NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - 3 pria warga Labura berhasil diamankan Tekab Reskrim Polsek Marbau dalam rangka Ops Antik Toba 2021 pada Jum'at (29/1/2021) sekira pukul 01.00 Wib di kamar Perumahan Talita Asri Dusun II Desa Sumber Mulyo Kecamatan Merbau Kabupaten Labura yang diduga hendak melakukan penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK MH melalui Kapolsek Marbau AKP JH Pasaribu SH, Sabtu (30/1/2021) menjelaskan, ketiga pria tersebut adalah S alias Lobe (43) warga Dusun III Desa Belungkut Kecamatan Merbau, EP alias Endik (35) warga Perum Talita Asri Dusun II Bandar Rukun Desa Sumber Mulyo, serta WS alias Dodo (19) warga Dusun V Desa Tubiran Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kapolsek mengatakan, penangkapan ini setelah mendapat informasi tentang disebuah rumah yang terletak di Perum Talita Asri Dusun II Desa Sumber Mulyo tersebut sering dijadikan tempat penyalahgunaan Narkotika. Selanjut Tim Tekap Unit Reskrim Polsek Merbau yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU O.R. Tambunan, SH bergerak ke lokasi yang dimaksud.

Setelah dilakukan pengamatan, selanjutnya Tim langsung melakukan penggerebekan kerumah yang dimaksud.

"Dari penggerebekan ini, Tim mendapatkan ada 3 laki-laki yang sedang duduk-duduk di dalam salah satu kamar rumah dan dihadapan mereka bertiga ada terdapat 1 buah Bong yang terbuat dari botol kaca M 150 dan 1 buah dompet kecil yang didalamnya ada terdapat 5 bungkus plastik klip kecil transparan diduga berisi Narkotika jenis Sabu dan 3 buah plastik klip besar kosong," sebutnya.

Ketiganya juga mengakui atas kepemilikan barang bukti yang ditemukan.

"Selanjutnya ketiga orang ini beserta barang bukti yang ditemukan tersebut diamankan dan dibawa ke Polsek Merbau guna pengusutan lebih lanjut," jelasnya. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, MARBAU - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilkumnya, Kapolsek Marbau AKP JH Pasaribu, SH bersama Kanit Binmas AIPTU BF Lengkey beserta personel Bhabinkamtibmas melakukan Bhakti Sosial, Jum'at (29/1/2021).

Kegiatan ini berlangsung di sebuah rumah masyarakat Dusun 6 Kampung Jawa Desa Marbau Selatan Kecamatan Marbau.

Kapolsek Marbau, AKP JH Pasaribu, SH, Sabtu (30/1/2021) menyebutkan, kegiatan itu dimulai sejak pagi sekira pukul 09.00 Wib. Bantuan yang diberikan berjumlah 10 zak beras 5 kg, serta 5 kotak mie instan.

"Kita bagikan kepada 10 orang kaum dhuafa (keluarga yang kurang mampu) di Dusun 6 Kampung Jawa Desa Marbau Selatan Kecamatan Marbau. Semoga yang kita berikan ini berkah dan bermanfaat," harapnya.

Selain itu, Kapolsek juga berpesan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, BUAHDUA SUMEDANG - Danrem 062/Tn Kolonel Inf Muhamad Muchidin S.Sos., mendampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A, hari ini meresmikan jembatan gantung Siliwangi 1 di Desa Karangbungur Kec. Buahdua Sabtu (30/01/2021).

Kegiatan diawali sambutan Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM menyampaikan Alhamdulillah pada siang hari ini kita bisa bersilaturahim, berkumpul dalam rangka peresmian jembatan gantung Siliwangi 1 yang menghubungkan Dsn Pasir Ipis Desa Karangbungur Kec. Buahdua dengan Dsn Pasir Wareng Desa Ranggasari Kec. Surian Kab. Sumedang dapat terlaksana.

Atas nama Pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Bapak Pangdam III/Siliwangi, Danrem 062/Tn beserta Dandim 0610/Sumedang yang telah bersama-sama membangun jembatan gantung ini.

Mudah-mudahan apa yang telah kita kerjakan khususnya untuk warga Masyarakat Sumedang di balas oleh Alloh SWT dengan pahala yang berlipat ganda, kita meyakini apabila kita memberikan sebuah Jalan kebaikan jembatan gantung seperti ini akan mempermudah akses masyarakat, mempermudah akses orang dan barang, mempermudah akses keagamaan, akses pendidikan atau kesehatan Insyaallah yang berkontribusi akan diberikan jembatan sirotol mustaqim di akhirat kelak nanti. Itulah inti dari kegiatan seperti ini tidak lain niatnya ibadah, untuk kebaikan masyarakat guna mempermudah urusan masyarakat.



Saya ucapkan terima kasih mudah-mudahan menginspirasi kita semuanya, untuk mengambil bagian dan solusi bagi masyarakat yang akan menggunakan jembatan ini, agar dirawat dan dipelihara dengan sebaik-baiknya sehingga jembatan ini akan tahan lama guna pakainya.

Dilanjutkan Sambutan Pangdam III/SLW menyampaikan beberapa waktu yang lalu saya ketemu dengan Kang Tedi (Katim Vertical Rescue Indonesia) Kebetulan dulu satu tim dengan saya di federasi panjat tebing Indonesia.

Kebetulan saya sebagai ketua panjat tebing salah satu diantaranya anggotanya adalah Kang Tedi, dengan bergulirnya waktu saya membuat inisiatif dengan beliau ada niat baik untuk membangun jembatan gantung, tentunya dengan harapan bisa membantu masyarakat yang menghubungkan antar desa terputus ini perbuatan yang sangat mulia sekali.

Oleh sebab itu, saya selaku Pangdam III/Siliwangi mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh TNI kebetulan saat ini yang kita buat adalah jembatan gantung Siliwang 1 yang ke 113, nanti yg di Pameungpeuk jembatan gantung Siliwangi 2 yang ke 114. Harapan dan keinginan masyarakat tersebut hari ini telah dapat direalisasikan dengan telah diresmikannya Jembatan Gantung Siliwangi 1”. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih Kang Tedi atas kerjasamanya yang luar biasa dan jembatan ini dibangun dengan biaya Swadaya Swakelola.

Mudah-mudahan jembatan ini bermanfaat bagi warga kita khususnya warga Desa Karangbungur, Kec. Buahdua dan Desa Ranggasari Kec. Surian Kabupaten Sumedang kita berharap bisa meningkatkan kesejahteraan dengan hasil pertanian apa yang kita tanaman bisa dijual, semuanya bisa bermanfaat bagi kita. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Kang Tedi, mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan bersama timnya. Saya bangga kepada kalian semuanya memberikan yang terbaik untuk rakyat kita.

Dilanjutkan acara penandatanganan prasasti oleh Pangdam III/Siliwangi, penyerahan sembako oleh Pangdam III/Siliwangi dan Bupati Sumedang kepada masyarakat tidak mampu, serta penyerahan cinderamata oleh Pangdam III/Siliwangi berupa plakat Siliwangi kepada Kades Karangbungur, penyerahan cinderamata dari Kades Karangbungur kepada Bpk pangdam III/Siliwangi, ukiran kayu dari akar berupa burung Garuda.

Diakhir acara pengguntingan pita oleh Pangdam III/SLW.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asintel Kasdam III/SLW, Aspers Kasdam III/SLW, Asops Kasdam III/SLW, Aster Kasdam III/SLW, Kapendam III/SLW, Danpomdam III/SLW, Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi, Dandim 0610/Sumedang, Dandenpom 3/2 Garut, Danyonif R 301/PKS, Kapolres Sumedang, Bupati Sumedang, SKPD terkait dan tokoh masyarakat. (Penrem 062/Tn).






















NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan memanggil Permadi Arya alias Abu Janda terkait dugaan kasus rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Abu Janda akan diperiksa pada Senin (1/2/2021).

“Untuk pelaporan terhadap terlapor yang sama, dalam hal ini mengenai cuitan dugaan rasisme kepada Saudara NP (Natalius Pigai), yang bersangkutan juga akan kami panggil dalam panggilan yang berbeda,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi, Sabtu (30/1/2021).

Seperti diketahui, ada dua laporan atas Abu Janda di Bareskrim Polri kemarin dan beberapa hari lalu. Laporan pertama soal cuitan Abu Janda di akun Twitternya @permadiaktivis1 yang dinilai rasisme terhadap Natalius Pigai, dan kedua cuitan soal ‘Islam agama arogan’ saat terlibat twit war dengan Tengku Zulkarnain.

Brigjen Slamet mengatakann Abu Janda juga akan diperiksa di waktu yang berbeda terkait kasus cuitan ‘Islam Agama Arogan’ di media sosial. Kasus dugaan pemusatan agama ini juga telah diterima oleh polisi dari laporan masyarakat.

Soal penegakan hukum di kasus ujaran kebencian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat menerangkan pihaknya akan menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan. Dia ingin menghapus anggapan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jenderal Sigit juga menuturkan penegakan hukum harus dilakukan secara humanis.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit saat menjalani fit and proper test di DPR RI. Awalnya Jenderal Sigit (saat itu masih berpangkat komjen) mengatakan selama ini Polri menerima sejumlah masukan, kritik, dan harapan tentang mewujudkan rasa keadilan. Dia menegaskan akan melakukan perbaikan, salah satunya terkait penegakan hukum yang tidak tebang pilih.

“Sebagai contoh ke depan tidak boleh lagi ada hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Tidak boleh lagi ada kasus Nenek Minah yang mencuri kakao kemudian diproses hukum karena hanya untuk mewujudkan kepastian hukum,” kata Jenderal Sigit di DPR yang disiarkan langsung, Rabu (20/1).


(Humas Polri)






NUSANTARAEXPRESS, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah untuk menyambungkan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, khususnya ruas tol Kayu Agung-Palembang yang baru saja diresmikan, dengan sentra perekonomian di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat meresmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Ruas Kayu Agung-Palembang, di Gerbang Tol Kramasan, Ogan ilir, Sumatra Selatan (Sumsel), Selasa (26/01/2021).

“Saya titip kepada gubernur, kepada bupati/wali kota, agar jalan tol ini disambungkan pada sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pariwisata, kawasan industri, sentra pertanian, sentra-sentra perkebunan. Berikan akses penghubung ke sana, manfaat ekonominya akan bisa maksimal,” ujarnya.

Jokowi melihat, di sepanjang koridor jalan tol terdapat potensi pengembangan wilayah menjadi kawasan yang produktif di berbagai sektor.

“Jalan tol ini tidak hanya menghubungkan antarwilayah antardaerah, tapi juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatra khususnya di Provinsi Sumatra Selatan, juga menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif,” ujarnya.

Keberadaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi tersebut, dapat mendorong terciptanya kesejahteraan rakyat, imbuh Jokowi.

“Ini adalah untuk pemerataan pembangunan dan membuka lapangan pekerjaan, lapangan kerja di daerah yang sebanyak-banyaknya sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga meminta pemerintah daerah untuk terus gencar mempromosikan potensi-potensi yang ada di daerah masing-masing. Juga menjadikan keberadaan infrastruktur yang telah dibangun sebagai sebuah keunggulan serta meningkatkan daya saing.

Ruas tol Kayu Agung-Palembang yang diresmikan Presiden memiliki panjang 42,5 kilometer dari 111,69 kilometer panjang keseluruhan Jalan Tol Kapalbetung (Kayu Agung-Palembang-Betung).

