Bogor, Aktual News-Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Perumahan Bogor Baru Blok D3 no.17 Bogor Tengah Kota Bogor, Senin (13/12).

Dengan mengusung tema ” Kadar Bobot Iman Seseorang Tergantung Kecintaan Terhadap (Shallallahu Alaihi Wasallam) Kadar Cinta Bobot Seseorang Tergantung Kecintaan Terhadap Bangsa Dan Tanah Airnya”, kegiatan tersebut diisi dengan ceramah dari Habib Luthfi bin Yahya yang dihadiri oleh lebih kurang 100 orang.

Pada kesempatan tersebut Habib Luthfi bin Yahya dalam dakwahnya mengajak seluruh pihak untuk membingkai rangkaian maulid nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam sebagai media untuk meneguhkan cinta tanah air sebagai sarana syiar peran-peran agama Islam dan bagaimana mengajak jamaah agar memiliki rasa bangga dan kecintaan kepada tanah air.

Habib pun menyampaikan bahwa terkait kecintaan terhadap nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam adalah kecintaan umat Islam kepada pencipta alam sekalian alam (Allah SWT). Dan mencintai bangsa serta tanah air adalah sebagian kecintaan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang sekiranya haruslah wajib untuk diteladani oleh seluruh umat.

” jika suatu bangsa masih dapat mencintai dan melaksanakan seluruh yang diajarkan nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam maka itu akan menjadi kunci selamat di dunia maupun di akhirat kelak.” Tutupnya.

Hampir serupa dengan apa yang disampaikan oleh Habib Luthfi bin Yahya, Danrem 061/Sk juga mengajak seluruh pihak untuk mencintai bangsa dan tanah air hal itu disampaikan kepada awak media usai menghadiri acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW.

” Masih dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini dapat dikatakan merupakan tolak ukur manusia didalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang mana saat ini ditengah era globalisasi kadar keimanan kita harus terus diperkuat agar kita tetap menjalani hidup dengan mengedepankan iman dan ketaqwaan.” Ujar Danrem yang disampaikan kepada awak media usai menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad.

Kemudian lanjutnya, bahwa selain iman dan ketaqwaan yang perlu diperkuat yaitu kecintaan seseorang terhadap bangsa dan tanah air. Cinta terhadap bangsa dan tanah air dapat disampaikan dengan cara yang beragam, misalnya dengan menjaga dan memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa atau antar kelompok. Karena realitasnya saat ini cinta tanah air Indonesia menghadapi banyak tantangan yang beragam, bukan lagi masalah penjajahan dan gerakan gerakan makar yang berpotensi merusak kedaulatan NKRI, namun masih banyak persoalan lainnya yang menjadi tantangan cinta tanah air, antara lain maraknya perilaku korupsi, intoleransi terhadap kalangan minoritas dan konflik sosial menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia.

” Tentunya saya berharap kepada semua pihak untuk selalu bersama-sama membangun keindonesia yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Dan Nabi Muhammad pun tentunya sangat mencintai umatnya yang saling menghargai dan menghormati sesama umat beragama, dan beliau juga adalah ulama besar yang selalu mengedepankan kecintaannya kepada tanah air, oleh karena itu kita sebagai umatnya wajiblah mentauladani sifat dan perilakunya. Sebagai umat Islam, kita harus mencintai tanah air karena merupakan sunah Rasulullah SAW yang mencintai tanah airnya bahkan Rasulullah juga pernah mengekspresikan kecintaannya kepada tempat kelahirannya.’ pungkasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut selain Danrem 061/Sk hadir juga Wakil Walikota Bogor, Habib Sehan Al jubai, KH Agus malam, KH Musthofa bin Nuh, KH Adam, Danramil Bogor Tengah, serta Bapak Guntur. [ Red/Akt-01 ]

 

AktualNews

 

Labuhanbatu, Aktual NewsBupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga, MKM, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2022 dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin jalan Jenderal Sudirman no 41 Medan, Senin 13 Desember 2021.

Prosesi penyerahan DIPA tahun ini mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat dan dilakukan secara hybrid, dimana penyerahan DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD dilakukan secara simbolis kepada Pimpinan Kepala Daerah Bupati dan Walikota se-provinsi Sumatera Utara.

DIPA K/L dan Daftar Alokasi TKDD merupakan dokumen APBN yang sangat penting untuk menjadi acuan bagi para kepala daerah dalam melaksanakan berbagai program pembangunan secara kolaboratif, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Proses penyusunan sampai penetapan APBN TA 2022 secara keseluruhan dapat dilaksanakan tepat waktu, meskipun dilaksanakan di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Berbagai tahapan pembahasan, baik di internal Pemerintah maupun bersama DPR, sebagian besar dilaksanakan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, antara lain melalui rapat virtual. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah tetap dapat melaksanakan tugas kenegaraan dan memberikan pelayanan dengan baik serta tepat waktu, melalui inovasi dan cara kerja baru, termasuk prosesi penyerahan DIPA yang dilakukan lebih awal sebelum waktu pelaksanaan APBN.

Disitu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berpesan Ancaman pandemi covid-19 masih menjadi atensi pemerintah dalam APBN 2022. “Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir, dan di tahun 2022 pandemi Covid masih menjadi ancaman dunia dan juga ancaman bagi negara kita Indonesia. Selain varian lama, di beberapa negara telah muncul varian baru yaitu varian omicorn yang harus menambah kewaspadaan kita,”.

Lebih lanjut Gubsu menambahkan perlunya antisipasi dan mitigasi sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan program reformasi struktural yang sedang dilakukan serta program pemulihan ekonomi nasional yang sedang dilaksanakan.

Turut hadir dilokasi, Gubernur Sumatera Utara beserta pejabat tinggi Provsu, Seluruh Bupati dan Walikota se-provinsi Sumatera Utara, dan seluruh bagian keuangan sesumatera Utara. [ Red/Akt-16]

 

AktualNews

Diberdayakan oleh Blogger.