NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menerapkan layanan perizinan terintegrasi secara digital melalui Sistem Online Single Submission (OSS). Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan penerapan digitalisasi untuk mempermudah usaha masyarakat itu bisa meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga sebesar Rp25,5 triliun di tahun 2020.

“Kementerian Kominfo turut mengambil bagian dalam reformasi birokrasi yang dilakukan melalui penyederhanaan birokrasi dan digitalisasi birokrasi. Hal itu merupakan komitmen dalam mendukung Visi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia Maju,” jelasnya saat menghadiri kegiatan Uji Petik Penilaian Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Kementerian/Lembaga, secara virtual dari Jakarta, Jumat (16/07/2021).

Menteri Johnny menyatakan Kementerian Kominfo dapat meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp.25,5 triliun pada tahun 2020.

“Dalam penyelenggaraan Perizinan Berusaha Sektor digital ini, Kementerian Kominfo dapat meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga sebesar Rp25,5 triliun tahun 2020,” ujarnya.

Jumlah PNBP tersebut menempatkan Kementerian Kominfo sebagai penyumbang PNBP tertinggi kedua dalam APBN tahun 2020. Menurut Menkominfo, capaian yang diraih menjadi dorongan bagi ASN Kominfo untuk meningkatkan kinerja serta layanan yang lebih efektif, efisien, dan profesional.

“Kualitas layanan ini menjadi semakin penting, mengingat pandemi Covid-19 telah mendorong berbagai aktivitas dan interaksi masyarakat untuk beradaptasi serta bertransformasi di ruang-ruang digital,” jelasnya.

Penyelenggaraan digitalisasi perizinan di Kementerian Kominfo dilaksanakan melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 7 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha secara Elektronik Bidang Komunikasi dan Informatika sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

“Sejak tahun 2018,  kedua peraturan tersebut merupakan “Game Changer” dalam pelaksanaan perizinan berusaha di sektor Kominfo.  Ke depan, Pelayanan Perizinan Berusaha akan terus dikembangkan untuk menciptakan ekosistem pelayanan yang semakin inovatif, kredibel, akuntabel, dan berintegritas,” tandas Menteri Johnny.

6 Izin Berbasis OSS

Menkominfo menjelaskan melalui Permen Kominfo Nomor 7 Tahun 2018, Kementerian Kominfo menerapkan deregulasi kebijakan perizinan. Menurutnya, pengaturan itu bisa menyederhakan 38 Peraturan Menteri ke dalam 1 Peraturan Menteri.

“Memangkas 40 jenis izin menjadi 9 jenis izin dan 4 jenis sertifikasi dan  pendaftaran; dan mempercepat waktu perizinan menjadi satu hari melalui One Day Services. Dan mengintegrasikan Perizinan Berusaha Sektor Kominfo dengan Sistem Online Single Submission (OSS),” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, integrasi Perizinan Berusaha Sektor Kominfo dilakukan untuk enam (6) izin berbasis OSS, antara lain; Perizinan Penyelenggaraan Pos; Perizinan Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi, Jaringan Telekomunikasi, Telekomunikasi Khusus, dan Penomoran Telekomunikasi;

Kemudian, Penyelenggaraan Penyiaran TV dan Penyiaran Radio;  Perizinan Spektrum Frekuensi Radio, Hak Labuh Satelit; Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi; dan Pendaftaran Sistem Elektronik.

“Pengelolaan sistem OSS dan sistem pendukungnya didukung oleh Tim Pengelola yang kompeten, sehingga memungkinkan Kementerian Kominfo mendapatkan dua sertifikasi International Organization for Standardization, yaitu ISO 27001 tentang Manajemen Keamanan Informasi dan ISO 90001 tentang Sistem Manajemen Mutu,” paparnya.

Menteri Johnny menjelaskan, Pelayanan Perizinan Berusaha dikembangkan melalui empat (4) langkah; Pertama, Penguatan Tata Kelola SPBE di Kementerian Kominfo; Kedua, Penerapan Data-Driven Pelayanan Publik dengan dukungan Satu Data dan Big Data.

