Wabup berharap setelah rapat koordinasi ini, semua pihak sudah bersepakat terkait langkah-langkah yang menjadi solusi dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Raja Ampat.

Pantauan PPWI kegitan kali ini, rapat koordinasi dihadiri dari pihak Kodim 1805/Raja Ampat, Polres Raja Ampat, BIN perwakilan Raja Ampat, UPP Kelas II Raja Ampat sejumlah pimpinan OPD daerah setempat serta tamu undangan lainnya.

Informasi yang diperoleh dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan daerah setempat, tercatat 90 orang aktif Covid-19 . 72 orang dari PKM Waisai, sementara 18 orang dari PKM Waigeo Barat Kepulauan Raja Ampat. [ Red/Akt-01/ZNL ]

 

Aktua News

Bogor, Aktual NewsDanrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., Usai melaksanakan pemantauan Penerapan PPKM di stasiun KAI kota Bogor, Ia langsung melakukan pemantauan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Mako Yonif 315/Grd. Selasa (6/7).

Seperti beberapa hari sebelumnya, kegiatan Vaksinasi yang digelar oleh Korem 061/SK disambut antusias oleh warga masyarakat, termasuk oleh seorang nenek 91 tahun, dia adalah Sri Sutami. Nenek Sri mengungkapkan terimakasih kepada Brigjen Achmad Fauzi selaku orang nomor satu di jajaran Korem 061/SK yang telah peduli kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan Vaksinasi Covid 19. Bahkan Nenek Sri juga merasa senang mendapatkan perlakuan yang baik dari Jenderal Kopassus ini.

Tadi memang terlihat, disela-sela kesibukannya memantau dan mensosialisasikan program vaksinasi tersebut, Danrem menyempatkan diri untuk membantu nenek Sri mengikuti rangkaian prosedur Vaksinasi dengan menuntun dan mengantar nenek Sri mengikuti beberapa tahap.

Usai menerima suntikan dosis pertama, nenek Sri lalu menunggu hasil laporan vaksinasi, sambil menemani nenek Sri kemudian Danrem memberikan beberapa arahan kepada nenek Sri yang diantaranya agar Nenek Sri tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, hal tersebut tentunya untuk mencegah penularan virus Corona.

Selain kepada nenek Sri, himbauan yang sama juga disampaikan oleh Danrem kepada warga masyarakat yang saat itu juga mengikuti program vaksinasi. Dan Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sampai hari ini diharapkan dapat mencapai 23.000 orang yang menerima vaksin, yang mana agar pencapaian tersebut dapat membantu Pemerintah untuk menanggulangi wabah pandemik global covid-19. [ Red/Akt-01 ]

Aktual News

Sumber: Penrem 061/SK

 

NUSANTARAEXPRESS, BOGOR - Hari ini Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., Usai melaksanakan pemantaua n Penerapan PPKM di stasiun KRL Kota Bogor, Ia langsung melakukan pemantauan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Mako Yonif 315/Grd. Selasa (6/7).

Seperti beberapa hari sebelumnya, kegiatan Vaksinasi yang digelar oleh Korem 061/SK disambut antusias oleh warga masyarakat, termasuk oleh seorang nenek 91 tahun, dia adalah Sri Sutami. Nenek Sri mengungkapkan terimakasih kepada Brigjen Achmad Fauzi selaku orang nomor satu di jajaran Korem 061/SK yang telah peduli kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan Vaksinasi Covid 19. Bahkan Nenek Sri juga merasa senang mendapatkan perlakuan yang baik dari Jenderal Kopassus ini.



Tadi memang terlihat, disela-sela kesibukannya memantau dan mensosialisasikan program vaksinasi tersebut, Danrem menyempatkan diri untuk membantu nenek Sri mengikuti rangkaian prosedur Vaksinasi dengan menuntun dan mengantar nenek Sri mengikuti beberapa tahap.

Usai menerima suntikan dosis pertama, nenek Sri lalu menunggu hasil laporan vaksinasi, sambil menemani nenek Sri kemudian Danrem memberikan beberapa arahan kepada nenek Sri yang diantaranya agar Nenek Sri tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, hal tersebut tentunya untuk mencegah penularan virus Corona.

