KALBAR
AktualInvestigasi.com | Presiden Joko Widodo; Masyarakat Dayak Borneo Silahkan Lapor kesaya terkait mafia tambang dan ketidak adilan hukum seperti Yang dialami Koperasi Gajah Mada! Dan  Meminta Jaksa Agung - Hakim Agung Segera memerintahkan Ketua Pengadilan Kota Baru untuk menjalankan eksekusi  putusan ingkrah Koperasi Gajah Mada!, tandasnya.



Menurut Ketua Umum TBBR dan Panglima Jilah Senin 28/11/2022 mengingatkan  PT. Jonlin untuk selesaikan kewajibannya terhadap Koperasi Gajah Mada.



Disela kesibukan mempersiapakan kedatangan Presiden, Ketua Harian umum TBBR dan Ketua Harian TBBR. Menerima kedatangan Ketua DAD Kalsel dan Ketua Koperasi Gajah Mada Sukma Firdaus. Hari Ini Senin 28 /11/2022. Dirumah Radang Pontianak Kalimantan Barat. Pukul. 15.31 wib. Pertemuan Dihadiri oleh Ketua Umum TBBR dan Ketua Harian TBBR bersama Ketua DAD Kalsel dan Sukma Firdaus Ketua Koperasi Gajah Mada Dalam Rangka kordinasi dan menyerahkan Laporan bukti - bukti  hukum perjuangan warga masyarakat dayak pegunungan meratus Kalimantan selatan. 


Warga masyarakat dayak yg didampingi oleh Ketua DAD Kalsel meminta bantuan kepada Ormas TBBR disela kedatangan Bapak Presiden RI Besok Ketua Umum TBBR akan menyampaikan Permohonan masyarakat ke pak presiden terkait keluhan masyarakat yg tidak mendapat ketidak adilan hukum oleh kekuatan mafia PT. Jonlin,ujarnya. 


Menurut H.Isam  koperasi Gajah Mada sudah mendapat putusan MA ingjrah dan meminta kepada Ketua pengadilan kota baru untuk mengesekusi putusan tersebut. Namun sampai sekarang tidak ada dilakukan. Untuk itu Ketua DAD Kalsel dan Sukma Firdaus Ketua Koperasi Gajah mada sangat berterima kasih yg sebesarnya atas perhatian dan bantuanya yg diberikan Ormas TBBR dalam menjembatani kami masyarakat dayak pegunungan meratus terhadap persoalan kami yg selama 12 tahun ini tidak selesai dengan PT Jonlin, H.isam , mengaku akhirnya kami bisa bernapas lega setelah kami mendengar langsung pak Presiden mengintruksikan bawahasannya untuk membantu Koperasi Gakah Mada. Terimakasih ya Allah, ujar Sukma Firdaus. [Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].


Cianjur
- Aktualinvestigasi.com |  10 personel tim penyaluran logistik Posko Bencana Alam Kopassus TNI Desa Cijedil - Cugenang Cianjur yang dipimpin Wadansatgas Mayor Inf Hendis Asies melaksanakan pendistribusian logistik di 3 titik posko yang terdiri dari Kampung Gareheum, Kampung Pasir Muncang dan Kampung Galudra Girang dengan menggunakan kendaraan R2 jenis trail. 


Bantuan logistik diterima langsung oleh Kepala Desa Cicadas, Ketua RT. 03 Kampung Pasir Muncang, Ketua RT 02/ RW 02 Kampung Galudra Girang.


Adapun pendistribusian logistik menggunakan 6 unit motor trail dikarenakan 3 posko pengungsi tersebut hanya dapat dilalui dengan kendaraan R2 saja. 



Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, obat-obatan, perlengkapan bayi, pakaian serta perlengkapan yang dibutuhkan sehari-hari.

Kehadiran tim Kopassus disambut dengan baik serta positif oleh masyarakat yang berada di posko pengungsian tersebut, dimana hal tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Cecep selaku Ketua RT 02/RW 02 Kp Galudra Girang, ia mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kopassus karena telah memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh para warga.


