https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720

NUSANTARAEXPRESS, LABUHANBATU - Selangkah lebih maju Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kenalkan buku register KB pasca persalinan menurut catatan yang lebih baik, " Tanpa pencatatan yang baik dan benar akan sulit bagi kita untuk dapat melakukan perbaikan berdasarkan kondisi yang sebenarnya", ucap Kadis Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu H. Kamal Ilham pada acara workshop pengenalan buku register KB pasca persalinan ( KBPP-Pilihan) yang digelar di Hotel Platinum pada hari Selasa 8 Juni 2021 lalu.

Di ruang kerjanya jalan KH.Dewantara Rantauprapat Kecamatan Rantau Selatan, Selasa 15/6/2021 Kadiskes menyebutkan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari agenda pendampingan program kbpp pilihan yang difasilitasi oleh JHPIEGO yang akan berjalan 2 tahun kedepan, yang bertujuan meningkatkan cakupan KB pasca persalinan di Kabupaten Labuhanbatu, dan peserta yang mengikuti workshop merupakan fasilitas yang akan didampingi secara penuh oleh JHPIEGO.ucap Kamal.



Sementara jalan Ahmad perwakilan dari JHPIEGO menyebutkan pengenalan buku register di Labuhanbatu merupakan agenda yang pertama dilakukan untuk semua daerah dampingan JHPIEGO dalam program KBPP. Secara umum kegiatan ini bertujuan agar pemangku kebijakan terkait dan fasilitas kesehatan pemberian layanan kbpp mendapatkan penguatan pencatatan dan pelaporan, sehingga fasilitas Kesehatan memiliki satu sumber data yang sama untuk digunakan dalam melakukan identifikasi masalah dan melakukan perbaikan pelayanan KB-PP.

Di lokasi yang sama kepala bidang Kesehatan Masyarakat Friska Simanjuntak, SKM, memberikan penekanan kepada 5 Puskesmas yang hadir yaitu Puskesmas Perlayuan, Kota, Sigambal, Lingga Tiga dan Gunung Selamat, terkait adanya dukungan dari jampersal untuk KBPPP, berkaitan dengan pentingnya agenda pengenalan buku register ini Riska menyebutkan akan mengupayakan melakukan agenda serupa secara mandiri melalui APBD Kabupaten Labuhanbatu, agar semua fasilitas kesehatan mendapatkan materi ini,.

Friska berharap data KBPP dalam lingkungan Kabupaten bisa didapatkan lebih lengkap. Saat ini baru 8 fasilitas yang didampingi oleh JHPIEGO program KBPP pilihan.dan tanggung jawab pemerintah Kabupaten untuk melakukan replikasi fasilitas yang belum didampingi.

Lebih jelas disebutkan nya terkait JHPIEGO adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada kesehatan dan merupakan afiliasi dari universitas john's Hopkins yang memiliki visi untuk menyelamatkan jiwa, meningkatkan derajat kesehatan dan mengubah masa depan. Iya bermitra dengan pemerintah pakar kesehatan dan masyarakat untuk membangun keterampilan atau kapasitas dan sistem yang menjamin masa depan yang lebih sehat bagi perempuan dan keluarga.ucapnya.

Syafrimet Azis, program officer kbpp, menyebutkan bahwa Labuhanbatu dalam agenda ini dikenalkan 3 buku register kbpp yang terdiri dari buku register pelayanan KB, buku register konseling ANC dan buku register konseling kepulangan ibu.

Pada workshop kali ini ini kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi serta pemutaran video tutorial yang sudah disiapkan oleh JHPIEGO,Selain itu dinas p2kb Kabupaten Labuhanbatu juga membagikan buku peraturan Kepala BKKBN Nomor 18 tahun 2020 tentang pelayanan Keluarga berencana pasca persalinan. Yang mana buku tersebut menurut Kabid KBKR Dinas P2KB Labuhanbatu merupakan pegangan fasilitas dalam implementasi KBPP. [Rahmad]

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.