https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720



KOTA SERANG - Aktualinvestigasi.com | Komandan Korem (Danrem) 064/MY Brigjen TNI Tatang Subarna berkesempatan untuk mengunjungi stand golok Banten pada kegiatan yang digelar di Halaman Mapolda Banten, Sabtu (18/2/2023)


Dalam kunjungannya itu, tampak orang nomor satu di Korem 064/MY tersebut didampingi Dandim 0602/Serang Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo antusias melihat dan memegang satu persatu golok Banten yang ada.



Saat ditemui Ekbisbanten.com, Brigjen TNI Tatang Subarna mengungkapkan golok masuk dalam bahasa Sunda kuno. 


"Golok juga adalah salah satu senjata yang digunakan orang-orang terdahulu berperang pada masanya," katanya.


Karena itu, lanjut Danrem 064/MY, dirinya sangat mengapresiasi upaya Polda Banten melestarikan golok menjadi warisan budaya dunia UNESCO.


"Upaya Polda Banten melestarikan golok ini luar biasa, untuk itu mohon doa restu dan dukungannya sehingga golok ini, warisan kita bangsa Indonesia ini bisa tercatat di UNESCO," tandasnya.


Diketahui upaya pendaftaran Golok Banten sebagai warisan dunia UNESCO tengah dilakukan oleh Polda Banten.


Hal itu dilakukan berdasarkan Surat Kepala Kepolisian Daerah Banten nomor: B/4142/XI/PTK.6.2/22. [Akt-002/Agi].

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.