Keberadaan jalan tol yang terhubung dengan dengan jalan tol Trans Sumatrra lainnya, yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung mampu memangkas waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Palembang, Sumsel dengan jarak 373 kilometer secara signifikan, dari 12 jam menjadi hanya sekitar 3-3,5 jam.

“Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen. Efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan daya saing yang besar bagi Palembang dan Lampung,” kata Presiden.



Selain itu, peresmian ruas tol ini juga semakin menambah daftar panjang ruas tol bagian dari trans-Sumatra yang telah beroperasi. Adapun keseluruhan panjang Jalan Tol Trans Sumatra mencapai 2.992 kilometer, dengan 657 kilometer ruas jalan tol telah dapat digunakan.

Sementara, 608 kilometer dalam tahap konstruksi, 430 kilometer memasuki persiapan konstruksi, dan direncanakan pembangunan untuk 1.297 kilometer lainnya akan segera menyusul.

Jokowi berkesempatan untuk meninjau ruas tol tersebut yang dimulai dari gerbang tol Kramasan hingga Jakabaring sepanjang sembilan kilometer dan Jembatan Ogan yang menjadi ciri khas dari ruas tol tersebut.

Hadir dalam acara peresmian di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. (JNI)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - "Begitu banyaknya manfaat bagi kita ketika melaksanakan ibadah di mesjid", disini kita bisa berkumpul dan menjalin silaturahmi dengan tetangga dan jama'ah,disini pula kita bisa lebih khusuk dan istiqomah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ucap Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, seusai melakukan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Bina Ilmu Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara. Sabtu 30/1/2021.

Didampingi para asatidz dan ulama, Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT kembali mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid dalam Program Keummatannya yaitu Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) atau Subuh Keliling.



"Hingga hari ini kita akan selalu gerakan aktivitas di mesjid dengan berbagai kegiatan, seperti halnya dengan gerakan subuh keliling, saya ingin setiap mesjid dan mushalah disaat subuh dipenuhi dengan jama'ah, saya Sakin para ustadz dan BKM memiliki inovasi yang bisa mendongkrak ini semua".

Bupati Andi juga berpesan, keberadaan anak-anak yang membuat ramai atau berisik dimesjid janganlah dimarahi," berikan mereka nasihat yang baik, karena mesjid ini memerlukan generasi seperti mereka, jika mesjid diisi dengan orang tua yang berusia 50 tahunan keatas itu sudah biasa, namun jika mesjid diisi dan diramaikan denga anak usia belasan tahun itu baru luar biasa, disinilah letak keberhasilan para pengurus BKM".ujar Bupati.



Ketua BKM Bina Ilmu, Ustadz H.Tukino S.Pd.i mewakili para jama'ah shalat subuh mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Labuhanbatu beserta rombongan yang telah hadir mengunjungi mesjid mereka.menurut Tukino, para jama'ah mesjid Bina Ilmu siap bersinergi dengan program keumatan yang digagas Bupati, " kami akan selalu mendukung dan siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten labuhanbatu melalui program keumatan yang selalu dilakukan oleh Bupati, sehingga program ini bisa dirasakan keberadaannya dan manfaatnya oleh masyarakat" ujar Tukino.



Rangkaian acara tersebut dihadiri Para asatidz, Para Ulama, BKM Masjid Bina Ilmu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para jamaah shalat subuh.yang sebelumnya mendapatkan siraman rohani dari Ustadz H. Rendi Fitra Yana, Lc.,M.H.I, terkait faedah dan manfaat beridah di mesjid.

Usai melakukan ibadah dimaksud, Bupati Labuhanbatu beserta rombongan jamaah melanjutkan kegiatan makan pagi bersama dirumah salah satu warga sekitar. (Rahmad)

.NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - DPRD Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Paripurna pembentukan pansus tentang perubahan Ranperda perencanaan pengadaan layanan umum kelas III RSUD Rantauprapat dan pembangunan kepariwisataan kabupaten Labuhanbatu pada Jumat (29/01/2021) pagi menjelang siang sekitar pukul 10.30 WIB.

Sidang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj,Meika Riyanti Siregar, dalam sambutannya Meika mempersilahkan Bupati Labuhanbatu dalam hal ini diwakili sekda untuk menyampaikan tanggapan rencana pembentukan pansus rancangan Ranperda dua intansi tersebut.



Mewakili Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, Sekretaris Daerah Ir.Muhammad Yusuf Siagian, M.MA, menyampaikan antara
lain isinya yaitu diadakannya perencanaan pelayanan masyarakat umum kelas III di RSUD
Rantauprapat yang dimana nanti akan mempengaruhi biaya operasional daerah, karena dibutuhkannya tunjangan teknologi mutakhir dan raperda tentang rencana pembangunan
kepariwistaan Labuhanbatu hingga tahun 2025.

“Pelayanan kesehatan masyarakat yang perlu tunjangan teknologi yang mutakhir memberikan
konsekuensi akan biaya operasional,” Kata Sekda.

“Sebagaimana pembangunan kepariwisataan memegang peranan yang penting bagi
pembangunan daerah, adanya pengembangan kawasan di kabupaten Labuhanbatu yang akan
menjadi tumpuan aktivitas ekonomi masyarakat,” Imbuh Sekda.

Dalam rapat yang berlangsung selama satu jam lebih itu, berbagai fraksi seperti, Gerindra,Golkar, Perindo, Nasdem, PAN, dan Hanura menyampaikan pandangan atas penyampaian Bupati Labuhanbatu, kemudian sidang ditunda hingga pukul 14.00 WIB. Untuk mendengarkan tanggapan Bupati Labuhanbatu terkait pembentukan pansus.

Paripurna kali ini dihadiri oleh seluruh Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dari berbagai fraksi, seperti fraksi partai Golkar, Gerindra, Hanura,
Nasdem, PDIP, Perindo, PAN dan Bulan Bintang, Bupati Labuhanbatu diwakili Sekdakab Labuhanbatu, Para Kepala OPD,Kaban Bappeda dan Insan Pers. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Keluarga Besar Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe,ST.MT, memberikan bantuan berupa pembebasan lahan Mesjid Furqoniyah, yang disampaikan usai makan siang dirumah salah seorang warga dan melaksanakan Program Keummatan Ibadah Shalat Jum'at Keliling (JUMLING) di Masjid Furkoniyah Gg. Sado Kelurahan Padang Matinggi Kecamatan Rantau Utara Jum'at 29/1/2021.

Dihadapan Jama'ah Shalat Jum'at, Bupati Andi menyebutkan, ini adalah bantuan dari pribadi keluarga besar nya." Alhamdulillah hari ini saya dan keluarga besar saya ada sedikit rezeki untuk membantu pembebasan lahan pembangunan mesjid Furqoniyah" semoga ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, ucap Bupati.

Didampingi Para Kepala OPD, Lurah Padang matinggi, BKM dan disaksikan masyarakat sekitar H.Andi mengatakan, saat ini kebutuhan umat muslim dilabuhanbatu untuk memiliki mesjid sangatlah tinggi, jika dilihat dari jumlah penduduk yang mayoritas muslim dengan jumlah masjid yang ada sa'at ini.

Dari itu saya berharap, jika ada disuatu dusun atau desa yang memiliki lahan untuk dihibahkan guna pembangunan mushalla secepatnya diurus, insha Allah saya atas nama pemerintah kabupaten labuhanbatu akan berusaha membantu.

Karena menurut hemat perhitungan saya, 10-20 tahun mendatang, mushallah tersebut dapat berganti menjadi mesjid yang mampu menampung jamaah yang hendak melakukan ibadah.ujar Bupati Andi.

Menurut H.Andi, mesjid adalah kebutuhan pokok umat muslim untuk berubah, didalam mesjid umat muslim dapat melakukan segala jenis kegiatan keumatan bahkan kemasyarakatan, seperti bermusyawarah dan lain sebagainya, dari itu keberadaan mesjid harus benar-benar kita perhatikan, kita harus sesuaikan jumlah umat Muslim dengan jumlah mesjid, hari ini kita hanya memiliki sekitar 500 san mesjid, ini sangat jauh dari jumlah penduduk muslim yang ada, setidaknya hari ini kita harus memiliki 1000 mesjid bahkan lebih, agar sesuai dengan jumlah umat muslim yang ada dilabuhanbatu ini.tegas Bupati Labuhanbatu. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIMUR  – Pemerintah Desa (PemDes) Lagan Ilir Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, hari ini Jum'at 29/01/2021 menggelar Musrenbang tingkat Desa Tahun Anggaran 2022. Bertempat di aula kantor Desa.

Musrenbang Desa di bukan dan dipimpin langsung kepala desa lagan Ilir H Rasid, dan di hadiri langsung Camat Mendahara Amri Juhardy, S.IP nampak hadir yang satuan Polsek Mendahara yang di wakili Bhabinkamtibmas Lahan Ilir Briptu Y.Tarigan, S.H, serta Ketua BPD dan Anggota.

Pada pembukaan Musrenbang Desa Dikatakannya, Selamat datang kepada Camat Mendahara beserta rombongan pada kegiatan perencanaan usulan serta penyusunan anggaran pembangunan Desa pelaksanaan pada tahun 2022 mendatang.

”Kami segenap Pemdes dan BPD Lagan Ilir mengucapkan ribuan terima kasih atas karena telah Sudi menyempatkan hadir undangan kami pada kegiatan Musrenbangdes, semoga pelaksanaan Musrenbangdes dapat berjalan dengan lancar dan tertib,” ungkap Kades.

Lanjut H.Rasid, dalam mewujudkan dan memajukan perkembangan pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan dimasyarakat, yang sebelumnya melalui musyawarah Dusun (musdus) dan telah membuat beberapa usulan dari setiap RT yang akan di sampaikan pada Musrenbangdes tingkat Desa ini.

Ditempat yang sama, Amri Juhardy, S.IP menyampaikan, Diruang lingkup Kecamatan Mendahara sendiri, Desa yang telah melaksanakan Musrenbang tingkat Desa ada sebanyak 7 Desa.

”Insya Allah, pada hari Senin 01/02/2021 mendatang, Desa Sinar Kalimantan dan Kelurahan Mendahara Ilir, akan menyusul melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tahun anggaran 2022,“ Sebut Camat. Jum’at (29/01/2021).

Sambung Amri, Setelah rampung pelaksanaan Musrenbang ditingkat Desa dan Kelurahan, Pemerintah Kecamatan secepatnya akan kita laksanakan Musrenbang di tingkat kecamatan.

”Usulan – usulan masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa untuk tahun anggaran 2022 yang telah di rangkum, akan kembali diusulkan di Musrenbang tingkat Kecamatan yang akan digelar pada Kamis 04/02/2022 mendatang.” Tutup Amri Juhardy, S.IP

Turut hadir pada acara tersebut, Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Mendahara, Perwakilan dari puskesmas, perwakilan Dinas Perhubungan melalui LLSDP Kecamatan Mendahara, Keswan Mendahara serta Kepala Satker BPP kecamatan.

Selain itu hadir juga mengikuti kegiatan Musrenbangdes Lagan Ilir, Kadus bersama ketua RT serta Tokoh Masyarakat , Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda. (Ayudi).

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU   - Tim Tekab Resum Polres Labuhanbatu berhasil menangkap pencuri telepon seluler (ponsel). Polisi berhasil mengindentifikasi pelaku karena wajahnya terlihat jelas dalam rekaman CCTV, Jumat (29/1/2021).

Pencurian itu terjadi di toko bangunan (panglong) UD. Berkah Jalan Sirandorung Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu pada Rabu (27/1/2021) sekira pukul 00:30 WIB lalu.