"Karena pendistribusian bantuan logistik ke desa mereka sangat terbatas dikarenakan kondisi medan yang akan dilalui untuk menuju desa mereka," ucapnya. 


Kedatangan tim Kopassus juga sangat memberikan semangat moril bagi warga Desa Cicadas Kampung Pasir Muncang dan Lampung Galudra Girang.[0012/Red-AI/VII/2022/Firman].


Tangerang
- Aktualinvestigasi.com | Satreskrim Polresta Tangerang Polda Banten meringkus 8 orang tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Delapan orang itu ditangkap selama periode November 2022.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma menjelaskan, 8 tersangka yang dibekuk masing-masing berinisial R, J, H, dan RS sebagai pelaku pencurian. Kemudian tersangka DM, A, D, dan W sebagai pelaku penadah barang hasil curian.


"Saat ini kami juga terus mengejar tersangka lainnya yang identitasnya sudah kami ketahui dan sudah ditetapkan sebagai DPO," kata Romdhon, Senin (28/11/2022).


Dikatakan Romdhon, para tersangka berasal dari kelompok berbeda. Tersangka R dan M (DPO) melakukan aksi pencurian di parkiran salah satu rumah makan di Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/4/2022).


"Para 5 tersangka melakukan pencurian dengan cara merusak tempat kunci kontak dengan menggunakan kunci letter T kemudian menjualnya kepada penadah tersangka A. Tersangka A menjual kembali motor ke tersangka DM," papar Romdhon.


Lalu tersangka J dan A (DPO) melakukan aksinya di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Rabu (17/8/2022). Para tersangka menjual motor ke penadah yang masih dalam pengejaran.


Kemudian tersangka J, H, dan RS melakukan aksi curanmor di Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (6/11/2022). Para tersangka menjual motor curian ke penadah yang sudah ditetapkan sebagai DPO.


"Dan peristiwa di Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Rabu (16/11/2022), yang juga dilakukan oleh tersangka J, H l, dan RS. Mereka menjualnya ke penadah yaitu tersangka D," ucap Romdhon.


Dikatakan Romdhon, dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan para tersangka.


Tersangka R, J, H, dan RS dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. Sedangkan tersangka DM, A, D, dan W dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.[0012/Red-AI/VII/2022/Firman].


PANDEGLANG
Aktualinvestigasi.com | Dalam memanfaatkan waktu luang dan menyalurkan Hobinya, Iptu Ius Gala Reka yang bertugas di bidang pengaman internal Bid. Propam Polda Banten yakni Kanit 1 Paminal, tidak disangka ternyata sukses membudidaya ikan lele dengan cara pemijahan secara alami.


Dilangsir dari media Mitrabantennews.com Hal itu terlihat dari pantauan awak media di lokasi budidaya ikan lele, ia memaparkan kesuksesan ini tentu tidak luput dari kesabaran dalam membudidaya ikan lele, selain dari hobi, ia juga rajin dalam mengurus pembudidayaan ikan lele.


Berawal dari memanfaatkan lahan kosong miliknya, ia melakukanya sehabis menjalankan tugasnya sebagai abdi negara yakni sebagai anggota Polri, setelah selesai bertugas ia kembali menekuni ternak ikan lele miliknya. Alhasil ia kini meniliki sejumlah keunggulan bibit-bibit lele super, hal itu secara tidak langsung dapat meningkatkan kelangsungan hidup sekaligus mendukung ketahanan pangan dengan cara memotivasi masyarakat agar mempunyai usaha ekonomi alternatif

“saya memanfaatkan lahan punya saya yang kosong, saya berfikiran kalau digunakan untuk membudidaya ikan lele, karena menurut saya, itu juga salah satu bentuk motivasi kepada masyarakat agar menggeliat niat untuk membudidaya ikan lele juga, karena hal itu dapat membantu keberlangsungan hidup, kan hasilnya bisa dijual, jadi ya untuk dijadikan kegiatan usaha juga,” papar Iptu Ius Gala Reka kepada media Kamis, (23/11/22).


