Banten, Aktual News Dalam rangka menyatukan visi dan misi serta penyegaran di dalam internal organisasi, Pengurus Mitra Jaya Jajaran 337 Bangkit Kelurahan Jatipulo Koramil 03/GP – Kodim 0503/Jakarta Barat menggelar kegiatan Rapat Kerja Internal yang bertempat di Pondok Layung Resort Anyer, Banten, Sabtu (13/11/2021).

Kegiatan Rapat Kerja Internal Mitra Jaya Jajaran 337 Kelurahan Jatipulo dihadiri oleh Penasehat Pembina, Bapak Nirwandi Yoga, Ketua MJ 337 Bapak Sudrajat, Penasehat, para pengurus serta para anggota Mitra Jaya Jajaran 337 Jatipulo.

Rapat kerja dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun untuk mengindari penyebaran virus Corona.

Dalam sambutannya, Ketua Mitra Jaya 337 Bangkit Koramil 03/GP Bapak Sudrajat mengatakan,” Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan nikmat kepada kita semua dan shalawat serta salam bagi Nabi Muhammad beserta keluarga sucinya dan para sahabatnya yang setia. Terima kasih kepada panitia yang telah memberikan kesempatan untuk saya dalam menyampaikan kata sambutan selaku ketua Mitra Jaya Jajaran 337 Kelurahan Jatipulo”.

“Yang saya hormati Bapak Penasehat MJ337 Jatipulo dan yang tidak terlupakan juga yang saya banggakan kepada rekan-rekan Pengurus dan Anggota Mitra Jaya 337 Jatipulo, saya mengucapkan yerima kasih yang sudah berjuang bersama dalam membangun MJ 337 yang kita cintai ini”, tambahnya.

“Untuk panitia yang telah bekerja dengan sepenuh hati, saya juga ucapkan terima kasih banyak. Kita bisa menghargai kelebihan dan kekurangan dari acara ini, dan semoga apabila ada yang yang tidak berkenan mohon dimaafkan”.

“Pada kesempatan yang baik ini ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Pertama, acara ini merupakan kegiatan rutin MJ 337 yaitu Rapat Kerja, kali ini dikhususkan untuk membahas dan mensosialisasikan AD/ART MJ 337 dengan tujuan untuk membangun tata kehidupan organisasi secara teratur dan jelas. Kedua, diharapkan MJ 337 ini di dalam melaksanakan tugasnya mengedepankan profesionalitas, artinya anggota MJ 337 hendaknya di dalam bertugas dikerjakan dengan sikap dan komitmen berdasarkan standar yang sesuai dengan AD/ART supaya tugas yang dijalankan mendapat hasil yang maksimal.
Anggota MJ 337 mampu menjaga atau mengendalikan emosi diri untuk meningkatkan jiwa profesionalisme, sehingga dapat menjaga perasaan orang lain dan juga harus ditanamkan jiwa saling membantu dan menjaga sesama anggota”, pungkasnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya sikap solidaritas anggota MJ 337 harus kuat, dalam kaitannya dengan ungkapan perasaan sesama anggota karena rasa senasib dan sepenanggungan. Makna dari solidaritas sendiri sangat dekat arti rasa simpati dan empati karena didasarkan pada rasa kepedulian pada sesame anggota MJ 337.

Solidaritas ini juga hadir dalam diri anggota MJ 337 karena adanya rasa kebersamaan dalam kurun waktu cukup lama dan panjang serta pentingnya berkolaborasi untuk sebuah organisasi, tidak hanya melalui tim, kolaborasi yang tepat juga dapat membangun MJ 337. Kolaborasi adalah bentuk kerja sama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait.
MJ 337 atau pihak-pihak terkait secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat dengan tujuan yang sama untuk kebaikan bersama.

