https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720



NUSANTARAEXPRESS, BENGKALIS - Seorang warga Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, kini masuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tekait wabah covid 19. Sehingga dengan ditetapkan status PDP di Kabupaten Bengkalis sehubungan dengan wabah virus corona bertambah satu orang.





Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis, Dr. Ersan Saputra, bahwa dengan bertambahnya PDP satu orang tersebut, kini yang masih dalam perawatan di RS Pekanbaru menjadi 7 orang, dan di RS Pertamina Dumai 1 orang.



"Pasien ini sedang di rawat di Rumah Sakit Pertamina Dumai. Karena mengingat jarak Rupat dengan Bengkalis cukup jauh, "terangnya, Senin (06/04/20) malam.



Dijelaskan, bahwa RS Pertamina telah ditetap sebagai RS rujukan untuk cobud 19. Sedangkan riwayat pasien masih menunggu laporan dari Puskesmas.



"Yang pasti kemarin pasien ini sudah di lakukan PE (Penyelidikan Epidemiologi), "tambah Ersan.



Menurut dia, saat ini jumlah pasien ODP di Bengkalis sebanyak 3.521 orang, selesai dilakukan pemantauan 1.238 orang, dan masih proses pemantauan berjumlah 2.283 orang.



"Sejauh ini, PDP di Kabupaten Bengkalis berjumlah 15 orang, namun yang sudah sehat dan dinyatakan pulang 8 orang. Sedangkan sisanya 7 orang yang kini sedang menjalani perawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.**Budi

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.