Tangerang, Aktual News-Panitia Pilkades desa Pasir gintung Jayanti pada Jum’at siang (03/06/2021) menggelar acara rapat pleno penetapan daptar pemilih sementara yang di adakan di lantai 2 gedung Pemerintahan desa Pasir Gintung Kecamatan Jayanti Tangerang.

Selain Ketua panitia Pilkades Pasir gintung Muhammad Faiz Taqiudin.SE, Sekretaris desa Eliyasa, ketua Bpd Pasir gintung, rapat pleno pun di hadiri langsung oleh Sekcam Jayanti Kurnia.S.Stp yang didampingi juga oleh Babinsa dan Binamas desa Pasir Gintung dan ke 3 Calon Kepala desa dengan masing masing team suksesnya.

Dalam pemaparan nya Sekcam Jayanti Kurnia.S.stp lebih terarah ke mekanisme tahapan Pilkades yang telah di atur dalam Peraturan Bupati Kabupaten Tangerang no 16 tahun 2021, kemudian Sekdes Elyasa yang menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran kepala desa Pasir gintung Syaripudin dalam rapat pleno penetapan daptar pemilih sementara atau DPS.

Dalam acara inti dirapat Pleno penetapan DPS tersebut Ketua panitia pemilihan Kepala desa Pasir Gintung Muhammad Faiz Taqiudin.SE meminta kepada para Calon kades untuk memeriksa daptar pemilih sementara kemudian ke tiga Calon kades diharap membubuhi Paraf nya di masing masing lembaran Dps tersebut.

Muhammad Faiz Taqiudin.SE secara intens juga memaparkan kinerja dari team pantarlih yang telah melaksanakan tugas nya dengan baik sehingga tersusun lah Daptar pemilih sementara tersebut yang berjumlah 3733 Dps,kemudian Ketua panitia pun menjelaskan tentang ada pengurangan data berjumlah 144 dari data yang telah meninggal dan yang pindah sebelum di syahkan menjadi DPT oleh Panitia Pilkades Pasir gintung.[Red/Akt-15/Mulyadi].

 

Aktual News

Pamijahan, Aktual NewsPemerintahan Desa Gunung Bunder 1, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, telah menyalurkan bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap ke I untuk bulan ke 3 (Maret) 2021, pada. Jumat Siang (4/06/2021).

Penyaluran yang dilaksanakan d Aula Kantor desa Gunung Bunder 1. Berdasarkan hasil Tim Perifikasi data KPM BLT-DD yang berjumlah 236 KPM.yang di setujui dan di sahkan oleh BPD melalui musdesus perifikasi dan Penetapan data KPM .

Pelaksanaan Penyaluran BLT ini tetap melakukan Psyicaldistancing sesuai standarisasi Protokol Kesehatan (Prokes).

Hal itu disampaikan Sekertaris Desa Gunung Bunder 1 Nurhayati S, Pd.I Selaku Satgas Covid tingkat desa. [ Red/Akt-01 ]

 

 

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Permasalahan keuangan yang sedang dihadapi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, mendapat perhatian serius dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia meminta pemerintah berkomitmen untuk menyelamatkan perusahaan penerbangan pelat merah yang terlilit utang hingga Rp 70 triliun itu.

Kondisi yang dialami Garuda, membuat Senator asal Jawa Timur prihatin. Sebab, masalah ini bisa berdampak terhadap ribuan pegawainya, termasuk pilot dan kru pesawat.

"Pandemi Covid-19 memang memberikan dampak yang sangat besar bagi industri penerbangan, tidak terkecuali dengan maskapai nasional karena pandemi membuat pergerakan menjadi terbatas," tutur LaNyalla, Jumat (4/6/2021).

Menurutnya, ada sejumlah skema untuk menyelamatkan Garuda. Pertama, pemerintah bisa terus mendukung memberi pinjaman atau suntikan ekuitas alias modal, kemudian merestrukturisasi Garuda, pendirian perusahaan maskapai nasional baru, hingga likuidasi.

Untuk itu, LaNyalla meminta Kementerian BUMN, mengambil langkah strategi penyelamatan Garuda.

"Apapun jalan terbaik yang ditempuh, DPD RI memberi dukungan agar Garuda tetap bertahan. Kami harap juga likuidasi menjadi jalan terakhir, semoga tidak perlu sampai pada tahap itu," tuturnya.

LaNyalla pun merespons positif jajaran Komisaris Garuda Indonesia yang sampai mengusulkan tidak menerima gaji, karena kondisi perusahaan sedang berdarah-darah. Menurutnya, memang perlu ada langkah taktis mengatasi persoalan ini.

"Opsi penawaran pensiun dini ke karyawan, dan bukan melakukan PHK juga merupakan langkah yang perlu kita apresiasi. Apalagi Kementerian BUMN sudah memberikan komitmennya untuk tetap mempertahankan 1.300 pilot, kru kabin, dan pegawai lainnya," tuturnya.

Mantan Ketua Umum PSSI ini mengatakan, harus ada terobosan yang dilakukan Garuda untuk memperbaiki keadaan. Apalagi manajemen Garuda sudah mendapat catatan dari Komisi VI DPR lantaran dinilai tidak memiliki terobosan selama 5 tahun terakhir.