Saat itu pemilik ponsel, sedang asik tertidur di panglong tempat abang iparnya bekerja. Ia meletakkan ponsel tepat di dadanya saat tidur. Sekira pukul 05:00 WIB, korban terbangun dan melihat ponsel miliknya sudah tidak ada lagi. Korban memberitahukan hal itu pada abang iparnya. Mereka lalu bersama sama mengecek disekitar lokasi tetapi ponsel itu tidak ditemukan.

Mereka pun kemudian memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di panglong tersebut. Dari rekaman itu terlihat ponsel korban telah diambil oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal.

Atas kejadian tersebut, korban melapor ke Polres Labuhanbatu dengan kerugian sebesar Rp.2.755.000. Tak lama petugas menyelidiki kasus pencurian itu karena berhasil mengindentifikasi pelakunya. Pelaku pun ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit membenarkan penangkapan tersebut. "Benar tim resum menangkap pencuri ponsel", Ujarnya.

Kata AKP Parikhesit, pelakunya R Alias Ari (22), warga Jalan Perisai Gang Mawar, Kelurahan Bakaran batu Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu.
“Restu mencuri ponsel korban bersama temannya berinisial ‘A’ yang saat ini dalam pengejaran,” kata Kasat.

Dari tersangka petugas mengamankan ponsel Xiaomi Note 4 dan untuk proses lebih lanjut, tersangka ditahan di Polres Labuhanbatu. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, KYALUHHILIR - Dalam rangka Ops Antik Toba 2021, unit Tekab Polsek Kualuh Hilir berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu pada Rabu (27/1/2021) pukul 17.00 Wib.

Pelaku yang diamankan tersebut bernama Bahroni (44), diamankan di Desa Air Hitam Pasar sembilan Kec. Kualuh leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara.



Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK MH melalui Kapolsek Kualuh Hilir AKP Krisnat, SE MH, Kamis (28/1/2021) menjelaskan, unit Tekab Polsek Kualuh Hilir melakukan penangkapan terhadap pelaku Bahroni pada saat mengedarkan narkotika jenis sabu - sabu.



Barang bukti yang diamankan berupa,1 bungkus narkotika jenis sabu seberat sekitar 8,83 gram, uang Tunai sebanyak Rp. 2.140.000, 1 unit HP hp merek maxtron, 1 buah timbangan elektrik, 5 buah mancis, 2 buah alat hisap / bong, 1 buah buku notes, 1 buah dompet kecil serta 1 bungkus plastik klip transparan berbagai ukuran.

"Selanjutnya tersangka di bawa ke Polsek Kualuh Hilir guna proses hukum selanjutnya," jelasnya. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, TANGERANG – Lukman Nurhakim resmi pimpin badan pengurus cabang (BPC HIPMI) Kabupaten Tangerang priode 2020 – 2023, prosesi pelantikan digelar di hotel Lemo, Rabu (27/01/2021).

Dalam pelantikan tersebut hadir Soma Atmaja Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, mewakili Bupati Tangerang yang tidak bisa hadir secara langsung namun meski tidak bisa hadir, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membacakan sambutan secara virtual.

“Semoga HIPMI Kabupaten Tangerang solid dan bisa berkontribusi untuk Kabupaten Tangerang,” terang Zaki.

Zaki mengatakan, dalam situasi pandemi ini, seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang tentunya mengalami dampak secara langsung maupun tidak langsung, tentunya ini merupakan tantangan bagi pelaku usaha, tentunya sebagai organisasi pengusaha HIPMI diharapkan bisa bersinergi dengan Pemkab Tangerang, dalam hal pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid 19.

“Selamat atas dilantiknya pengurus HIPMI Kabupaten Tangerang, semoga tetap solid dan bersatu dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” terang Zaki.

Sementara ketua BPC HIPMI Kabupaten Tangerang Lukman Nurhakim mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta dukungan dari Pemkab Tangerang, sehingga pelantikan pengurus HIPMI bisa berjalan lancar.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas dengan Pemkab Tangerang,” terang Lukman.

Sementara ketua DPD HIPMI Provinsi Banten Dedi Muhdi mengapresiasi atas dilaksanakanya pelantikan pengurus BPD HIPMI Kabupaten Tangerang, saat ini ditengah pandemi Covid 19, seluruh pelaku usaha mengalami dampak yang sangat besar, pelaku usaha terutama pelaku UMKM baik Restro maupun cafe serta warung makan serta kuliner nyaris gulung tikar, apalagi ditengah pandemi.

“Situasi pandemi ini dimana pembatasan jam operasional warung makan, cafe dibatasi, ditambah pengunjung atau pembeli sangat berkurang jumlahnya, sementara beban operasional tinggi,” terang Dedi Muhdi.

Sementara Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengucapkan selamat atas dilantiknya BPC HIPMI Kabupaten Tangerang, kader HIPMI diharapkan yang dilantik hari ini bisa lebih kreatif inovatif disaat pandemi Covid 19 ini.

“Semoga HIPMI Kabupaten Tangerang terus berpacu dan bersaing dalam mewujudkan ekonomi kreatif di kabupaten Tangerang,” tandasnya. (JNI)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Berdasarkan keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Kepala BAPPENAS Nomor KEP.42/M.PPN/HK/04/2020 tanggal 9 April 2020 perihal penetapan perluasan Kabupaten/Kota lokasi fokus intervensi penurunan Stunting terintergrasi yang telah ditetapkan pada tahun 2018-2020 sebanyak 360 Kabupaten/kota yang mana salah satunya adalah Kabupaten Labuhanbatu.

Menyikapi hal ini penanganan stanting perlu dibentuk tim yang melibatkan OPD, Dari itu Kamis (28/1/2021) diruang rapat Bappeda kabupaten labuhanbatu jalan Asrol Adam Kecamatan Rantau Selatan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melakukan rapat kordinasi tim yang terdiri dari Dinas Sosial, Disdik, Perukim, Kelautan dan Perikanan, Dinas LH, Dinas Pertanian, Hanpang, Kemenag, Disperindag, Diskominfo, POM, PMD,DP2 KB, DP3A, dan Bappeda Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin oleh Sekdakab Labuhanbatu Ir.M.Yusuf Siagian,M.MA.



Dalam bimbingan dan arahannya, Sekdakab Labuhanbatu Ir.M.Yusuf Siagian menyebutkan, Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronik pada 1000 hari pertama kehidupan. Stunting memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada otak.

Pendataan stunting di kabupaten labuhanbatu selama 3 tahun belakangan dilakukan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas, Peningkatan jumlah stunting menjadi pokok permasalahan dari bidang kesehatan.

"Saya berpesan agar opd terkait memahami peran sertanya dalam pencegahan dan penangan stunting sebagai upaya untuk mempercepat penanganan kasus stunting".

Karena jika ini tidak kita cegah dapat mempengaruhi tumbuh kembang pembangunan daerah, jika masyarakat sehat, maka pembangunan dan SDM akan berkembang pesat, tegas Sekda.

Kaban BAPPEDA Hobbol Z. Rangkuti pada kesempatan itu menyampaikan, tujuan diadakannya rapat kordinasi pembentukan tim penetapan perluasan lokasi fokus intervensi penurunan stanting ini untuk mengikat kerjasama yang kuat antar intansi pemerintah kabupaten labuhanbatu mencegah dan menangani penyebaran Stunting di Kabupaten Labuhanbatu.

Disisi lain, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Friska S.Simanjuntak, S.KM menyampaikan, kasus stanting merupakan permasalahan lintas sektor yang harus ditangani secepatnya untuk menekan pertambahan kasus di Labuhanbatu. Pencegahan terjadinya stanting dimulai dari masa usia subur remaja putri, ibu hamil, ibu bersalin, balita dan difokuskan an-nas saat 1000 HPK ( Hari Pertama Kehidupan).

stanting bukan hanya masalah di bidang kesehatan, karena stanting disebabkan oleh banyak faktor diantaranya ketidaktersediaan pangan, ketidakmampuan mengkonsumsi makanan, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang makanan 3B B (Beragam,Bergizi dan Berimbang), kurang layaknya sanitasi kawasan perdesaan, kurangnya sosialisasi pentingnya 1000 HPK dan masih kurangnya kampanye nasional tentang stanting.ujar Friska.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H.Kamal Ilham, S.KM, M.Kes, Friska mengajak seluruh OPD untuk bekerjasama menangani masalah Stunting ini dengan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pola hidup sehat.ucapnya.

Disela rapat kordinasi dimaksud, seluruh peserta mendengar kan pemaparan terkait Stunting dari Kaban BAPPEDA Labuhanbatu.

Turut menghadiri, Sekdakab Labuhanbatu Ir.M.Yusuf Siagian M.MA, Kaban BAPPEDA Hobbol Z Rangkuti, Kadis Kominfo Rajid Yuliawan.S.Kom, Kadiskes H.Kamal Ilham, S.KM, Kadis BP2KB Lidyawati, S.KM, dan perwakilan dari dinas terkait. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, TANJABTIM - Rencana Perusahaan EWF membangun tempat penampungan sawit (RAM) yang berkedudukan di Kelurahan Teluk Dawan Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi mendapatkan sorotan tajam dari Lembaga Restorasi Lingkungan Hijau (RLH). Pasalnya, selain dinilai berada di Bantaran sungai pembangunan itu belum melalui kajian yang matang terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan atas pembangunan tersebut.

“Kami akan mendesak dan meminta Pemda Tanjab Timur tidak terburu-buru dalam mengeluarkan izin pembangunan Ram di Kelurahan Teluk Dawan tersebut, karena harus melalui kajian yang mendalam, terutama itu berada di DAS,” Jelas Dedi Saputra, Kamis (28/01/2021)





Dedi Saputra juga menuding, perusahaan tersebut telah melanggar aturan yaitu membabat pohon bintaro yang berada dibantaran sungai tersebut.

“Pemerintah Daerah jangan asal-asalan mengeluarkan izin, kami lihat bantaran sungai habis dibabat tu, belum saja berdiri sudah merusak lingkungan. Kami mendesak pemerintah daerah membatalkan wacana pembangunan Ram tersebut” Tutupnya. (Ayudi)

NUSANTARAEXPRESS, LABUSEL - Pengedar Sabu-sabu di perbatasan Labusel dengan Labuhanbatu ditangkap personel Polsek Kampung Rakyat di Kampung Tempel, Dusun Sidodadi, Desa Pematang Seleng. Kamis (28/1/2021).

Dasar penangkapan Laporan Polisi Nomor : LP/11/I/Res.4.2./2021/RESLBH/SEK KP RAKYAT Tgl. 27 Januari 2021 dengan tersangka Sutekno alias Sutik (41), warga Dusun Sidodadi, Desa Pematang Seleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari tersangka petugas mengamankan 34 bungkus plastik klip tembus pandang berisi Sabu-sabu, 1 bungkus kotak rokok sampoerna, 1 buah mancis warna biru, 1 unit hanphone merk nokia warna putih, 1 buah botol kosong bekas minyak rambut yg dibalut lakban warna hitam, uang sebesar Rp 300.000.

Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Eri Prasetiyo membenarkan penangkapan tersebut."Benar bang tim menangkap pengedar Sabu-sabu diperbatasan", Ujarnya via seluler.

Kata AKP Eri Prasetiyo, penangkapan berawal pada hari Rabu (27/1/2021) sekira pukul 14.00 WIB, pelapor bersama dengan anggota lidik mendapat informasi dari masyarakat yang layak dipercaya bahwa diperbatasan Kampung Tempel Dusun Sidodadi dengan Desa Persiapan Lohsari sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Kemudian tim melakukan penyelidikan ditempat yang diinformasikan, setelah sampai di TKP, tim melihat ada 4 orang laki-laki sedang berkumpul di belakang rumah. Tim langsung melakukan pengerebekan dan berhasil mengamankan satu orang, sementara yang lain berhasil melarikan diri.