Pada awal budidaya, masing – masing kolam ukuran berdiameter 3 meter tinggi 1 meter kami isi maksimal sekitar 15,000 bibit ikan. disalah satu kolam juga dibudidayakan jenis ikan Qoi


Untuk budidaya ikan lele dengan cara pemijahan alami caranya sangat mudah sekali ” Untuk mendapatkan benih yang berkualitas, unggul, tahan penyakit, serta cepat untuk tumbuh dan berkembang. Bagi yang ingin menjadi pembenih ikan lele, pengetahuan tentang pemijahan sangat penting dipahami.” tambahnya.


Pemijahan merupakan proses untuk pengeluaran sel telur oleh induk betina dan sperma oleh induk jantan. Proses ini diikuti dengan perkawinan antara induk lele betina dan jantan.


Selanjutnya, ikan lele akan bertelur dan menetaskan benih lele. Pembenihan ikan lele ini berlangsung selama 8-9 minggu dengan ukuran benih lele 5-7 cm.


Cara pemijahan ikan lele yang digunakan dapat bervariasi. Namun cara yang paling banyak dilakukan Pembudidaya yaitu secara alami. Cara ini dianggap paling mudah dilakukan oleh pembudidaya ikan lele dan hasilnya juga tidak akan mengecewakan.


Pemilihan Induk Ikan Lele

Langkah pertama pemijahan ikan lele yaitu dengan memilih induk ikan lele yang tepat. memilih induk ikan lele yang punya bobot yang hampir sama yaitu minimum 1 kg. Hal ini dilakukan agar ikan lele tidak ketakutan satu sama lain.


Selain itu, pastikan organ tubuh ikan lele lengkap dan normal. Umur induk lele yang tepat yaitu 1.5 tahun untuk betina dan 1 tahun untuk jantan.


Perawatan Indukan Lele

Indukan lele harus dirawat pada kolam khusus di mana setiap meter persegi hanya boleh diisi 4-6 ekor saja. Sebelum pemijahan berlangsung, pisahkan indukan jantan dan betina. Hal ini agar tidak terjadi pembuahan di luar rencana.

Selain itu, pakan yang diberikan haruslah bermutu baik. Direkomendasikan agar pakan yang diberikan memiliki protein > 35% agar gonad cepat matang. Pemberian pakan sebanyak 2-3 kali sehari sebanyak 3-5%.


Persiapan Kolam untuk Pemijahan

Kolam yang ideal untuk pemijahan ikan lele yaitu dengan panjang 2 sampai 3 meter, lebar 1 sampai 2 meter dan kedalaman 1 meter. Bapak/Ibu dapat memilih beberapa jenis kolam seperti kolam terpal maupun kolam dengan dasar fiberglass.


Perlu diingat juga, kolam perlu dikeringkan dan dijemur sebelum digunakan. Selanjutnya diisi air bersih dengan kedalaman 30-40 cm.


Dasar kolam pemijahan diberikan ijuk atau waring untuk tempat menampung dan melekatnya telur ikan lele. Sedangkan bagian pinggir kolam diberikan tutup untuk mencegah agar induk meloncat keluar.


Proses Pemijahan

Sebelum dilakukan proses pemijahan, induk ikan lele harus dipuasakan atau tidak diberi makan selama 24 jam. Kemudian dilakukan seleksi induk dengan gonad yang sudah matang.

Cara melihatnya, pada kelamin ikan lele jantan maupun betina kelamin akan membesar dan warnanya menjadi kemerahan.


Sehari setelah induk lele dimasukkan di kolam pijah, ambil induk dengangonad yang sudah matang.


Cara melihatnya, masih dikatakan Iptu Ius Gala Reka, jenis kelamin ikan lele jantan maupun betina kelamin akan membesar dan warnanya menjadi kemerahan.


Sehari setelah induk lele dimasukkan di kolam pijah, ambil induk dengan serok bila sudah bertelur. Hal ini karena ikan lele cenderung bersifat kanibal “Saya berharap semoga bermanfaat dan bisa di implementasikan oleh masyarakat yang mau mencoba ternak ikan lele dengan cara pemijahan alami,” pungkasnya. [Akt-002/RED-AI/I/2022/Agi].

Diberdayakan oleh Blogger.