https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720


Tangerang, Banten
AktualInvestigasi.com |Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan pembinaan pegawai untuk para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan sekaligus mensosilisasikan bahaya penggunaan Narkoba. Rabu, (28/12/22).


Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 orang pegawai adminstrator atau setara eselon III. Sekda pada kesempatan tersebut menekankan bahwa sikap dan perilaku pegawai senantiasa dilihat oleh masyarakat. Untuk itu, sekda berharap para pegawai ASNbisa menjadi contoh dan teladan yang baik di masyarakat. 


"Pegawai dinilai dan dilihat oleh masyarakat dari berbagai aspek, seperti prilaku, ucapan, tingkah laku dalam aktifitasnya. Artinya pegawai ASN harus menjadi suri tauladan bagi masyarakat dan jangan mencontohkan yang tidak baik," kata sekda di depan seluruh peserta.



Sekda melanjutkan selain dapat menjadi contoh bagi masyarakat, ASN jangan sekali-kali coba-coba dengan Narkoba. Menurut dia, narkoba merupakan perbuatan melawan hukum dan merusak kesehatan dan merusak generasi bangsa.


"Seorang ASN jangan coba-coba dengan narkoba, karena dampaknya sangat merusak generasi bangsa," tandasnya.


Selain pembinaan dan sosialisasi bahaya narkoba yang juga menghadirkan narasumber dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang dan Kepala BNN Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi.


Kapala BNN Kab. Tangerang Dedi Sutardi mengatakan bahwa bahaya narkoba tidak hanya mengancam para generasi muda tetapi juga para pegawai dam ASN terlebih dengan pesatnya kemajuan teknologi dan informasi. Dia juga mengatakan sosialisasi narkoba ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan para pejabat eselon III tentang zat zat yang mengandung narkotika dan bisa terhindar dari bahaya narkoba.


"Bahaya narkoba mengancam semua kalangan, tidak hanya generasi muda tapi juga para ASN terlebih dengan pesatnya teknologi dan era digitalisasi saat ini.



005/RED-AII/Atr

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.