“Ketiga, Penerapan Kominfo Smart Services untuk digitalisasi layanan publik dan administrasi internal Kominfo; serta Keempat, Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP-Anti Bribery) dan Zona Integritas dalam Mendukung Perizinan Berusaha yang lebih berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.

Menteri Johnny berharap, implementasi pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik melalui Sistem OSS (Online Single Submission), dan percepatan pelaksanaan berusaha di Sektor Kominfo dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Digitalisasi layanan perizinan juga diiringi dengan upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam Pelayanan Publik. Melalui pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada pengguna layanan yang melibatkan pemerintah daerah,” jelasnya.

Bahkan, Kementerian Kominfo juga melibatkan mitra kerja sektor digital untuk mendorong kontribusi besar dalam pembangunan nasional bidang komunikasi dan informatika.

“Penganugerahan Apresiasi Mitra Inovasi juga dilakukan sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada para mitra kerja, yang dinilai memberikan yang sekarang dikenal sebagai sektor digital. Pemerintah dapat semakin bergerak maju dalam memberikan pelayanan digital yang terbaik bagi masyarakat. Demikian, Indonesia terkoneksi, semakin digital, semakin maju,” tandasnya.

Kegiatan Penilaian kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) dimulai sejak tanggal 26 April 2021, dengan peserta terdiri dari 17 kementerian/lembaga, 34 pemerintah provinsi, dan seluruh pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui kinerja, melakukan evaluasi dan kualifikasi PPB, serta memberikan pertimbangan kepada Kementerian Keuangan dalam pemberian penghargaan dan/atau pengenaan sanksi terkait dengan anggaran. [AYH]

NUSANTARAEXPRESS, MANOKWARI, KASUARI18 - Manokwari. kasuari18– Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) yang didampingi Asops, Aster dan Kapendam XVIII/Kasuari mengikuti acara Press Conference terkait Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua, di Aston Niu Hotel Manokwari, Papua Barat, Kamis (15/07/2021).

Acara tersebut dilaksanakan sehubungan dengan penutupan rapat Paripurna DPR RI Masa Sidang V Tahun 2021 dengan salah satu agenda penetapan RUU Perubahan Kedua atas Undang-undang Otonomi Khusus nomor 21 Tahun 2001, tentang Otonomi Khusus bagi Bagi Provinsi Papua.



Pada kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) perubahan kedua atas UU Otsus Papua.

Ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah dan DPR RI atas disahkannya RUU perubahan kedua UU Otsus sehingga momentum pembangunan di Provinsi Papua Barat pada khususnya dan wilayah Papua Barat umumnya bisa tetap berjalan berkelanjutan dan berkomitmen untuk terus ditingkatkan.

Secara terpisah Pangdam mengatakan bahwa pihaknya menghormati sepenuhnya sikap DPR RI dan Pemerintah yang memiliki keinginan untuk memperkuat pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP).

“Kodam XVIII/Kasuari mengajak seluruh masyarakat Papua Barat untuk mengucap syukur dengan telah ditetapkannya Otsus Jilid 2, semoga seluruh masyarakat Papua Barat menjadi sejahtera, amin,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, dengan disahkannya RUU perubahan kedua Otsus tersebut Kodam XVIII/Kasuari sebagai salah satu institusi TNI di Papua Barat akan mendukung secara penuh dan memberi jaminan keamanan di Papua Barat.

“Kami mendukung jalannya kebijakan Otsus tersebut di Papua Barat dan akan siap menjaga keamanan di seluruh wilayah Papua Barat,” tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua Barat dan Papua untuk menyambut baik UU perubahan kedua atas UU Otsus ini dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang terus menyebarkan penolakan terhadap upaya-upaya baik yang dilakukan Pemerintah

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk melakukan perbaikan di segala bidang dalam rangka percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua utamanya orang asli Papua,” ujarnya.

Program Otsus Papua dan Papua Barat melalui UU Nomor 21 Tahun 2021 sebelumnya dinilai berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat. Melalui program tersebut diharapkan dapat menegakkan HAM dan supremasi hukum demokrasi dan mendorong pengakuan hak-hak dasar OAP.