Di akhir sambutannya, Bapak Sudrajat berpesan, “Saya sebagai Ketua MJ 337 Jatipulo sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh anggota MJ 337 baik yang aktif ataupun yang pasif, yang telah dengan sepenuh hati ikut berperan nyata dalam bertugas sesuai tupoksi di dalam rangka membangun MJ 337 untuk berbuat. terutama dengan kondisi Pandemi Covid-19 ini yang masih belum berakhir”.

“Di masa pandemi ini memaksa MJ 337 mau tidak mau harus bergotong royong, bergerak sendiri tidak akan menyelesaikan masalah, kita diharapkan bergerak bersama, bahu membahu melawan pandemi. Mudah-mudahan kehadiran MJ 337 di tengah masyarakat Jatipulo dalam kondisi pandemi ini merupakan ‘Oksigen kemanusiaan’ yang kehadirannya bisa memberi arti bahwa peran dan tugas kemanusiaan sangat penting dan berdampak positif yang dapat memberi motivasi supaya tidak pernah berhenti terpanggil untuk selalu peduli.
Semoga saja kegiatan ini, bisa mengalami kemajuan pada tahun mendatang, yang acaranya lebih ramai dan lebih bermakna lagi”, tutup Ketua Mitra Jaya 337 Bangkit Jatipulo Bapak Sudrajat.

Kegiatan Rapat Kerja Mitra Jaya Jajaran 337 Bangkit Koramil 03/GP dilanjutkan dengan ramah tamah dan berfoto bersama.[Red/Akt-49/Agi].

 

Aktual News

Medan, Aktual News Saat dibuat Penerapan e-parking pada 22 titik di Medan terbukti meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD). Selama 24 hari penerapan sejak 18 Oktober lalu, perolehan PAD dari 22 titik lokasi parkir tepi jalan ini sebesar Rp200 juta. Sebelum penerapan e-parking, perolehan selama 24 hari hanya berkisar Rp80 juta.

“Tapi disini ada peningkatan pendapatan lebih dari 150 persen dari 22 titik lokasi parkir elektronik,” sebut Wali Kota Medan Bobby Nasution, Jumat (12/11/21) sore.

Wali Kota mengemukakan, selain meningkatkan PAD, penerapan e-parking juga untuk memberikan pelayanan maksimal dan kenyamanan kepada pengguna jasa parkir. “Tarif dalam parkir elektronik di tepi jalan ini bersifat flat, tidak tergantung waktu,” ucap Wali Kota, seraya mengatakan metode pembayaran bisa menggunakan QRIS ataupun uang elektronik.

Namun dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Zainul Arifin itu, Bobby sempat juga mendekati salah seorang warga yang baru saja memarkirkan mobilnya. Saat itu seorang juru parkir dengan peralatan elektroniknya sudah mendekat hendak menjalankan tugasnya.

Wali Kota berdialog dengan warga bernama Mega dan juru parkir. Dalam dialog tersebut, Bobby menanyakan kepada warga apakah sebelumnya sudah pernah membayar parkir secara elektronik. Warga itu mengatakan belum pernah pak.

Lalu Wali Kota menerangkan kepada warganya, pembayaran parkir elektronik dilakukan di awal, yakni sebelum pengemudi meninggalkan kendaraan. Kemudian Bobby menawarkan untuk membayarkan parkir warga tersebut.

Lalu warga itu tampak gembira. saat Wali Kota membayarkan parkir warga tersebut dengan menggunakan uang elektronik. Hanya beberapa detik, struk pembayaran pun keluar dari peralatan juru parkir.

Wali Kota kemudian bertanya kepada warga tersebut mana lebih suka, membayar secara elektronik atau tunai? Warga tersebut menjawab lebih senang secara elektronik. Alasannya, tarif parkir jadi lebih jelas, tidak sesuka hati juru parkir menerapkan harganya.

