Tangerang
- AktualInvestigasi.com | Betonisasi jalan yang berada di Kampung Ranca Kebon RT.02 RW.02 Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan diduga dikerjakan tak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (R.A.B). Rabu, 27/7/2022.


Jika di lihat dari papan nama proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Alpina Putri Tunggal dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2022, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. Dengan Anggaran Rp.148.613.000.00.


Dari hasil pengamatan Awak Media di lokasi proyek, bakisting yang dipasang itu menggunakan papan bekas, selain itu agregat yang digelar diduga tidak sesuai dengan RAB. 


Salah satu pekerja proyek saat di temui awak media di lokasi, menurutnya proyek tersebut, milik Sekertaris Desa ( Sekdes) Ranca Iyuh.


" Ini proyek milik sekdes pak," ucap pekerja di lokasi. Rabu 27/7/2022.



Budori selaku sekdes desa Ranca Iyuh saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp oleh awak media terkait proyek tersebut, ia enggan memberikan komentar.


Disisi lain, Ismail Selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Tranparansi Rakyat (GTR) Banten, yang berada di lokasi proyek, menurutnya pengerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan yang telah di tentukan.


" Saya rasa kalau dilihat dari bagisting papan bekas dan pemasangannya di pendam seperti ini, patut diduga tidak sesuai dengan RAB,"  jelas Ismail selaku Ketua LSM GTR Banten. 


Ismail juga menambahkan, " jika benar proyek tersebut milik sekdes Ranca iyuh, saya rasa itu akan menjadi Boomerang bagi dirinya, karena seorang pegawai negri setau saya dilarang main proyek." Tutup Ismail.


Sampai berita ini diterbitkan, Pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) maupun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum dapat dikonfirmasi.[Red /AI 013/2022]


Cikande, Serang
- Aktualinvestigasi.com | Diduga adanya cemaran air limbah dari Kawasan Modern Cikande Serang yang mengalir ke aliran sungai Cikambuy desa Cijeruk yang dikeluhkan oleh Masyarakat Kp.Kemuning desa Cijeruk dan sudah lama dilakukan upaya mediasi menurut keterangan dari Dulkanan mantan Sekdes desa Cijeruk dan H.Imron rukhyadi Camat Kibin Kabupaten Serang Provinsi Banten. Kamis, (28/7/2022).


Pada saat awak media akan konfirmasi ke pihak pimpinan Marketing Kawasan Modern Cikande disambut oleh Abdul Rohman sebagai petugas keamanan di Marketing Modern Cikande, dan awak media menyampaikan pada abdul rohman ingin bertemu dengan pimpinannya di marketing modern cikande, abdul rohman pun menghubungi pimpinannya dan meminta dari awak media untuk menunggu di kursi sopa lobby marketing, selang beberapa menit kemudian abdul rohman menghampiri awak media dan mengatakan 



" Pak wenas lagi gak bisa ketemu kayanya lagi diluar, pak wenas disini di kantor marketing modern sebagai General Manager ( GM ) dan sudah kami sampaikan kedatangan media, dan bapak hubungi pak niko asisten dari pk wenas, kalo pak wayan sudah 2 tahun pindah tugas tidak di sini lagi , " Ucap abdul rohman satpam marketing modern Cikande.


Tambah abdul rohman menyampaikan pada awak media

 " Pak niko ngantor di sini kadang juga kelapangan, "tutup abdul rohman.[Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].


Kibin, Serang
- Aktualinvestigasi.com | kejadian Aliran sungai cikambuy yang diduga tercemari oleh air limbah dari perusahaan dikawasan modern Cikande yang dikeluhkan oleh warga kp.Kemuning Desa Cijeruk Kecamatan Kibin Kabupaten Serang Provinsi Banten, ( 28/7/2022).

Warga mengeluhkan dengan air yang berwarna hitam berbusa dengan bau tak sedap, serta banyaknya tumpukan sampah disekitaran aliran air tersebut.


Pada saat awak media menelusuri dengan adanya laporan dari warga dan awak media turun langsung ke lokasi mengecek kebenarannya dan setelah meninjau ke aliran sungai dari kawasan depan pos 14 menuju ke jembatan Kp.kemuning desa Cijeruk dan mengkonfirmasi ke rt 13 bapak asnadi setelah selesai konfirmasi awak media melanjutkan penelusuran dan berkunjung ke desa Cijeruk untuk konfirmasi ke kepala desa Cijeruk karena kepala desa cijeruk sedang tidak ada dikantor awak media pun disambut oleh staf desa cijeruk dan ada perwakilan dari desa yang dahulu beliu mantan Sekdes cijeruk yang ditarik kekecamatan cijeruk sebagai Satpolpp yaitu Dulkanan pada saat awak media akan bertemu dengan kades Cijeruk pada hari Selasa 26 Juli 2022 pada pukul 11.30 wib.


Dulkanan mantan Sekdes Cijeruk yang ditarik ke kecamatan kibin sebagai satpolpp dan saat ini diperbantukan di Desa Cijeruk saat diwawancara mewakili dari kepala desa Cijeruk mengatakan


 " Desa sudah beberapa kali upaya terkait tentang masalah pembuangan limbah air yang dialokasikan disungai cikambu namun belum ada respon dari pihak perusahaan adapun hal hal lain memang pihak modern sudah menjanjikan keterkaitan tentang masalah normalisasi sungai cikambu dan keduanya tentang membangun spal sampe saat ini spal tersebut belum dilakukan belum direalisasi kami pun dari pihak Warga masyarakat ya artinya mau mengadu kesiapa lagi karena ya jelas dampaknya tersebut kepada masyarakat khusus ke masyarakat desa Cijeruk. 


Terutama dampaknya itu baunya luarbiasa dan airnya juga gak kepakai yang dulunya airnya pun digunakan oleh warga masyarakat sekarang sudah tidak bisa lagi karena airnya sudah tercampur dengan limbah kotoran. 


Kalo sumber limbahnya kami belum tau karena dimodern ini ada beberapa pabrik pada waktu keluarnya saja saya kurang tahu jadi terjadinya emang seperti itu, emang dari beberapa pabrik disana saya tidak bisa menyebutkan pabriknya dari mana dari mananya itu masuknya ke kawasan, " Ungkapnya. 


Pada waktu dulu pak wayan dari pihak kawasan modern yang dulu menemui kami  dan betul itu kalo sample air yang dicemari dari kali cikambuy sudah beberapa kali diambil dan di cek ke laboratorium ke dinas lingkungan hidup kabupaten Serang namun sampe saat ini belum ada informasi lagi kemasyarakatan apakah akr tersebut membahayakan ataupun tidak itu belum tahu kalo sample sering dibawa, " Terangnya.[Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].

Diberdayakan oleh Blogger.