Foto : Buruh Kabupaten Bogor gelar aksi unjuk rasa di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/2021).

Bogor, Aktual News Massa buruh melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (25/11/2021).

Dalam aksi tersebut, ada tiga tuntutan yang diajukan oleh buruh.
1. Naikan UMK tahun 2022 sebsar 10%.
2. Berlakukan UMSK 2021 dan UMSK tahun 2022.
3. Tolak Omnibuslaw dan Cabut UU Cipta Kerja.

Massa buruh juga mengusulkan dalam aspirasinya, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor Tahun 2022 sebesar Rp.4.520.844.83 (naik 7,2 %) dari Umpah Minimum Kabupaten Bogor yang telah ditetapkan dalam keputusan Gubernur Jawa Barat nomor : 561/kep.744-Yanbangsos/2020 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021 sebesar Rp.4.217.206,00.

Ketua PUK SPEE FSPMI PT.Nittoh Presisi Indonesia, Hasan Basri mengatakan,” kami semua/buruh berharap agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengambil kebijakan upah untuk kaum buruh tidak menggunakan Omnibuslaw UU no. 11 2020, karena tidak sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan hidup kaum buruh.

Dan kami juga berharap agar Gubernur Jawa Barat meng SK kan Upah Minimum Kabupaten Bogor 2022 sesuai hasil dari Rekomendasi dari Bupati Kabupaten Bogor,” ujar Hasan.[Red/Akt-23]

Rosis Aditya
Aktual News

Manado, Aktual News Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (LSM-INAKOR) akan mengusut perihal asal dana pembangunan kos-kosan mewah milik Ketua Pengadilan Manado yang beberapa waktu lalu menjadi perhatian masyarakat setempat. Hal ini disampaikan Ketua DPD Sulut LSM-INAKOR, R. Wernas, kepada awak media melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (25/11/21).

“Kami akan mencari tahu (untuk memastikan – red) pembangunan itu bukan hasil korupsi, hal tersebut pantas kami curigai. Belum berapa lama dia menjabat di sini dan berapa banyak pendapatan gajinya dibandingkan dengan gaya hidup yang nampak perlente dan menohok seperti itu. Asal duitnya dari mana?” ujar Wernas.

Menurutnya, jika seorang hakim sangat berbangga dengan kemewahan yang notabene belum berapa lama menjabat di daerah ini, hal tersebut wajib dikritisi dan dipertanyakan asal-muasal dananya. “Saat ini kami sedang menyusun surat yang akan ditujukan kepada Mabes Polri, Kejagung, Mahkamah Agung, dan KPK untuk melakukan pengusutan asal dana bangunan kos-kosan (yang) konon milik Ketua PN Manado,” tambah Wenas.

Jika ditemukan indikasi aliran dana korupsi, lanjut dia, pihaknya meminta agar gedung kos-kosan itu disita sebagai aset negara, lalu diproses sesuai hukum yang berlaku dan dimiskinkan. “Setelah dilakukan pemeriksaan, jika ada indikasi korupsi, kami berharap pihak terkait segera bertindak dan melakukan proses hukum yang berlaku. Jika perlu dihukum mati!” tandasnya.

Wernas pun menegaskan, sikap Ketua PN Manado (bangga dengan kemewahan – red) seperti itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat. Apalagi saat ini situasi pandemi Covid-19 belum stabil dan Pemerintah sedang giat melakukan pemulihan ekonomi dan kondisi sosial.

“Eh… Eh… malah ada oknum pejabat negara yang dengan bangga menunjukkan kemewahan. Hal itu sangat tidak pantas dan harus diusut!” pungkasnya.

Sebagaimana viral diberitakan di berbagai media online beberapa hari ini bahwa Ketua PN Manado, Djamaluddin Ismail, SH, MH, sedang giat-giatnya membangun gedung kos-kosan mewah di Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara. Gedung kos-kosan yang beralamat di Jl. Pomoro, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, ini dibangun hanya dalam waktu lebih-kurang 11 bulan, dengan biaya pembangunan lebih dari 1,5 miliar rupiah [1].