Selain itu, penerapan Otsus juga dinilai sebagai jalan terbaik untuk membangun Papua secara fisik maupun sumber daya manusia. Sebagai contoh saat ini melalui Otsus sebanyak 1.246 mahasiswa Papua aktif dibiayai Otsus, bahkan 24 Pemuda Papua dapat belajar ke Universita di Amerika Serikat.

Dibidang pertahanan, Pangdam juga mengatakan bahwa program Otsus memberikan manfaat yang jelas melalui penerimaan 1.000 prajurit TNI AD bagi pemuda-pemudi OAP di Papua Barat. Program tersebut terlaksana atas kerjasama Mabes Angkatan Darat dan Pemda Papua Barat.

“Melalui Kodam XVIII/Kasuari program Otsus Papua Barat sangat bermanfaat dan dirasakan untuk masyarakat Papua, dimana generasi muda Papua sejumlah seribu orang langsung mendapatkan kuota untuk mengabdi di TNI-AD,” pungkasnya.

Sejauh ini, berdasarkan temuan survei Badan Intelijen Negara (BIN) yang bekerja sama dengan sejumlah Universitas, sebanyak 82 % masyarakat Papua setuju adanya Otsus. Hal ini membuktikan bahwa Otsus juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat Papua dan Papua Barat. [Pendam XVIII/Ksr]

 

Medan , ktual News – Mantan Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi, H Pardamean Siregar dituntut 7 Tahun Penjara dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan buku panduan pendidik SD dan SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing Tinggi TA 2020, yang merugikan negara Rp2,3 Milyar.

Namun tuntutan yang dibacakan Penuntut Umum Kejari Tebing Tinggi, Edwin Anasta Oloan L Tobing juga menuntut Pardamean membayar denda Rp200 subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan Up Rp1,6 Milyar telah dibayarkan oleh terdakwa.

Saat dalam persidangan tersebut, Penuntut Umum Tipikor Kejari Tebing Tinggi juga menuntut Efni Efridah selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar di Disdik Kota Tebing Tinggi selama 8 Tahun Penjara denda Rp200 juta subsidair 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti Rp600 jutaan lebih subsidair 4 tahun penjara. Sedangkan Masdalena Pohan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pendidikan Tebing Tinggi, dituntut 5 Tahun dan 6 bulan penjara denda Rp200 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Usai pembacaan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Jarihat Simarmata meminta agar Penasehat hukum Efni dan Masdalena untuk menyiapkan pembelaan dalam waktu seminggu karena masa tahanan telah habis.

“Untuk pengacara Efni dan Masdalena diberi waktu seminggu mengingat masa penahanan segera berakhir. Nah untuk Pardamean karena tidak ditahan diberikan waktu selama dua pekan,” kata Jarihat.

Namun usai persidangan, penuntut umum Kejari Tebing Tinggi, Edwin menyatakan bahwa terdakwa Efni lebih tinggi karena lebih intens dalam kegiatan tersebut.

Tapi sementara Masdalena hanya mengikut saja dan tidak paham apa yang dikerjakannya, untuk Pardamean selaku pimpinan hanya melaksanakan tandatangan semata.

Sementara itu, Efni dan Masdalena terlihat beberapa kali mengapus air matanya setelah mendengar tuntutan jaksa. [ Red/Akt-35/Ansary ]

 

 

Aktual News

 

Bogor, Aktual NewsKepedulian TNI dalam hal ini Korem 061/SK dengan masyarakat yang melibatkan Muspika Bogor Timur, melaksanakan Bakti Sosial ditengah pandemi global covid-19 di wilayah Kota Bogor, tepatnya di Kantor Kelurahan Katulampa Jl. R3 Kp Parung Batang Rt 03/01 kel Katulampa kec.Bogor Timur Kota BogorJum’at (16/7).

Baksos ini adalah suatu wujud kepedulian dan keprihatinan dari TNI Angkatan darat dalam membantu warga akibat dampa dari pandemi Covid-19, hal tersebut disampaikan oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M kepada warga masyarakat yang hadir dalam pemberian bantuan sembako. ” Sebanyak 500 paket bantuan sembako dan santunan tali asih kami berikan untuk para manula, kaum dhuafa dan anak-anak Yatim-Piatu. Yang mana bantuan ini untuk membantu meringankan warga masyarakat yang terdampak dari wabah pandemik ini.” Ungkap Danrem.