Selanjutnya, tim melakukan penggeledahan badan namun tidak menemukan sabu-sabu, lalu tim melihat satu buah botol bekas minyak rambut dibalut lakban warna hitam, setelah dibuka botol tersebut dan tim menemukan 33 plastik klip transfaran berisikan sabu- sabu.

Tim juga menemukan satu buah kotak rokok sampoerna didalamnya terdapat 1 plastik klip transfaran berisi sabu- sabu dan juga 1 buah mancis berwarna biru. Tersangka mengakui bahwa Sabu-sabu tersebut miliknya, berdasarkan keterangan pelaku ianya menjual 1 paket sabu seharga Rp 80.000, kemudian barang bukti dan tersangka di boyong ke Mako Polsek Kampung Rakyat guna proses penyidikan. (Her)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Syok, seakan tidak terima atas situasi dan nasip statusnya dalam pekerjaan sebagai penyapu jalan, Jurita Hasibuan yang tengah hamil ini jatuh pingsan sa'at bekerja dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Rantau Prapat, Kamis (28/1/2021).

Informasi dihimpun berdasarkan pengakuan rekan seprofesinya, Jurita jatuh pingsan dikarenakan mendengar kabar terkait pemberhentian dirinya sebagai honor penyapu jalan pada Dinas lingkungan hidup. Padahal menurut mereka, Jurita pada kondisi yang benar-benar memerlukan pekerjaan itu, karena pada saat ini Jurita dalam kondisi hamil.

Masih menurut mereka, Kepala Dinas DLH H.Nasrulah dan juga Mandor pekerja sapu jalan biasa di sapa Dinda Br.Rambe terkesan galak, tanpa memikirkan perasaan dan hati kami, jika tidak cocok langsung main ancam keluar saja.

Hal senada juga di benarkan oleh para supir dan kernet pengangkut sampah, masih menurut pengakuan mereka, akan ada pergantian tenaga honor Supir,Kernet dan petugas sapu jalan sekitar 11 orang.

"Dan itu dikoordinatori oleh kasi pengelolaan sampah dan limbah B-3 Nani Harahap yang mengumpulkan berkas" ucap mereka.



Ditempat terpisah, melalui via Washapp, Dinda Tasya Rambe disebut sebut sebagai mandor lapangan petugas sapu jalan ketika dikonfirmasi berkilah, jika Jurita pingsan waktu jam kerja.

Saya Menjelaskan kembali bahwasanya mengenai ibu jurita tidak benar bahwasanya pingsan di lapangan saat kerja. Ibu tersebut memang memiliki penyakit bawaan pernah operasi ginjal dan sedang mengandung.

"Di bawa ke RSUD juga dari rumah beliau pak ,kami ikut membantu dan membawa nya ke RSUD. Diulang kembali pak tidak ada pingsan di lapangan kerja, Ujarnya.

Ditanya terkait pemberhentian Jurita, Dinda mengatakan Kontrak kerja telah habis di tanggal 31 desember, sampai saat ini belum ada pengeluaran surat SK perpanjang kontrak kerja se-kabupaten labuhan batu.

Mengamati hal ini, sangat diharapkan kepada kepala Dinas LH untuk bersikap manusiawi ketika akan memutus kontrak kerja, dinas Lingkungan Hidup harus melihat keadaan seseorang, bukan di karenakan uang. Dan kepada Bupati, dimohonkan untuk lebih memperhatikan kinerja Dinas LH dan kondisi Jurita Hasibuan. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - DPRD Kabupaten Labuhanbatu di bawah pimpinan Hj.Meika Riyanti Siregar, ketok palu tanda pengesahan rancangan peraturan daerah tentang retribusi perizinan tertentu menjadi peraturan daerah Kabupaten Labuhanbatu, pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu di ruang rapat DPRD Pada hari Kamis 28/1/2021.

Hj.Meika mengatakan, Rencana Peraturan Daerah dapat disahkan menjadi peraturan daerah apabila disetujui separuh dari jumlah peserta rapat sidang yang berhadir pada hari ini. Ucap Meika.dan diikuti ucapan setuju dari peserta rapat Paripurna.



Mendapati itu, Bupati Kabupaten Labuhanbatu mengucapkan banyak terima kasih ih atas keputusan DPRD Kabupaten Labuhanbatu menjadikan ranperda retribusi perizinan tertentu menjadi Perda Kabupaten Labuhanbatu.

"Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang konstribusi perijinan merupakan sumber pendapatan daerah yang meningkatkan pendapatan Asli daerah, yang berpedoman pada undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan retribusi Daerah sesuai tupoksi dinas penanaman modal pelayanan terpadu".



Semoga dari sini dinas terkait dapat meluruskan kebijakan teknis dengan meningkatkan pelayanan perizinan sesuai golongan pelayanan. kedua DPRD Kabupaten Labuhanbatu saya ucapkan terima kasih atas pengesahan Rencana Peraturan Daerah Restribusi Perijinan tertentu menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu.

" Kami akan menggunakan an2 penangan peraturan daerah sesuai dengan undang-undang yang berlaku dengan kebijakan, sehingga perda yang kita buat ini menjadi peningkat anggaran pendapatan asli daerah", Tegas Bupati.

Turut hadir mendampingi Bupati arti pada sidang paripurna kali ini, Plt.Kadis PMPTSP, Supriono, S.Sos, Kadis Kesehatan Kamal Ilham, S.KM, Plt.Kadis Kominfo Rajid Yuliawan, S.Kom, Asisten I Sarimpunan Ritonga,S.Pd, Asisten III Zaid Harahap dan Staf Ahli Bupati Jumingan. (Rahmad)

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Ketua Komite 1 DPD-RI Fachrul Razi menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang resmi dilantik sebagai Kapolri di Istana Negara, Rabu (27/1/2021).

Senator asal Aceh ini yakin Kapolri yang baru mampu membawa Polri menjadi institusi yang benar-benar presisi.

“Kami yakin, Pak Sigit Kapolri yang baru dapat mewujudkan konsepsi Polri yang presisi atau prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Tentunya tanpa meninggalkan citra Polri yang humanis, mengayomi, dan melayani, selamat bertugas Jenderal," Ujar Fachrul.



Fachrul mengatakan, dirinya selalu mengikuti proses fit dan proper tes yang dijalani Sigit di Komisi 3 DPR RI dan mendukung penuh visi misi Sigit, terutama tentang perubahan sistem tilang, yang tak lagi dilakukan secara langsung.

“Pendekatan-pendekatan persuasif lebih diutamakan oleh Kapolri yang baru, itu yang dibutuhkan akan kehadiran Polri agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”. Tegas Fachrul



Fachrul Razi mengatakan, Polri harus menyiapkan metode baru dan pendekatan baru agar dapat menjadi lembaga yang dibanggakan masyarakat. "Polri ditangan Pak Sigit akan mampu membawa perubahan dan prestasi ditengah era digital dan tantangan milenial saat ini," tegas Fachrul Razi.

Polri sebagai mitra Komite I DPD RI akan terus membangun kerjasama dan koordinasi dalam rangka mendukung Polri sebagai institusi Presisi. "Dalam waktu dekat Komite I akan melaksanakan rapat kerja dengan Kapolri dalam rangka mendukung penguatan Polri sebagai Institusi Presisi," tutup Fachrul Razi. *

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/80/I/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 50 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 30 Pati TNI AD, 16 Pati TNI AL dan 4 Pati TNI AU.

30 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Ganip Warsito dari Pangkogabwilhan III menjadi Kasum TNI, Letjen TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P., M.Si. dari Koorsahli Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD  (dalam rangka pensiun), Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) dari Danpussenif  Kodiklatad menjadi Koorsahli Kasad, Mayjen TNI Arif Rahman, M.A. dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos menjadi Danpussenif  Kodiklatad, Brigjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. dari Dansatinteltek Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos, Kolonel Chb Nurcahyo Utomo, M.Pm. dari Ses Disinfolahtad menjadi Dansatinteltek Bais TNI, Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H., CFrA. dari Danpuspomad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc. dari Deputi Bid. Luar Negeri BIN menjadi Danpuspomad, Brigjen TNI Gunawan Pakki, S.I.P., S.T., M.T. dari Kababek TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid Jahpers Panglima TNI, Brigjen TNI I Ketut Duwara, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Kolonel Inf Sugeng Priyanto dari Irutum It Pusterad menjadi Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI.

Brigjen TNI Yulius Wijayanto, S.I.P., M.M. dari Dirum Akademi TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Gangsar Supriyono dari Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Kolonel Cba Eko Suhariyono, S.H., M.H., dari Paban VI/Ang Slog TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Kolonel Inf Dr. Arief Prayitno, S.I.P., S.H., M.Hum. dari Paban Utama Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Brigjen TNI Harnoto, S.Sos. dari Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu dari Waaster Kasad Bid. Wanwil dan Kermater menjadi Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB, Brigjen TNI Donni Hutabarat dari Dirlem Secapaad menjadi Waaster Kasad Bid. Wanmil dan Kermater, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrachman dari Ses Dislitbangad menjadi Dirlem Secapaad, Kolonel Inf Victor Deni S.A. Herianto, S.H. dari Kadepmildas Akmil menjadi Ir Pusterad.

Mayjen TNI Alfret  Denny  D. Tuejeh dari Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH, Brigjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin dari Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam  menjadi  Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam, Kolonel  Inf Frengky E. Riupassa, S.Sos., M.Han dari  Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam, Brigjen TNI  Dwiyanto Budi Prabowo, S.I.P. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H. dari Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung menjadi  Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Susi Arlian Indra Dewi, S.H., M.H. dari Asdep Koordinasi Hukum Internasional Kemenko Polhukam menjadi  Pati  Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Hartomo dari Dosen Tetap Unhan  menjadi  Pati  Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Sungkono dari Agen Madya Pada Staf Ahli Ka BIN Bid. Hankam BIN menjadi  Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Agus Hernawan, S.Sos. dari Direktur Rekayasa Deputi Bid. Intelijen Teknologi  BIN  menjadi  Pati  Mabes TNI AD (meninggal dunia), Mayjen TNI Juwondo dari Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Kepemimpinan Lemhannas menjadi  Pati  Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

[nextpage title="Next"]
16 Pati TNI AL yaitu, Laksda TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Imam Suprayitno, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Sahli Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya dari Pa Sahli Tk. II Sosbud Sahli Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Sahli Panglima TNI, Laksda TNI Guramad Sabirin, S.H., M.H. dari Orjen TNI Babinkum TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (KH) Leonard  Marpaung, S.H., M.H. dari Waka Otmilti III Surabaya Babinkum TNI menjadi Waorjen TNI Babinkum TNI,  Laksma TNI Andi Abdul Aziz S.H., M.H. dari Kapusinfomar TNI menjadi Staf Khusus Kasal (Dik. PPRA Lemhannas), Kolonel Laut (P) Agoeng Moh. Kancana S., CHRMP dari Kapuskodal Mabesal menjadi Kapusinfomar TNI, Laksma TNI Syaiful Basri dari Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Agus Hariadi dari Staf Khusus Kasal menjadi Waasops Kasal, Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas dari Danlantamal VIII Mdo Koarmada II menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Mar I Wayan Ariwijaya, S.E. dari Pamen Sahli Opslat Sahli Kasal Bid. Dokstraops menjadi Danlantamal VIII Mdo Koarmada II, Laksma TNI Dr. Isworo Sutrisyanto, S.H., M.A.P. dari Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Pati Mabes TNI AL (meninggal dunia), Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. dari  TA Pengkaji Bid. Wasantara Lemhannas  menjadi  Pati  Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun ), Mayjen TNI (Mar) Budi Purnama, S.Pi., M.Agr. dari Staf Khusus Kasal menjadi  Pati  Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Muh. Hari  dari  Staf Khusus Kasal menjadi  Pati  Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Dr. Drs. I Wayan Warka, M.M. dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

 4 Pati TNI AU yaitu, Kolonel Tek Sugeng Wiwoho dari Paban Mindik Ditdik Akademi TNI menjadi Kababek TNI, Marsma TNI Dr. Sujono, S.H., M.H., CFrA dari Waorjen TNI Babinkum TNI menjadi Orjen TNI Babinkum TNI, Marsma TNI Y. C. Musa Kaunang dari Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Sus  Drs. Mardoto, M.T. dari Dosen Gol. IV AAU menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam.

