NUSANTARAEXPRESS, RANTAUPRAPAT - Upaya keras Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk menurunkan angka Kematian Ibu melahirkan dan bayi baru lahir memperlihatkan hasil yang cukup signifikan. Dengan jumlah kematian ibu sebanyak 4 (empat) orang dan 31 (tigapuluhsatu) kematian bayi baru lahir di tahun 2020, jauh lebih baik jika dibandingan dengan tahun sebelumnya yang mencapai jumlah 9 (ibu) dan 54 (bayi). Grafik membaik ini tentunya terjadi karena adanya upaya bersama dan dukungan dari berbagai pihak.

Perkembangan positif bidang kesehatan ini mengemuka dalam kegiatan Workshop Sosialisasi Program KB Pasca Persalinan (KBPP-Pilihan) yang dilaksanakan di Hotel Platinum Rantauprapat ini berjalan selama 2 hari yaitu tanggal 16 - 17 Pebruari 2021. yang merupakan kerjasama Pemkab Labuhanbatu yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk- KB, dengan Jhpiego (organisasi nirlaba bidang kesehatan).



Mewakili Bupati Kabupaten Labuhanbatu, H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Labuhanbatu, Sarimpunan, S.Pd, M.Pd, pada pembukaan sosialisasi itu menyebutkan, penerapan KB Pasca Persalinan bukanlah hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan dan Dinas PPKB saja. Pemkab menyambut baik agenda workshop yang melibatkan OPD terkait serta berbagai stakeholder ini, dan berharap akan melahirkan rencana kerja program yang lebih operasional dan melibatkan semua komponen terkait.

Menurut Sarimpunan, “Program ini akan berhasil jika mampu menggalang kerjasama dan integrasi berbagai stakeholder, serta memberikan penekanan pada upaya upaya yang inovatif” ujarnya optimis.

Pada agenda hari pertama, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu H. Kamal Ilham, S,K,M, MM, dan Kepala Dinas P2KB Hj. Lidiyawati Harahap, S.Psi, M.Ap, memaparkan capaian-capaian dan tantangan yang di hadapi Kabupaten Labuhanbatu dalam program Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana.



Panel diskusi dan sosialisasi kali ini dimoderatori oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Friska Simanjuntak, SKM dan mendapatkan respon yang sangat membangun dari para peserta dari perwakilan OPD terkait, seperti Dinas Kominfo, Dinas PMD, Dinas Dukcapil, Bappeda, organisasi profesi seperti POGI, IDI, IBI maupun dari TP-PKK dan perwakilan komunitas/ Forum Masyarakat Madani.

Dr. Ainal, SPOG, mewakili organisasi profesi POGI, secara lugas menyebutkan bahwa KB merupakan faktor yang sangat penting yang dapat menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKN). Untuk itu, program KB mestinya dilihat sebagai bagian yang terintegrasi dengan program Kesehatan Ibu Anak (KIA). Menurut dr. Ainal, ke depan perlu diperkuat kordinasi, kerjasama dan kolaborasi Dinas kesehatan dan DP2KB serta pelibatan pihak terkait untuk program ini. “Dulu kita difasilitasi oleh Jhpiego melalui program EMAS untuk penurunan AKI AKN tapi belum menyentuh isu KB. Tapi pendekatan yang digunakan oleh program tersebut perlu diterapkan kembali, dimana semua lapisan digerakkan. Bahkan sampai ke tingkat desa/dusun” ujar dokter senior di RSUD Rantauprapat tersebut.

Health Specialist Jhpiego, Istiani Purba absari dalam presentasinya menyebutkan bahwa pemilihan Kabupaten Labuhanbatu sebagai daerah dampingan karena komitmen Kabupaten selama ini terkait penerapan KBPP yang difaslitasi oleh BKKBN tahun 2018-2019. Dimana Labuhanbatu menghasilkan capaian terbaik dari 11 Kabupaten yang didampingi BKKBN.

Terpisah, penanggungjawab Program KBPP Pilihan Kabupaten Labuhanbatu, Syafrimet Azis, menyebutkan bahwa program ini akan difaslitasi selama 3 tahun (2021-2023). Program akan memberikan dukungan penguatan SDM agar sistem pelayanan KBPP dapat lebih berkualitas dan tetap konsisten, dukungan untuk tata kelola yang baik sehingga pelaksanaan KBPP benar-benar mempunyai daya ungkit terhadap Kesehatan Ibu dan Anak serta upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya KB Pasca Persalinan.