"Di era pandemi yang membuat sektor penerbangan terdampak parah memang harus ada evaluasi terus menerus. Seharusnya jika ada penerbangan atau rute yang merugi, segera disiasati. Apakah diubah atau dengan berbagai kebijakan lainnya," ucapnya.

LaNyalla berharap setiap keputusan Kementerian BUMN terkait Garuda, diambil dengan koordinasi dan melibatkan Dewan Komisaris. Ia juga mendukung rencana pemangkasan jumlah komisaris sebagai bentuk efisiensi. (*)

Medan, Aktual News Tim gabungan dari Pemko Medan bersama TNI dan Polri terus melakukan patroli protokol kesehatan dan pengawasan PPKM berbasis mikro di pasar tradisional. Kali ini tim melakukan patroli di pasar Bengkok, Jumat (4/6/2021).

Namun sebelum terjun ke lokasi, tim terlebih dahulu menggelar apel bersama di Lap. Benteng Medan. Apel di pimpin langsung oleh Plt Dirut Pd Pasar.

Setelah menggelar apel. Tim langsung menuju ke sejumlah tempat. salah satunya di pasar Bengkok. Dalam patroli tersebut tim masih mendapati masyarakat dan pedagang yang masih enggan menggunakan masker. Petugas langsung memberikan teguran untuk menggunakan masker.

Tapi selain di Pasar Bengkok, tim lainya juga disebar ke berbagai Kecamatan sesuai dengan rayon yang telah ditentukan dengan tujuan patroli prokes ini dapat menjangkau ke seluruh tempat-tempat keramaian di kota Medan.

Patroli ini sendiri dilakukan setiap harinya mulai pagi hingga malam untuk memastikan warga tetap mematuhi protokol kesehatan dan PPKM Berbasis Mikro yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna memutus penyebaran covid-19 di Kota Medan. [ Red/Akt-35/Ansary ]

 

 

Aktual News




NUSANTARAEXPRESS, MERAUKE - Rekrutmen penerimaan prajurit Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) kini telah di tutup, baik secara online maupun pendaftaran langsung di Ajenrem 174 Merauke. Dan saat ini dilaksanakan tahapan seleksi kesegaran jasmani yang sebelumnya para calon Taruna Akmil T.A 2021 mengikuti seleksi pemeriksaan administrasi awal di Ajenrem, pembekalan wawasan kebangsaan dan mental ideologi serta pemeriksaan kesehatan.

Sebanyak 36 orang calon Taruna Akmil  terdiri dari Putera Asli Daerah Papua (PADP) dan Non PADP saat ini berhasil lulus verifikasi daftar ulang, kali ini menjalani seleksi kesegaran jasmani bertempat Makorem 174/ATW, Jalan Poros Tanah Miring, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua, Kamis (3/6/2021).



Sebelum melaksanakan kesegaran jasmani, 36 peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan suhu tubuh, tensi dan  serta pemanasan yang dipimpin oleh Bintara Jasmani.

Sebelum melaksanakan kesegaran jasmani, Kasi Personalia Kolonel Inf Rudi Firmansyah selaku Sekretaris Penerimaan Catar Akmil TA. 2021 Subpanda Merauke memberikan pengarahan bahwa pada penerimaan Calon Taruna Akmil, gratis.. !!!. Tidak di pungut biaya, jadi kalian jangan ada pemikiran, untuk mau menjadi TNI ini bisa kalian bayar, itu tidak ada dan tidak bisa,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko telah berkali-kali menyampaikan bahwa kepada siapa pun dan dimanapun dalam penerimaan prajurit adalah gratis, tidak dipungut biaya. Bila ada oknum yang menawarkan sejumlah uang untuk dapat meluluskan itu bohong, segera laporkan kepada saya atau ke panitia yang sudah ditunjuk.

Hal tersebut juga sesuai dengan perintah Bapak Kasad Jenderal TNI  Andika Perkasa pada saat vicon dihadapan orang tua calon prajurit beberapa waktu lalu bahwa apabila ada yang dimintai uang dalam pendaftaran penerimaan calon prajurit baik itu Tamtama, Bintara maupun pada penerimaan Calon Taruna Akmil agar tidak ragu untuk melaporkan,” tegasnya. (Penrem 174 Merauke)



NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Teror pembunuhan terhadap warga sipil oleh Kelompok Teroris OPM terjadi kembali. Kali ini menyasar seorang buruh bangunan bernama Habel Halenti (30), yang tewas ditembak kelompok teroris itu di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Puncak, pada Kamis (3/6/2021).

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Pol Mathius D Fakhiri membenarkan adanya penembakan tersebut. “Korban Habel Halenti (30), karyawan bangunan di Kampung Eromaga. Yang bersangkutan meninggal,” terangnya.

Penembakan itu bermula saat korban bersama rekannya Muhamad Alif pergi dari Kamp Karyawan di Kompleks Pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, untuk mengangkut babi menuju Kampung Oronggabak, Distrik Omukia, sekitar pukul 12.30 WIT.