 

Autentikasi :

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si.

Raker DPD RI dan Mendagri Bahas Revisi RUU Otsus Papua. Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi Minta Pemekaran Provinsi Papua Berdasarkan Aspirasi Masyarakat Papua

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Pemekaran Provinsi Papua harus berdasarkan aspirasi dan masukan dari masyarakat Papua. Hal ini bertujuan agar pemekaran Provinsi Papua sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Papua, mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya, dan mempercepat pembangunan. Pemekaran Provinsi Papua ini merupakan salah satu poin strategis revisi perubahan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua yang akan segera berakhir pada tahun 2021 ini.

Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja Komite I DPD RI dengan Menteri Dalam Negeri RI tentang revisi terbatas UU Otsus Papua (271). Rapat ini menghadirkan Jend. Pol (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, Menteri Dalam Negeri RI beserta jajaranya. Rapat Kerja ini dipimpin oleh Fachrul Razi (Ketua), didampingi oleh Abdul Kholik (Wakil Ketua II), Fernando Sinaga (Wakil Ketua III), dan dihadiri anggota Komite I antara lain Filep Wamafma (Papua Barat), Otopipanus P. Tebay (Papua), Agustin Teras Narang (Kalteng), Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa (Sumbar), Lily Salurapa (Sulawesi Selatan), Ahmad Sukisman Azmy (NTB), Husein Alting Sjah (Maluku Utara), Sabam Sirait (DKI Jakarta), Abaraham Liyanto (NTT), Maria Goreti (Kalbar), Badikenita Sitepu (Sumut), Dewa Putu Ardika (Sultra), Hudarni Rani (Babel), Abdul Rachman Thaha (Sulteng), Muhammad Idris (Kaltim), Richard Hamonangan Pasaribu (Kepri), Intsiawati Ayus (Riau), Jialyka Maharani (Sumsel), Ahmad Bastian (Lampung), dan Arya Wedakarna (Bali).

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan Komite I DPD RI dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sepakat bahwa revisi terbatas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua harus memberikan prioritas pada afirmasi, perlindungan dan pemberdayaan bagi Orang Asli Papua.

Fachrul Razi menegaska bahwa Komite I DPD RI dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sepakat bahwa bentuk dan pola pengawasan, pembinaan, dan pengelolaan otonomi khusus perlu dipertegas didalam revisi terbatas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

"Komite I DPD RI dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyepakati perlunya kriteria yang jelas mengenai pemekaran Provinsi di Papua dalam revisi terbatas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua," jelas Fachrul Razi.



Dalam Rapat Kerja ini, sejumlah anggota Komite I menyampaikan masukannya terhadap draft revisi terbatas UU Otsus yang sudah ada tersebut. Diantaranya masukan dari Senator Filep Wamafma dan Senator Otopianus Tebay.

Dalam pandangan Senator Filep yang berasal dari Papua Barat menyatakan bahwa draft revisi UU Otsus belum memberikan gambaran mengenai kewenangan Pemerintah Papua, perlu dimasukan hal-hal yang bersifat organik dalam konsideran menimbang, dan meminta Pemerintah untuk merangkul semua pihak dalam pembahasan revisi UU Otsus ini, dan sebelum kebijakan pemekaran diimplementasikan perlu adanya dialog dengan berbagai pihak di Papua agar dapat diimplementasikan dengan baik.

“Jika tujuan revisi hanya untuk perpanjangan Dana Otsus, sekiranya masih banyak daerah-daerah lain yang juga membutuhkan pendanaan”, lanjutnya.



Sementara Senator Otopianus yang berasal dari Papua menyatakan agar pemekaran wilayah di Papua perlu mendapatkan masukan dari berbagai pihak agar pemekaran tersebut sesuai dengan harapan masyarakat Papua. Otopianus juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan informal di Papua khususnya bagi mereka-meraka yang pengangguran, didampingi, dan dibina sehingga mereka lebih mandiri. Penguatan bidang keagamaan yang diberikan tanggungjawabnya kepada APBN. Dan perlunya Pemerintah untuk perlu mempertimbangkan dengan seksama untuk menghidupkan Partai Politik Lokal sebagai identitas budaya OAP.

[nextpage title="Next"]

Sementara itu, Tito menjelaskan bahwa kebutuhan perpanjangan Dana Otsus sangat diperlukan dan merupakan masukan dari berbagai kalangan termasuk masyarakat Papua. Kebijakan pemekaran Papua merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mempercepat pembangunan di Papua, masih banyak yang tergolong kedalam daerah-daerah tertinggal, dengan wilayah yang luas tentu saja persoalan rentang kendali juga menjadi salah satu persoalan yang dapat diupayakan.

“Skenario pemekaran adalah untuk percepatan pembangunan di Papua”, sebagai contoh adalah Manokwari dan Sorong yang berkembang sangat cepat dengan adanya pemekaran menjadi Provinsi Papua Barat.” Mendagri menegaskan.



Tito juga menambahkan bahwa, dalam rencana pemerkaran di Papua, Pemerintah telah melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat adat Papua. Untuk saat ini usulan yang akan dimekarkan adalah Provinsi Papua Selatan, Provinsi Pegunungan Tengah, dan Pemekaran Provinsi Papua tengah. Mekanisme Pemekaran juga diatur melalui persetujuan MRP dan DPRP.

Pemerintah menjamin keberpihakan kepada OAP benar-benar diwujudkan. Akan tetapi UU Otsus yang mengatur OAP juga terdegradasi oleh UU sektoral. Oleh karena itu, Pemerintah juga telah mengambil kebijakan dengan menurunkan standarisasi rekrutmen ASN dan peningkatan kualitas Pendidikan di Papua serta menggiatkan pendidikan vocational bagi OAP.

Rapat Kerja ini berakhir pada jam 13.30 dengan pembacaan rekomendasi oleh Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi. (*)

NUSANTARAEXPRESS, PONTIANAK - Pontianak, Rabu (27/1/21) - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad meninjau pembangunan rumah susun (Rusun) di Komplek Asrama Hidayat, Jalan Gusti Hamzah, Pontianak Kota, Kota Pontianak.

Dalam peninjauan, orang nomor satu di Kodam XII/Tpr ini didampingi Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, Irdam XII/Tpr, Brigjen TNI Widhioseno dan Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Ita Jayadi.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam kesempatan tersebut menerima paparan dari Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Prov. Kalbar Dirjen Kementerian PUPR Ir. Andy Suganda dilanjutkan meninjau pembangunan rumah susun.



Wakapendam XII/Tpr, Letkol Kav Edi Supriyadi saat memberikan keterangan mengatakan, peninjauan kali ini Pangdam XII/Tpr ingin melihat langsung progres pembangunan rumah susun.

"Pangdam berharap kepada pihak kontraktor untuk dapat menyelesaikan seluruh tahap pembangunan sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan," kata Wakapendam.



Selanjutnya Wakapendam menjelaskan, pembangunan rumah susun ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini dalam tahap pembangunan terdiri dari 3 lantai dan kamar sebanyak 42 dengan tipe 36.



"Pembangunan rumah susun ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan rumah prajurit di lingkungan Kodam XII/Tpr. Diharapkan dengan terpenuhinya perumahan dapat meningkatkan moriil bagi prajurit dan keluarganya," terang Letkol Kav Edi Supriyadi. (Pendam XII/Tpr)




NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Presiden Joko Widodo pada Rabu, 27 Januari 2021, melantik dan mengambil sumpah jabatan Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pelantikan Listyo Sigit dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 5/POLRI Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Januari 2021.

“Saya menyatakan dan berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Listyo Sigit Prabowo lahir di Ambon, 5 Mei 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Sebelum dilantik sebagai Kapolri, yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sejak 6 Desember 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Listyo turut mendapat kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi Polri berdasarkan Keppres Nomor 7/POLRI Tahun 2021 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 Januari 2021. Melalui Keppres tersebut, Listyo memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal Polisi. Selanjutnya, Listyo akan langsung bertugas sebagai Kapolri untuk menggantikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol. Idham Azis, yang memasuki masa pensiun.

Memberikan keterangan selepas acara pelantikan, Kapolri ke-25 tersebut menyampaikan komitmennya untuk menjawab harapan masyarakat terhadap Polri dan melakukan transformasi di tubuh Polri dalam berbagai bidang untuk menjadikan Polri yang lebih baik ke depannya.

“Kami berangkat dari potret Polri di mata masyarakat dan apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap Polri, yakni bagaimana menampilkan Polri yang tegas namun humanis, bagaimana menampilkan Polri yang mampu memberikan pelayanan publik yang baik, dan bagaimana kita memberikan pelayanan secara transparan. Ini tentunya menjadi tugas kami ke depan,” ucapnya.

Acara pelantikan tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kemudian diikuti para tamu undangan terbatas.

Hadir sebagai saksi yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Selain itu, turut hadir secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di antaranya ialah Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidanan Moeldoko, Ketua KPK Firli Bahuri, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, dan Kapolri ke-24 Jenderal Pol. Idham Azis.



[BPMI Setpres]

NUSANTARAEXPRESS, BREBES - Curah hujan yang tinggi atau terus menerus yang mengguyur wilayah Desa Mlayang dan Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyebabkan putusnya jembatan penghubung kedua desa tersebut, yakni Jembatan Kalisalam (26/1).

Dijelaskan Danramil 10 Sirampog, Kodim 0713 Brebes melalui Peltu Sugiharto, Bati Tuud, bahwa kejadian di jembatan sepanjang 9 meter dengan lebar 3 meter itu terjadi sekitar pukul 14:00 WIB, akibat diguyur hujan mulai pukul 11.30- 15.00 WIB.



“Kondisi tanah di sekitar jembatan, sebelumnya memang sudah retak akibat tanah bergerak, hingga akhirnya ambrol pada Selasa siang kemarin. Pagi ini, bersama BPBD Kecamatan Bumiayu, Polri dan segenap komponen masyarakat kedua desa akan membuat jembatan darurat,” bebernya, Rabu (27/1/2021).





Ditambahkannya, untuk tanda-tanda peringatan dari bambu juga sudah dipasang agar tidak terjadi kecelakaan lalu-lintas.

Sementara dari keterangan Kepala Desa Mlayang, Abdul Khafid, bahwa jembatan itu merupakan akses utama perekonomian warga antara Desa Mlayang ke Desa Manggis dan Desa Mendala.

[nextpage title="Next"]

“Saya selaku Kepala Desa Mlayang mohon bantuan kepada Pemda agar secepatnya memperbaiki jembatan yang terputus serta jalan-jalan yang rusak di Desa Mlayang karena merupakan wewenang Pemda,” pintanya.



Lanjutnya, untuk aktivitas warga saat ini harus memutar melewati jalan lain dengan jarak yang lebih jauh.



