AktualInvestigasi_Tigaraksa, Puluhan Pengurus dan anggota mengikuti rapat pleno Evaluasi Organisasi Sebagai Upaya Peningkatan Kinerja organisasi demi terwujudnya dan tercapainya kinerja suatu organisasi sesuai visi dan misi 


Kegiatan tersebut di gelar dalam halaman taman ide triraksa village 2 Badak Perkasa Group kelurahan tigaraksa kecamatan tigaraksa kabupaten tangerang Kamis 18/01/2024

Acara yang di hadiri langsung ketua  DPD KWRI Provinsi Banten yang di wakili oleh Ari Asari Marnan, Ketua KWRI DPC Kabupaten tangerang Mad Sutisna yang akrab di sapa kang Anoy yang di dampingi Sudirman Indra / Koh Acin, CEO Badak Perkasa Group 

dan selaku dewan pertimbangan, Agie Rahmatullah Dewan kehormatan dan etik, Asep Munajat sekertaris juga  Pengurus lainya, 


Ari Asari Marnan yang membuka langsung rapat pleno menyampaikan dan berikan Apresiasi sidang rapat pleno Reshuffele kepengurusan Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten tangerang alhamdulillah berjalan lancar 


Dengan adanya kepengurusan yang baru mudah mudahan bisa kompak, terjalin sinergitas antar pengurus dan angggota, saya berharap KWRI DPC Kabupaten tangerang bisa membangun komunikasi, kordinasi,  kompak dan transparan ketua melakukan konsulidasi menyeluruh baik di tingkat kabupaten dan lainya, Tegas Ari Asari Marnan

Madsutisna / kang anoy Ketua KWRI DPC Kabuparen tangerang memyampaian Rapat pleno Reshuffele struktural kepengurusan Pengurus DPC KWRI berjalan dengan baik dan lancar dan hasil keputusan dengan para petinggi dan di sepakati, 


Dan insya allah dalam waktu dekat akan di buatkan SK untuk teman teman sesuai dengan bidang masing masing, juga akan mengumpulkan kembali teman teman sesuai dengan tugasnya dan akan di berikan pemahaman melalui rapat kecil nanti


Untuk kedepannya akan membuat rapat kerja untuk tahun 2024 tujuanya membuat beberapa program sesuai tupoksi di bidang masing masing, nanti kita akan terus berupaya menjalin komunikasi yang baik antar anggot, pengurus dan instansi pemerintahan dan stakeholder yang ada, tutup Anoy.

(Atr)








Miris Jalan Pengubung 2 Desa Di Tigaraksa Kondisinya Memprihatinkan Dan Butuh Perhatian Pemerintah


AktualInvestigasi_TIGARAKSA,  Miris, jalan Penghubung 2 Desa yakni Desa Tapos dan Desa Bantar Panjang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang kondisinya rusak memprihatinkan, puluhan dan bisa ratusan tahun (bahkan bisa sejak jaman Penjajahan Belanda) tak juga dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang.


Kepala Desa (Kades) Bantar Panjang Ujang menyatakan pihaknya sudah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan jalan tersebut ke TAPD Kabupaten Tangerang namun belum direspons padahal akses jalan itu menghubungkan 2 desa yang manfaatnya sangat besar untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakatnya.


"Selain sangat menunjang perekonomian warga 2 wilayah desa manfaat jalan itu juga sangat besar karena ada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dipakai pemakaman warga 3 desa yaitu Bantar Panjang, Tapos, dan Jambe dan memerlukan akses sarana transportasi yang layak hampir setiap hari ada yang dimakamkan," ucap Kades Ujang, Kamis (18/01/2024).


Diungkapkan Kades Ujang, pihaknya sudah berulang kali mengajukan surat permohonan untuk pembangunan jalan tersebut terakhir surat dikirim bulan Oktober 2023 karena waktu itu ada harapan bisa masuk ke ABT tahun 2023 tapi ternyata belum direspons.


"Kami dari pemdes Bantar Panjang saat ini lagi gencar membangun sarana infrastruktur tapi terbentur anggaran sehingga tidak bisa dialokasikan untuk bangun jalan tersebut. Semoga Pemda Kabupaten bisa segera respons ajuan kami," kata Kades Ujang.



Foto ; Jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang Kecamatan Tigaraksa


Pernyataan Kades Bantar Panjang juga diperkuat Ustadz Andi salah satu tokoh masyarakat Desa Bantar panjang yang tinggal dan memiliki Ponpes Salafi disekitar jalan Penghubung Desa Tapos dan Desa Bantar panjang, menurutnya sejak lama jalan menuju TPU itu belum pernah dibangun pemerintah dan kondisinya rusak tidak layak dilewati kendaraan mobil.


"Semoga pemerintah segera membangun jalan itu karena selain sangat bermanfaat untuk warga juga melancarkan akses jalan menuju TPU yang hampir setiap hari siang dan malam ada yang memakamkan anggota keluarganya yang wafat," ucap Ustadz Andi serius. (Red)




Diberdayakan oleh Blogger.