Medan, Aktual News Saat politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan Rudiawan Sitorus S.fil, M.Pem.I merespon masalah banjir yang hari ini viral di Kota Medan. Persoalan ini menjadi tranding karena, harapan warga begitu besar terhadap janji Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menyelesaikan persoalan banjir yang sudah menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai.

“Tapi yang pertama, kenapa hari ini persoalan banjir kota Medan viral di media sosial, itu karena warga sangat berharap sekali dengan apa yang disampaikan Wali Kota Medan saat kampanye yang berjanji akan menyelesaikan persoalan banjir,” kata Rudiawan Sitorus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/11/2021).

Lalu Anggota Komisi III DPRD Medan ini menilai, kampanye kolaborasi yang sering didengung-dengungkan harus lebih cepat dieksekusi, misalnya dalam persoalan pengerukan sungai-sungai di Kota Medan sebagai pendukung tata kelola drainase ke depan.

“Tapi banjir ini tentunya masalah drainase yang muaranya ke sungai-sungai yang ada di Medan. Kita tentunya mengharapkan agar Wali Kota Medan lebih keras lagi untuk menekan pemerintah pusat dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera I dalam upaya melakukan normalisasi 12 sungai yang melintas di Kota Medan,” bilang Rudi.

Namun menyiapkan sungai harus menjadi prioritas untuk menyelesaikan persoalan selanjutnya terkait drainase drainase yang terhubung ke sungai. “Kita sering mendapat laporan warga, drainasenya bagus tapi tidak terhubung ke sungai. Ada juga saluran ke sungainnya bagus tapi kondisi drainasenya tak sesuai,” ucapnya.

Lalu persoalan selanjutnya adalah drainase di tengah kota dan di lingkungan warga yang dikerjkan dengan tidak memperhatikan konsep. “Tapi hari ini banyak jalan yang di cor, sementara drainase masih belum memadai. Ini yang terjadi di beberapa lingkungan warga sehingga air di jalan yang dicor sangat deras mengalir ke rumah-rumah warga,” tandasnya.

Dia juga yang menjabat sekretaris DPD PKS Kota Medan ini juga mengusulkan agar dibuart sumur resapan yang ada di pusat pusat Kota Medan. “Banyak di beberapa kota kini membuat sumur resapan sebagai solusi awal mengendalikan debit air akibat derasnya hujan,” ucapnya.[Red/Akt-35/Ansary]

 

Aktual News

Aceh Besar, Aktual News– Badan Intelejen Negara (BIN) Aceh menyelenggarakan vaksinasi massal di Desa Lam Alu Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (23/11/2021). Kali ini, BIN Aceh menggelar vaksinasi massal dengan menyisir warga wilayah pedesaan di Kabupaten Aceh Besar untuk memercepat kekebalan komunitas (herd immunity) dan sebagai langkah penanganan pandemi Covid-19.

Pantauan media di lokasi vaksinasi, masyarakat tampak sangat antusias menjalani vaksinasi, dan sampai dengan pukul 12:00 WIB sudah 200 orang yang mendaftar. Acara ini berlangsung sampai sore.

Kepala BIN Daerah Aceh, Brigjen TNI Muhammad Abduh Ras saat meninjau pelaksanaan vaksinasi itu mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di pedesaan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan akses vaksinasi. “Sehingga warga memiliki kekebalan tubuh terhadap penularan Covid-19, diharapkan kita semua bisa melewati pandemi ini dengan sehat dan selamat,” kata Kabinda kepada media, Selasa.

Pihaknya juga berpesan, meskipun telah divaksin bukan berarti bebas seperti sebelum pandemi. Protokol kesehatan tetap wajib dilakukan dan menerapkan 5M kapanpun dan dimanapun. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, Kabinda mengucapkan terima kasih kepada Kaposda BIN Aceh Besar telah memilih desa-desa yang menjadi sasaran sebagai penerima vaksinasi. “Alhamdulillah masyarakat tampak semakin antusias dan meningkatkan motivasi untuk mengikuti vaksinasi. Semoga BIN dapat terus berada ditengah masyarakat dan bekerjasama dengan Muspika serta aparatur desa dalam memberikan sosialisasi untuk meningkatkan jumlah warga yang tervaksin,” harap Kabinda.

Sementara itu, Kabinda juga menyampaikan, sejak September sampai dengan sekarang, proses pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancara, hal itu terbukti berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Aceh vaksinasi sudah mencapai 37% yang sebelumnya hanya 26%, dan ini artinya ada peningkatan.

“Untuk bulan November ini kita targetkan 13.600 orang yang akan divaksin, dan bulan Desember nanti juga targetnya 13,600 orang dan kemungkinan ada lagi kegiatan tambahan sebanyak 6000 orang,” sebut Kabinda.

