Tangerang
- Aktualinvestigasi.com | Bebasnya sejumlah toko obat di Kabupaten Tangerang, menjual obat keras yang masuk dalam kategori golongan G terkesan adanya pembiaran dari instansi Pemerintah terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH). Pasalnya, toko obat berkedok kosmetik itu dengan begitu bebasnya menjual obat keras seperti, Excimer, Tramadol dan beberapa obat keras lainnya.

Hasil investigasi wartawan pada Jumat, (13/5/2022), pun semakin menguatkan mudahnya mendapatkan obat keras golongan G tersebut yang seharusnya untuk mendapatkan obat-obatan keras itu perlu adanya resep dokter dan bisa didapatkan di apotek, namun hal itu bisa mudah didapatkan pembelinya di toko obat keras berkedok toko kosmetik.

Seperti yang terpantau di salah satu toko obat yang berlokasi di kampung Cangkudu, Desa Suka Jaya, Kecamatan Sukamurni, Kabupaten Tanggerang. Saat wartawan mengkonfirmasi penjaga toko mengakui dirinya sudah berkoordinasi dengan AK.

"Kita sudah koordinasi dengan AK soal uang kordinasi ke AK itu urusan bos saya", ungkap Fery Penjaga toko. Jumat, (13/5/2022) sore.

Dalam sehari Fery bisa meraup omset penjualannya paling kecil dua juta perhari, itupun masih belum dibagi sama yang lain, banyak juga yang datang ke toko, itu belum termasuk koordinasi sama Pak AK.

"Iya bang omset saya dalam sehari paling tidak bisa dapat dua juta perhari tapi itu masih kotor belum termasuk pengeluaran sehari-hari, paling kecil dalam sehari kita ngeluarin 900'ribu", sambung Fery.

Wartawan pun mencoba mencari sumber lain yakni beberapa anak muda pengguna obat keras tersebut. Umumnya sumber mengaku sangat mudah mendapatkan obat-obatan tersebut.

"Mudah kok Mas. Tinggal datang saja ke toko pasti dikasih. Kita juga nggak pernah diminta resep dokter saat beli obat itu," papar sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Tingginya peredaran obat keras di Kabupaten Tanggerang mendapat sorotan dari Ketua Umum Perkumpulan Anti Narkotika (Perank) Tb Usman Sastrawijaya, Bahwa maraknya peredaran obat golongan G yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan dan menyamarkan tempat usahanya untuk menjual obat-obat keras tersebut. Hal itu karena masih banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi jenis obat tersebut untuk disalahgunakan, seharusnya untuk mendapatkan obat golongan G harus dengan resep dokter.

"Saya sangat menyayangkan jika masih ada pihak yang menjual obat tersebut, saya khawatir pembeli atau pengguna obat itu dari kalangan remaja generasi-generasi penerus bangsa yang jadi korbannya. Ini sangat berbahaya dan dapat merusak fisik, mental dan sosial. Karena dampak penggunaan tramadol dan excimer membuat si pemakai ngamplong alias bloon. fisik tidak terurus, jadi pembohong ulung dan selalu hidupnya membuat masalah," tutur Tb Usman

"Contohnya masalah dalam pendidikan hancur, keharmonisan di keluarga hancur, yah itu gara gara dampak dari obat tersebut. Kasihan orang tua yang sudah susah payah mendidik anaknya yang akhirnya hancur gara-gara obat obatan. coba lah bertobat wahai para penjual obat obatan, jangan engkau racuni generasi penerus bangsa ini. Orang yang menjual narkoba adalah penghianat bangsa, karena mereka merusak generasi-generasi cemerlang penerua bangsa," imbuh Tb Usman.

Lanjut Tb Usman, Untuk itu selaku Ketua Umum DPP Perank Indonesia (Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Anti Narkotika Indonesia) mendesak agar pihak Kepolisian untuk bertindak tegas atas maraknya peredaran obat Golongan G yang ilegal ini, baik kepada penjual maupun oknum bekingnya, Selain itu saya juga meminta kepada BPOM untuk lebih optimal dalam melakukan pengawasan peredaran obat keras ini. Jelas ini adalah sebuah pelanggaran hukum yang bertentangan dengan UU No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dan aturan hukum lainya.