Saat hendak kembali ke Kamp bersama rekannya, korban ditodong senjata oleh kelompok teroris OPM yang membawa satu pucuk laras panjang dan satu pucuk laras pendek, kemudian ditembak hingga meninggal di tempat. Sementara rekan korban berhasil kabur dengan mengendarai mobil dinas milik Pemda Puncak jenis pikap dobel kabin yang juga sempat ditembaki kelompok teroris OPM hingga mengenai pintu mobil. Kemudian rekan korban langsung melaporkan kejadian itu ke Markas Polsek Ilaga.

Setelah menerima laporan, aparat gabungan TNI dan Polri yang dipimpin Kapolres Puncak langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 14.00 WIT. Saat tiba di TKP, rombongan personel TNI-Polri langsung diberondong kelompok kelompok teroris OPM.

Kontak tembak pun terjadi sekitar 15 menit. Hingga akhirnya gabungan personel TNI/Polri berhasil mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga.
Kapen Kogabwilhan III, Kolonel CZI IGN Suriastawa saat dihubungi melalui pesawat telepon menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut. “Benar, kami telah mendapatkan laporannya,” ujarnya. Kamis (3/6) sore.

Menurut Suriastawa, serangan secara diskriminan yang dilakukan kelompok teroris OPM kepada masyarakat sipil adalah ciri khas teroris.

“Itulah teroris OPM, yang tidak ada nuraninya, kerjanya hanya mengancam dengan menakut nakuti rakyat, merampas harta rakyat, membakar rumah rakyat, memperkosa dan membunuhi masyarakat sipil serta merusak obyek vital yang sangat dibutuhkan rakyat Papua,” ujar Suriastawa.

Menurut Suriastawa, apa yang dilakukan oleh kelompok teroris OPM ini sangat memalukan dan tidak selayaknya untuk didukung apalagi mendapatkan simpati. “Masyarakat Papua dan masyarakat internasional sudah paham betul terhadap sepak terjang teroris OPM ini, sehingga tidak mudah terhasut dengan hoaks dan bujuk rayu teroris OPM, bahkan ada beberapa kepala suku/masyarakat yang terang-terangan menentang dan mengusir bahkan melawan teroris OPM dari daerahnya,” ucapnya.

Suriastawa menegaskan bahwa pemerintah melalui aparat gabungan TNI-Polri akan selalu bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang terjadi di wilayah Indonesia. [Pen Kogabwilhan III]

Bogor, Aktual News-Hari ini Jum’at (4/6) Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., mengunjungi RSJ Marzuki Mahdi yang berada di Kelurahan Menteng RT 003 RW 01 Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, dan juga mengunjungi Yayasan yatim dan dhuafa AR Ruhama di Jl.Raya cifor RT 002 RW 02 Kelurahan Situgede Kecamatan Bogor Barat.

Bersama dengan Kompol H.Sahroni (Kapolsek Bogor Barat), Kapten Inf Uki Dasuki (Danramil Bobar), Drs.Choky (Kasi Trantib ), Ibu Evi (Dirut Keuangan RS.MM), Ibu Rahmi (Dirut Medik RS.MM), Bapak Heru (Dirut SDM RS.MM), Bapak Dian (Kabag Hukum RS.MM), Babinsa dan Babinmas Kel.Menteng, Lurah Situ Gede, Babinsa dan Babinkamtibmas Kel.Situ Gede, Camat Bogor Barat ( di Wakli Kasi trantib), serta Lurah Situgede,
Brigjen TNI Achmad Fauzi bertemu langsung dengan para anak yatim piatu dan anak-anak dari para korban HIV/Aids yg tertular dari akibat orang orang tua mereka serta Anak Autis dan seribu wajah.

Dalam kunjungannya tersebut Danrem menyampaikan beberapa hal, yaitu Ia mengatakan dimana kehadirannya tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi dan sekaligus ingin berbagi asih kepada sesama. kemudian Danrem juga menyampaikan bahwa Wabah pandemi global covid-19 dan kenakalan remaja saat ini menjadi hal utama dalam pembahasan disetiap kalangan, dikarenakan sampai saat ini penyebaran corona virus Desease 19 masih terus mewabah hampir di setiap wilayah yang berada di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu ia meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m dan kepada warga masyarakat maupun tenaga pengajar, tenaga kesehatan dan lain sebagainya yang sudah di vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan lengah. Jangan sampai karena kelalaian kita orang-orang di sekeliling kita terutama orang tua anak dan istri menjadi korban ganasnya virus Corona tersebut, karena covid-19 masih mengintai kita.

” Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, marilah sama-sama kita menjaga, menjaga bersama-sama.” Ujarnya.

Dan selaku Danrem 061/Sk Ia meminta kepada para orang tua agar menghimbau kepada Putra dan putrinya untuk tidak mendekati pergaulan bebas misalnya berhubungan dengan narkoba ataupun tawuran dikarenakan efek dari kedua hal tersebut sangatlah besar negatifnya daripada positifnya, yang mana tentunya itu akan merugikan diri sendiri.