Dana yang cukup fantastis untuk membangun gedung kos-kosan ini menjadi bahan pertanyaan warga, terutama masyarakat sekitar lokasi bangunan. “Hanya dalam waktu kurang dari setahun, Ketua PN Manado bisa bangun gedung yang taksasi nilainya hampir mencapai 5 miliar lebih. Dari mana uang untuk pembangunan gedung tersebut? Kalau dia pinjam dana di bank, dia tidak mungkin diberikan pinjaman lebih dari 500 juta. Dia pendatang dan tidak membawa apa-apa dari daerah asalnya, tidak punya warisan, ataupun usaha lain selain pekerjaan sebagai hakim,” cetus seorang warga Manado yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Untuk menghilangkan kecurigaan dan dugaan liar terkait masalah pembangunan gedung kos-kosan milik Ketua PN Manado ini, banyak pihak berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan/atau Kejaksaan Agung maupun pihak pengawas internal Mahkamah Agung melakukan audit dan menjelaskan sumber dana yang digunakan oleh sang Ketua PN Manado. Sebagaimana disampaikan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, yang mengatakan bahwa jika sumber dananya jelas dan bukan hasil korupsi atau penyalahgunaan kewenangan, maka publik tentu dapat memahami dan memakluminya.

“Hal itu penting, terutama bagi Pak Ketua PN Manado sendiri, dia dan keluarganya tentu tidak akan nyaman tinggal atau menggunakan bangunan itu apabila selalu jadi buah bibir masyarakat sebagai asset yang didapatkan dari hasil kerja yang tidak halal. Juga, jika dana pembangunannya dari hasil korupsi atau tindak kejahatan lainnya, maka pemasukan dari sewa-menyewa kos-kosan itu nantinya akan menjadi temuan tindak pidana pencucian uang,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dari Jakarta kepada media ini, Senin, 22 November 2021. [ Red/Akt-01/Tim  ]

 

AktualNews

Catatan:

[1] Ketua PN Manado Bangun Gedung Bernilai Miliaran, Warga Sulut: Dari Mana Sumber Dananya?; https://pewarta-indonesia.com/2021/11/ketua-pn-manado-bangun-gedung-bernilai-miliaran-warga-sulut-dari-mana-sumber-dananya/

Editor: NJK

Jatim, Aktual News-Jaringan Kawal Jatim (Jaka Jatim, melakukan aksi demonstrasi, Kamis (25/11). Mereka menuntut agar Sekda Jawa Timur yaitu Heru Tjahjono diangkat sebagai Sekda seumur hidup.

Munawir, korlap aksi mengatakan, kalau sampai hari ini status Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim masih dijabat oleh Pelaksana Harian (PLH).

Menurutnya Gubernur Jawa timur sepertinya sangat berat melepas Heru Tjahjono dari Jabatannya.
“Ibu gubernur terlalu Typo kepada Sekda yang udah pensiun.
Padahal, dalam surat Edaran Badan Kepegawaian Negara nomor 2/SE/VII/2019 tentang kewenangan pelaksana harian, bahwa PLH tidak bisa mengambil kebijakan strategis termasuk ikut mengesahkan
APBD”. Ungkap Nawir saat orasi di depan kantor Gubernur Jatim.

Nawir menambahkan, kalau Heru Tjahjono masih bisa terlibat mengesahkan APBD Perubahan 2021. Dan saktinya lagi, ia juga akan ikut mengesahkan APBD Jawa Timur T.A 2022 ini.

“Kalau Heru Tjahjono ini masih dipertahakan oleh Gubernur, berarti pembahasan APBD 2022 masih punya wewenang, padahal dia gak bisa”. Teriaknya.

Melihat dinamika perpolitikan di Jawa Timur, yang sampai hari ini Sekda dipertahankan sebagai PLH, maka sangat pantas Heru Tjahjono ini dinobatkan sebagai Sekda seumur hidup di Jawa timur. [ Red/Akt-45/Dristy Aulia ]

 

AktualNews

Labuhanbatu, Aktual News-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kembali menerima penghargaan North Sumatera Invest – Business Profile Challenge (NSI – BPC) yang diberikan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Sumatera Utara yang digelar di Grand Ballroom Hotel Adimulia, Jl. Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Rabu (24/11/2021). Diterima langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga,M.K.M dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,Mpd, MM.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Asisten  Perekonomian Sumatera Utara Arief Sudarto memberikan arahan dalam acara yang bertemakan : “Bangkit dan Optimis, Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi”. Arief mengatakan, sama seperti di tingkat nasional tantangan utama memulihkan perekonomian tahun 2022 di Sumatera Utara adalah mengakselerasi vaksinasi untuk mencapai herd immunity pada Maret 2022.

“Hingga saat ini vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 56,16% untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara, dan vaksinasi kedua baru mencapai 38,09%. Kita harus optimis, target herd immunity di Sumatera Utara dapat kita capai,” jelas Arief.

Arief mengucapkan terima kasih bagi para Bupati / Walikota yang vaksin dosis pertamanya sudah mencapai 50%.