Perlu diketahui sebelumnya, Jhpiego adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada kesehatan dan merupakan afiliasi dari Universitas Johns Hopkins yang memiliki visi untuk menyelamatkan jiwa, meningkatkan (derajat) kesehatan, dan mengubah masa depan. Jhpiego bermitra dengan pemerintah, pakar kesehatan dan masyarakat untuk membangun ketrampilan/kapasitas dan sistem yang menjamin masa depan yang lebih sehat bagi perempuan dan keluarga. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Polres Labuhanbatu bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Labuhanbatu Utara grebek Hans Station Karaoke di Jalan Juang 45, Kelurahan Lobusona, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, sebanyak 7 karyawan diamankan, Rabu (17/2/2021) dini hari.

Penggrebekan yang dipimpin Kabag Ops Polres Labuhanbatu, Kompol Marludin terdiri dari 95 peronel gabungan yaitu Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Sabhara, Sat Binmas, Bagi Ops dan BNN Kabupaten Labuhanbatu Utara.



Giat dimulai apel pukul 02.00 WIB, dilanjutkan menuju lokasi (Hans Station red). Saat tim tiba lampu sudah dipadamkan, sehingga dibuka secara paksa. Namun para pengunjung sudah tiada dan diduga info penggrebekan bocor.

Dari hasil penggeledahan ditemukan sepucuk senjata replika revolver jenis air softgun yang disimpan dalam tas tergantung dipintu kamar.



Selanjutnya ke 7 karyawan Hans Station Karaoke yang diamankan ke Polres Labuhanbatu yaitu Jj (43), Dw (28), Yw (22), Bs (34), AR (21), F (19), dan L (23) diserahkan ke Sat Reskrim untuk dilakukan pemeriksaan tentang kepemilikan senjata tanpa hak dan UU Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dengan UU RI.NO.12 Th 1951 dan UU RI.NO.6 Th 2018. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - Personil TNI Kodim 0107/Aceh Selatan dan Masyarakat yang tergabung salam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan mulai bergerak mengerjakan sasaran Fisik rehap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada pelaksaan Pra TMMD di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (17/02/2021).

Diketahui, pada sasaran fisik program TMMD ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan selain pembukaan badan jalan sepanjang 850 M, pembuatan jembatan serta Talut, juga terdapat pengerjaan RTLH sebanyak 4 unit yang masing-masing di Desa Krueng Kluet terdapat 2 unit milik Sdr Ismail dan Akmaludin. 2 unit lagi berada di Desa Kampung Tinggi yaitu milik Sdr Nyakman dan Yatimsyah.



Tahapan Pra TMMD hingga pada pelaksanaannya nanti langsung di bawah pengawasan Koordinator Lapangan Kapten Inf Amri Umari yang juga sebagai Danramil 06/Kluet Utara.

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Inf M. Yusuf, S.I.Kom mengatakan, bahwa rumah dari ke 4 unit tersebut tidak layak huni dan sepantasnya untuk di lakukan pengrehapan.

"Ini merupakan upaya kita sebagau TNI di kewilayahan mengoptimalkan kesejahteraan untuk masyarakat serta dalam wujud nyata kita memberikan kenyamanan kepada masyarakat dengan memiliki tempat tinggal yang layak huni."sebut Dandim.

Lebih lanjut, Dandim Aceh Selatan juga menjelaskan, bahwa program TMMD itu murupakan sinergitas TNI dan Pemerintah dalam mempercepat pembangunan Daerah.

Sementara itu, salah satu warga Desa Krueng Kluet Akmaludin yang mendapatkan rehap RTLH tersebut mengaku sangat bahagia mendapatkan rumahnya bagian dari sasaran Fisik program TMMD ke 110 Kodim 0107/Aceh Selatan.

"Ini merupakan kebahagian tak terduga yang kami rasakan, untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk memiliki rumah yang layak huni. Insya Allah, kami juga turut memberikan dukungan demi kesuksesan dan kelancaran TMMD di desa kami."tutupnya. (Husni)

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Tiga orang anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) berhasil dilumpuhkan aparat gabungan TNI-Polri, karena berusaha merampas senjata aparat gabungan di Puskesmas Sugapa, Intan Jaya, Papua, Senin (15/2/2021).

Kejadian tersebut bermula saat Tim TNI melakukan pengejaran pelaku penembakan terhadap Prada Ginanjar Arianda anggota Satgas Yonif R 400/BR, dan memeriksa satu orang laki-laki. Saat pemeriksaan, orang tersebut (yang kemudian diketahui bernama Janius Bagau) tiba-tiba melarikan diri dengan meloncat ke jurang.