"Saya menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat  untuk lebih aktif melakukan pengawasan peredaran obat-obatan terlarang, dengan memberikan infomasi kepada pihak terkait, jika kita mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang golongan G maupun narkotika. Ayo lindungi diri, dan lindungi keluarga kita dari jahat nya narkoba," tutup Tb Usman.[Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].



Cisoka, Tangerang
- Aktualinvestigasi.com | Pemerintahan Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Banten, menggelar acara Halal Bihalal 1443 H, yang dilaksanakan di Taman Cicido Kamis (12/05/2022) siang.

Camat Cisoka Encep Sahayat, S.Pd, M Pd.Kp., menggelar Hahal Bihalal, bersama Unsur ASN Kecamatan yang ada di wilayah kecamatan Cisoka, kepala Desa beserta staf, Unsur PKK kecamatan Cisoka dan PKK se Desa Kecamatan Cisoka, Kapolsek Cisoka, Koramil cisoka, UPTD Puskesmas, guru Guru wilayah se-Kecamatan Cisoka, Guru Swasta Ketua Mui Kecamatan Cisoka, Kedua PC DMI ( Dewan Majlis Indonesia) dan juga semua lapisan masyarakat yang ada di sekitaran wilayah kecamatan cisoka berserta Tokoh Agama, Ormas, LSM yang telah di sebut dalam acara secara gamblang oleh camat sendiri.

Puji sukur Ucapkan Camat Cisoka Encep Sahayat S.pd.M.pd.Kp Alhmduliah pada hari ini sangat luar biasa, Bisa Berkumpul Bertatap muka di dalam acara Halal Bihalal ini bisa menyatukan dari berbagai elemen, Yang utama tentunya saya selaku camat cisoka sangat bersukur dalam kesempatan pertama Bisa berkumpul Hadir, karena biasanya dibatasi PPKM tidak boleh kumpul Banyak banyak.dimasa Pandemik Covid-19, karena kita di saat ini masa pandemik Covid-19, kita juga tidak boleh lepas dari Protokol Kesehatan, karena kita belum menjamin Covid-19 Punah, kita harus tetap patuhi Prokes ( Protokol Kesehatan)

sekali lagi ke seluruh elemen para tokoh Para kiyai camat cisoka merasa sangat senang sekali dengan hadirnya seluruh elemen dan ke dua mohon maaf cuman bisa mengundang saja.Mohon maaf untuk kekurangannya.


Camat Cisoka Encep Sahayat Menerangkan walaupun baru satu bulan kalender bertugas di kecamatan Cisoka, dimana yang di maksud satu kalender itu adalah dihitung ya hari Minggu tanggal merah itu di sebut satu kalender

Masih Encep dalam hitungan kalender hari kerja camat Cisoka belum sampe satu bulan, dalam kesempatan ini di samping halal bihalal di hari raya idul Fitri 1443 Hijirah saya selaku camat baru, sekali dan sekaligus memperkenalkan diri Sebagai camat baru di kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Banten.

selama bulan puasa kegiatan masih kosong, Jadi saya manfaatkan waktu untuk mendekatkan diri, Kepada Masyarakat, Alim ulama ki”yai walau sebagian sudah saya kenal dan sudah saya kunjungi, untuk warga Cisoka masa waktu yang masih ada tandas Encep Sahayat

dan perlu warga masyarakat Cisoka mengetahui Asal dan usul saya, Camat sekarang, asal dari Desa pesar kecamatan Panongan, dan alhamdulilah istri saya Orang kresek dan Sekang saya ikut menjadi warga kresek,, dan awal saya menjabat Camat sukadiri, hubungan tugas yang harus di laksanakan saya mengemban amanah tugas dari pimpinan bapak bupati Tangerang Untuk bertugas di kecamatan Cisoka, yang harus siap dilaksankan segera tugas tugas baru saya.

