APH Dan Pemerintahan Cisoka Diduga Tidak Ada Nyali Tutup Toko Obat Tramadol Dan Hexymer Berkedok Toko Kosmetik Di Cisoka, Sampai Warga Mengamuk

APH Dan Pemerintahan Cisoka Diduga Tidak Ada Nyali Tutup Toko Obat Tramadol Dan Hexymer Berkedok Toko Kosmetik Di Cisoka, Sampai Warga Mengamuk

Senin, 19 Desember 2022,


Cisoka, Tangerang
- Aktualinvestigasi.com | Warga Desa Cempaka geram pada penjual Obat Tramadol Dan Hexymer dan warga mengamuk membuat 1 toko penjual Obat tramadol dan Hexymer berkedok toko kosmetik hancur oleh warga, bertahun tahun diperingatkan oleh warga seolah olah penjual obat tersebut menantang dan tidak ada kapok kapoknya, lemah dan kurang tegas APH dan Pemerintahan Cisoka seolah olah tutup mata adanyah penjulan barang tersebut yang bisa menghancurkan generasi penerus bangsa.


Warga gerudug toko obat tramadol dan Hexymer berkedok  toko kosmetik yang ada didesa cempaka karena warga sudah lelah dan kesal tidak ada yang berani menutup toko obat tersebut, ada apa ???


Kejadian tersebut pada hari Minggu, 18 Desember 2022, di Kp Sadang desa cempaka kecamatan Cisoka kabupaten tangerang provinsi Banten 1 toko obat tramadol dan Hexymer hancur oleh warga.

Senin, (19/12/2022).


O warga sekitar mengatakan pada awak media 


 " Sesuai fakta bertahun tahun dimediasi ada aksi didesa komplit waktu bikin pernyataan, tanda tangan ada fotonya yang punya toko juga semua yang punya toko miras segala macam, sidak BPOM ada, bikin petisi warga dan ulama ada saya salinannya ada, entar ditindak tutup buka lagi buka lagi kan gitu.



kemarin sudah kelimak yang punya tokonya kerumah saya tadinya mau ijin buka lagi sama saya gak boleh kalo buka lagi percuma warga pasti turun, nah akhirnya gua mah warga ke si Muis yang punya toko obatnya gak minta apa apa minta pindah dari desa gua doang terserah mau dimana dimana kalo emang masih mau dagang obat mah jangan didesa cempaka syukur syukur keluar dari Cisoka, " ya udah bang gua gak mau dagang lagi " kata si M udah salaman dengan saya benar Lo ya, gua minta waktu seminggu mau cari kontrakan baru, kenapa gak lama jualan lagi saya mah sudah menyampaikan ke lurah, ke tokoh bahwa M sudah mengalah dia mengalah sudah mau pindah kenapa dapat seminggu lebih, buka lagi, pas warga pada kumpul buat parkiran masjid atuh kesulut pas lagi rame warga, ada santri, ada imam masjid atuh sudah jadilah hal ke kemarin ," jelasnya.


Masih dengan O " intinya warga gak mau ada lagi yang kaya begitu didesa cempaka, syukur syukur dicisoka ," ungkapnya. ( Red )

TerPopuler