Namun selanjutnya, Wali Kota berdialog dengan juru parkir. Dalam dialog itu, juru parkir mengaku lebih senang dengan sistem pembayaran elektronik. “Lebih gampang. Awalnya memang kurang yakin, tapi setelah dijalani ternyata lebih bagus. Dan sekarang kita sudah punya gaji bulanan dari perusahaan,” bilangnya.

Lalu Wali Kota mengatakan, Pemko Medan berencana akan menambah titik lokasi penerapan parkir elektronik. tapi, tentunya kembali kepada prilaku dan kesiapan masyarakat. Karena itulah, lanjut Bobby, Pemko terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa dengan penerapan e-parkir.[Red/Akt-35/Ansary]

 

Aktual News

Serang, Aktual News Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam waktu dekat ini menargetkan pembangunan revitalisasi Taman Sari menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Serang.

Targetnya yakni pada akhir bulan Desember ini sudah selesai, pembangunan tersebut menghabiskan anggaran yang bersumber dari APBD murni sekitar Rp.2 miliar. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Serang Syafrudin saat meninjau langsung pembangunan revitalisasi Taman Sari di Jalan Sultan Agung Tirtayasa No 112, Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Kamis (11/11/2021) lalu.

Namun di tengah pembangunan revitalisasi tersebut timbul persoalan dimana sebagian pedagang tidak digusur sebagaimana kesepakatan bersama Muspida Kota Serang.

Ketua Paguyuban Pedagang Eks Taman Sari Lintong Nainggolan mengatakan bahwa pemerintah tidak konsekuen dengan keputusan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) yang memutuskan bahwa Taman Sari akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau sesuai dengan surat yang kita terima dari Dinas Satpol PP.

“Kami pun diberi waktu untuk mengosongkan dan seluruh anggota sepakat mengikuti arahan pemerintah walaupun sebelumnya kita sempat mau berusaha untuk membangun pasar sendiri di Cilame namun kemudian karena ada potensi gesekan keamanan di Cilame makanya kita batalkan,” jelasnya, kepada media, Jumat, 13 November 2021.

Sementara itu, kata Lintong pihak nya mengikuti rapat yang difasilitasi oleh Dinas Perdagangan, Indsutri, Koperasi, dan UKM (Disdaginkukm) dan sepakat untuk mengikuti anjuran pemerintah dipindahkan ke pasar lama dan kepandean.

“Seluruh anggota kita ya alhamdulillah pada nurut, tapi kemudian hari muncul masalah mengenai lapak pedagang ikan hias yang informasinya bahwa tidak dibongkar, bahkan diminta Rp.5 juta satu kios dengan alasan untuk perpanjangan tempat,” katanya.

Namun, kata Lintong pada hari yang sama dirinya mendapatkan informasi kembali dari pedagang ikan hias mengatakan bahwa ada tambahan lagi sebesar Rp. 2,5 juta, jadi seluruhnya Rp 7,5 juta perkios, uang tersebut diminta oleh pengurus yang lama dengan alasan untuk perpanjangan tempat atau kios.

“Kami sepakat dan initnya mendukung apa yang menjadi keputusan dari pemerintah, kami dan anggota siap mendukung agar tempat itu difungsikan kembali menjadi ruang terbuka hijau, namun informasi dari anggota saya bahwa ia diminta uang sebesar Rp.7,5 juta oleh oknum dengan alasan untuk perpanjangan tempat agar tidak digusur, dan kalau memang harus bayar kami juga semua siap membayarnya agar tempat tidak digusur,” ujarnya.

Masih kata Lintong jika dirinya melihat gambar pembangunan RTH itu, ketika kios – kios ikan hias itu masih berada disitu, itu sangat mengganggu. Tapi terlepas itu menggangu atau tidak, ini meyangkut pedang eks taman sari merasa sangat dirugikan.

