Satresnarkoba polres Lebak Tangkap Dua Warga Malimping pemilik Shabu

Satresnarkoba polres Lebak Tangkap Dua Warga Malimping pemilik Shabu

Senin, 18 Juli 2022,


Lebak
- Aktualinvestigasi.com | Miliki Narkotika Jenis Shabu, Dua Warga Malingping ditangkap Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak Polda Banten.


Dua Pelaku AP (37) dan SP(25) , keduanya adalah warga Malingping diamankan di Pinggir jalan yang berada di Jl. Syekh Nawawi Desa Bojong Leles Kec.Cibadak Kabupaten Lebak Prov. Banten pada Jum'at (8/7/2022) berikut barang buktinya. 


Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan,SIK,M.H. melalui Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Malik Abraham, Spd membenarkan pengungkapan tersebut, 

"Ya, benar Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak telah mengamankan Dua Pelaku AP (37) dan SP(25) , warga Malingping diamankan di Pinggir jalan yang berada di Jl. Syekh Nawawi Desa Bojong Leles Kec.Cibadak Kabupaten Lebak Prov.Banten pada Jum'at (8/7/2022) pukul 20.00 wib," terang Malik. Senin (18/7/2022).


"Ketika dilakukan penggeledahan badan terhadap kedua pelaku didapat Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) bungkus plastik bening berisikan shabu yang di bungkus lakban warna hitam,  1 (satu) unit handphone merk Xiomi warna putih, 1 (satu) buah tas selempang warna hitam,  1 (satu) unit handphone merk Xiomi warna Biru," tambahnya.



"Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak berkomitmen untuk terus memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Kabupaten Lebak, ini sejalan dengan Program Kapolres Lebak dengan Jargon Lebak Sakti yaitu Program Lebak Tas Koja ( Berantas Narkoba di Kalangan Remaja)," tutur Malik.


"Mari bersama berantas peredaran narkoba, selamatkan generasi muda dengan menjauhi Narkoba, katakan tidak pada Narkoba," ajak Kasat Resnarkoba.


 "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal  114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI. No. 35 Tahun 2009 

Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Paling singkat 5 tahun dan 

paling lama 20 tahun penjara serta pidana denda paling sedikit 1 Miliar dan 

paling banyak 10 miliar," tutupnya.

(006/RED-Al/lll/2022/Mujahidin)

TerPopuler