Rangkasbitung - aktualinvestigasi.com | Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-59 dan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H Lapas kelas III Rangkasbitung Kanwil Kemenkumham Banten melaksanakan kegiatan Pemasyarakatan Bersih-Bersih yaitu sidak kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (15/04)


Razia tersebut melibatkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (SATOPS PATNAL), Taruna AKIP, serta jajaran pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Suriyanta Leonardo Situmorang dengan didampingi oleh Kasubsi Kamtib, Adi Santo



Sebelum melakukan razia yang sifatnya insidentil ini, Suriyanta Leonardo Situmorang memberikan pengarahan

kepada petugas bahwa kegiatan ini untuk merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan HBP ke-59 dan deteksi dini menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, pada saat penggeledahan untuk bersikap humanis dan ramah kepada para WBP.


“Tetap jaga sopan santun dan bersikap humanis kepada WBP yang akan digeledah serta dalam pelaksanaan untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Suriyanta Leonardo Situmorang


Adi Santo selaku Kasubsi Kamtib menambahkan bahwa dalam sidak ini tidak ditemukan HP atau narkoba, namun petugas berhasil mengamankan benda yang dilarang beredar di dalam kamar hunian WBP


“Meski tidak ditemukan obat-obatan terlarang serta handphone, namun kami berhasil mengamankan sejumlah barang seperti gunting cukur, sabuk, sendok, serta korek gas. Semua barang temuan hasil razia tersebut selanjutnya akan didata dan akan segera dimusnahkan" tutup Adi Santo

(006/RED-Al/lll/2023/Ziden)



Banten - Aktualinvestigasi.com | Arumi Shakila Rosyad adalah salah satu Putri Ira Dewi Darma yang masih berumur dua tahun, kini kondisinya sangat memprihatinkan karena harus berpisah dengan ibunya yakni Ira Dewi Darma yang dituding ikut serta dalam galian tanah merah yang diduga tidak berijin di Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.


Ira Dewi Darma memiliki 3 anak dan salah satunya bernama Arumi anak balita yang masih berumur dua tahun. 


Arumi yang biasa dalam pangkuan ibunya dan masih menyusui tersebut, kini jika malam tiba, Arumi kadang menangis dan memanggil ibunya seolah sedang merindukan sosok seorang ibu. 



Namun ibunya yakni Ira Dewi Darma kini mendekam di penjara di Rutan Serang karena dituding ikut serta dalam dugaan galian tanah merah tanpa ijin.


Kesedihan tersebut diceritakan Abang Rifa salah satu anak Ibu Ira Dewi Darma yang kini mengurus Arumi yang masih balita tersebut. Sabtu  (15/4/2023).


Abang Rifa mencurahkan isi hatinya yang merindukan sosok seorang Ibu Ira Dewi Darma yang memiliki tiga anak tersebut. 


" Adik saya Arumi kalau malem suka menangis dan panggil ibunya, Arumi bilang mama mana, mama mana, sambil menangis. Mamah saya hanya pemilik tanah saja pak (Menyebut wartawan -red) kenapa di penjara," ujar Abang Rifa sambil meneteskan air mata mengaku rindu sosok seorang mamah.


Kata Abang Rifa, kini dirinya mengurus Arumi dan juga menjaga seorang Nenek yang masih dalam pemulihan penyembuhan penyakit jantung. Karena, kata rifa, Neneknya tersebut biasanya di urus oleh Ibunya yakni Ira Dewi Darma. 


" Selain harus menjaga adik saya Arumi, saya juga harus menjaga dan mengurus Nenek. Biasanya kan mamah yang mengurusi nenek. Nenek juga baru sembuh dari sakit minggu minggu kemarin," kata Rifa.


Untuk diketahui, Ira Dewi Darma adalah salah satu ahli waris dari alm. Ayi Intan Darma WK yang memiliki tanah seluas 15 Hektar di Blok Batu Numpuk Nomor 15 Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.


Ira Dewi Darma tidak melakukan galian pertambangan maupun mengurus ijin sebagaimana dituding dalam pemberitaan di sejumlah media online. 

Ira Dewi Darma hanyalah sebagai pemilik tanah.[Akt-002/Agi].

 




Lebak - Aktualinvestigasi.com | PT . Agen Maja Daya Sejahtera Gas LPG Area kabupaten Lebak menggelar silaturahmi dengan mengadakan Buka Puasa Bersama dan bagikan paket sembako. Kegiatan yang mengusung tema “ Silaturahmi bersama pangkalan pangkalan ”, berlangsung di Rumah Makan Lereng indah jl.Raya Cisoka Adiyasa Tangerang Banten Jumat(14/4/23). 


Whari Prihartono selalu Komisaris PT.Maja Daya Sejahtera didampingi Direktur Devi Arlitawati kepada media mengatakan diadakannya acara buka puasa bersama dan bagi bagi Paket Sembako tidak lain adalah mempererat jalinan tali silaturahmi agen dan pangkalan gas elpiji serta sebagai wujud sukur .

“kegiatan Ini adalah acara puncak kegiatan di bulan suci ramadhan. Sebelumnya kami terselebih dahulu melakukan kegiatan yang sama di kabupaten Tangerang di propinsi Banten, dan sifatnya sosial seperti bagi-bagi Paket Sembako dan santunan anak yatim ,” ungkap Devi Arlitawati


Devi  menambahkan, Di bulan yang penuh berkah ini, marilah kita sama-sama membangun tali silaturahmi yang semakin erat, lebih peduli terhadap sesama.

“Saya berharap, kedepannya kegiatan seperti ini akan terus dilakukan khususnya di bidang sosial.”katanya


Di tempat yang sama kordinator acara Mulyanto menambahkan, dalam acara yang bertempat di Rumah Makan Lereng Indah

ini dihadiri oleh seluruh  pangkalan yang ada di Kabupaten Lebak.

“Untuk pembagian Paket Sembako selain di PT.Maja Daya Sejahtera kami juga langsung membagikan Takjil diwilayah tersebut” katanya.


Sementara Perwakilan Pangkalan Hadi Pherdana yang hadir saat buka bersama dan pembagian paket sembako  mengaku bangga dan memberi apresiasi kepada PT.Maja Daya Sejahtera agen gas LPG yang telah peduli untuk berbagi baik berupa Paket Sembako dan Buka bersama .”Apalagi ini momen di bulan suci Ramadhan kita untuk saling berbagi,”ujarnya.


Hadi sangat senang dan mendoakan mudah mudahan PT.Maja Data Sejahtera bisa lebih maju dan pemilik perusahaanya selalu diberikan kesehatan oleh Allah Swt.”Mari kita manfaatkan berbuat kebajikan di bulan suci ini. Selain berbagi paket sembako juga buka bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu,”harapnya. 

(006/RED-Al/lll/2023/Ziden)

Diberdayakan oleh Blogger.