Diwaktu yang sama (26/1), talud tebing penahan jalan setinggi 4 meter di Dukuh Sambungregel, Desa Manggis, ambrol sepanjang 30 meter karena tanah juga labil akibat guyuran hujan. [Aan]

NUSANTARAEXPRESS, PAPUA - Banyak pihak menyesalkan bahkan mengutuk rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai, yang diekspose melalui akun Facebook pribadinya pada tanggal 21 Januari 2021 lalu. Berbagai elemen masyarakat termasuk para pemuka menyuarakan keprihatinannya.

Salah satunya datang dari Mgr. P.C. Mandagi, MSC., Uskup Agung Merauke. Selain mengutuk dengan keras, dirinya juga meminta agar Ambroncius Nababan untuk diproses hukum secara transparan, sehingga di masa akan datang, tidak ada lagi kasus rasisme di tanah air Indonesia ini terutama yang ditujukan kepada orang Papua.

Menurutnya dengan sikap dan perbuatan Ambroncius, pantaslah semua orang Papua tersinggung dan marah, namun kemarahan itu baiknya ditunjukkan bukan dengan melakukan aksi kekerasan.

“Saya percaya orang Papua khususnya di Papua Selatan tidak akan terpancing dengan melakukan kekerasan atas pelecehan ini. Orang Papua akan menunjukkan kedewasaan sebagai pribadi manusia dan sebagai umat beragama,” ucapnya.



Mgr. P.C. Mandagi MSC., juga mengajak kepada semua pihak sebagai sesama anak bangsa untuk saling menghargai dengan tidak merendahkan dan melecehkan derajat seseorang dari kelompok suku, agama dan ras lainnya.

[nextpage title="Next"]



“Kita ini semua umat manusia yang memiliki derajat tinggi dan sama dimata Tuhan, kita bukanlah hewan atau binatang yang tidak memiliki perasaan,” tegasnya.



Sebelumnya telah banyak tokoh-tokoh masyarakat yang mengutuk perbuatan rasis Nababan ini, seperti yang dilakukan tokoh masyarakat dan komunitas Batak yang berada di Papua. Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) di Yapen dalam pernyataan sikap kerasnya yang tertuang dalam pernyataan tertulis nomor:01/SP-KMB-YAPEN/I/2021 dan dibacakan Ketua KMB Gokman Simbolon, SH.

Selain mengutuk dan mengecam keras serta menyampaikan bahwa yang dilakukan tersebut adalah sikap pernyataan pribadi Nababan yang tidak mewakili sikap masyarakat Batak, komunitas ini juga meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas serta memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menuntut Nababan agar memohon maaf kepada saudara Natalius Pigai dan Masyarakat Papua.

Pernyataan sikap keras mengutuk dan kecaman senada, juga dikeluarkan Kerukunan Masyarakat Batak di Nabire dan KMB di Numfor Supiori.

Semua pihak berharap, dengan kejadian ini kedamaian dan keamanan Papua dapat dijaga, untuk meneruskan pembangunan dan kehidupan sehari-hari dalam mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera.*

NUSANTARAEXPRESS, SURABAYA - Yayasan Hang Tuah dalam menyemarakan HUT nya yang ke-74 (25/01/21) menggelar Lomba Apresiasi Guru Paud Inspiratif yang di gelar secara Nasional dan terpusat di SMP Hang Tuah 6 excellent Juanda Sidoarjo.

Untuk kali pertama Yayasan Hang Tuah menjadi pelopor dalam menyasar kemampuan para guru Paud untuk mencurahkan ide , inovasi maupun gagasan dalam rangka mencerdaskan anak bangsa meskipun dalam suasana pandemi covid-19 yang berkepanjangan dan belum tahu kapan akan berakhir.



Ketua Umum Yayasan Hang Tuah Laksda (Purn) Amri Husaini secara singkat menjelaskan bahwa Yayasan Hang Tuah sengaja mewadahi ide dan kreaktif para pendidik khususnya di tingkat Guru Paud. Melalui tema : “ Merdeka Belajar, Wujudkan Generasi Berkarkter Jiwa Bahari di Masa Pandemi Covid-19”, panita mengharapkan kepada seluruh peserta untuk memberikan ruang kreatifitas dan inovasi pendidik anak usia dini (PAUD) dalam pelaksanaan pembelajaran yang memupuk jiwa bahari pada anak usia dini, menambah masukan, contoh, dan ide model pembelajaran anak usia dini dalam mengembangkan karakter kebaharian, memberikan apresiasi guru yang memiliki kreatifitas dan inovasi pembelajaran dalam memupuk karakter kebaharian.

[nextpage title="Next"]



Lomba Apresiasi Guru Paud Inspiratif (AGI) Yayasan Hang Tuah secara Nasional di Gelar dengan metode online/ daring diikuti oleh Guru Paud dari kota Surabaya, Batuporon Madura, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Sampang, Bojonegoro, Nganjuk, Kudus, Blora , Tuban, Semarang, Yogyakarta, Bekasi, Jakarta, Bandung, Bengkulu, Tarakan, Banjarmasin, Kalteng, Kupang , Sorong, Kepulauan Riau, Bali, Palembang, Belawan, Medan dan Makasar. Seluruh peserta tergolong dalam 3 bagian antara lai dari Intern Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya 18 peserta, Cabang Perwakilan dari Luar Surabaya 12 peserta serta dari Umum ( peserta dari luar Yayasan Hang Tuah ) 31 peserta.

Ketua Panitia Lomba Apresiasi Guru Paud Inspiratif (AGI) Sriyantini, S.Pd yang kesehariannya selaku Kepala Sekolah (Kasadik TK 5) , memberikan apresiasi kepada 10 peserta yang lolos dalam babak final, mereka akan beradu ide dan gagasan bagaimana menjadi seorang guru Paud yang dapat menggairahkan peserta didik selama pembelajaran di sekolah ataupun selama pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19. Ke-10 finalis akan memaparkan ide dan gagasan di depan yuri serta membuka ruang tanya jawab kepada tim yuri. Dengan demikian yuri akan dapat menentukan pemenangnya di akhir lomba.



Tim Yuri yang terdiri dari : Sri Mery Susanti, M.Pd (Guru TK Hang Tuah 1 Surabaya, Anies Lisyowati, M.Pd ( Dosen PAUD UNIPA , Djarwoko , M.Pd dari Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan . Mereka bertiga pada akhirnya memutuskan bahwa pemenang / juara pertama jatuh kepada Khusnul Laili dari TK Hang Tuah 10 Sidoarjo, Juara kedua Lina Diah Budiarti dari TK Hang Tuah 13 Batuporon Madura dan juara ketiga jatuh kepada Sri Handayani dari TK Muslimat NU 18 Kota Malang Jawa Timur. Ketiga pemenang mendapatkan tropy, sertifikat serta dana pembinaan dari Yayasan Hang Tuah, [Yht/dar/Red]

NUSANTARAEXPRESS, SANGIHE - Ketua DPC PPWI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Fentje Janis mengatakan, pentingnya sinergitas antar lembaga dan instansi pada sebuah negara, sebagai pendukung kelancaran dan kesuksesan pembangunan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Begitu juga dengan PPWI dan Polri, perlu sinergitas bersama-sama membangun Sangihe yang kondusif dan maju,” kata Janis yang merupakan purna anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kepada media usai pertemuan dengan Kapolres Sangihe, Selasa, 26 Januari 2021.

Dalam kesempatan silaturahmi PPWI di ruang kerja Kapolres Sangihe hari ini, Selasa (26/01/2021), Polri mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) di 15 kecamatan yang ada di Tampungang Lawo (Sangihe), Kota Malahasa.

“Kami Polres Kepulauan Sangihe, akan mendukung kegiatan yang positif dari PPWI,” tegas Kapolres Sangihe, AKBP Tony Budhi Susetyo, yang pernah mengenyam pendidikan di Jepang utusan Polri program JICA.



Kapolres juga menyatakan bahwa pembentukan Sekretariat Simpul PPWI di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan gagasan yang bagus. “Itu merupakan hal yang bagus, Polri selalu siap, bisa saling kerjasama di 15 Sekretariat PPWI yang ada di 15 kecamatan itu,” imbuh Kapolres yang jago melukis ini.

Begitu juga dengan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke di Jakarta, ia mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PPWI Sangihe. “Hal itu sangat bagus, karena secara nasional PPWI tetap bekerja sama dengan Polri dan TNI juga instansi lain, demi kemajuan NKRI,” tandas Lalengke yang merupakan guru jurnalis di Mabes Polri dan Mabes TNI selama ini. [AJT/Red]






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada Rabu, esok. Pelantikan akan digelar di Istana Negara.

“Besok rencana pelantikan (Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri) di Istaana Negara,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Selasa (26/1/2021).

Brigjen Rusdi mengatakan usai pelantikan di istana negara, Polri akan melaksanakan upacara tradisi serah-terima panji Polri Tribrata di ruang Rupatama Mabes Polri. Tradisi serah-terima panji menandakan serah-terima jabatan Kapolri yang lama ke yang baru.

“Itu kegiatannya ada penyerahan panji Polri Tribrata dari Kapolri lama ke yang baru. Pascapelantikan di Istana. Itu kegiatan di internal sini,” ujarnya.



Rusdi mengatakan, seusai upacara serah-terima panji Polri, akan dilanjutkan dengan serah-terima Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Ketua yang lama, yakni istri Jenderal Idham Azis, Fitri Idham Azis, akan menyerahkan posisi Ketua Bhayangkari kepada istri Komjen Sigit, Juliati Sapta Dewi Magdalena, selaku istri Kapolri baru.

“Setelah itu, ada serah-terima Ketua Umum Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Itu ada penyerahan dua organisasi itu ya, organisasi Bhayangkari dengan Yayasan Kemala Bhayangkari. Dari ketua yang lama kepada yang baru,” ujarnya.



Lebih lanjut Rusdi mengatakan, Juliati Sapta Dewi Magdalena juga akan diangkat sebagai ibu asuh Polisi Wanita (Polwan). Rusdi menyampaikan acara akan dilangsungkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

“Ketiga pengangkatan ibu asuh Polwan RI semua dilaksanakan di Mabes dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat. Beberapa pejabat hadir virtual. Kita berdoa semua, besok Pak Listyo Sigit bisa dilantik,” imbuhnya.






NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Polres Labuhanbatu menggelar kejuaraan menembak khusus Team Khusus Anti Bandit (Tekab), di Lapangan Tembak Aek Buru, Labura. Minggu (24/1/2021).

Kejuaraan menembak ini diikuti 20 peserta dari Tekab Polres Labuhanbatu. Perlombaan menembak menggunakan senjata jenis pistol dengan jarak tembak sasaran 20 Meter.

Adapun pemenang kejuaraan menembak yaitu Juara 1 Aipda H. Thamrin Rambe dari Tekab Unit Resum, Juara 2 Bripka R. Siregar dari Tekab Unit Tipidter dan Juara 3 Briptu Doni harefa dari Tekab Unit Resum.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Reskrim, AKP Parikesit mengatakan, kejuaraan menembak ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan meningkatkan motivasi personel Tekab Polres Labuhanbatu dalam melaksanakan tugas dilapangan.

"Tujuan giat ini untuk tingkatkan keterampilan menembak dan tingkatkan motivasi anggota Tekab dalam bertugas", Ujar Kasat Reskrim, AKP Parikesit kepada wartawan via pesan Whatsapp, Selasa (26/1/2021). (Her)






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Bareskrim Polri telah resmi menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka kasus dugaan tindakan rasisme kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penetapan tersangka itu setelah dilakukannya pemeriksaan terhadap Ambroncius sebagai saksi pada kemarin hari dan lima saksi ahli, diantaranya ahli pidana dan bahasa.