“Kami sangat dirugikan dengan keputusan tidak dibongkar, tuntutan kita, seperti kami diminta untuk meninggalkan tempat tersebut dengan sukarela tanpa kompensasi. Kami juga berharap agar pemerintah membongkar lapak pedagang ikan hias seperti yang kami dengar sendiri, Kepala Disdaginkukm mengatakan semua dibongkar dan tidak ada kompromi lagi,” tegasnya.

Dirinya juga menegaskan jika memang tidak dibongkar maka pihaknya akan kembali berdagang di Taman Sari.

“Jika tidak dibongkar maka kami akan berdang di taman sari lagi, karna jumlah eks pedagang taman sari ada 180 anggota. Kita berharap semenjak pembongkaran itu pemerintah berkomitmen kemudian tegas menjalankan keputusan rapat yang mereka adakan, untuk mengosongkan taman sari tanpa ada kegiatan usaha. Jangan pemerintah tebang pilih karna ada hal – hal lain, makanya ada keberpihakan,” ungkapnya.[Red/Akt-49/Agi]

 

Aktual News

Lapangan Blok H Taman Kirana Surya ( pembuatan jogging track-red )

 

 

Pasanggrahan, Aktual News-Mengungkap fakta dugaan korupsi tahun anggaran 2019, di Desa Pasanggrahan kecamatan Solear kabupaten Tangerang.

Dari hasil penelusuran dan wawancara dengan salah satu tokoh masyarakat Taman Kirana Surya Blok H.17 Rt 006/09, desa Pasanggrahan kecamatan Solear. Jum’at 12/11/2021, pukul 16:03 Wib. Ustad Supendi kepada awak media online AktualNews.co.id, mengatakan selama 21 (dua puluh satu), tahun dirinya tinggal di perumahan Taman Kirana Blok H 17. Rt 006/09, belum pernah melihat atau mengetahui adanya pembangunan/pembuatan jogging track di lapangan maupun di samping lapangan Blok H Taman Kirana dengan anggaran yang sangat besar, masih menurut Ustad Supendi jika yang mengukur lapangan dan sisi lapangan sering tetapi untuk apa dan seperti apa lapangan tersebut di ukur dirinya kurang paham.

Pembuatan jogging track di samping lapangan Blok H Taman Kirana sebesar Rp 450.000.000,- (Empat ratus lima puluh juta rupiah), sumber anggaran APBD kabupaten Tangerang tahun anggaran 2019 dan Rp 450.000.000,- (Empat ratus lima puluh juta rupiah), sumber anggaran APBD Provinsi tahun anggaran 2019, artinya pembuatan jogging track tersebut dua duga menggunakan dua anggaran sekaligus dengan nominal anggaran sebesar Rp 900.000.000,- (Sembilan ratus juta rupiah).

Parahnya lagi anggaran sebesar itu di duga dijadikan korupsi berjamaah dan tidak tersentuh oleh hukum, belum lagi perawatan lapangan sepak bola dan sarana olahraga yang lain juga cukup besar anggarannya yaitu sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus juta rupiah), kuat dugaan korupsi berjamaah di Desa Pasanggrahan kecamatan Solear kabupaten Tangerang, bukan hanya pada pembuatan jogging track dan perawatan lapangan bola saja, dan ada indikasi anggaran APBD kabupaten Tangerang dan APBD Provinsi tahun 2019, dijadikan modus korupsi berjamaah pasalnya di mana setiap kegiatan tersebut nilainya cukup fantastis.

Ustad Supendi dan salah satu tokoh pemuda Rw 12, mengatakan dugaan korupsi berjamaah di desa Pasanggrahan kecamatan Solear harus segera di luruskan dan diambil tindak jika perlu masalah dugaan korupsi berjamaah ini dibawa keranah hukum, hal tersebut berdasarkan setiap kegiatan tersebut diduga selalu mengatas namakan masyarakat/warga ujar narasumber. [ Red/Akt-26/Har ]

 

AktualNews

Riau, Aktual NewsSebentar lagi Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia ke-5 (Musda ke-5 KNPI Kabupaten Pelalawan), Riau tidak terasa hampir tiba. Bila tidak ada aral melintang akan berlangsung 15 Desember 2021.

