https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEgTJW-Zp8fBJURdHOGMjuHHjL0dz9-XyiuRsxs2sDxcglo5xdHjjES-lqpM2aSDbGzkKjuK2moHobyxb-m2uUp3sFVOFCamLv4OZ6a9BT7prAKvJ9_GEROqi-jA0uV_dnZ-FrWx3sGvUJJW8786ROyXg7gTFLWWDT6ERJxcURbUv5XtrgocIMrmx1k6NKg=s720


LEBAK
- aktualinvestigasi.com | Anggota piket jaga polsek Leuwidamar polres lebak polda Banten , melaksanakan Patroli dialogis ke SMAN 1 lewidamar Desa Lewidamar Kec.lewidamar Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Jumat (28/10/2022).


Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan,SIK,M.H, melalui Kapolsek Leuwidamar Akp Sudedi menyatakan,

"Dengan adanya patroli dialogis dan penyuluhan, yang dilaksanakan oleh anggota polsek Leuwidamar, dapat mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja dikalangan pelajar salah satunya tawuran, dan mencegah untuk tidak mencoba yang namanya narkoba," Tuturnya.


Masih kata Sudedi,

"Dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan, apalagi akhir-akhir ini, marak beredar video - video tentang adanya geng motor yang sangat meresahkan Masyarakat," Ucapnya.


"Kehadiran polri di tengah Masyarakat, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada Masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya untuk pelajar SMAN 1 Leuwidamar," Terangnya.


"Mengenai kenakalan remaja, menurutnya hal itu perlu dijelaskan kepada anak-anak remaja, guna mencegah kenakalan remaja. Siswa siswi di usia SMK/SMA, biasanya kenakalan remaja di mulai dari seusia itu karena masih labil. Sehingga perlu diberikan pengetahuan, agar tidak salah berteman, tidak terjerumus kepada perilaku menyimpang seperti merokok, minuman keras, dan narkoba. Kita perlu menjelaskan, bahwa perilaku menyimpang itu perlu dihindari,” Jelasnya.


Sudedi menambahkan,

"Terkait etika dan tata tertib lalu lintas. Meskipun anak-anak seusia SMK/SMA belum diperbolehkan menggunakan kendaraan sendiri, dikarenakan belum memiliki SIM. Akan tetapi pengetahuan terkait etika, dan tata tertib berlalu lintas perlu dijelaskan sedini mungkin. Perlu kita ketahui bahwa di jalan, kita mempunyai hak yang sama, maka dari itu kita di jalan juga memerlukan etika supaya tidak merugikan orang lain maupun diri sendiri. Meskipun secara fisik anak-anak usia SMK/SMA sudah bisa berkendara, akan tetapi secara psikis masih labil, sehingga belum bisa mengontrol emosi di jalan. Maka dari itu kita berikan pengetahuan mengenai etika berlalu lintas,” Tegasnya.


"Kegiatan patroli dialogis ini, upaya kami dalam mewujudkan sinergitas kepolisian dengan pihak sekolah, demi terbentuknya generasi muda yang tangguh, cerdas, dan taat aturan hukum yang berlaku, sehingga mereka bisa menjadi generasi penerus bangsa yang baik, sesuai yang diharapkan oleh kedua orang tuanya dan pihak sekolah," Tutup Sudedi.

(006/RED-Al/l/2022/Mujahidin)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.