Selain kepada nenek Sri, himbauan yang sama juga disampaikan oleh Danrem kepada warga masyarakat yang saat itu juga mengikuti program vaksinasi. Dan Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sampai hari ini diharapkan dapat mencapai 23.23200 yang menerima vaksin, yang mana agar pencapaian tersebut dapat membantu Pemerintah untuk menanggulangi wabah pandemik global covid-19.  [Penrem 061/SK]

NUSANTARAEXPRESS, PEKANBARU - Banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online menjadi polemik hingga saat ini, Selasa (06/07/21) kepada Forum Pemred Riau (FPR).

Keluhan yang terus di terima oleh FPR dari masyarakat berbeda-beda. Kekecewaan wali murid disampaikan kepada Forum Pemred Riau mulai dari pendaftaran secara online dan sistem zonasinya.

Terkai persoalan penerimaan siswa, Forum Pemred Riau mendukung sistim zonasi PPDB 2021, namun zonasi ini seharusnya mengedepankan nilai peserta didik baru itu sendiri.

"Kita FPR sangat mendukung sistim yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan, tapi hendaknya kajian cara zonasi jarak itu jangan sampai merugikan peserta didik yang jarak tempuhnya cukup jauh, seperti anak didik yang di perbatasan zonasi nilai mereka tinggi tetapi karena yang terdekat mereka malah tersingkirkan oleh sistim jarak sekolah yang diterapkan dalam aturan PPDB" tegas Rahmad.

Sebagai contoh lanjutnya, ada siswa yang memiliki nilai 91, 00 sekian, akan tetapi karena penerapan dengan sistim zonasi jarak dari sekolah, membuat peserta didik ini tersingkir dari peserta lain yang nilainya jauh dibawahnya. Ini juga sama namanya "pembodohan' sistim pendidikan yang mengakibatkan merugikan siswa yang nilainya baik,", ujar Rahmad.

Jadi kata Rahmad, dirinya meminta pengkajian ulang cara penerimaan ini dan saya minta ini jadi bahan masukan dan atensi bagi Dinas Pendidikan agar proses PPDB lebih baik lagi untuk kedepannya nilai tertinggi juga harus di perhitungkan dalam penilaian, tukasnya.

Terakhir, Forum Pemred Riau juga menyorot besarnya kewenangan kepala sekolah di dalam penerimaan PPDB 2021 ini, maka itu jangan coba-coba "bermain" dalam penerimaan siswa. Pungkas Rahmad. [Red -Rls]

NUSANTARAEXPRESS, RAJA AMPAT - Guna mencegah penyebaran Covid-19 di tanah air, khususnya di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Forkopimda Kabupaten Raja Ampat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Balai Wayag Kantor Sekertariat Daerah (Setda) Raja Ampat, di Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, Selasa (6/7/2021) sekira pukul 11:00 waktu setempat. Wakil Bupati (Wabup) Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, saat memimpin rapat menyampaikan bahwa rapat kali ini untuk berdiskusi mencari solusi dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di Raja Ampat.

"Semua pihak, terutama ASN harus meningkatkan sinergitas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Raja Ampat. Jangan ada kata bahwa tugas itu, tugasnya SKPD tertentu. Tapi hal itu adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Wabup Orideko.

Dikatakannya, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 perlu adanya pembatasan aktivitas warga khususnya di pusat keramaian, diantaranya pasar dan tempat lainnya yang dianggap sering adanya kerumunan warga. "Mengenai biaya operasional untuk pencegahan penyebaran Covid-19 dibebankan di OPD masing-masing," kata Wabup.

Dalam melaksanakan tugas, tambah Wabup, ASN harus disiplin. Disiplin itu dimulai dari diri kita masing-masing. "Bagaimana kita bisa menerapkan disiplin protokol kesehetan kepada warga, sementara kita sendiri tak disiplin," sambungnya.