” Dan dalam rangka menuju Indonesia emas Mari kita berusaha untuk lebih baik lagi lebih maju lagi dengan mendukung program pemerintah yaitu Indonesia maju, itulah harapan Kita semua walaupun saat ini negara kita masih diliputi suasana pandemi covid 19 pungkas Danrem.” Tambahnya.

Danrem menutup sambutannya dengan memberikan dukungan moril dan usai beramah-tamah kemudian secara simbolis Danrem memberikan bantuan paket sembako serta santunan Tali Asih untuk anak- anak yatim piatu dari para penderita HIV AIDS sebanyak 80 orang, kemudian anak autis dan seribu wajah 20 0rang serta bantuan untuk anak yatim piatu yang berada di yatim Center ar-ruhama sebanyak 65 orang serta kepada kaum jompo atau dhuafa 35 orang, jumlah keseluruhannya yaitu sebanyak 200 orang. [ Red/Akt-01 ]

 

Aktual News

Penrem 061/SK

NUSANTARAEXPRESS, ROKAN HILIR - Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M. di dampingi Danrem 031/WB Brigjen TNI M. Syech Ismed S.E., M.Han dan Bupati Rohil beserta rombongan melakukan kunjungan Kerja Ke wilayah Kodim 0321/Rohil guna meninjau kegiatan Pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Labuan Tangga Hilir.

Selaku Pangdam saya mengucapkan Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rohil beserta unsur Kodim, Polres, Satpol PP, dinas kesehatan serta unsur lain yang telah mendukung penuh pelaksanaan mencegah Penyebaran Covid 19.



"Mari kita bersama-sama untuk peka dalam merespon situasi penyebaran Covid - 19 khususnya klaster baru, pungkas Pangdam.

Kunci utama mencegah ini adalah dengan disiplin Protokol Kesehatan yang konsisten. Berikan edukasi dan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat, ” Ujar Pangdam I/BB usai meninjau PPKM Mikro.



Kegitan kunjungan Pangdam; diakhiri dengan memberikan tali asih kepada perwakilan Posko PPKM Mikro di Desa Labuan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko Rohil.

Turut serta dalam rangkaian beberapa PJU Kodam I/BB, Dandim 0321/Rohil, Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi, SIP, MIPol, dan Kapolres Rohil, AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK. (Pendam I/BB)

Supriyanto, pendamping desa 

Solear, Aktual News Dari hasil penelusuran awak media AktualNews, terkait pembangunan paving blok di Kp Cireunde Desa Cisalak kecamatan Solear kab, Tangerang yang diduga di bangun di lahan warga hal tersebut juga di iyakan oleh pendamping desa bpk Supriyanto Rabu 2 Juni 2021, 11:09 Wib saat awak media mewawancarainya.

Menurut Supriyanto saat pengukuran dirinya mengetahui dan awalnya menurut Supriyanto hal tersebut tidak masalah jika pembangunan paving blok tersebut dilahan warga, sebab dengan adanya pembangunan tersebut warga sangat berterimakasih, namun Supriyanto setelah awak media AktualNews menanyakan mekanisme pembangunan paving blok di atas lahan warga sudah ada surat yang menyatakan atau menghibahkan lahan tersebut untuk di bangun, yang artinya jika lahan tersebut di hibahkan untuk pembangunan paving blok atau jalan maka jalan tersebut milik pemerintah desa dan bukan milik warga lagi.

Suprianto akhirnya mengatakan kepada awak media AktualNews waktu sebelum di eksekusi lahan tersebut untuk di bangun jalan dirinya telah meminta kepada Sekretaris Desa ( Sekdes ), Cireunde agar lahan warga dibuatkan surat pernyataan hibah bahwa lahannya telah di hibahkan untuk pembangunan paving blok, namun hingga kini surat pernyataan hibah dari desa belum juga di buatkan.

Supriyanto juga mengatakan kepada awak media AktualNews, dirinya juga sulit berkomunikasi dengan Kades Cireunde bahkan kades Cireunde terkesan banyak alasan jika dihubungi oleh dirinya sebagaimana pendamping desa.

Masih menurut Supriyanto dirinya sebagai petugas yang ditunjuk sebagai pendamping desa dan membawahi beberapa desa diantaranya, Desa, Cireunde, Desa Cikasungka, Desa Solear dan Desa Cikuya, untuk desa Cireunde, paling sulit untuk diajak berkomunikasi, hanya kades Cireunde ujarnya.

Terkait lahan warga yang dibangun paving blok oleh pihak desa Cireunde awak media AktualNews akan mengkonfirmasi ke pihak pemdes kab, Tangerang dengan adanya dugaan kades Cireunde Pepen Supandi telah menyalahgunakan wewenang atau jabatannya sebagai kades Cireunde.

Ditempat terpisah, mantan ketua Rt 004/002 Kp Cisalak, kepada awak media AktualNews dan rekan media lainnya mengatakan dirinya mengundurkan diri sebagai ketua Rt bersamaan dengan kedua(2) rekan ketua Rt lainya dikarenakan sudah tidak ada kecocokan dengan kades Cireunde ujarnya. [ Red/Akt-26/Har ]

Aktual News

NUSANTARAEXPRESS, SINTANG, KALBAR - Serentak, personel setiap kompi - kompi batalyon infanteri 642/Kapuas melaksanakan kegiatan pengetatan protokol kesehatan, di sekitaran wilayah kompi markas, kompi senapan A, kompi senapan B, kompi senapan C, dan kompi bantuan.

