https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720


CIREBON
- aktualinvestigasi.com | Jalan Raya Karangwareng - Ciledug berubah menjadi kebun pisang. Hal itu terjadi rasa kekecewaan masyarakat yang diwakili oleh *Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan rakyat Markas Daerah* Kabupaten Cirebon ( *LSM BARAK MADA CIREBON* ) dengan melakukan aksi menanam batang pohon pisang di jalan tersebut, Jum'at (2/12/2022) . Aksi yang dilakukan puluhan masa itu akibat kekecewaan dengan kondisi jalan yang rusak parah selama sekian tahun tak tersentuh perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.


Dalam aksinya, sejumlah masa yang tergabung dalam LSM Barak itu menuding Pemkab Cirebon tidak serius untuk melakukan perbaikan dan terkesan cuek. ” Aksi ini merupakan puncak kekesalan akibat jalan di Kabupaten Cirebon timur yang sangat memprihatinkan Namun tidak juga direalisasikan perbaikan sampai jalan rusak parah seperti ini.


Ketua LSM Barak Mada Cirebon Adam Suyono beserta masyarakat meminta Bupati Imron bisa membuktikan janji-janji kampanyenya untuk membangun infrastruktur jalan hingga ke pelosok kampung desa. “Jangan hanya umbar janji manis, buktikan dong dengan segera upaya pembangunan jalan tersebut secara permanen sehingga bisa mempermudah akses jalan masyarakat,” tandas Adam Suyono. “Mestinya Bupati Imron malu dong dengan akses jalan rusak seperti ini dan masih dibiarkan belum ada perbaikan oleh dinas terkait. 

adanya aksi seperti ini karena kondisi jalan sudah memprihatinkan, bahkan sudah banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korban akibat jalan rusak ini,”  


Hal Senada diungkapkan oleh salah satu aktifis pemeharti kebijakan pemerintah Cirebon timur Supriyanto alias apih panggilan akrabnya mengatakan bahwa pihaknya ikut melakukan aksi bersama LSM Barak  sebagai bentuk solidaritas dan prihatin atas kondisi jalan yang rusak tersebut, sehingga aksi ini bisa mendapatkan perhatian serius pihak Pemkab Cirebon dan SKPD terkait dalam upaya melakukan perbaikan secara permanen.


 “Kami ikut mendamping aksi spontan yang dilakukan oleh LSM Barak dan masyarakat dengan menanam pohon pisang bukan untuk mempermalukan Pemkab Cirebon, melainkan untuk memberikan pesan moral agar mata dan hatinya Bupati Imron serta jajaran SKPD terbuka untuk melihat kondisi wilayah yang sebenarnya. 


“Bahkan kita ( *LSM Barak* ) nanti secara resmi akan melayangkan surat tuntutan kepada Bupati dan SKPD terkait, sehingga menjadi perhatian untuk segera ada upaya perbaikan yang serius. Jangan sampai terjadi pembiaran dan akibatnya masyarakat yang dirugikan.

(006/RED-Al/lll/2022/Mujahidin)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.