https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720

NUSANTARAEXPRESS, SURABAYA - Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) Laksma TNI Octavianus Budi Susanto, S.H., M.Si meninjau pelaksanaan Latihan Praktek (Lattek) menembak meriam dan Demolisi Siswa Pusat Pendidikan Pelaut (Pusdikpel) Kodikopsla di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Pantai Paiton Probolinggo Jawa Timur, Jumat, (28/5/2021).

Dalam peninjauan tersebut Komandan Kodikopsla diterima Komandan Sekolah Artileri (Danseart) Letkol Laut (P) Surya Ari Muryanto selaku Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Lattek menembak Meriam, Komandan Sekolah Senjata Bawah Air (Dansesenbar) Letkol Laut (P) Andik Putro Wibowo, M. Tr. Hanla. Selaku Palaklat Lattek Demolisi dan Komandan Sekolah Navigasi dan Bahari (Dansenavbah) Letkol Laut (P) Royke Sembayu.



Selain meninjau Lattek menembak meriam dan demolisi dalam kesempatan tersebut Dankodikopsla juga meninjau fasilitas gedung latihan Gunnery Firing Range (GFR) yang juga berada di Pantai Paiton. Gunnery Firing Range ini layaknya kapal perang yang dapat digunakan untuk latihan menembak dengan meriam tanpa harus mengoperasikan kapal perang di laut sehingga sistem ini dapat dipergunakan secara intensif oleh para prajurit siswa Kodikopsla.

Disela-sela peninjauan orang nomor satu dijajaran Kodikopsla Kodiklatal ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada para instruktur dan pelatih dalam mensukseskan kegiatan lattek menembak meriam dan Demolisi siswa yang berada dibawah Pusdikpel Kodikopsla Kodiklatal. Adapun dalam pelaksanaan Lattek tersebut Dankodikopsla mengingatkan agar para pelatih dan Pembina siswa untuk tetap waspada terhadap semua tahapan latihan yang akan dijalani, terutama masalah keselamatan material dan personel.

Menurutnya Lattek ini bertujuan membekali siswa agar mampu melaksanakan penembakan meriam sesuai prosedur dengan baik dan benar serta memahami tugas dan tanggung jawab sebagai pengawak meriam. Selain itu diharapkan para siswa memahami fungsi bagian-bagian senjata artileri sebagai bekal di kapal/KRI setelah lulus dari Kodikopsla Kodiklatal. Begitu juga bagi peserta latihan Demolisi Komandan Kodikopsla ini juga berharap agar para siswa memanfaatkan kesempatan yang baik ini sebagai bekal penugasan.

Adapun Lattek menembak meriam dan demolisi tersebut diikuti 279 Siswa Pusdikpel yang berasal dari tiga sekolah dibawah Pusdikpel. Ketiga Sekolah tersebut adalah Senavbah yang menyertakan 106 orang siswa, Seart menyertakan 88 orang siswa dan Sesenbar menyertakan 85 orang siswa.

Kegiatan Lattek menembak Meriam dan Lattek Demolisi siswa Pusdikpel tersebut sesuai dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam membangun sumberdaya manusia TNI AL yang unggul dan profesional serta tangguh dalam menghadapi segala ancaman. *

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.