Hal tersebut disampaikan komandan batalyon infanteri 642/Kapuas melalui rilis tertulisnya di Mayonif 642/Kps sintang, Kalimantan barat, Rabu (03/06/2021).

Dikatakan Danyon, personel setiap kompi - kompi batalyon infanteri 642/Kapuas melaksanakan pengetatan protokol kesehatan dengan kegiatan sosialisasi langkah-langkah pencegahan penyebarluasan Covid-19 dan membagikan masker kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing kompi.



"Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan apapun selalu memperhatikan protokol kesehatan yang sampai saat ini masih menjadi perhatian penuh di penjuru negeri, khususnya dengan terjadi peningkatan angka konfirmasi Covid-19 di beberapa wilayah" ungkap danyon.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personil jajaran Yonif 642/Kps bersama dengan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah kompi masing-masing. (Yonif 642/Kps)

Kota Bekasi, Aktual News Dalam rangka kunjungan ke kampung pancasila, Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto,S.I.P., bersama jajarannya sambut kedatangan Pangdam Jaya/Jayakarta MayorJendral TNI Dudung Abdurachman,S.E., dilokasi kunjungan yang bertempat di Kampung Sawah Gg. Cober Rt. 03 Rw. 03 Kel. Jatimelati Kec. Pondok Melati Kota Bekasi, Rabu (02/06/2021).

Kunjungannnya Pangdam Jaya/Jayakarta MayorJendral TNI Dudung Abdurachman,S.E., dikampung pancasila, turut di hadiri oleh Brigjen TNI Sidarta Wisnu Graha Danrem 051/Wkt, Asintel Kasdam Jaya, Aster Kasdam Jaya, Asops Kasdam Jaya, Kapendam Jaya, Dr. Tri Adhianto Wakil Walikota Bekasi, Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi, Letkol Inf Yuda Sancoyo, S.E. Pabandya Komsos Kodam Jaya, Kapolsek Pondok Gede, Mayor Inf Rahmat Triono, S. Ag, M.M. Danramil 02/Pondok Gede, Mayor Inf Widiarto Pasi Ter Kodim 0507/Bks, ASN Eko Jaya, S.Sos M.Si Camat Pondok Melati, ASN H.Kardi Lurah Jati Melati, Bapak Yakub Tokoh Kristen Katolik, Bapak Very Tokoh Kristen Protestan dan KH. Sholahudin Malik, M.Si Tokoh Islam.

Pada Pukul 11.10 Pangdam Jaya beserta rombongan tiba Yayasan YASFI langsung meninjau segi tiga mas Kampung Sawah Kampung Benteng Pancasila, yang diawali dari Masjid Yayasan YASFI, yang disambut hangat oleh sesepuh sekaligus Tokoh agama islam KH. Sholahudin Malik, M.Si., Wakil walikota bekasi, Danrem 051/Wkt, Kapolres Metro Bekasi dan Dandim 0507/Bekasi.

Usai berbincang bersama tokoh ulama Pangdam Jaya beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Gereja Protestan Pasundan yang disambut oleh Bapak Very selaku tokoh agama protestan, setelah melakukan peninjauan dan berbincang Pangdam Jaya beserta rombongan melanjutkan peninjauannya ke Gereja Katolik Servatius yang disambut oleh dengan Romo Wartoyo, kemudian melakukan peninjaun terakhir ke Pure Hindu Budha yang disambut oleh Bapak Arya.

Usai kunjungan ke segi tiga mas Kampung Sawah Kampung Benteng Pancasila, Pangdam Jaya beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Mural Kampung Benteng Pancasila dan lokasi Gotong Royong Hanpangan Kampung Benteng Pancasila yang dilanjutkan ke tempat acara pokok yang mana dalam kedatangannya pangdam jaya langsung disambut oleh Palang Pintu Selamat Datang dengan pengalungan kain Betawi oleh putra jawara yang di dampingi oleh 7 Pelopor Kampung Pancasila.

Dalam acara pokok Pangdam Jaya/Jayakarta MayorJendral TNI Dudung Abdurachman,S.E., turut memberikan sambutan yang mana beliau menyampaikan bahwa Pancasila ini harus diterapkan dan di implementasikan dalam kehidupan sehari hari, tidak hanya itu Pangdam Jaya juga menyampaikan bahwa toleransi dalam beragama juga harus di kenalkan sedini mungkin kepada anak-anak agar tertanam dengan kuat sampai dewasa nanti.

Disela-sela kegiatan tersebut Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto,S.I.P., juga menyampaikan kepada pendim dengan mengatakan “Semoga dengan adanya kampung pancasila di kampung Sawah ini bisa menumbuhkan rasa cinta kepada bangsanya, sehingga bisa kita mengabdikan diri demi kejayaan bangsa dan negara”,ucapnya.

Selama kegiatan berlangsung semuanya dapat berjalan dengan aman dan tertib. [Red/Akt-43/AG]

Sumber Kodim 0507/Bekasi.