Tim terpaksa menembak yang bersangkutan setelah tembakan peringatan dan seruan untuk kembali, namun tidak diindahkan. Dengan luka tembakan dibagian tangan, yang bersangkutan melarikan diri lompat ke jurang.

Beberapa waktu kemudian, diperoleh informasi dari warga adanya satu orang warga dengan luka tembak (diduga KKSB) dibawa ke Puskesmas oleh Kepastoran Gereja Katolik Bilogai, dan beberapa orang masyarakat lainnya.

Setelah dilakukan pengecekan dan dicocokkan dengan KTP yang didapatkan saat pemeriksaan, dipastikan orang tersebut adalah Janius Bagau salah satu anggota KKSB yang sering melakukan aksi teror di Sugapa dan salah 1 (satu) orang yang menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu.

Saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Sugapa, Janius Bagau didatangi oleh 2 (dua) orang rekannya. Ketiganya berusaha melarikan diri, dan menyerang serta berusaha merampas senjata dari aparat gabungan TNI-Polri yang berjaga di Puskesmas. Dengan sigap, aparat melumpuhkan ketiga orang itu hingga tewas.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan kejadian tersebut. “Setelah dicocokkan dengan identitas dan beberapa barang bukti lain seperti surat pernyataan perang oleh KKSB, dipastikan ketiganya merupakan anggota dari KKSB yang selama ini sering melakukan aksi teror dan penyerangan terhadap masyarakat serta aparat keamanan di Sugapa,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Janius Bagau dan Januarius Sani keduanya turut menandatangani surat pernyataan perang kepada TNI-Polri beberapa waktu yang lalu. “Sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat untuk pengurusan tiga jenazah KKSB itu,” pungkasnya. (***)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT meresmikan launching Penggunaan dan Penerapan Tapping Box ( Implementasi Tax Online System ) kepada wajib pajak kabupaten labuhanbatu. Kegiatan berlangsung di Suzuya Mall Rantauprapat Jl. S.M. Raja Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan, Selasa (16/2/2021).

Peresmian launching dimaksud ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan stiker himbauan wajib bayar pajak kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu.



Bupati Andi mengatakan pajak daerah dan restribusi daerah adalah salah satu sumber pendapatan daerah yang penting untuk membiayai pelaksanaan pemerintahan daerah. Sesuai peraturan perundangan republik Indonesia no 28 tahun 2008, tentang pajak daerah.

Peran serta masyarakat dan akuntabilitas dengan memperhatikan potensi daerah,dengan menggunakan aplikasi Tapping Box ini diharapkan lebih meningkatkan pendapatan sektor pajak dan restribusi daerah, yang berbasis aplikasi.

Disampaikan Bupati, pembangunan demi pembangunan di Labuhanbatu, adalah tidak lepas dari pajak yang bapak ibu setorkan ke Pemkab Labuhanbatu, saya yakin tanpa pembayaran pajak pembangunan akan terhambat sedemikian rupa.



Dari itu demi kebaikan kita bersama dan kemajuan pembangunan di Labuhanbatu, mari kita tingkatkan kesadaran kita bersama akan pentingnya membayar pajak, baik itu pajak usaha maupun yang lainya.tegas Bupati.

Sementara itu Kaban Bapenda Labuhanbatu, H.Muslih SH, dalam laporannya menyampaikan dasar diterapkanya Aplikasi Tapping Box rekam data pajak daerah yaitu diantaranya undang-undang RI no 28 tahun 2009, dan Peraturan Daerah kabupaten Labuhanbatu no 41 tahun 2020, yang bertujuan meningkatkan pendapatan daerah.

Disamping itu pimpinan divisi dana dan jasa PT. Bank Sumut Budi Ansari Nasution, dalam sambutannya mengatakan, Bank Sumut akan senantiasa meningkatkan pertumbuhan ekonomi pemerintah daerah dengan meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah, dengan tetap menjadi mitra pemerintah daerah dengan literasi penerapan pajak.

Selain Bupati, Lounching itu dihadiri oleh Sekdakab Labuhanbatu Ir. M. Yusuf Siagian, M.MA, Pimpinan Divisi Dana dan Jasa PT. Bank Sumut Budi Ansari Nasution, Direktur Bank Sumut Cabang Rantauprapat Tomy Ferial, Para Asisten, Para Pimpinan OPD Labuhanbatu, Camat Rantau Selatan, dan Tamu Undangan. (Rahmad)
Diberdayakan oleh Blogger.