Kemudian Danrem juga mengingatkan agar warga masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, serta menjaga imunitas tubuh termasuk bagi warga yang sudah divaksin.
” Selain menerapkan protokol kesehatan, saya juga menghimbau warga masyarakat untuk ikut melaksanakan Vaksinasi Covid-19. Yang mana vaksin adalah untuk membentuk kekebalan imunitas tubuh dan kekebalan kelompok.” Tegasnya.

Tak lupa pada kesempatan yang sama, Danrem menyentuh hati para anak yatim dengan memberikan motivasi agar mereka lebih kuat dan lebih disiplin dalam belajar untuk menggapai cita-citanya. Serta agar selalu menjalankan ibadah sebaik mungkin dan bsnyak berdoa untuk kebaikan semua

Turut hadir dalam giat baksos tersebut yaitu,
Pasiterem 061/SK (Mayor Inf Nandang Supriyatna), Kapolsek Bogor Timur (Kompol Hida Tjahjono), Danramil Bogor Timur (Kapten Inf Suharja), Camat Bogor Timur (Ibu Rena Da Frina) serta Lurah Katulampa (Eka Deri Rahmat Irawan S.STP.N.M.M)

Adapun bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Danrem 061/SK kepada 50 Anak Yatim /Piatu dan 450 kaum Jompo/Dhuafa, serta warga yang sedang melaksanakan solasi mandiri.

Untuk bantuan ini, sebelumnya telah diserahkan ke masing-masing kelurahan, yaitu kelurahan Baranangsiang , Kel. Tajur, Kel. Sindangsari, Kel. Sindangrasa dan Kel. Sukasari yang mana bantuan tersebut diberikan sebanyak 80 paket untuk tiap kelurahannya.

Usai menyerahkan bantuan sembako, Danrem 061/SK kemudian melanjutkan dengan mengunjungi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri akibat Covid-19 di Perumahan MBR Rt 05/Rw 15 serta memberikan bantuan sembako. [ Red/Akt-01]

Aktual News

Sumber: Penrem 061/SK.

 

Tangerang,Aktual NewsPerusahaan PT Mayora Group dan Mayora Jayanti Tbk laksanakan kegiatan Coorporation Society Respouncibilty (CSR), kegiatan tersebut dalam penyerahan 6 tempat cuci tangan pada tiga desa, dengan terjadinya Covid-19, PT. Mayora Group dan Mayora Jayanti Tbk  yang dipimpin Oleh Mukhlis selaku Irga Dept Head, begitu sangat prihatin dengan musibah yang melanda negara ini dan kepeduliaan PT Mayora terhadap warga sekitar kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, berniatan memberikan 6 Tempat Cuci tangan dan alhasil tempat tersebut bisa diberikan Pada 3 Desa yang ada disekitar PT.Mayora dan tujuan Pemberian Tempat Cuci Tangan untuk memutus dan mengantisivasi Virus Corona Covid-19, khususnya Pada Warga Sekitar, dan tempat cuci tangan yang diberikan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat, Akan kesadaran bahayanya Virus Corona yang saat ini sedang melanda di Seluruh dunia khususnya negara Indonesia, Jumat, (16/7/2021) Pagi Jam 9.30 WIB.

Penyerahan Tempat Cuci tangan Dari PT Mayora Group dan Mayora Jayanti Tbk. tersebut dihadiri Oleh IRGA Dept Head PT Tora bika Test Healfood Simboloni, IRGA Dept. Head Jayanti 2 Hendriko Gerson, Ketua Serikat SPSI Burhanudin dan
Kusmaryadi dari Serikat SPSI.

Mukhlis selaku Irga Dept Head PT. Mayora Group dan Mayora Jayanti Tbk melalui Irga Dept.Heal PT Tora bika eka semesta Simboloni Mengatakan Pada awak media

” Kita cukup sangat prihatin dengan dampak pademi Covid-19 yang awal mulanya kita prediksi cukup satu tahun tapi ini sudah masuk tahun ke dua dan trendnya makin meningkat cukup signifikan.