 

Aktual News

 

NUSANTARAEXPRESS, SURAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan, pemerintah menetapkan pilihan teknologi netral seperti teknologi generasi kelima atau 5G, yang juga diharapkan pilihan tersebut sangat bergantung kepada operator seluler dalam pemanfaatan ekosistem teknologi.

"Pemerintah telah menempatkan pilihan teknologi 5G adalah teknologi netral. Karenanya, sangat tergantung kepada pilihan operator seluler untuk memanfaatkan pilihan teknologinya," ujar Menteri Johnny dalam Peresmian 5G di Kantor Walikota Surakarta, Surakarta, Kamis (03/06/2021).

Menurut Menteri Johnny, pemerintah dan operator seluler tidak terikat dengan jenis teknologi tertentu. Akan tetapi diberikan kesempatan untuk memilih teknologi netral yang cocok dengan pertimbangan bisnis dan keadaan.



"Untuk itu, tentu saya berharap operator seluler memilih teknologi terapannya, teknologi baru di generasi ke-5 telekomunikasi yang tepat agar efisien, baik di infrastruktur maupun di operasionalnya, tentu itu kita harapkan," jelasnya.

Menkominfo menjelaskan, memilih teknologi 5G dengan harapan aspek teknologi ini membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih besar, secara khusus microcale untuk Base Transceiver Station (BTS) dan transmiternya.

"Karenanya kerja sama dengan pemerintah daerah juga menjadi penting, agar ada regulasi-regulasi yang memungkinkan deployment ICT infrastruktur mendukung 5G bisa dengan cepat dan mudah dilakukan. Misalnya, microcale bisa dipasang tidak saja melalui menara-menara, tetapi juga di atas gedung-gedung, juga di tiang-tiang listrik bahkan di lampu-lampu lalu lintas," tandasnya.



Menteri Johnny menegaskan dengan dibutuhkan suatu regulasi, maka pembangunan infrastruktur TIK tidak menjadi tumpang tindih dan sudah berada dalam rencana dan tata kota yang baik. Sehingga disamping kenyamanan dan keasrian kota tetap terjaga, di saat yang sama teknologi 5G dan 4G bisa berkembang.

Teknologi 5G Fondasi Ideologi Pancasila

Dalam kesempatan tersebut Menteri Johnny mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 lalu, bahwa pembangunan infrastruktur teknologi 5G harus memperhatikan dampaknya.

"Harus kita perhatikan dampaknya dan kita mitigasi resikonya, agar deploy atau penerapan 5G di Indonesia bermanfaat untuk kepentingan bangsa, rakyat dan masyarakat kita.

Secara spesifik Presiden juga mengingatkan mengenai teknologi 5G yang kecepatannya mencapai 20 sampai 100 kali itu jangan sampai di hilirnya mengganggu.

"Kalau pemerintah membuat regulasi, mengambil bagian bersama-sama operator seluler membangun ICT infrastruktur di sisi hulu upstream, maka kita juga harus memastikan di sisi hilir, di downstream agar pemanfaatan teknologi baru ini berguna bagi kita. Jangan menjadi tempat berkembangnya radikalisme, jangan menjadi tempat berkembangnya transnational ideology yang menabrak ideologi bangsa kita," tandasnya.



Menteri Johnny mengaskan bahwa teknologi 5G harus menjadi fondasi bangsa yang kuat untuk mengimplementasikan, menghadirkan dan membumikan ideologi Pancasila di dalam hati dan kehidupan keseharian masyarakat.

Dukung Aspek Ekonomi Digital

Menurut Menteri Johnny, pembangunan infrastruktur TIK juga harus didukung di sisi hilir dengan pemanfaatan teknologi digital yang begitu berkembang untuk kepentingan masyarakat dari berbagai aspek ekonomi digital, termasuk e-commerce.

"Jangan sampai kita membangun 5G, tetapi hilirnya dikuasai oleh teknologi atau kepentingan yang bukan kepentingan Indonesia," ujarnya.

Menkominfo memastikan bahwa digital ekonomi, digital culture, digital society dan digital government, serta berbagai ekosistem digital lainnya harus dikuasai dalam negeri.

Bahkan sampai kepada human to human, human to machine, dan machine to machine communcation harus kita gunakan untuk manfaat kita sebagai bangsa," imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Johnny Didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika; Ismail, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika; Ahmad Ramli, dan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, dan juga hadir Anggota Komisi I DPR-RI Muhammad Farhan.

Selain itu, turut hadir Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa, Komisaris Utama PT. Telkomsel Wishnutama Kusubandolio, Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam, dan jajaran komisaris PT. Telkomsel. (HSMY).

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Dr Leonardus Tumuka, doktor pertama dari Suku Kamoro yang menyelesaikan studi strata tiga (S3) pada pada University of the Philipines Los Banos, Filipina, tahun 2015.

Pencapaian prestasi putra suku Kamoro itu, menjadi salah satu peserta penerima beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Umum Kemendikbud pada 2002 hingga 2005.

