https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720

Simalungun,AktualNews-Bupati Kabupaten Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, diwakili Wakil Bupati Zonny Waldi, melantik 55 Kepala Sekolah SMP Negeri di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Simalungun, Rabu (23/2/22) di Balai Harungguan Djabanten Damanik.

Wakil Bupati Simalungun dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada Guru yang dilantik menjadi Kepala Sekolah.

Zonny Waldi juga meminta, agar dalam menjalankan tugas, para kepala sekolah bisa lebih amanah, bekerja tulus dan iklas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ditambahkan nya, sebagai guru yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah, diminta untuk bekerja mengembangkan kereatifitas dan inovatif.

“Amanah dalam mengemban jabatan yang diberikan, tingkatkan kereatifitas dan inovatif dalam menjalankan tugas,”ucap Wakil Bupati Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati meminta agar kepala sekolah, melaporkan jika ada tenaga pengajar atau guru yang tidak mau divaksin tanpa alasan yang jelas.

Ditegaskannya, bahwa tenaga pengajar yang tidak ingin divaksin harus diberikan sanksi, dan bagi guru yang sudah bersettifikasi, akan kembali ditinjau jika tidak ingin divaksin.

“Laporkan kepada Dinas Pendidikan jika ada guru yang tidak mau divaksin, akan kita berikan sanksi,”ucap Zonny Waldi.

Dia juga meminta, agar Kepala Sekolah yang baru dilantik, bisa menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Jaga disiplin protokol kesehatan di lingkungan sekolah,” pintanya. [ Red/Akt-40/Kiki ]

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.