Kami Mayora sendiri sebenarnya sangat peduli terhadap penanganan masalah Covid-19 itu sendiri dengan adanya kita ada semacam umpan yang disebut dengan upaya Covid-19 yang ada di PT Mayora grup yang dimana, disitu kita memuat beberapa point penting salah satunya adalah Protokol kesehatan dan kita memastikan setiap karyawan yang masuk di PT Mayora Grup itu wajib dilakukan Pengecekan Suhu pada karyawan atau pun tamu yang datang Saat Masuk area Perusahaan, jika suhunya normal lanjut ke ruang inspektan, kemudian cuci tangan, dan disetiap titik pejalan kaki kita pasang Dinspektan.

Area kerja kita lakukan penyemprotan setiap Sif mobil jemputan juga kita lakukan penyemprotan setiap Sif tetapi itu yang terjadi didalam pabrik kita, kita sebagai PT Mayora Grup yang berada di tiga Desa yaitu Desa Gembong, Desa Pasir Muncang, dan Desa Sumur Bandung juga ada tergelidik untuk ikut bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar kita, makanya pada hari ini kita lakukan serah terima tempat Cuci Tangan di Tiga Desa “, Ungkap Simboloni.

Tujuan Pemberian tempat Cuci tangan tersebut kata Simboloni ;

” Bagaimana kita bahu membahu baik itu perusahaan maupun aparat Desa dilingkungan masing-masing itu supaya kita mengkampanyekan Covid-19 ini berbahaya.

Yang bisa kita lakukan sekarang ini menjaga
Imun dan menjalankan Prokes yang disebut dengan 5 M yaitu memastikan tidak memakau masker, mencuci tangan makanya kita siapkan tempat cuci tangan di tiga Desa, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan mengurangi berkumpul ditempat tempat yang ada keramaian.

“Sebenarnya tempat cuci tangan ini kita berikan kepada Tiga Desa ini sebagai bentuk kepedulian kita dan bentuk tanggung jawab sosial kita sebagai perusahaan untuk memastikan warga yang ada disekitar pabrik bisa peduli dengan kesehatannya masing masing, ” ujarnya.

“Jumlah tempat cuci tangan yang diberikan Oleh PT Mayora grup ada 6 Unit dan kita sudah soan ke masing-masing kepala Desanya, kemarin kita ke kepala desa Gembong bapak Nurjen kita minta titiknya dan beliau mengarahkan di depan Pasar Gembong dan dibelakang Pasar Gembong, Lalu kita ketemu juga dengan Kepala Desa Sumur Bandung pak Jajuli dia minta untuk ditempatkan di Kantor Desa dan di Mesjid sekitaran kampung Keramat, dan kemudian kita ke desa Pasir Muncang ke pejabat kepala Desa sementara diarahkan di dua titik masjid, ada 6 yang di berikan dan masing-masing desa 2 tempat cuci tangan, ” pungkasnya.[ Red/Akt-26/Yadi ]

 

 

Aktual News

Jayapura, Aktual News– Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menyambut baik Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura yang baru, Amelia Ibo. Kegiatan penyambutan sekaligus perkenalan Satuan Paud Kabupaten Jayapura tersebut dilakukan di PKBM Penusa, Jl. Hawai, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (13/7/2021).

Hal tersebut disampaikan Ketua HIMPAUDI Kabupaten Jayapura, Hetty Siafarudin, S.Pd. “Puji Tuhan, kegiatan ini dalam rangka menyambut kepala bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Jayapura yang baru, Ibu Amelia Ibo, kami bersyukur beliau berikan pencerahan yang luar biasa dan kami semua lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Jayapura menyambut baik atas arahan maupun masukkan-masukkan, info-info yang terbaru yang disampaikan oleh Ibu Amelia,” ujarnya.