Leo, demikian sapaan akrabnya, pada Rabu, 2/6/21 saat berbincang dengan Antara menceritakan bahwa pada 2002 setelah menamatkan pendidikan di bangku SMP YPPK Santo Bernadus Timika, ia terpilih bersama 71 putra-putri Papua lainnya untuk dikirim ke berbagai SMA di Pulau Jawa, Ia bersama empat rekannya memilih melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri 2 Madiun, Jawa Timur.

Rekan-rekan yang lain tersebar di berbagai kota, ada yang di Jombang, Gresik, Sidoarjo, Solo, Ambarawa, bahkan Jakarta," katanya.

"Saya bersyukur ikut dalam program afirmasi itu dan kami 72 orang ditempatkan di sekolah-sekolah unggulan di Pulau Jawa yang rata-rata siswanya cerdas semua. Masuk ke sekolah unggulan di Pulau Jawa tentu menjadi tantangan berat bagi kami dari Papua," kata pria kelahiran Kampung Koperapoka, Mimika, 20 Juli 1984 itu.

Usai tamat dari SMA Negeri 2 Madiun, Leo melanjutkan studi strata satu (S1) ke Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pasundan, Bandung, hingga lulus pada 2009.

Lebih lanjut leo mengisahkan sambil kuliah itu, ia menyambi bekerja sebagai salesman atau tenaga penjualan.
Memasuki semester 5, Leo mendapatkan bantuan beasiswa BBM dari Pemerintah Kabupaten Bandung lantaran tergolong mahasiswa dari keluarga kurang mampu dimana orang tua nya berprofesi hanya sebagai petani serabutan.

Selanjutnya, ia mendapatkan bantuan beasiswa dari Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) yang kini berubah nama menjadi YPMAK hingga jenjang strata dua (S2) pada Universitas Katolik Soegiyapranoto, Semarang hingga lulus pada 2011, dilanjutkan Strata 3 (S-3) di Filipina.

Leo menghimbau dengan banyaknya tawaran beasiswa yang disediakan oleh pemerintah saat ini kepada anak-anak asli Papua, terutama melalui program afirmasi dari sumber dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua, maka sudah seharusnya hal itu memotivasi generasi muda Papua untuk bisa meraih prestasi akademik yang membanggakan.

Hanya saja dalam praktiknya, kata Leo, program afirmasi pendidikan melalui dana Otsus Papua itu belum menjangkau seluruh generasi muda asli Papua di berbagai kabupaten/kota.

"Saya belum pernah mendengar ada pengumuman resmi dari pemerintah daerah yang membuka peluang dan kesempatan bagi anak-anak asli Papua untuk bisa melanjutkan pendidikan melalui program afirmasi yang didanai dari sumber dana Otsus Papua itu" ujarnya.

Sehubungan dengan itu, Leo berharap Pemprov Papua maupun Pemkab/Pemkot di daerah masing-masing membuka secara terang-benderang ruang informasi perekrutan calon mahasiswa penerima bantuan beasiswa program afirmasi dari sumber dana Otsus.

Kini sehari-hari Leo bekerja pada Departemen Community Affairs PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana dengan jabatan sebagai Senior Liaison Officer merangkap sebagai Ketua Yayasan Caritas Timika (YCTP) yang mengelola Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

Saat ini, katanya, jabatan-jabatan penting dan strategis di lingkup manajemen PT Freeport Indonesia diisi oleh putra-putri asli Papua karena mereka memiliki kapasitas kemampuan yang memadai untuk bisa bersaing dengan orang lain. Ia berpesan yang paling penting itu membangun karakter diri yang baik.

"Jangan mentang - mentang anak asli, lalu belajar santai-santai dan kemudian pulang menuntut mau dapat jabatan, bekerja di dunia industri butuh orang-orang profesional kalau kita memiliki keunggulan, melamar kerja di mana pun pasti akan diterima" ujarnya saat mengakhiri pembicaraan. (red)

NUSANTARAEXPRESS, LAMPUNG – Kasus suap-menyuap silih-berganti menghiasi jagad pemberitaan negeri belakangan ini. Berbagai kasus suap menyeruak ke permukaan setelah beberapa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK berhasil mengamankan sejumlah pelaku dan barang bukti di berbagai tempat. Tidak hanya pejabat, penyidik KPK pun juga tertangkap tangan menerima suap [1].

Bahasan dan komentar dari berbagai tokoh dan warga masyarakat terkait suap dan kasus korupsi lainnya ikut meramaikan pemberitaan media massa kita. KPK dan aparat terkait pemberantasan korupsi mendulang banyak suara dukungan atas kerja-kerja bagus mereka. Komentar tersebut terdengar antara lain dari para Senator DPD RI.

“DPD mendukung pemberatasan korupsi yang dilakukan oleh KPK. Setiap celah kemungkinan terjadinya korupsi memang harus ditutup. Kita harapkan tidak lagi ada kasus korupsi di lingkungan Ditjen Pajak.” Demikian penegasan Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, sebagaimana dimediakan di berbagai situs online, merespon kasus suap di Ditjen Pajak [2].