Oleh karena itu, Kabinda berharap, masyarakat dapat bekerja sama dengan baik, sehingga capaian vaksinasi yang kita targetkan dapat tercapai 70% di akhir tahun 2021 ini. “IsnyaAllah kita optimis. Kegiatan vaksin ini kan terus kita jalankan secara bersinergi, dengan semua stak holder yang terkait baik dengan dinas kesehatan, seluruh element masyarakat, TNI, POLRI dan BIN,” ungkapnya.

Selain itu, Kabinda juga mengajak masyarakat Aceh khususnya Aceh Besar untuk terus giat mendatangi tempat-tempat gerai vaksinasi untuk melakukan vaksin. “Hindari berita-berita hoaks yang meyesatkan terkait vaksin. Karena yang pasti vaksin itu halal dan aman dalam rangka membentuk kekebalan tubuh kita,” tutupnya. [ Red/Akt-01/MHT ]

 

 

AktualNews

Medan, Aktual News-Saat Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menegaskan dirinya tidak akan maju berpolitik di pemilihan Gubernur Sumut tahun 2024.

Hal ini dikatakannya saat peluncuran buku biografi berjudul “Sang Jenderal: Ayah untuk Negeri” di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rabu (24/11/21).

“Lalu saya tegaskan lagi. Karena saya khawatir dengan judul biografi ini. Dikira nanti saya ikut arena 2024. Sudah saya pastikan itu tidak,” tegasnya.

Terkait peluncuran buku tersebut, diungkapkan Edy, merupakan program dari Pemerintah Provinsi Sumut. Bahwa setiap gubernur akan dibuatkan buku biografinya. Sehingga rakyat Sumut mengenal pemimpinnya. Dananya juga menggunakan APBD Sumut.

“Namun saya tidak tahu sampai sedetail ini. Saya juga belum baca bukunya. Selama ini tim hanya klarifikasi ke saya tentang aktivitas saya. Juga mengenai kondisi saya sejak kecil. Bahwa ibu saya penjual kue dan saya kecil dulu mengantar kue dan hidup kami benar-benar susah,” katanya.

Gubernur berharap buku tersebut bisa menjadikan pembelajaran untuk yang membaca terutama memiliki manfaat untuk rakyat Sumatra Utara.

“Tapi mudah-mudah tulisan ini objektif. Bisa menjadikan kepercayaan untuk rakyat Sumut dengan segala kekurangan saya karena saya manusia biasa,” bilangnya.

Lalu untuk judul sendiri, diungkapkan Edy, adanya kata negeri merupakan negeri di kampungnya bukan negeri seluruh Indonesia.

“Jadi sudah seperti yang saya bilang judul ini tidak ada menyangkut untuk maju di 2024,” sebutnya. [Red/Akt-35/Ansary ]

 

 

AktualNews

Labuhanbatu, Aktual News
Bupati Labuhanbatu dr. H. Erik Adtrada Ritonga, MKM buka Bimbingan Teknis / Sosialisasi Kemudahan Berusaha Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu di Wisma Almira Rantauprapat, Selasa (23/11/2021).

Membuka sambutannya, Bupati mengucapkan selamat datang kepada para peserta bimtek yang terdiri dari para pengusaha dan kepada narasumber, dan mengatakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berterima kasih kepada DPMPTSP telah menyelenggarakan sosialisasi ini. Bupati mengatakan ditengah pandemi Covid-19 yang menerpa seluruh dunia, sempat terjadi banyak penurunan perekonomian, termasuk di Indonesia.

Untuk kembali meningkatkan perekonomian, terutama di Kabupaten Labuhanbatu. Bupati mengatakan Pemkab ingin sekali menggandeng para investor untuk datang ke Labuhanbatu untuk melihat apa yang bisa dibuat di Labuhanbatu. Salah satu caranya adalah memudahkan pengusaha untuk membuat izin usaha.

“Kita ketahui bersama dengan adanya OSS, akan mempermudah semua, mempermudah pelaku usaha, OSS ini ada untuk mempercepat bukan memperlambat. Kita ingin adanya pemilik usaha nyaman, dengan adanya OSS, tidak lagi kalau buka usaha, harus datang ke kantor, tidak ada lagi persyaratan kurang itu ini, pulang lagi,” kata Bupati.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak para peserta untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh narasumber. Acara kemudian dengan resmi dibuka oleh Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DPMPTSP Kabupaten Labuhanbatu Supriyono, S.Sos mengatakan kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 23 – 27 November 2021. Kegiatan ini mengundang sekitar 200 pengusaha, namun dibagi dalam 5 sesi untuk mengikuti protokol kesehatan, dengan narasumber dari PTSP Laila Rahmayani Harahap dan narasumber profesional Ir. Hj. Mimi Rangkuti.

Turut hadir dalam sosialisasi ini, Para Kepala OPD terkait, perwakilan OPD, para pengusaha, insan pers, dan tamu undangan lainnya. [ Red/Akt-16 ]

AktualNews

 

Diberdayakan oleh Blogger.