Wabup menyebut, bahwa adanya Covid-19 merupakan ujian dari Tuhan Yang Maha Esa. "Covid-19 ini untuk mengingatkan atas kelakuan kita selama ini., Covid-19 merupakan ujian dari Tuhan agar kita bersikap lebih baik kedepan," terangnya.

Wabup berharap setelah rapat koordinasi ini, semua pihak sudah bersepakat terkait langkah-langkah yang menjadi solusi dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Raja Ampat.

Pantauan PPWI kegitan kali ini, rapat koordinasi dihadiri dari pihak Kodim 1805/Raja Ampat, Polres Raja Ampat, BIN perwakilan Raja Ampat, UPP Kelas II Raja Ampat sejumlah pimpinan OPD daerah setempat serta tamu undangan lainnya.

Informasi yang diperoleh dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan daerah setempat, tercatat 90 orang aktif Covid-19 . 72 orang dari PKM Waisai, sementara 18 orang dari PKM Waigeo Barat Kepulauan Raja Ampat. (ZNL/Red)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi bagi warga masyarakat, di tiga lokasi, Jakarta Selatan, Selasa (6/7/2021).


Adapun tiga lokasi yang ditinjau oleh Panglima TNI beserta rombongan yaitu Cibis Park Fatmawati, SMA Labschool dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Kampus Hang Jebat Jakarta.


Kedatangan Panglima TNI dan rombongan di Cibis Park Fatmawati disambut oleh Presiden Direktur Cibis Park (Bhumyamca Sekawan Group) Bapak H. Ahmad Umar yang memberikan penjelasan tentang pelaksanaan vaksinasi ditempat tersebut.


“Disini target vaksinasi kita 1.000 orang perhari untuk karyawan dan masyarakat sekitar Cibis Park, Alhamdulillah bisa terpenuhi berkat bantuan dari Tenaga Kesehatan (Nakes) TNI dan mereka bekerja tidak mengenal lelah serta tidak mengenal waktu,” ujar Bapak H. Ahmad Umar.


Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI dan rombongan mengunjungi sentra vaksinasi di SMA Labschool yang disambut oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani Haji Maming dan Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi Jaya Sona Maesa.


Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyapa masyarakat dan mengingatkan pentingnya menjaga Protokol Kesehatan yaitu memakai masker harga mati, menghindari kerumunan dan mencuci tangan. “Untuk tenaga kesehatan kalian telah melaksanakan tugas yang mulia tak ternilai dedikasi yang telah kalian berikan,” ungkapnya.


Tenaga kesehatan yang bertugas di Lab School terdiri 14 orang dari Wisma Atlet (4 dokter TNI, 2 dokter relawan dan 8 perawat relawan) serta 15 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Ruslani Gandaria yang dipimpin dr Micheil. Petugas Nakes tersebut mampu memvaksin masyarakat seharinya rata-rata 1.000 orang.


Sementara di Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kampus Hang Jebat Jakarta, Panglima TNI menyampaikan pesan bahwa Covid-19 tidak memandang siapa, pangkat dan jabatan. “Kalau tidak waspada kita bisa kena, jadi tetap gunakan masker,” katanya.



Autentikasi :


Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si.

NUSANTRAAEXPRESS, SENANING - Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY melaksanakan Karya Bhakti di desa Semareh Kecamatan Senaning Kabupaten Sintang Kalbar Selasa (06/07/2021)

Dalam rilis tertulis nya di pos kotis Badau Dansatgas Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman mengajak masyarakat untuk kerjasama membangun jalan desa ini, supaya adanya rasa kebersamaan sesama warga dengan anggota satgas,"Ucapannya.

"Kami sangat senang dan berterimakasih sekali kepada anggota satgas yang telah membantu dalam kegiatan pengecoran jalan desa kami ini,"ujar kepala desa Semareh

Serda Khoirul dan Empat anggota satgas,"dikatakannya, kegiatan gotong royong pengecoran jalan desa ini merupakan kemanunggalan TNI dengan rakyat dan memupuk tali persaudaraan sesama Warga,serta tidak luput mematuhi protokol kesehatan (Pen Yonif 144/JY).
Diberdayakan oleh Blogger.