Aneh bin ajaib, terduga kuat pelaku korupsi berbentuk suap 9,6 miliar, Ahmad Bastian, yang adalah juga anggota DPD RI dari Lampung, ikut cuap-cuap tentang perilaku kriminal suap ini. Sebagaimana dilansir oleh media jagadnet.id, Ahmad Bastian mengatakan bahwa kasus suap pengurusan pajak sering terjadi, yang oleh karena itu dia meminta Itjen Pajak lebih garang melakukan pemantauan.

“Karena kasus suap pengurusan pajak ini sering terjadi, Kemenkeu harus lebih mengetatkan pengawasan. Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkeu perlu lebih garang melakukan pemantauan kepada para pegawai karena potensi terjadinya tindakan suap sangat besar di lingkungan Ditjen Pajak.” Demikian kutipan pernyataan Bastian, oknum yang menyuap mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, mengomentari kasus suap yang sedang marak di Direktorat Jenderal Pajak baru-baru ini [3].

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal TOPAN-RI, Edi Suyadi, SE mengatakan bahwa di negeri ini banyak orang unik, menarik dan munafik. “Bagaimana tidak, di Indonesia pelaku korupsi saja bisa dengan tanpa malu dan rasa bersalah bicara mendukung pemberantasan korupsi. Bicaranya seakan orang suci, bebas dari perilaku korup, padahal nilai korupsinya na’unzubillah. Manusia seperti itu tidak lain ibarat musang rakus berbulu domba,” tegas Edi, yang merupakan warga Bandar Lampung ini, dengan nada geram.

Oleh karena itu, lanjut Edi yang juga menjabat sebagai Koordinator Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Regional Sumatera itu, dia mempertanyakan komitmen lembaga DPD RI yang disampaikan melalui pernyataan Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti terkait pemberantasan korupsi. Edi berharap agar pernyataan LaNyalla Mattalitti itu tidak hanya sekedar lips-service agar terlihat DPD RI keren, padahal isinya ada oknum pelaku korupsi di dalam lembaga itu.

“Kami sudah melayangkan surat pengaduan masyarakat kepada Ketua DPD RI terkait dugaan kasus korupsi salah satu anggota DPD RI, Ahmad Bastian. Uang suap 9,6 miliar itu jelas diakui oleh oknum anggota DPD RI asal Lampung tersebut saat menjadi saksi dalam kasus suap Bupati Lampung Selatan di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Lampung tahun 2018 lalu. Sekarang, mantan bupati itu sudah masuk bui untuk menjalani vonis hakim 12 tahun penjara. Mengapa penyuapnya malah masih hidup bebas? Ada apa neh Pak LaNyalla, beri kami penjelasan dong. Seharusnya lembaga DPD RI membersihkan diri dulu baru bicara tentang korupsi di luar DPD RI,” ujar Edi yang sejak 2019 lalu terus mempertanyakan kasus suap Ahmad Bastian ini [4]. (APL/Red)

*Catatan:*

[1] Terima Suap, Dewas KPK Pecat Penyidik Robin Pattuju Secara Tidak Hormat; https://photo.sindonews.com/view/14398/terima-suap-dewas-kpk-pecat-penyidik-robin-pattuju-secara-tidak-hormat

[2] KPK Dalami Dugaan Manipulasi Data pada Kasus Suap Pajak; https://nasional.kompas.com/read/2021/06/01/15245161/kpk-dalami-dugaan-manipulasi-data-pada-kasus-suap-pajak.

[3] Oknum Ditjen Pajak Kembali Terlibat Kasus Suap, Kemenkeu Diminta Ketatkan Pengawasan; https://jagatnet.id/oknum-ditjen-pajak-kembali-terlibat-kasus-suap-kemenkeu-diminta-ketatkan-pengawasan/

[4] Terduga Koruptor Leha-leha di Senayan, Apa Khabar KPK? https://pewarta-indonesia.com/2021/03/terduga-koruptor-leha-leha-di-senayan-apa-khabar-kpk/

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan pekerja PT Newera Rubberindo di Gresik, Jawa Timur. Para pekerja menuntut penyelesaian beberapa kesepakatan yang belum dijalankan, salah satunya THR.

Menurut LaNyalla, masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.

"Kita meminta PT Newera Rubberindo untuk agar segera menuntaskan kesepakatan dengan para pekerja, utamanya terkait pembayaran THR, karena hal ini merupakan hak para pekerja," katanya, Kamis (3/6/2021).

LaNyalla mengatakan, perusahaan harus terbuka kepada pekerja.

"Bagaimana pun, kerja keras pekerja selama ini harus dihargai. Mereka yang membuat perusahaan tetap berjalan. Perusahaan harus memperhatikan hal tersebut," katanya

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berkembang sampai mengganggu pada produksi.

"Jika produksi sampai ikut terganggu karena hal ini, akan ada masalah lain yang bisa timbul. Oleh karena itu, semua masalah harus diselesaikan dengan segera," katanya

LaNyalla juga meminta kepada Disnaker setempat untuk terus mengawal dan menyelesaikan serta memediasi masalah ini hingga tuntas.

"Karena bagaimana pun hal tersebut telah disepakati bersama antara perusahaan dan pekerja, jadi perusahaan tidak ada alasan lain, dan harus tetap membayarkan THR yang tertunda," katanya.(*)
Diberdayakan oleh Blogger.