Setelah itu, kata Argo, pihak kepolisian langsung melakukan gelar perkara pada hari ini yang dipimpin oleh Karo Wasidik Bareskrim Polri, dan diikuti oleh, penyidik Siber Bareskrim Polri, Propam Polri, Itwasum Polri dan Divkum Polri.

“Kemudian setelah gelar perkara hasil kesimpulam gelar perkara adalah menaikan status atas nama AN menjadi tersangka,” kata Argo saat jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021).

Setelah dijadikan tersangka, Argo menyebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk melakukan penjemputan kepada Ambroncius Nababan. Hal itu dilakukan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Kemudian tadi setelah jadi tersangka, tadi sore penyidik Siber Bareskrim menjemput yang bersangkutan, dan sekitar jam 18.30 yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri. Saat ini jam 19.40 WIB sudah sampai di Bareskrim Polri. Selanjutnya penyidik akan lakukan pemeriksaan kepada AN sebagai tersangka,” ujar Argo.

Atas perbuatannya, Ambroncius disangka melanggar Pasal 45a ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 Perubahan UU ITE dan juga Pasal 16 Juncto Pasal 4 huruf b ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan juga Pasal 156 KUHP.

“Ancaman di atas 5 tahun,” ucap Argo.





NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 5 Pati TNI AD, 6 Pati TNI AL dan 11 Pati TNI AU, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (26/1/2021).


Laporan Korps Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/170/I/2021 tanggal 25 Januari 2021.


5 (Lima) Pati TNI AD yaitu Mayjen TNI Sugeng Santoso, S.I.P. (TA Pengkaji Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas), Brigjen TNI Amrizar (Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Indag), Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E. (TA Pengkaji Madya Bid. Demografi Lemhannas), Brigjen TNI Ade Prasetya Nurdin (Pa Sahli Tk. II Was Eropa & AS Sahli Bid. Hubint Panglima TNI) dan Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo (Wair Kostrad).



6 (enam) Pati TNI AL yaitu Laksda TNI Imam Suprayitno, S.E., M.Tr. (Han) (Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI), Laksda TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr. (Han) (Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI), Laksda TNI Dr. Kasih Prihantoro, S.E., M.M., M.Tr. (Han) (Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan), Laksma TNI Saiful Basri (Pa Sahli Tk. II LH Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI), Laksma TNI Joko Edi Supriyanto, S.Sos. (Kadiskomlekal)  dan Laksma TNI Eko Purwanto, S.E., M.A.P., C.Fr.A. (Kadisbekal).


11 Pati TNI AU yaitu Marsda TNI Wisnu Dewantoko, S.E., M.M., M.Si. (Han) (Koorsahli Kasau),  Marsda TNI Toto Miarto (TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas), Marsda TNI Sujatmiko G. S., M.Sc. (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsda TNI Kusworo, S.E., M.M. (Aspotdirga Kasau), Marsma TNI Djoko Tjahjono, S.E., M.M. (Pangkosek Hanudnas I Jkt), Marsma TNI Mochammad Untung Suropati, S.E. (Danlanud Iwj), Marsma TNI Y. Catur Prasetiyanto Panggih (Irbinsumda Itjenau), Marsma TNI Eddy Supriyono, S.E., M.M. (Kadisaeroau), Marsma TNI Joseph Rizki P, S.T., S.I.P. (Kadisinfolahtaau), Marsma TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko (Wadan Paspampres) dan Marsma TNI dr. Agoes Tino S., Sp.B. (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem).



Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si.

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Sosialisasi luar ruangan larangan buang sampah sembarangan melalui media spanduk, terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu bekerjasama dengan Kelurahan dan Desa dalam Kabupaten Labuhanbatu.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B-3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Supardi Sitohang, S.E., mengatakan hari ini, Selasa 26 Januari 2021, Kita secara bersama-sama dengan Lurah Sioldengan M Yusuf Harahap, S.E., didampingi oleh Nazaruddin Kepling Komplek Jalan Khairil Anwar dan Nuraini Ritonga  Kepling Komplek Karya Indah Kel. Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan,  memasang spanduk larangan buang sampah sembarangan tepatnya ditimbulan sampah liar di Jalan Dr. Hamka Simpang Mangga, sekaligus menghimbau warga untuk sama-sama merawat Kabupaten Labuhanbatu melalui cinta akan lingkungan hidup yang bersih dan sehat sehingga daerah kita ini tidak dikenal orang daerah yang jorok dan kurang penataan, jelas S.Sitohang.

Tambahnya lagi,  kita wajib malu jika berbuat yang tidak baik, yaitu membuang sampah dengan sengaja kepinggir jalan sehingga terlihat jorok,  bau dan kacau.  Mengelola sampah dari rumah masing-masing, itu adalah sangat bersahaja dan mencerminkan pribadi-pribadi warga yang baik dan beriman. Jika berbuat sesuka hati dan senang memelihara hati yang berkarat, itu termasuk golongan orang-orang yang merugi, maka berbuat baiklah agar semua menjadi baik, tandasnya.

Bagi yang memiliki kebiasaan buruk tersebut, mulai kini harus berjati-hati, bila perlu dihindari prilaku tidak terpuji itu. Karena, bila ketahuan, akan didenda Rp50.000.000 atau kurungan selama 6 bulan penjara. Ya,  saat ini kita sosialisasikan dulu, baru kemudian Tim Penegak Peraturan Daerah Labuhanbatu.



Dalam melaksanakan penegakan Perda dan/atau Perkada, Satpol PP bertindak selaku koordinator PPNS di lingkungan Pemerintah Daerah dan Satpol PP dapat berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia, dan Pengadilan yang berada di daerah Kabupaten Labuhanbatu. Hal itu semua sudah ada aturan mainnya,  maka mainkan sajalah penegakan perda/perkada itu, biar semua berjalan seiring sejalan memelihara Labuhanbatu yang sama-sama kita cintai ini,  jelasnya lagi.

[nextpage title="Next"]

 



Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B-3 (Kabid PSL B-3), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Supardi Sitohang, menjelaskan, ancaman itu sudah jelas ditetapkan pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2017, pada Selasa (26/1).

Supardi mengatakan pihaknya terus mengkampanyekan jangan membuang sampah disembarang tempat, misalnya ke sungai, jalan, drainase/saluran/parit, membuang sampah dari kendaraan, membuang sampah ke pekarangan orang lain dan lainnya.

Imbauan penyelamatan lingkungan dilakukan melalui surat ke berbagai lembaga terkait, juga dilakukan dengan pemasangan spanduk bertuliskan larangan dipasang dilokasi yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Dia berharap bagi masyarakat yang tidak memiliki pekarangan sebagai tempat pembuangan sampah, dapat menjadi peserta agar nantinya petugas mengutip sampah rumahan dengan biaya Rp.20.000 setiap bulannya, cara ini pun bisa mendaftarkan diri ke kepala dusun/lingkungan agar diteruskan kepada mereka.

"Ayo sama-sama kita hindari sanksi membuang sampah sembarangan. Mari kita rawat Labuhanbatu dengan buang sampah pada tempatnya. Perubahan itu sangat diperlukan bagi semua, karena kesehatan faktor utama kita," kata Kabid PSL B-3 itu. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Menyampaikan Belasungkawa, Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe, ST.MT melayat dirumah duka salah satu warga Jl. Martinus Lubis (Pekan Lama) Kelurahan Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara pagi tadi 26/01/2021.

Duka cita tersebut di haturkan atas Wafatnya Muhammad Nur Nasution yang merupakan tetangga beliau dipekan lama yang tutup usia 49 Tahun. "Semoga Almarhum Husnul Khotimah dan Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan dalam mengadapi cobaan ini".ucap Bupati.



Pada kesempatan itu Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi, menyebutkan bahwa almarhum adalah orang yang baik yang pernah beliau kenal selama ini.

"Saya bersaksi bahwa almarhum adalah orang yang baik semasa hidupnya, almarhum adalah orang yang mudah bergaul dan diterima oleh masyarakat dilingkungan ini", saya terkejut dan tidak menyangka mendengar kabar duka beliau, semoga almarhum ditempatkan disisi Nya dengan sebaik-baik penempatan.ujar H.Andi.

Dilokasi seusai mengikuti ta'ziyah, Bupati Andi menyapa keluarga duka dan masyarakat peserta ta'ziyah di rumah duka tersebut. [Rahmad]

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten labuhanbatu,Hj.Tinur Bulan Harahap,SKM,M.Kes menghadiri dan mengkukuhkan Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Tanjung Harapan Kecamatan Pangkatan di Aula Desa Tanjung Harapan, Selasa(26/01/2021).

Dalam hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten labuhanbatu menyampaikan acara pengukuhan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat(PATBM) pertama kali acara pengukuhan ini dari 98 desa/kelurahan yang dikabupaten Labuhanbatu. Maka dalam pengukuhan ini bukan hanya sekedar dalam simbol dan baju saja, marilah kita menjalankan yang diamanahkan dan selalu berkoordinasi kepada dinas kita, ujarnya.

Lanjutnya,"Perlindungan Anak dimulai dari kita sendiri dan keluarga dalam pencegahan kekerasan terhadap anak, kepada pengurus kita minta agar dilibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa dan kantibmas yang ada di desa harapan", ucap tinur.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Pangkatan, Hulwi memberikan arahan kepada pengurus PATBM Desa Harapan,"Selamat atas pengukuhan Pengurus Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa Harapan agar pengurus saling bekerja sama dalam melindungi anak", ujarnya.

"Marilah Desa harapan tidak ada terjadi kekerasan terhadap anak agar desa harapan ini tidak terlibat narkoba dan kekerasan terhadap anak", pungkas hulwi.

Dilanjutkan arahan dari Kepala Desa Harapan, Rustam Efendi Ritonga menyampaikan bahwa Perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) Desa harapan sudah sebulan yang lalu sudah terealisasikan dengan hari ini baru kita acarakan pengukuhan kepengurusannya oleh kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten labuhanbatu,tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten labuhan batu, camat Pangkatan, Kepala Desa Harapan, para kepala dusun desa pangkatan, para Badan Musyawarah desa harapan, Fasilitator Kabupaten Labuhan batu, Ketua Puspa Labuhan batu. [Rahmad]






NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA – Polri memastikan bahwa konsep Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) yang digagas oleh calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo berbeda dengan situasi tahun 1998 atau ketika era otoriter.

Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam Fit and Proper Test mengutarakan rencananya akan mengaktifkan Pam Swakarsa yang diintegrasikan dengan perkembangan teknologi informasi dan fasilitas-fasilitas yang ada di Polri.

“Jelas semua ini merupakan bentuk Pam Swakarsa yang sangat berbeda dengan Pam Swakarsa pada tahun 1998,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021).

Brigjen Rusdi menjelaskan, wacana Pam Swakarsa sendiri sebetulnya telah diatir dalam Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Polri dan dituangkan dalam peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 4 Tahun 2020.

“Dalam UU kepolisian, Pasal 3 ayat (1) huruf c dikatakan bahwa pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Republik Indonesia dibantu oleh kepolisian khusus, kedua oleh penyidik Pegawai Negeri Sipil ketiga dibantu bentuk-bentuk pengamanan swakarsa,” ujar Rusdi.



Adapun yang dimaksud Pam Swakarsa yakni adalah, bentuk pengamanan yang dilakukan pengemban fungsi kepolisian yang dibentuk atas dasar kemauan kesadaran dan kepentingan mssyarakat sendiri dan tentunya semua mendapat pengukuhan dari Polri.