Untuk warga masyarakat, mohon kiranya saya bisa di terima oleh tokoh masyarakat tokoh agama, tokoh kiyai Lembaga LSM dan Ormas.

masih kata Encep Sahayat Dalam acara halal bihalal ini saya mewakili staf kecamatan mengucapkan minal idin walfaizin, mohon maaf lahir batin, baik secara pribadi walau pun belum lama disini , kemudian keluarga termasuk juga terkait pimpinan kecamatan termasuk para staf pegawai, saya mewakili pak sekcam para kasi pegawai yang ada di kecamatan Cisoka, kiranya Mohon dibukakan pintu maaf yang seluas luasnya, mewakili teman teman staf semuanya, di acara halal bihalal ini womentum bagus untuk saling mema’apfkan saling mendoakan, saya pribadi mohon do’any, do’a restu dalam tugas diberikan untuk keamanan kenyamanan semoga kita di anugerahi dan diberikan ampun Amin ( Tutup Camat Cisoka Encep Sahayat S.Pd.M.Pd Kp

Kegiatan Halal Bihalal dihadiri oleh Camat Cisoka Encep Sahayat S.Pd M.pd.Kp , Kapolsek Cisoka Polresta Tangerang AKP Nurrokhman T.SH ,Koramil 13 Cisoka yang di wakilkan, wakil Dewan DPRD Kabupaten Wahyu Dari Praksi Golkar, Satpol PP Kecamatan Cisoka, Para Kades se-Kecamatan Cisoka, ketua MUI kecamatan cisoka, Ketua PC Dewan Mesjid Indonesia ( DMI) Drs Hasbullah Hermawan, Pemilik wilayah Setempat Taman Cicidho Dr Sigi Nugraha keluarga besar Dinas Pendidikan Kecamatan dan undangan Lembaga LSM, Ormas Seluruhnya yang berada di wilayah kecamatan Cisoka Kabupaten tangerang Banten dan apara pengusaha tingkat kecil dan menengah.[Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].


Serang, Banten
- Aktualinvestigasi.com | Bupati Serang Ratu Tatu  mengapresiasi program Abdi Masyarakat (Abdimas) Unversitas Primagraha (UPG) yang akan dilakukan di wilayah Kabupaten Serang. Pada program tersebut, diturunkan 1.000 mahasiswa untuk mengabdi langsung di tengah-tengah masyarakat selama dua tahun.

Menurut Tatu, mahasiswa akan membantu Pemkab Serang dalam mendampingi program yang diturunkan pada masyarakat. “Saya berharap banyak pada peran mahasiswa, untuk ikut menyosialisasikan pola hidup sehat dan membuat kelompok usaha pada masyarakat,” kata Tatu usai Apel Akbar Abdimas UPG di halaman Pendopo Bupati Serang, Rabu (11/05/2022).


Ia berpesan, selama mengabdi kepada masyarakat, para mahasiswa menjaga nama baik kampus. Kemudian melakukan kegiatan yang positif, seperti memotivasi masyarakat untuk semangat sekolah agar Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) di Kabupaten Serang meningkat. 

“Mereka harus bisa memberikan pemahaman bahwa sekolah itu penting dan punya ilmu itu penting. Saya yakin, para mahasiswa akan mampu membantu meningkatkan IPM di Kabupaten Serang,” katanya.

Apel Akbar dipimpin oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia Haerofiatna, serta Rektor UPG Dr Romli Ardie dan para civitas akademika UPG. 

Andika Hazrumy mengatakan, Abdimas UPG diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi Banten. “Kegiatan ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat dan mahasiswa harus berpikir agar membuka lapangan pekerjaan bukan mencari kerja,” tegasnya

Sementara itu, Pembina Yayasan Insan Pelita Pratama Indonesia Haerofiatna mengatakan, program ini dilakukan sebagai upaya membantu kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan IPM. “Para mahasiswa akan membantu masyarakat yang belum sekolah untuk mengikuti program paket A, B dan C, sehingga IPM akan meningkat secara drastis selama dua tahun ke depan,” ujar penggagas Abdimas ini. [Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].

Diberdayakan oleh Blogger.