Lanjutnya, mungkin tadi tidak begitu banyak yang hadir dikarenakan ada pembatasan waktu, sehingga ada beberapa tidak bisa hadir karena ditutup. Tetapi bagi yang tidak hadir, nanti akan kami sampaikan melalui media grup semua arahan yang disampaikan oleh Ibu Kabid,” ujar Hetty.

Kepada Awak Media PPWI Papua, Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ibo, S.IP., M.Pd., menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi Himpaudi Kabupaten Jayapura yang telah menghimpun Satuan PAUD Kabupaten Jayapura, walaupun dalam masa pandemi,” ujar Amelia.

Biarpun yang menghadiri hanya beberapa Paud tetapi itu bisa mewakili untuk seluruh Paud dari 151 PAUD se-Kabupaten Jayapura. “Semoga dengan kehadiran saya tadi bisa memberikan semangat baru untuk semua Paud-Paud yang ada di Kabupaten Jayapura,” tuturnya.

Hal utama yang harus diperhatikan yaitu PAUD harus berusaha bisa singkron dengan Dapodik terus harus Akreditasi supaya Paud dan Dikmas ini tidak dipandang sebelah mata, walapun itu pendidikan nonformal tetapi kita juga mengasuh anak-anak bangsa.

Oleh karena itu, diharapkan PAUD tidak boleh ketinggalan dengan sekolah formal, kita harus berusaha berpacu untuk memajukan PAUD di Kabupaten Jayapura, sehingga benar-benar bisa eksis dan bisa berkiprah di dunia pendidikan Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua dan Anggota pengurus Himpaudi Kabupaten Jayapura, 27 Lembaga Paud dan 57 Kepala Sekolah dan Tendik Kabupaten Jayapura, dan perwakilan 151 Satuan Paud Kabupaten Jayapura. [ Red/Akt-01/SEM ]

 

Aktual News

Tangerang. Aktual News-Banyak nya warga yang terisoma di Kecamatan Jayanti membuat Dewan Propinsi dari Partai Hanura Martua Nainggolan S.I.kom melakukan kunjungan ke Pt.Gasindo Andalan Sukses dengan didampingi Kepala desa Cikande Asep Eman guna memantau sejauh mana ketersedian Oksigen bagi masyarakat yang membutuhkan di saat menjalani isoma di rumah pada Kamis siang (15/07/2021).

Desa Cikande sendiri mencatat ada sekitar 45 orang lebih yang sedang menjalani Isoma di rumah nya masing- masing, untuk mencukupi ketersediaan oksigen dan tabungnya jelas menjadi pemikiran semua pihak untuk membantu ketersediaan nya, Pt.Gasindo Andalan Sukses yang berlokasi di jalan raya serang yang masih wilayah desa Cikande menyatakan siap mendistribusikan Oksigen ke Rumah sakit dan masyarakat dengan harga standar.

Sementara itu Martua Nainggolan kepada media mengatakan Pemerintah Propinsi harus berkordinasi dengan perusahaan penyuplai oksigen untuk membantu kekurangan oksigen di masyarakat dan Rumah Sakit di Banten ini, begitu pun jika ada Perusahaan atau oknum nakal yang memanfaat kan situasi Martua Nainggolan berharap itu ditindak dan diproses sesuai hukum.

Kepada masyarakat Dewan propinsi pun menghimbau ” Lawan rasa ketakutan ketika kita terjangkit Covid dengan sugesti yang baik bahwa Covid bisa di kalahkan agar timbul rasa percaya diri untuk sembuh” kata nya menutup perbincangan [Red/Akt-15/Yadi]

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, JAYAPURA - Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menyambut baik Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura yang baru, Amelia Ibo. Kegiatan penyambutan sekaligus perkenalan Satuan Paud Kabupaten Jayapura tersebut dilakukan di PKBM Penusa, Jl. Hawai, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (13/7/2021).

Hal tersebut disampaikan Ketua HIMPAUDI Kabupaten Jayapura, Hetty Siafarudin, S.Pd. “Puji Tuhan, kegiatan ini dalam rangka menyambut kepala bidang PAUD dan Dikmas Kabupaten Jayapura yang baru, Ibu Amelia Ibo, kami bersyukur beliau berikan pencerahan yang luar biasa dan kami semua lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Jayapura menyambut baik atas arahan maupun masukkan-masukkan, info-info yang terbaru yang disampaikan oleh Ibu Amelia,” ujarnya.

