AktualInvestigasi.com_Tigaraksa, Camat Tigaraksa melalui ASN Kecamatan Tigaraksa Ahmad Hidayat menyambangi warganya di Kampung Mampelem RT 01/04 Desa Matagara  Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang yang mengalami musibah rumah tinggal roboh beberapa hari lalu karena lapuk dimakan usia.


Warga tersebut adalah Een (67), seorang janda tua yang tinggal seorang diri dirumah tersebut.


“Tentunya kami prihatin dan merasa terpanggil sekali saat melihat kondisi rumah yang sempat roboh karena lapuk dimakan usia,” ujar Ahmad Hidayat yang akrab disapa Enjat, Minggu 18 Juni 2023.



Karena hal yang menimpa warganya tersebut sangat urgen. Enjat berinisiatif untuk melakukan langkah penanganan renovasi rumah Een, yang langsung menghubungi pemdes setempat.


“Untuk biaya renovasi rumah alhamdulilah akan dianggarkan oleh Pemerintah Desa Matagara untuk pembiayaan pengadaan material,” ungkap Enjat.


Enjat yang didampingi Jaro Agus mengaku, terenyuh melihat kondisi rumah Een yang roboh.


"Alhamdulilah, musibah roboh rumah ibu Een ini sudah direspon oleh Pemdes Matagara, insa Allah dalam waktu dekat bantuan material akan diberikan," ucap Enjat.




005/RED-AI/I/Atr

 


AktualInvestigasi.com_Tangerang,--Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kita harus menjaga harmonisasi dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut dikatakan Sekda saat menghadiri Perayaan Waisak Umat Buddha Provinsi Banten dan peresmian Pilar Asoka yang digelar di Vihara Cosukong Tanjung Kait Kecamatan Mauk, Minggu, (18/6/23).


"Saya berharap kita bisa bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang saling menjaga toleransi di antara sesama umat beragama di Kabupaten Tangerang yang sudah sangat baik kerukunannya dan toleransinya," kata Sekda.



Dalam sambutannya, Sekda menandaskan sesuai dengan Pancasila, sebagai dasar bangsa dan negara, kita wajib dengan menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antar sesama. Menurut dia, keberagamanan merupakan salah satu keunikan tersendiri bangsa Indonesia. Untuk itu, merupakan tanggungjawab kita semua untuk senantiasa menjaga kerukunan dan nilai-nilai Pancasila agar Kabupaten Tangerang selalu kondusif, aman dan tertib.


"Ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah, tanggung jawab masyarakat, tanggung jawab FKUB dan tanggung jawab kita semua untuk saling menjaga dan harmonis sebagai salah satu upaya pemerintah yang bisa mencapai cita-cita bangsa kita," tandasnya.

Sementara itu, Supriyadi Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Supriyadi sangat mengapresiasi digelarnya acara tersebut yang mengundang tokoh lintas sektor dan lintas agama. Dia berharap acara tersebut bisa semakin memperkuat persaudaraan dan semakin memperkokoh persatuan diantara umat dan sesama.


"Saya berharap event-event seperti ini bisa terus dilakukan untuk lebih memperkuat toleransi dan keberagaman yang ada di Indonesia," ungkapnya.


(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)


005/RED-AI/I/Atr



Diberdayakan oleh Blogger.