Dengan begitu, Rusdi menekankan, segala bentuk aktivitas maupun operasional Pam Swakarsa keseluruhannya dikoordinasiman dan diawasi oleh aparat kepolisian. Sehingga, Pam Swakarsa tidak bisa semena-mena atau berjalan sendiri tanpa pengawasan aparat penegak hukum dalam hal ini Polri.

[nextpage title="Next"]

“Artinya, dalam segala aktivitas, operasional Pam Swakarsa senantiasa dikoordinasikan dan diawasi oleh kepolisian, jadi operasionalnya tidak berjalan sendiri senantiasa berdampingan dengan kegiatan-kegiatan polisi di lapangan,” ucap Rusdi.



Brigjen Rusdi memaparkan, bentuk dari Pam Swakarsa tersebut, pertama adalah satuan pengamanan dengan diisi oleh orang-orang yang dididik dan dilatih oleh Polri untuk melakukan pengamanan pada lingkungan tertentu. Misalnya, pengamanan di perusahaan, kawasan tertentu dan bisa di pemukiman masyarakat.

“Tentunya kegiatan-kegiatan satpam ini senantiasa dala. koordinasi dan pengawasan polisi,” tuturnya.

Bentuk kedua, adalah satuan keamanan lingkungan yang merupakan kemauan, kesadaran dan kepentingan dari elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dilingkungannya sendiri.

“Diketuai kepala-kepala rukun setempat bisa ketua RT maupun Ketua RW. Dan sekali lagi operasional satuan keamanan lingkungan ini senantiasa dalam kordinasi dan pengawasan aparat kepolisian,” papar Rusdi.

Kemudian, bentuk lainnya adalah Polri mengakomodir kearifan lokal bentuknya antara lain Pecalang di Bali, maupun kelompok-kelompok yang sadar kamtibmas di lingkungan masyarakat.

“Bentuk lain bisa yaitu siswa maupun mahasiswa Bhayangkara ini didekatkan dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan jadi bentuk Pam Swakarsa inilah yang akan disentuh dan dimantapkan kembali oleh Komjen Listyo Sigit Prabowo,” ujar Rusdi.





NUSANTARAEXPRESS, ACEH SELATAN - TIM Pengawasan dan Pembinaan Satuan (Was Binsat) Kodam Iskandar Muda melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0107/Aceh Selatan bertempat di Jln T. Cut Ali Desa Lhok Bengkuang Timur Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (26/01/2021).

Tim Wasbinsat ini di pimpin oleh Kolonel Cpl Bambang Purstyadi yang merupakan Pa Ahli di bidang Ideologi Politik Kodam Iskandar Muda.

Kehadiran Tim di Makodim Aceh Selatan langsung di sambut Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan Letnan Kolonel Inf M. Yusuf, S.I.Kom dan turut di dampingi oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Emri. S dan para Perwira Staf Kodim 0107/Aceh Selatan.

Kegiatan Wasbinsat tersebut merupakan kegiatan satuan atas yang dilakukan pada setiap Tahunnya yang bertujuan untuk memantapkan satuan jajaran Kodam Iskandar Muda dan melakukan Asistensi pengawasan, pembinaan satuan serta pengecekan seluruh program satuan di mulai dari bidang Staf Teritorial, Personel, Operasi, Intelijen, Logistik, Juru Bayar, Koperasi, Unit Intel dan termasuk juga pengecekan terhadap Koramil-koramil di jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan.

Pada awal kegiatan, Ketua Tim Wasbinsat menerima paparan Dandim Aceh Selatan tentang satuan Kodim 0107/Aceh Selatan dan Kondisi wilayah teritorialnya.

Pada kesempatan pertama, Dandim Aceh Selatan mengucapkan selamat datang kepada Tim Wasbinsat Kolonel Cpl Bambang di Makodim 0107/Aceh Selatan.



 

[nextpage title="Next"]

Dandim Aceh Selatan menuturkan, kegiatan Wasbinsat diharapkan dapat lebih menambahkan semangat dan motivasi kerja satuan di segala bidang dan program kerja yang telah di rencanakan oleh satuan atas.

"Semoga kegiatan wasbinsat ini dapat berjalan dengan aman dan lancar serta menumbuhkan semangat dan motivasi jajaran Kodim 0107/Asel untuk berbuat yang terbaik dalam pelaksanaan tugas kedepannya."terang Dandim.



Selanjutnya, setelah menerima paparan, Ketua Wasbinsat melaksanakan pengecekan di seluruh Staf, Gudang Senjata dan Amunisi Kodim 0107/Aceh Selatan.

Dikatakan Kolonel Bambang, kegiatan asistensi dan pengawasan pembinaan satuan ini, dilaksanakan dengan tujuan, untuk mengetahui sejauh mana hasil pelaksanaan Binsat yang diselenggarakan Kodim Aceh Selatan yaitu dalam pemberdayaan wilayah pertahanan aspek darat, guna mendukung tugas pokok TNI AD, serta mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Sehingga, hal ini bisa menjadi bahan analisa yang baik dan juga dapat menjadi pertimbangan pimpinan Angkatan Darat, dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tepat, dalam rangka pembinaan teritorial."tutup Kolonel Bambang. [Husni]

NUSANTARAEXPRESS, JAKARTA - Rencana pembahasan draft perubahan kedua Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (UU Otsus) diharapkan tidak hanya berkisar pada 3 (tiga) Pasal perubahan, akan tetapi pembahasan draft revisi ini juga memuat Pasal lainnya untuk menjawab berbagai persoalan di Papua.

Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komite I DPD RI yang disampaikan Ketua Komite I DPD RI dengan Pakar tentang revisi terbatas UU Otsus Papua (25/1). Rapat ini menghadirkan Dr. Ir. Apollo Safanpo, ST., MT.; Dr. Machfud Sidik; dan Dr. Soni Sumarsono, M.D.M. Rapat Dengar Pendapat ini dipimpin oleh Djafar Alkatiri (Wakil Ketua I), didampingi oleh Fachrul Razi (Ketua), Abdul Kholik (Wakil Ketua II), dan Fernando Sinaga (Wakil Ketua III). Sedangkan anggota yang hadir antara lain Filep Wamafma (Papua Barat), Otopipanus P. Tebay (Papua), Agustin Teras Narang (Kalteng), Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa (Sumbar), Lily Salurapa (Sulawesi Selatan), Gusti Kanjeng Ratu Hemas (Yogyakarta), Ahmad Sukisman Azmy (NTB), Husein Alting Sjah (Maluku Utara), Sabam Sirait (DKI Jakarta), Abaraham Liyanto (NTT), Maria Goreti (Kalbar), dan Badikenita Sitepu (Sumut).

Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa draft revisi terbatas UU Otsus akan segera dibahas bersama antara Pemerintah, DPR RI, dan DPD RI. Draft Perubahan Kedua UU Otsus ini memuat tiga Pasal perubahan yakni: 1) Pasal 1 huruf a mengenai pengertian dan definisi; 2) Pasal 34 tentang: sumber penerimaan dan sumber pendapatan provinsi dan kabupaten/kota, Dana Perimbangan, Jangka waktu keberlakuan, Perdasus, Pengawasan, Pembinaan, dan pengelolaan penerimaan; dan 3) Pasal 76 tentang Pemekaran Provinsi Papua.

Dalam sambutannya, Fachrul Razi mengingatkan bahwa pemberian Otonomi Khusus di Papua haruslah dimaknai sebagai salah satu upaya bagi Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan, menjamin keadilan, dan percepatan pembangunan di tanah papua agar mampu sejajar dengan daerah-daerah lainnya.

"Permasalahan utama di Papua adalah kesejahteraan, keadilan dan harga diri rakyat Papua, sebagai solusi saat ini yang dibutuhkan di Papua," jelas Fachrul Razi yang juga Senator Dapil Aceh.



Sementara Senator Filep yang berasal dari Papua Barat, mengingatkan akan pentingnya revisi UU Otsus ini untuk menyelesaikan berbabagai persoalan yang ada di Papua saat ini. Otsus sebaiknya dipandangan tidak semata-mata hanya banyaknya uang yang beredar di Papua, melainkan salah satu instrument perekat Bangsa. Kita juga perlu memperhatikan dengan seksama nilai manfaat keberadaan Otsus bagi Orang Asli Papua (OAP) yang masih kurang optimal.
“Ruh Otsus terlihat semakin berkurang, terkesan hanya sebatas Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota, oleh karena itu, revisi UU Otsus tidak sebatas revisi terbatas dan dilakukan berdasarkan Usulan dari DPRP dan MRP”. Lanjutnya.



[nextpage title="Next"]

Sementara Senator Otopianus yang berasal dari Papua menekankan akan pentingnya pengaturan tersendiri mengenai wilayah adat yang ada di Papua. Adanya 227 Suku dengan 7 wilayah adat yang besar, perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah dan diharapkan dapat diakomodir dalam revisi UU Otsus ini.
Rapat Dengar Pendapat ini, Apollo yang merupakan Rektor Universitas Cendrawasih menekankan akan pentingnya perlindungan terhadap Orang Asli Papua dalam Revisi ini. Bahwa keberadaan Otsus harus memberikan dampak dan manfaat bagi keberlangsungan OAP, memberikan mereka peran dan menjadikan mereka sebagai subyek pembangunan di Papua.

Machfud Sidik yang merupakan mantan Dirjen Perimbangan lebih menekankan tentang pentinya revisi Otsus dalam rangka menjamin keberlanjutan Dana Otsus yang sebelumnya hanya 2 %, yang berdasarkan draft revisi ditingkatkan menjadi 2,25%.
“Dengan Dana Otsus setara 2,25% sudah barang tentu akan menambah beban tambahan APBN, namun jumlahnya tidak significant yaitu kurang dari 0,3% dari total belanja APBN. Di lain pihak, dengan upaya perbaikan alokasi dana otsus, penggunaan dana yang lebih tepat sasaran dan perbaikan tatakelola keuangan daerah, reformulasi Dana Otsus diperkirakan akan memberikan dampak simultan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya OAP, perbaikan layanan dasar dan peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah Papua dan Papua Barat.”

Sementara Soni Sumarsono yang merupakan mantan Dirjen Otda dan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan lebih memfokuskan pada Perlu adanya pergeseran paradigma dalam membangun Papua dengan mengedepankan peran OAP. Terkait dengan Otsus maka saya sepakat untuk diperpanjang sebagai upaya percepatan pembangunan dan penghargaan terhadap OAP semakin dioptimalkan. Meperkuat peran MRP dan adanya kajian mengenai keberadaan Partai Lokaldan Pemilihan Kepala Daerah Asimetris. Dan pemekaran Provinsi berdasarkan masukan dari DPRP dan MRP.

Re-Orientasi Otsus perlu dilakukan dengan adanya percepatan, intensitas (desain besar Program Otsus perlu ada, dukungan lintas sektoral pusat, refokusing OAP dan peran MRP, penguatan regulasi pelaksanaan, partisipasi dan akuntabilitas Publik), dan perbaikan manajemen dalam upaya mewujudkan Good Governance”.

Rapat Dengar Pendapat ini dipandu oleh moderator Djafar Alkatiri yabg juga Wakil Ketua Komite I DPD RI dan berakhir pada jam 13.00 dengan suatu kesepahaman bahwa Revisi UU Otsus sangat penting dalam memberikan dimensi adalah Ideal, Keadilan, kepastian, dan kemanfaatannya bagi daerah khsusunya Papua. (*)
Diberdayakan oleh Blogger.