Lanjutnya, mungkin tadi tidak begitu banyak yang hadir dikarenakan ada pembatasan waktu, sehingga ada beberapa tidak bisa hadir karena ditutup. Tetapi bagi yang tidak hadir, nanti akan kami sampaikan melalui media grup semua arahan yang disampaikan oleh Ibu Kabid,” ujar Hetty.

Kepada Awak Media PPWI Papua, Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ibo, S.IP., M.Pd., menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi Himpaudi Kabupaten Jayapura yang telah menghimpun Satuan PAUD Kabupaten Jayapura, walaupun dalam masa pandemi,” ujar Amelia.

Biarpun yang menghadiri hanya beberapa Paud tetapi itu bisa mewakili untuk seluruh Paud dari 151 PAUD se-Kabupaten Jayapura. “Semoga dengan kehadiran saya tadi bisa memberikan semangat baru untuk semua Paud-Paud yang ada di Kabupaten Jayapura,” tuturnya.

Hal utama yang harus diperhatikan yaitu PAUD harus berusaha bisa singkron dengan Dapodik terus harus Akreditasi supaya Paud dan Dikmas ini tidak dipandang sebelah mata, walapun itu pendidikan nonformal tetapi kita juga mengasuh anak-anak bangsa.

Oleh karena itu, diharapkan PAUD tidak boleh ketinggalan dengan sekolah formal, kita harus berusaha berpacu untuk memajukan PAUD di Kabupaten Jayapura, sehingga benar-benar bisa eksis dan bisa berkiprah di dunia pendidikan Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri Ketua dan Anggota pengurus Himpaudi Kabupaten Jayapura, 27 Lembaga Paud dan 57 Kepala Sekolah dan Tendik Kabupaten Jayapura, dan perwakilan 151 Satuan Paud Kabupaten Jayapura. (SEM/Red)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Berkat informasi yang dilaporkan masyarakat, Personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil menangkap seorang pengedar Narkoba berinisial JS (Jekson Sinaga) alias Jek, 28 Tahun beralamat di Dusun Losari Barat Desa Parlabian Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan barang bukti yang disita dari tersangka 1 (satu) Plastik klip berisi kristal diduga sabu berat 0.06 Gram netto, 4 (empat) bungkus plastik klip tembus pandang berisi kristal putih diduga sabu seberat 2.12 gram netto.1(satu) unit timbangan elektrik,1 (satu ) unit Handphone merk samsung warna putih,total sabu yang diamankan dari Tsk yaitu sebanyak 2,16 Gram Netto.



Kapolres Labuhanbatu mealui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu SH MH menyampaikan bahwa Personil Sat Narkoba berhasil menangkap tersangka pada hari Rabu tgl 14 Juli 2021 sekira PKL 20.00 WIB, setelah anggota Personil Sat Narkoba Melakukan penyelidikan mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang laki-laki memiliki narkotika jenis sabu di Dusun Losari Barat, Desa Parlabian, Kecamatan kampung rakyat, Kabupaten labuhanbatu Selatan.

Pelaku ditangkap pada saat menunggu pelanggan dan sedang mendampingi istrinya berjualan misop di rumahnya beralamat di Dusun Losari Barat. Ungkap Kasat Narkoba

Setelah team opsnal berhasil mengamankan tersangka dan BB selanjutnya dilakukan pengembangan sesuai keterangan tersangka dianya mendapat sabu tersebut dari seseorang yg mengaku bernama Alim .Tersangka juga menerangkan sudah jalan 3 bulan berjualan sabu dengan putaran 1 (satu) gram setiap harinya dan memperoleh keuntungan Rp 200 hingga 250 Ribu setiap gram nya dimana tersangka mendapatkan sabu dengan cara menghubungi No hp yang saat ini masih dilakukan pengembangan,namun No hp dimaksud tersangka tidak dapat lagi dihubungi sehingga saat ini masih dilakukan penyelidikan.

Tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (*)
Diberdayakan oleh Blogger.