Namun geliat Musda Ke-5 sudah terasa sejak awal Nopember 2021 ini. Salah seorang anggota KNPI, Desri Arisandi menyatakan siap berpartisipasi untuk memeriahkan Musda kali ini.

“Saya Siap bertarung dalam Musda yang akan berlangsung Desember 2021 mendatang. Sebagai aktivis yang ditempa sejak masa awal kuliah, maka tidak ada kata untuk ragu maju ke kancah perhelatan nanti,” kata Desri, Jumat (12/11) pagi di Pelalawan, Riau.

Desri yang juga Wabendum Gerakan Advokat dan Aktivis di DPP-GAAS merasa cukup punya kesiapan untuk meramaikan perhelatan tingkat Kabupaten di Riau ini.

“Visi saya bagaimana KNPI mampu menjadi garda terdepan pemuda dalam mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Sebab saat ini akar budaya bangsa ini akan tergerus bila tidak mampu membentengi diri dengan dua modal dasar Bangsa Indonesia ini, yaitu Pancasila dan UUD 1945, “lanjut Desri.

Ia kuatir bangsa ini terus terdegradasi oleh serangan bangsa asing yang masuk secara masif saat ini. Mereka masuk melalui jalur investasi dan bercokol di bumi nusantara ini permanen.

” Lihat saja, saat PPKM berlangsung mengapa mereka masuk di beberapa bandara? Bahkan itu diperlihatkan mencolok di Bandara Sukarno – Hatta (Soetta)?” Tanya Desri berapi-api.

Aktivis muda kelahiran TRT Manuk pada 1991 ini geram dengan kondisi Indonesia yang sedang tidak baik – baik saja. Antara lain penanganan covid-19 Visi ternyata berbuntut dugaan melahirkan para pelaku profit taking aji mumpung. [ Red/Akt-01 ]

 

AktualNews

Bogor, Aktual News-Sibuk dengan kegiatan rutinitas sehari-hari tidak juga mengurangi perhatian Komandan Korem 061/Sk kepada para anggota beserta keluarga anggota. Walaupun jarang berinteraksi langsung dengan keluarga para anggotanya, namun Ia tetap memperhatikan kondisi keluarga besar Korem 061/Sk.

Dan salah satu bukti kepeduliannya tersebut, Ia selaku pimpinan ikut mengunjungi istri prajurit yang sedang menderita sakit. Bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 061/Sk dan juga para pengurus, Ia mengunjungi Istri dari Pelda Bagus.E. Anggota Koramil 0621-13/Ciomas Yang sedang mengidap penyakit kanker payudara dan diabetes, yang saat ini sedang menjalani rawat jalan dirumahnya yang beralamat di Desa Pasir Kuda Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Dan juga mengunjungi ibu Fitri Kusumawati istri dari Peltu Ari Noerdiyanto yang juga mengidap penyakit kanker dan menjalani perawatan di rumahnya di Wilayah Bojong Gede kabupaten Bogor.

Kunjungan kepada keluarga prajurit Korem 061/Sk dan khususnya saat ini mengunjungi istri prajurit yang sedang sakit adalah salah satu kewajiban dalam memberikan dukungan moril kepada mereka, dimana saat ini tentunya mereka membutuhkan dukungan moril untuk menguatkan mereka. itu disampaikan oleh Danrem kepada awak media usai menyambangi keluarga prajurit.

” Saat ini kami mengunjungi keluarga prajurit yang sedang sakit, kami berusaha memberikan semangat dan motivasi untuk mereka supaya lebih semangat lagi dalam menjalani hidup, kemudian kami juga menyampaikan kepada mereka yang sakit untuk tetap melaksanakan pengobatan rutin sehingga bisa mengontrol kesehatannya semaksimal mungkin, kemudian kami juga memberikan perhatian pada mereka supaya mereka lebih bersemangat. makanya hari ini kami melaksanakan kunjungan keluarga prajurit yang sakit. Dan tidak hanya ini saja, kamipun akan melaksanakan kunjungan ke keluarga prajurit jika ada yang sedang sakit.” Ujar Danrem.

