https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720


Polresta Tangerang, Polda Banten
- Aktualinvestigasi.com | Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma melaksanakan kegiatan Saba Pesantren ke Pondok Pesantren Nur Antika, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (27/5/2022). 

Wahyu yang didampingi pejabat utama Polresta Tangerang Polda Banten disambut Pimpinan Pondok Pesantren Nur Antika KH. Encep Subandi dari para santri.

"Silaturahmi itu merupakan bagian dari Program Saba Pesantren yang merupakan implementasi Program Kapolda Banten Irjen Pol Prof Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH MBA, yaitu Pendekar Banten Merajut Keberagaman Merawat Kebhinekaan," kata Romdhon.


Kata Romdhon, seperti umumnya, ia menyampaikan ajakan agar masyarakat yang dalam hal ini adalah elemen pondok pesantren untuk menjadi pelopor kerukunan. Kata dia, di pondok pesantren para santri berasal dari berbagai tempat dan latar belakang.

"Tapi bisa rukun dan damai serta kompak karena kesamaan tujuan yaitu menuntut ilmu," ujar Romdhon.

Selain itu, Romdhon melanjutkan, ajaran dari pimpinan atau para guru di pondok pesantren juga memiliki peran dalam membentuk karakter santri hingga menjadi sosok yang mandiri dan toleran.

"Kami harapkan, karakteristik pondok pesantren yang sederhana, rukun, mandiri, dan damai dapat terimplementasikan di kehidupan bermasyarakat," tuturnya.[Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.