Pada kesempatan yang sama hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Soekowardojo. Dalam sambutannya, Soekowadojo mengatakan Bank Indonesia yakin pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara akan tumbuh positif di kisaran 2,5% hingga 3,3% pada 2021.

“Tahun ini, 2,5-3,4 persen. Tahun depan saya optimis pertumbuhan akan lebih terakselerasi lagi,” kata Soekoqardojo.

Soekowardojo mengatakan peningkatan ini  didukung oleh perbaikan permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomi global yang menguat. Selain itu, optimisme pencapaian herd immunity pada Maret 2022 seiring akselerasi vaksinasi mendorong perbaikan ekonomi.

Acara ini merupakan kegiatan lanjutan bagi setiap daerah, setelah menyaksikan secara daring acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Nasional yang diselenggarakan di Jakarta dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Turut hadir dalam acara ini Asisten  Perekonomian Sumatera Utara Arief Sudarto, Unsur Forkopimda Sumatera Utara, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional V Sumatera Utara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara,  Konsulat negara Amerika, Malaysia, dan Singapura, Para Walikota/Bupati Sumatera uatara, Kepala Bappeda Labuhanbatu, Kabag Protokol Labuhanbatu dan tamu undangan lainnya. [ Red/Akt-16 ]

 

AktualNews

Bogor, Aktual News-Sebagai wujud kepedulian seorang pimpinan TNI dijajaran Korem 061/Sk, Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. selaku Komandan Korem 061/Sk tidak hanya memberikan perhatian kepada warga masyarakatnya saja, akan tetapi Ia juga melakukan hal yang sama terhadap anggotanya.

Dan sebagai bentuk perhatiannya itu, Ia bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 061Ny.Medy Achmad Fauzi dan pengurus selalu mengunjungi keluarga anggotanya yang sedang sakit, seperti halnya yang dilakukannya pada hari ini, Rabu (25/11).

Bertempat di Makodim 0607/Kota Sukabumi Jl. RA. Kosasih Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Kunjungan Kerja Danrem 061/Sk beserta Ny Medi Achmad Fauzi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 061 ke Makodim 0607/Kota Sukabumi, yang disambut langsung oleh Dandim 0607/Kota Smi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo dalam rangka memberikan santunan kepada para anggota Kodim 0607/Kota Sukabumi yang anaknya memiliki riwayat sakit menahun, mereka tersebut yaitu Serma M.Enjang kemudian Serma Udin Syamsudin, Sertu Giharno, Serda Basuki, Serka Abdul Kasid dan Kopda Ujang Sutisna.

Diketahui anak dari ke enam prajuritnya tersebut memiliki riwayat penyakit menahun, ada yang menderita penyakit jantung, keterbelakangan mental dan juga kelainan darah. Untuk mengobati penyakit tersebut diperlukan waktu dan materi yang tidak sedikit, oleh karena itulah maka dengan kemurahan hatinya Danrem berusaha untuk memberikan santunan sebagai bentuk cinta kasihnya kepada anak-anak prajuritnya.

Anak-anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga dan dilindungi dengan baik, apapun keadaannya anak adalah harta yang paling berharga, hal tersebut disampaikan oleh Danrem kepada prajuritnya tersebut.

” Sebagai orang tua yang memiliki anak yang dalam keadaan sakit, mereka harus tetap sabar dan ikhlas. Karena setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya. Kami berharap mereka dapat merawat dan melindungi anak-anaknya sebaik mungkin. Tentunya anak-anak mereka sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya, jadi mereka harus peka akan hal itu. Akan tetapi saya juga berharap agar mereka tetap menjaga kondisi tubuh sendiri, jangan sampai lengah yang dapat berakibat buruk pada kesehatan mereka juga ” ujar Danrem kepada awak media.

Turut mendampingi Danrem 061/Sk dalam kunjungan kerjanya yaitu
Letkol inf Inyoman Sumitra (Kasi Ren 061/Sk ), Letkol Inf Didi Kasdim Kota Bogor, Mayor Inf Suntoro ( Kasdim 0607/Kota Sukabumi ), Mayor Inf Saprudin Pasi intel Kota Bogor, Mayor Inf Kusnun ( Pasi Ops Rem 061/Sk, Mayor Inf Dudu Badrussalam ( Pasiren progar Rem 061/Sk ), Mayor ( K ) Jurnalita ( Pasi Pers Rem 061/Sk. [ Red/Akt-01 ]

 

AktualNews

 

Diberdayakan oleh Blogger.