Kemudian lanjutnya bahwa kesehatan adalah hal utama yang perlu diperhatikan sejak dini.
dimana kita harus tahu kondisi fisik sendiri. Intinya kita harus bisa menjaga kesehatan semaksimal mungkin.

Pelda Bagus selaku suami mengucapkan terimakasih atas kunjungan Danrem 061/SK.” Ini merupakan satu kebanggaan bagi saya sebagai prajurit, yang mana ini disaat saya purna tugas bisa mendapatkan satu kehormatan dikunjungi oleh pimpinan yaitu Danrem 061/Suryakancana bersama ibu ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 061dan para pengurusnya sehingga ini menambah moril bagi kami untuk terus semangat dan terus mengabdi walaupun mungkin nantinya saya sudah purna tugas. jadi ini benar benar satu kejutan yang sangat luar biasa, karena saya sangat tidak menyangka mendapat penghargaan yang betul-betul sangat luar biasa dan perhatian dari pimpinan saya. Oleh karena itu sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada bapak Danrem besert ibu dan rombongan atas kunjungannya.” Ujar Peltu Bagus.

Inilah salah satu bentuk kepedulian seorang Jenderal kepada anggotanya yang memang patut menjadi contoh bagi seluruh anggotanya. [ Red/Akt-01 ]

AktualNews

Sumber: Penrem 061/Sk.

 

Surabaya, Aktual News– Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendorong Indonesia agar menjadi kiblat busana Muslim dunia.

Menurut LaNyalla, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai poros busana Muslim global.

“Potensi Indonesia cukup besar untuk menjadi kiblat busana Muslim global. Kita memiliki banyak desainer yang mumpuni untuk itu,” kata LaNyalla di sela-sela kunjungan dapil ke Jawa Timur, Jumat (12/11/2021).

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, para desainer Tanah Air memiliki kreativitas yang mampu menembus keinginan masyarakat internasional. Selain itu, Indonesia memiliki bahan baku yang cukup melimpah.

“Ini menjadi kekuatan atau modal utama bagi Indonesia untuk menjadi poros busana Muslim global,” papar dia.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk umat Muslim terbesar di dunia, LaNyalla menilai hal tersebut realistis untuk diwujudkan.

“Mari kita dorong Indonesia menuju pencapaian pertumbuhan produksi busana Muslim yang dapat mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat atau kiblat busana Muslim dunia dan menjadi salah satu pemain besar di industri busana Muslim global,” kata LaNyalla.

Dikatakannya, kekuatan ini harus mampu menguatkan para pelaku usaha yang masih berada di level bawah dengan didukung regulasi yang menumbuhkembangkan industri, akademisi, asosiasi, hingga desainer agar dapat berkolaborasi untuk mengukuhkan kekuatan pasar busana Muslim Indonesia.

“Industri ini masih didominasi pelaku UKM. Pemerintah perlu mendorong dan memberikan dukungan agar Indonesia mampu mendapatkan daya tawar yang lebih baik di pasar global. Karena UKM sulit bersaing di pasar internasional jika berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Dikatakannya, langkah-langkah ini perlu disosialisasikan oleh pemerintah agar menjadi angin segar yang dapat menjadi gairah para pelaku UKM untuk dapat lebih produktif mengembangkan industrinya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan, event ‘Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat busana Muslim (Muslim fashion) dunia. Industri busana Muslim Indonesia terus tumbuh pesat dan menjadi salah satu pemain besar di industri busana Muslim global. [ Red/Akt-01]

 

AktualNews

Diberdayakan oleh Blogger.